Sinopsis Masked Prosecutor Episode 2 PART 1

12/15/2015

Sinopsis The Man in the Mask (Masked Prosecutor) Episode 2 (Bagian 1)

Ha Dae Choel pun tampak sedang menyeret laki-laki tersebut, sambil menyuruh laki-laki tersebut untuk mengatakan yang sebenarnya. Laki-laki tersebut terlihat ketakutan sambil berkata seseorang selamatkan aku tolong selamatkan aku!. Di tempat yang berbeda tampak terlihat seseorang yang sedang tergeletak di bawah lantai dengan badan penuh darah, dan terlihat seorang laki-laki menggunakan jaket dan topi hitam menggambil sebuah dokumen dari dalam berangkas milik laki-laki yang tergeletak dengan badan penuh darah, laki-laki yang menggunakan jaket dan topi hitam itu pun lari meninggalkan rumah tersrebut. Ha Dae Choel pun bertanya apa kau akan melaporkan ke polisi? Haruskah aku datang lagi?. Dengan wajah ketakutan dan penuh dengan darah karena di pukuli pun menjawab tidak  tidak aku berjanji untuk tidak melaporkannya!. Ha Dae Choel pun pergi meninggalkan laki-laki itu dan berlari ke tempat laki-laki yang mencuri dokumen itu, ternyata saat Ha Dae Choel sampai di tempat ia terekam oleh CCTV di tempat tersebut.


Ternyata laki-laki tersebut sudah membuang dokumen dan membakarnya untuk menghilangkan bukti. Jo Sang Taek tampak sedang berbincang dengan Kang Joong-Ho. Jo Sang Taek pun berkata sudah dihapus ketua. Dengan wajah Kang Joong-Ho yang terlihat gelisah menjawab benarkah?. Jo Sang Taek pun mencoba meyakinkan Ketua, dia adalah rekan yang menangani hal bersih, jadi jangan sampai ekormu tertangkap aku sudah menjaganya bersamamku selama lebih dari sepuluh tahun dia tidak pernah meninggalkan jejak sebelumnya. Dengan wajahnya yang masih tampak ketakutan ketua berkata dan dia membuang semua dokumen yang berkaitan dengan kita?. Jo Sang Taek terus saja menyakinkan ketua aku bilang tidak perlu khawatir, ah dan bukankah kita memiliki pengaman yang terbaik Hyungnim kami Man Seok Jaksa Kantor Kejaksaan Distrik Seoul Pusat dan bintang bersinar kita Jaksa Hyeon Woong Komisi jaksa yang baru Diangkat.


Ha Dae Choel pun sampai di kamarnya ia menyimpan topeng didalam lacinya,ia pun melihat gambar Yoo Min Hee saat masih muda dan ia pun hanya tertawa sambil berjalan ke luar dari kamarnya. Tampak Ha Dae Choel dan ayahnya baru pulang dari pasar sambil membawa barang belanjaan, ayahnya berkata jangan biarkan pengamanmu lengah hanya karena kau sudah pindah ke seoul, kau masih punya jalan panjang untuk dilalui, badan kurus ringan tidak peduli seberapa keras dia mencoba tidak bisa menang atas kelas berat jika kau ingin mengalahkan kelas berat hanya ada metode yang tumbuh di badan, mengerti?. Ha Dae Choel pun menjawab mengerti?aku akan mendapatkan collauses di telingaku jadi itu sudah cukup sekarang. Tiba-tiba seorang ibu-ibu keluar dari dalam rumahnya Haloo,ini pasti anak yang kau katakan seorang jaksa! Dia sangat tampan. Ha Dae Choel pun hanya bisa tersenyum, ayahnya pun menjawab ya dia pindah ke sini Seoul belum lama ini di butuhkan waktu 4 sampai 5 tahun untuk datang ke seoul dari daerah pedesaan dia hanya membutuhkan satu tahun. Dengan wajahnya yang terlihat senang ibu itu pun menjawab ah ya kau pasti senang karena kau sudah mendapatkan seorang putra seorang jaksa yang tampan dan cerdas, dia benar-benar tampan! Lalu silahkan masuk. Yoo Dae Choel dan ayahnya pun kembali berjalan menuju rumahnya, Tiba-tiba Ha Dae Choel mengatakan Ayah, ada sesuatu yang aku ketahui kau tidak menemukan ku hanya dengan penampilanku kan? Bagaimana kau menemukan aku begitu mudah setelah 16 tahun. Ayahnya tampak tidak terima dengan ucapan Ha   Dae Choel mudah? Apa kau menyadari betapa aku harus kesana-kemari mencari lokasimu? Sebuah sindikat suara phishing di pinggiran menghabisakn beberapa hari dan malam, meninggalkan semua pekerjaan lain dan hanya melakukan panggilan mencari mu apa yang lebih buruk dari itu seorang juniorku yang aku hargai, bahkan menipu karyawan Polisi Pusat Layanan Umum kau menyadari betapa berbahayanya itu?. Ha Dae Choel pun mengatakan apa itu sesuatu yang bisa di banggakan, ayah jaksa itu adalah seorang pemimpin organisasi suara phishing, Ayah... Ayah Bisakah kau memberikanku telepon yang tidak terdaftar?. Ayahnya menjawab berapa banyak?.


Yoo Min Hee pun bermimpi buruk ia langsung terbangung dari tidurnya. Paman pun datang dan bertanya apa kau tidur di sini lagi? Bagaimanapun kau harus tidur dirumah. Dengan tampak santainya Yoo Min Hee menjawab ini lebih dekat ke kantor. Tiba-tiba paman pun loncat dari kursi tempat duduknya karena merasa kaget melihat Yoo Min Hee menggunakan masker muka kau membuat takut hatiku, aku tak bisa menggunakan beberapa makeup? Dadaku menetes setiap kali aku melihat itu. Sambil melihat cermin dan memegang wajahnya Yoo Min Hee berkata ini yang terbaik untuk kulit paman. Paman pun menjawab untuk seseorang yang begitu peduli dengan kulit mereka, kenapa kau menjadi detektif?. Yoo Min Hee menjawab sambil melihat wajahnya di cermin apa detektif tidak diperbolehkan untuk mengurus kulit mereka?. Paman pun terus menggoda Yoo Min Hee dengan menggatakan jika detektif menggunakan beberapa riasan, maka apa itu penjahat atau detektif mereka akan melihatmu sangat menggelikan. Yoo Min Hee pun terus mengelak itulah pandangan yang menyimpang paman, hal ini bukan hanya para detektif tangguh yang menangkap penjahat dengan baik ada kalanya memiliki sentuhan feminim lebih efektif dalam menangkap penjahat, saat aku kehilangan kepekaan feminimku maka aku bisa kehilangan keberuntunganku dan tidak ada orang yang akan melihatku sangat menggelikan, apa kau pikir aku akan tinggal diam jika seseorang melihat seorang wanita sangat menggelikan?. Setelah berbincang-bincang akhirnya paman pun pergi meninggalkan Yoo Min Hee. Tiba-tiba ada pesan masuk berisi teks ini adalah pemberitahuan pada serangan kriminal di hotel setelah dia melakukan kejahatan dia minum alkohol cari buktinya, Yoo Min Hee pun bingung karena no ponsel tersebut tidak ada pada kontak di  ponselnya. 


Setelah sampai di kantor Yoo Min Hee pun menelpon seseorang untuk menanyakan no ponsel tersebut, menurut info no ponsel itu ilegal tidak terdaftar jadi Yoo Min Hee tidak bisa mengetahui pemilik no misterius tersebut.Yoo Min Hee bersama rekan-rekannya sedang menyelesaikan suatu kasus ia menyuruh rekan-rekannya untuk menyelediki kasus dengan mencari bukti ternyata mereka pun mendapatkan rekaman CCTV dari supermarket tempat tersangka membeli sebotol minuman. Yoo Min Hee Pun mendatangi Yoo Dae Choel untuk menunjukan CCTV yang ia dapatkan, tetapi lama kelamaan Ha Dae Choel terus mengelak dan membuat Yoo Min Hee kesal dengan kelakuannya tersebut. Yoo Min Hee pun kembali ke kantornya ia masih tampak kesal dengan kelakukan Ha Dae Choel tadi, rekan-rekannya bun berkata jika kita tidak bisa mendapatkan surat perintah penangkapan lalu setidaknya minta surat perintah jaminan, tetapi Yoo Min Hee beranggapan berbeda kita tidak menangkapnya tapi mari kita menyerah pada pencarian dan menemukan cara lain. 


