Advertisement
Advertisement
Euhh.. Sudah sampai episode 7 ternyata...
Kita mulai sajalah...


Han Tae yang terkejut karena tiba-tiba Geum Ran mengajak nya tidur bersama.. menangbanyak coegg.. :3
“Tidur bersama? Kita berdua?” Tanya Han Terkejut
“Kamarmu dikunci. Suami, ipar dan mertuaku tidur di ruang tamu. Kita harus tidur disini...” Kata Geum Ran sambil naik ke ranjang..
“Jiah. Tenang saja. Aku takkan memakanmu.” Kata Sara/Geum sambil menarik selimut..
Lalu Han Tae Hee Berbicara pada dirinya sendiri..
“Han Tae Hee. Kau jatuh cinta... pada Sara.” Ucap nya dalam hati.
Lalu Han berkata ..
“Baiklah, ahjumma. Kita boleh tidur di ruangan yang sama. Tapi ada aturannya. Bila hanya ada 1 tempat tidur, yang tua tidur dimana?” Kata Han..
“Aku akan tidur di lantai. Hehe..” Kata Sara tertawa kecil..
Lalu sarah punpindah ke lantai..
“Kenapa aku tak bisa tidur?” Kata Han dalamhatinya lalu menengok sara ygdi lantai
Lalu Sara mengeleurkan kan suara seperti  mendesah ketakutan..
“Dia bermimpi ya? Mimpi sekarat. Benarkan?” Kata Han..
Lalu Han memindahkan Sara yang tidur dilantai menjadi tidur dikasurnya.
“Bila soal dia... aku duluan yang peduli.” Kata Han 
Lalu Han pergi kerumah Gyo Ji-Hoon 
“Aih, apa lagi tiba-tiba begini? Ini jam 3 pagi.”
“Kau bilang datang kapan saja. Biarkan aku mampir. Aku merindukanmu.” Han berkata lalu memeluk Gyo Ji-Hoon


Lalu Mereka pun berbicara tentang Test Kebohongan yang dilakukan Han TAE beberapa waktu lalu
“Oh, yah. Beritahu aku hasil analisanya. Hmm? Gimana?” Kata Gyo Ji
Lalu Han Tae Teringat Hasil Test.. Test nya mengatakan kalau Han Tae jatuh cinta kepada Sara.
“Siapa dia, hyung? Wanita yang kau cintai?” Tanya Gyo Ji
“Hei. Jangan sebut cinta.Bulu kudukku merinding. Belum sampai tahap itu. Sama sekali tidak.” Jawab Han Tae..
 “Kau sudah mengakuinya. Yakan? Kau sudah mengakuinya. "Belum sampai tahap itu" berarti hampir sama dengan cinta. Siapa dia? Wanita seperti apa?” Tanya Gyo Ji
“Kubilang bukan. Hanya saja... dia lebih cantik... dan hatiku... sedikit berdegup. Hanya saja... sekali dua kali, aku... memperhatikannya. Itu saja. Itu bukan cinta.” Jawab Han Tae sambil gugup..
“Benar, itu dia. Itu dia cinta.” Kata Gyo Ji
“Sama sekali bukan.”Han Tae menyangkal..
“Aigoo. Hyung, tunggu dan lihat saja. Bagaimanapun kau akan berpihak pada wanita itu. Itu artinya kau jatuh cinta sepenuhnya. Kau menemukan jodohmu..” Kata Gyo Ji..
“Hyung, tapi benar bukan... ahjumma itu, kan? Inisial di ponselmu. Kenapa terus membuatku berpikir "ahjumma" itu? Heh?” lanjut Gyi Ji sambil tertawa...
Lalu Sara bangun dari tempat tidur nya...
“Kenapa aku tidur di tempat tidur? Aku bangun dalam tidur? Jika Dokter tahu, dia pasti marah. Dokter... Kemana dia pergi?” Kata sara..
Lalu terdengar suara..
“Apa kamar mandinya disini?”
Saat turun kebawah kelaurga Lee sedang berbincang..
“Hei. Semakin kupikir, semakin tak suka aku pada Chae Yun. Begini... haruskah dia memberitahu ayah kalian kalau aku menyiram air pada ibunya Geum Ram?”Kata ibunyaLee
“ Apalagi kita sudah memberinya Bangunan Kanvas, seharusnya dia 'mengangkat' ipar dan mertuanya. Begitu sulit membuat tanah Geum Ran menjadi milik kita” Saut Jin Young
“Puji syukur, kita berhasil membujuk Geum Ran menjadikan tanah itu milik bersama. Kalau tidak, setelah Geum Ran bunuh diri, pasti susah mengganti hak kepemilikan. Kita menggunakan kemampuan kita. Tapi malah Chae Yun yang dapat tanahnya.” Ucap ibunya Lee
“Hentikan membicarakan tanah.” Kata Lee memotong pembicaraan
“Bicara soal tanah, Geum Ran benar-benar naif. Hingga akhir dia percaya kau menikahinya karena cinta. Kau mempertimbangkan Geum Ran karena kau dalam hutang dan pengangguran. “Kata Jin Young..
“Ada pepatah, "memberi dan menerima." Itu pernyataan yang tepat. Terlebih lagi.. ...memangnya cuma aku yang dapat tanah? Geum Ran dapat suami. Dia menikah saja sudah hebat.” Ucap Lee kepada Jin Youngdan ibunya.. 
“Benar. Iya juga. Dia benar-benar menikah. Memang lebih baik dia mati. Betapa tak adilnya dirasakannya jika dia tahu sewaktu hidup?” Kata Jin Young
“Tak adil, pantat. Dia... mungkin sudah matipun,... tetap si bodoh.”Kataibunya..
Sara Hanya mendengar kan percakapan mereka dari atas tangga...
Han Tae yang tidur dirumah Gyo Jimendapat telepon dari sara..
“Apa? Ahjumma. Kau membunuh mereka? Kau meracuni mereka?” Han Tae terkejut dan langsung Pulang ..
“Kau membunuh mereka? Kau meracuni mereka?” Tanya Han Tae panik
“Mereka tertidur. Aku menaruh obat penenang dalam makanan mereka. 2 - 3 jam. Mereka takkan tahu apapun. Aku memberi mereka makanan yang membuat perut mereka nyeri. Terutama suamiku... akan kesulitan berjalan. Dia selalu diare setelah makan tiram. Dokter. Ikut denganku sebentar. Aku menelponmu karena itu.”Kata Sara


