SINOPSIS Someone Like You Episode 3 PART 1

1/13/2016

Wei Lian tiba. Ia bertanya dimana Zhan Cheng dan meminta maaf pada Yu Xi karena datang terlambat. Ia sangat berterima kasih karena Yu Xi mau bekerja kembali. Melihat keadaan zhan Cheng seperti tadi, dia sangat membutuhkan seorang perawat untuk mengurusnya. Yu Xi bersedia dan menelpon mama Chen. Wei Lian mengatakan kalau besok Yu Xi harus ikut Zhan Cheng bekerja. Yu Xi pun kaget mendengarnya. 

Keesokan paginya Wei Lian membawakan baju ganti untuk Yu Xi jadi asistennya Zhan Cheng. Yu Xi sudah mengganti bajunya. “Zhan Cheng, aku tak pernah berpikir kalau Yu Xi bisa kelihatan bagus memakai pakaian ini.” kata Wei Lian. Tapi menurut Yu Xi tidak. Ia merasa seperti berjalan di atas lantai dua. Dia takut akan jadi orang pertama yang mati karena jatuh akibat pakai heels. HAHAHA . Zhan Cheng lalu mengajari Yu Xi dengan menginstruksikan apa yang harus dilakukannya. Yu Xi mengikutinya dan BERHASIL! Ia ingin high five dengan Zhan Cheng, tapi Zhan Cheng malah pergi gitu aja (ya iyalah kan dia gak liat).


Bo Yan sedang bersama Vanessa (Yin Fu). Vanessa juga seorang General Manajer sama seperti Zhan Cheng. Bo Yan sekarang menjadi asisten pribadinya. Itu karena ibu Vanessa yang sangat mengagumi Bo Yan dan Vanessa menghargai itu. Vanessa mengatakan kalau itu bukan berarti dia akan akan memuji Bo Yan seperti yang ibunya lakukan. Saat di eskalator Vanessa dan Bo Yan sama sama terkejut melihat siapa yang dilihatnya. Bo Yan tak menyangka bahwa Yu Xi ternyata bekerja dengan Zheng Yang. Vanessa pun langsung mendatangi kantornya Zhan Cheng. Sekretaris Zhan Cheng tak mengijinkan mereka masuk karena belum membuat janji. Wei Lian muncul dan tampak senang melihat Vanessa. Ia menyebut Vanessa dengan “Putri kecil bersepatu hak tinggi”. LOL
Vanessa mengatakan kalau ia ingin bertemu dengan Zhan Cheng. Wei Lian juga tak mengijinkannya.  Vanessa tetap memaksa untuk masuk. 


Zhan Cheng yang memang ada di dalam akhirnya mengijinkannya. Ia berpura-pura sedang bekerja saat mereka masuk. Vanessa dengan bangganya mengatakan kalau dia bukan seperti yang dulu lagi. Kini ia sudah mendapat gelar master manajemen bisnis dan bahkan menjadi pegawai magang di Walmart. Mulai sekarang, mereka akan berada di industri yang sama. Dengan santainya Zhan Cheng berkata kalau Vanessa masih sama seperti tiga tahun yang lau. Sombong dan keras kepala. Wei Lian sudah mengatakan dia sangat sibuk, tapi nyatanya Vanessa tetap ngotot. Jadi dia berpikir kalau Vanessa masih sama dengan dirinya yang dulu dan tidak berubah sedikitpun. 


“Sebenarnya alasanku menolak pengakuanmu dulu bukan karena kepribadianmu. Itu karena aku tidak tertarik padamu. Sekarang itu masih sama.” Ucap Zhan cheng. APAA? Vanessa sakit hati. Dia mengatakan kalau Zhan Cjeng juga tidak berubah sedikitpun. Sombong, angkuh, pemberontak, dan selalu membuat orang takut. Ia pun menantang Zhan Cheng. Kalau Zhan Cheng lebih suka punya musuh daripada teman, maka ia takkan segan-segan.


Setelah Vanessa pergi. Wei Lian berpikir kalau ucapan Zhan Cheng tadi terlalu kasar. Zhan Cheng berbuat begitu karena Vanessa itu pintar. Jika ia tidak membuatnya marah dan pergi maka Vanessa akan tahu kalau dia tidak bisa melihat.


Vanessa berusaha menahan kesedihannya. Ia meminta Bo Yan menghubungi pihak-pihak desainer ekslusif. Meskipun mereka sudah menandatangani kontrak dengan Ju Cheng (Department store Zhan Cheng) Vanessa akan melakukan apapun supaya brand brand itu berpihak padanya. Dia akan menujukkan pada Zhan Cheng apa yang sebenarnya disebut sombong dan keras kepala.