Ha Dae Choel pun mulai beraksi dengan menggunakan topengnya ia memecahkan kaca mobil seorang pria dan ia mengambil sebuah camera CCTV, karena suara alarm mobil pemilik mobil pun keluar dan berteriak karena kaget melihat orang asing sedang masuk ke dalam mobilnya Ha Dae Choel pun akhirnya menyelamatkan diri. Yoo Min Hee bersama rekan-rekannya mendatangi rumah sakit dan memberikan beberapa pertanyaan kepada korban, tetapi korban masih terlihat sangat ketakutan karena harus mengingat hal yang menurut ia sangat mengerikan. Yoo Min Hee pun melihat korban sangat ketakutan ia pun mendekat dan memegang tangan korban mengatakan kau tidak harus mengingatnya jangan berfikir tentang hal itu lagi. Rekan-rekannya pun merasa heran dengan tindakan yang dilakukan Yoo Min Hee tadi, tetapi mereka merasa bangga memiliki ketua Tim yang sangat pengertian. Tiba-tiba ponsel Yoo Min Hee berbunyi ternyata ada pesan Konfirmasi blackboxnya, ia mendapatkan pesan dari no ponsel misterius. Yoo Min Hee pun menyuruh kepada salah satu rekannya untuk mencari tahu lebih lanjut tentang nomor ini. Rekan-rekannya pun bertanya bagaimana kau bisa percaya bahwa itu dikirm oleh telepon anonim?. Yoo Min Hee menjawab orang yang mengisyaratkan tentang botol alchohol adalah pesan ini. Ha Dae Choel terlihat tersenyum sambil melihat ponselnya, ia langsung kembali melihat rekaman CCTV ia mengamati semua hasil rekaman CCTV tersebut termasuk plat nomor mobil 45 6049. Yoo Min Hee bersama rekan-rekannya pun langsung mendatangi pemilik mobil dengan plat nomor 45 6049 serta mengambil hasil rekaman CCTV mobil tersebut untuk dijadikan barang bukti. Ternyata di dalam rekaman CCTV tersebut terlihat seorang pria bersama pengacaranya sedang minum-minuman keras di dalam mobil, Ha Dae Choel pun terlihat bingung karena hasil rekaman CCTV tersebut ia tidak dapat menolong pria dan pengacara itu. Tetapi Yoo Min Hee terlihat senang karena kasus ini dapat terungkap dan selesai rasanya seperti berat badanku selama 10 tahun sudah dibawa keluar gedung 63. Pi Seong Ho pun mengatakan hal yang sama karena dia memandang rendah keterampilan ketua tim kami dia pantas mendapatkannya. Yoo Min Hee manjawab sejujurnya aku tidak melakukan itu hanya sebagian besar pesan teks ini aku tahu benar, tapi itu pasti orang yang tahu aku mengambil kasus ini apa itu polisi yang sama? Tidak maka tidak akan ada alasan untuk memberikan informasi ini kepadaku lalu siapa itu?. Pi Seong Ho pun mencoba mengambil kesimpulan positif dalam situasi seperti ini mungkin dari sisi korban yang inginkan hanya hukuman atau orang yang memiliki kebencian terhadap pelakunya. Tetapi Yoo Min Hee masih penasaran dengan no ponsel misterius yang memberikan banyak informasi tentang kasusnya ini.  


Ha Dae Choel terlihat sedang berbincang bersama seorang laki-laki dan pengacaranya, pengacaranya mengatakan bahwa camera CCTV yang ada di dalam mobilnya telah dicuri sehingga polisi pun mengetahui hal yang sebenarnya terjadi dan baru-baru ini kliennya mengatakan bahwa ia dipaksa mengaku di bawah ancaman.


Di sebuah tempat terlihat 2 orang polisi sedang mencoba membuka pintu rumah, setelah pintu itu terbuka ternyata di dalam rumah tersebut terdapat sesosok mayat laki-laki yang sudah berlumuran darah dan mungkin sudah meninggal beberapa hari yang lalu. Yoo Min Hee terlihat sedang memasak untuk sarapan pagi hari bersama pamannya. Saat sedang menyantap sarapan pagi tiba-tiba ponsel Yoo Min Hee berbunyi dan ternyata itu panggilan dari detektif, Yoo Min Hee langsung pergi ke TKP untuk menyelidiki kasus pembunuhan tersebut. Saat Yoo Min Hee dan rekan-rekannya mencari barang bukti tiba-tiba Ha Dae Choel pun muncul, Yoo Min Hee bertanya dengan wajah tampak kebingungan apa yang membawa pak jaksa ke TKP?. Yoo Dae Choel menjawab ini merupakan kasus yang mengagumkan, begitu aku dipindahkan kasus besar terjadi kemana pun aku pergi kasus besar terjadi untukku ini adalah keberuntungan aku beruntung!. Setelah selesai mencari barang bukti Yoo Min Hee pun keluar dari TKP dan segera menuju mobil, ternyata di luar sudah ada Ha Dae Choel mari kita lakukan ini dengan baik ini tidak tampak seperti kasus pembunuhan sederhana, di atas itu dia adalah orang penting dari sebuah perusahaan di masyarakat mereka tidak tertarik pada orang miskin mati, seseorang yang penting mati sebelum Ahhh pasti ada sesuatu di balik itu pasti ada beberapa alasan, di atas semua itu bukan hanya pembunuhan sederhana jadi ini mengagumkan jadi media akan memberitakannya jika kita mengatasi ini kita akan langsung pergi ke atas. Karena merasa kesal Yoo Min Hee pun akhirnya menendang kaki Ha Dae Choel setelah di tendang Ha Dae Choel pun tampak kesakitan.


Yoo Min Hee pun berkata Hey Ha Dae Cheol bagimana kau berakhir menjadi sperti benjolan matrealistis? Tentu saja banyak waktu yang sudah berlalu dan orang-orang bisa berubah tapi kau berubah menjadi buruk benar-benar buruk. Yoo Min Hee pun berjalan meninggalkan Ha Dae Choel tiba-tiba Ha Dae Choel berkata apa kau ingat? Kau akan berfikir tentang kencan denganku jika aku menjadi jaksa kau jelas mengatakan itu dengan mulutmu sendiri, apa kau berfikir tentang hal itu lagi.Yoo Min Hee pun berhenti dan menjawab aku minta maaf tapi aku tidak memiliki kesempatan untuk memikirkan hal-hal seperti itu apa aku pikir itu layak dipikirkan mengerti? Ia pun langsung berjalan kembali ke arah mobilnya. Ha Dae Choel berkata pastikan untuk meneleponku ketika selesai berfikir tentang hal itu. Setelah Yoo Min Hee pergi menggunakan mobilnya Ha Dae Cheol pun mulai kembali menyelidiki kasus pembunuhan tersebut.


Kang Joong-Ho terliahat sedang menelpon seseorang, tiba-tiba Kang Hyun-Woong pun datang Kang Joong Ho langsung mematikan ponselnya ternyata kau sudah datang?. Kang Hyun Woong pun menanyakan di mana ibu?. Kang Joong Ho menjawab dia akan segera datang apa kau sibuk? Nak aku memiliki permintaan sebelum ibumu sampai disini. Saat Im Ji-Sook akan masuk ke dalam lift Ha Dae Choel pun masuk ke dalam lift selama di dalam lift Ha Dae Choel hanya memandangi wajah ibunya tersebut dan dengan tatapan yang sangat menyedihkan ia tidak sengaja memanggil ibu kepada Im Ji-Sook. Kang Hyun Woong pun bertanya apa alasan untukku mengambil kasus ini?. Ayahnya pun menjawab ini adalah permintaan dari CEO Cho, seperti yang kau tahu aku sangat berhutang budi kepada temanku. Kang Hyun Woong kembali bertanya apa kasus ini ada hubungannya denga CEO Cho?. Ayahnya pun menjelaskan ada banyak penawaran antar CEO dan orang mati itu aku kira dia merasa tidak nyaman jika rincian transaksi itu harus di buat publik jika orang lain mengambil alih kasus ini CEO Cho akan terkena, jadi kau mengambil kasus ini dan memainkan peran pelindung baginya. Kang Hyun Woong pun setuju dengan apa yang dikatakan ayahnya dan berkata tapi apa kasus ini melibatkanmu juga?.


Ha Dae Choel pun bertemu denga Im Ji-Sook dan meminta maaf atas kejadian di dalam lift. Im Ji-Sook pun memaafkan Ha Dae Choel dan pergi meninggalkan ia saat tengah berjalan Im Ji-Sook pun menengok ke belakang dan bertanya kapan ibumu meninggal? Dia meninggal ketika kau masih muda itu sebabnya kau pasti sangat merindukannya Im Ji-Sook pun kembali berjalan meninggalkan Ha Dae Choel. Im Ji-Sook bertemu dengan Kang Hyun-Woong dengan wajah yang sangat bahagia Im Ji-Sook mengatakan apa kau benar-benar anakku? Aku hampir lupa apa kau mirip denganku pulang dan tunjukan wajahmu sesekali. Kang Hyun-Woong pun menjawab baiklah jika aku tidak punya waktu, kita bisa mengobrol lewat online. Im Ji-Sook pun terlihat menggoda anaknya yang baru bertemu tidak aku ingin langsung melihatmu dan menyentuhmu. Kang Hyun-Woong dan ayahnya hanya tersenyum karena perkataan ibunya tadi. Kang Hyun-Woong, ibu dan ayahnya pun tampak bahagia berkumpul dan bercerita bersama tampak dari kejauhan terlihat Ha Dae Choel yang melihat ke harmonisan mereka meskipun dengan perasaan yang sangat menyakitkan. SELANJUTNYA || Sinopsis Masked Prosecutor Episode 2 PART 2

Artikel Terkait

Previous
Next Post »