Lalu mereka pun pergi keluar rumah dengan oakaian serbahitam..
“Kau mau menjadi wanita jahat?
“Aku baru tahu betapa jahatnya... keluarga mertuaku. Mereka mencampakkanku setelah mengurasku. Tidak. Mereka bahkan membunuhku. Dasar sampah. Untuk melawan orang jahat itu, aku harus lebih jahat. Aku mencuri kunci rumah dari ibu mertuaku.” Kata Sarakepada Han dengan nada Emosi dan mata berkaca-kaca..
“Itu bagus. Tapi ini pelanggaran. Lihatlah, semuanya terekam di CCTV sana.” Kata Han sambil menunjiuk CCTV didepan Rumah Lee
“Itu hanya kedok. Itu sudah rusak.” Kata Sarasambil membuka kuci gerbang
“Ahjumma! Setidaknya patuhilah hukum. “ Kata Han Berteriak
“Kenapa penduduk luar biasa seperti aku jadi perusuh Ah, terserahlah.” Lanjut nya Han lalu masuk kedalam rumah Lee
“Setelah punya menantu penyiar, benar-benar.” Kata sara sambilmemecahkan Vas bunga..
“Mereka takkan tahu meskipun aku yang merusaknya.” Lanjut nya
“Ahjumma. Ini perusakan properti. Ahjumma, kita melanggar hukum pasal 319 ayat 1. Hukumannya 3 tahun penjara dan denda $5000. Ini perampokan.” Kata Han Tae
“Ini bukan perampokan. Aku mempertahankan rumah ini dengan uang yang ditinggalkan ayahku. Aku menabung dan menyelamatkan keluarga ini seperti yang sekarang. Ini rumahku.” Kata SARA SAMBIL MENGAMBL PERHIASAN dirumah Lee dan memasukannya ke kantong..


“Ahjumma. perhiasan dari pernikahan itu penting. Ini pencurian.” Kata Han ingin menghentikan Sara
“Ini milikku!” kata Sara
“Sebentar. Ahjumma, 3 tahun karena perusakan properti. Perampokan kena 3 tahun penjara. Terlebih lagi... pencurian bisa 3-6 tahun. Dihitung total semuanya 9 tahun. Aku juga bisa dikenai hukuman sebagai kaki tangan kejahatan. Ahjumma!”sambil mengejar Sara yang pindah keruangan lain..
Sara memecahkan ijazah yang digantung di dinding...
“Diploma? Doktor, pantat. Jadi manusia dulu, dasar kau pembunuh.” Kata sara kemudian merobek ijazah Lee..
Lalu Saramenulisdi kaca dengan menggunakanlipstik..tulkisannya..
“Aku tahu... kau... membunuhSa Geum Ran.”

“Ahjumma. Kau mau meninggalkan ini begini? Ini berbahaya. Kita bisa ketahuan. Mereka bahkan yakin Sa Geum Ran akan tetap jadi si bodoh bahkan setelah mati.” Kata Han..
“Kenapa aku bisa ketahuan? Masuk tanpa ijin? Perampokan? Aku akan melakukan lebih dari itu! Aku akan menjadi wanita terjahat di dunia! ! Jawab Sara..lalu merusak kamar Lee dan Chae.
 “Baiklah. Lakukan sesuka hatimu. Bagaimana kau bisa hidup dengan perasaan begitu? Kau harus mengenyahkannya baru bisa hidup. Urusan nanti aku yang urus. Hancurkan saja semuanya!” Ucap Han kepada sara..
“Baik. !” jawab sara lalu melanjutkanmenghancurkan barang-barang
“Kerja yang bagus.” Ucap Han..

Lalu Ada ChAE yun  yang datang ke kantor Lee. Namun dia tidak ada.. Lalu menelpon HP nya Lee..
“Halo. Kang Joon. Kau dimana sekarang?” Tanya Chae..
“Aku sibuk sekarang. Nanti saja kita bicara.”Kata Lee sambilmenutup telepon
“Kang Joon!” ..
Dan Lee pun membangunkan keluarga mereka namun hanya ibunya saja yang bangun.. danmereka pun mulaimerasakan sakit perut..
Dan setelaj mengacak2 rumah Lee ..Saradan Han pergi kesebuah restoran
“Makan? Sebanyak yang kumau? Kenapa kau membiarkanku makan?” Tanya Sara Kepada Sara
“Mertua dan iparmu di rumah. Kau pasti kehilangan selera jika melihat mereka.” Jawab Han
“Kau... memperhatikanku?”Tanya Sara lagi
“Bukan. Kita menuju rencana penting untuk memasukkan Lee Kang Joon ke penjara. Aku mendorongmu untuk lebih kuat.” Ujar Han
“Ya, Dokter. Aku akan lebih kuat. Aku akan memasukkan pria itu ke penjara. Biaya makanan ini masukkan saja ke daftar hutangku. Restoran akan segera dibuka. Aku akan menebusnya dengan bekerja sekuat tenaga.” Ucap Sara
Han Tae hanya melihat Sarayang sedang makan.. lalu memberikan bagian makannya
“Makan juga punyaku Aku mau menemui seseorang. Kau makanlah.” Kata Han


Lalu Han Pun pergikeluar dan menemuibawahannyadiluar restoran..
“CEO. Misi selesai. Kami masuk ke rumah Perwakilan Lee di Jongrogu Pyungchang 80 dan menyelesaikan misi kami. Aku membawa semua perabotan rumahnya dan menyelesaikannya. Aku menggantung kembali foto pengantin baru. Sidik jari hingga helai rambut. Aku menghapus semua tanda pernah ada orang disana. Mereka takkan curiga seekor semutpun masuk apalagi dirimu.” Katanya ..
Bisa Gitu ya... :v
“Kerja yang bagus. Tapi... kau meninggalkan itu, kan?”tanya Han Tae
“Ya. Tapi CEO... apa yang sebenarnya terjadi? Bisa kau beri aku isyarat?” tanya bawahannya
“Kau tak perlu tahu. Aku hampir selesai.” Kata Han
“CEO. Ada 1 hal lagi. Tentang nenek Park Man Duk. Nyonya Park membuat truk makanan
di depan Taman Jongrogu Chungmoon.” Katanya sambil memberikan sebuah kertas..
dan Han pun menyuruh merka pergi.. dan membaca tulisan itu..
“["Truk Makanan Cinta Dong Geul."Mengunjungi yatim piatu setiap Rabu.]”
Itutulisan di kertas nya gais .. 
Dankembalilagi keSarabyang sdang asik makan..dia diperhatikan semua orang yangada di restoran itu...
“Dia benar-benar cantik.”
“Dia begitu kurus. Bagaimana bisa dia makan begitu banyak?”
“Dia yang terbaik.”
“Wah, dia benar-benar cantik.”
Begitulahkata mereka.. 
Lalu HAN TAEpun masuk..
“Mereka memperhatikannya karena dia begitu cantik. Tapi dia hanya gembira saat makan. “ Katanya Han
“Dokter. Aku sudah memakan semuanya. “ Kata Sara
Lalu merekapun pergi ke suatu tempat lagi..
“Kau mentraktirku makanan yang enak. Sekarang kau membawaku kemari? Apa ini hari yang spesial, Dokter?” Tanya Sara..
“Jangan jadi orang kampung. Semua orang datang kemari setiap hari.”Kata Han
Lalu Seorang pelayan memberikan Capuccino pesanan mereka..
“Aku... tak mengapa dengan kopi instan.” UjarSara 
“Itulah masalahmu. Kau masih berhemat saat keluargamu bersenang-senang? Kau bilang menabung membuatmu muak. Siapa yang beruntung jika kau hemat?”Ucap Han Tae..
“Ini Mahal” kata sara sambil tersenyumm
“Minum saja.Itu hadiah” Ucap dokter..
“Mentraktirku makan... dan kopi?”tanya Sara
“Yah. Aku akan menangkap Lee Kang Joon untukmu. Aku akan mendapatkan pengakuan bahwa dia membunuhmu. Ayo buat dia di penjara. Dalam 3 hari.” Kta Han..
Dan sepertinya dia mulai serius gais.. soal nyadia ngomongnya meyakinkan gitu.. wkwk
“Apa mungkin?”kata sara
“Kita hanya perlu mempercepat rencana kita. Aku menghapus semua jejakmu di rumah mertuamu. Kecuali ancaman untuk Lee Kang Joon.”kata Han..
Ancaman nya itu yang ditulis di kaca oleh Sara..
“Siksa dia secara mental. Aku mau dia mengaku membunuh. Itu hadiahku... untukmu.” Kata Han ..
Dan SARA pun terlihat senangdengansenyum-senyum..
“Jangan senang dulu. Itu hadiah pertama... dan terakhir...”Kata Han..
“Kenapa... hadiah terakhir?” Tanya Sara
“Setelah Lee Kang Joon masuk penjara,... aku pergi.” Ucap Han..
“Pergi? Kemana? Kalau begitu... aku tak bisa melihatmu lagi?”Sara terkejut..
“Apa aku harus mengejar Lee Kang Joon seumur hidupku? Si jenius ini menjadi kaki tangan masuk rumah orang dan perusak... dan lagi berapa lama aku harus tinggal bersamamu? Bukan hanya serumah,... tapi harus tidur sekamar. Apa aku bisa menikah jika sampai ketahuan di luar sana? Dalam hidupku, aku tak pernah bicara dengan para ahjumma. Tapi sekarang, aku nyangkut dengan ahjumma teraneh... sepanjang hari. Mentalku bisa rusak jika melakukan semua hal aneh. Aku melakukan dan memikirkan hal yang tak pernah kulakukan sebelumnya. Tidak lagi. Kita hentikan saja.”    Kata Han panjang lebar.. dengan agak sedikit nyentak. Dan membuat Sara sedikit takut..
“Dokter... kau benar-benar stres, ya? Kurasa begitu. Baiklah, Dokter. Hutang itu... aku pasti mempertanggungjawabkannya dan membayarnya seumur hidupku.” Kata SARA :( 
“Minum saja kopimu!” Kata Hansambil menyentak..
Lalu merekapunmeminum kopi mereka.. SELANJUTNYA || Birth of a Beauty Episode 7 PART 2