Tepat saat itu Yu Xi ada disana dan memanggil Bo Yan. Vanessa bertanya apa Yu Xi pacar Bo Yan. Bo Yan berkata bukan, mereka hanya teman biasa. Ha? Yu Xi senang bisa bertemu Bo Yan sekaligus Vanessa. Ia mengatakan ia sedang bekerja sekarang dengan orang yang dia ceritakan itu. “Jadi kau perawatnya Zhan Cheng?” tanya Bo Yan. Yu Xi heran kenapa Bo Yan bisa tahu. Bo Yan berkilah kalau dia tadi melihat mereka bersama.


Zhan Cheng mendengarkan rekaman rapat. Yu Xi penasaran apakah tidak ada yang tahu kalau Zhan Cheng itu tidak bisa melihat, selain Wei Lian? Dia menceritakan bagaimana kelakuan para gadis saat melihat Zhan Cheng. 


Yu Xi sedang bersama Xiao Ling. “Hei, perusahaanmu sangat dermawan. Apakah bossnya jatuh cinta padamu?” “Bagaimana mungkin? Dia bahkan tidak dapat melihat.” Yu Xi keceplosan. Ia mengatakan kalau bossnya itu punya status yang tinggi. Tentu saja tidak dapat melihat dirinya. Kemudian Xiao Ling melihat sebuah mantel yang sangat diinginkannya. Mereka terkejut karena harganya sangat mahal. Wei Lian melihat Yu Xi. Yu Xi menjelaskan kalau dia sudah mendapatkan ijin dari boss. Yu Xi meminta diskon pada Wei Lian. Karena Yu Xi sudah banyak membantu Zhan cheng, Wei Lian pun memberikan diskon untuknya. Mereka berdua senang. Dan sepertinya Xiao Lin jadi naksir Wei Lian ni.




Yu Xi berkeliling dengan Zhan Cheng saat dept store tutup. Zhan Cheng ingin mencarikan kado ultah untuk ibunya. Ia ingin memberikan kursi pijat. Yu Xiheran bagaimana bisa ada orang sedingin Zhan Cheng. Menurutnya Zhan Cheng harus memberikan sebuah hadiah yang berasal dari hati, agar ibunya bisa merasakan perhatian yang hangat. Yu Xi memilihkan sebuah syal. Ia memakaikannya ke Zhan Cheng. Yu Xi mengatakan saat ibunya nanti memakainya, ini seperti Zhan Cheng bersamanya.”Sulit untuk tidak terharu dengan sebuah hadiah yang hangat”. Zhan Cheng tersenyum mendengarnya. Diapun setuju dengan syal pink yang dipilih Yu Xi. Yu Xi juga melihat syal merah. Warna kesukaan mama Chen. Diapun meminta diskon pada Zhan Cheng. Zhan Cheng berkata meskipun dia yang beli, juga tidak ada diskon. Yu Xi tidak jadi membelinya.


Fei Fei bertengkar dengan seorang wanita yang menuduhnya telah mencuri anjing miliknya. Padahal Fei Fei cuma nolong anjingnya agar tidak ke jalan raya. Wanita itu ingin membawa Fei Fei ke kantor polisi. Xiao An yang sedari tadi mendengar pembicaraan mereka berusaha mengentikkan wanita itu. “Nona, kau salah paham. Lihat dia batuk-batuk. Dia mungkin alergi pada bulu anjing.” Kata Xiao An. Wanita itu pergi. Xiao An membawanya ke klinik. Ia mengingatkan agar lain kali Fei Fei hati. Fei Fei bertanya bagaimana Xioa An bisa tahu kalau dia alergi bulu anjing? Xiao An teringat saat digereja Fei Fei yang menceritakan tentang hal itu. Dia bilang kalau dia hanya menebak. Fei Fei mengucapkan terima kasih dan mereka berkenalan.


Yu Xi heran mendapat kiriman syal yang ada dua. Zhan Cheng berkata itu untuknya. Yu Xi langsung senang. “Oh Tuhan. Aku punya seorang boss tampan yang baik hati. Aku sangat terharu!” Zhan Cheng hanya senyam senyum mendengarnya. Tapi Yu Xi curiga kenapa Zhan Cheng tiba-tiba jadi baik begini apa dia mau balas dendam? Atau teharu karena mendengar suaranya,makanya jadi seperti ini? Zhan Cheng terdiam.


Paman Xie Qian Jing, ayah tiri Zhan Cheng (ayah Fei Fei) datang. Ia mengingatkan Zhan Cheng agar tidak melupakan ultah ibunya meskipun dia sibuk. Zhan Cheng menanyakan kabar ibunya yang sakit. Paman Qian Jing berkata kalau ibunya sudah baik-baik saja. Paman mengingatkannya lagi tentang janji Zhan Cheng yang akan jadi orang pertama yang berdansa dengan ibunya jika ibunya belajar dansa. Paman paham dengan keadaan Zhan Cheng tapi dia benar-benar ingin melihat Zhan Cheng berdansa dengan ibunya. Karena itu adalah hadiah ulang tahun yang paling diinginkan ibu Zhan Cheng.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »