Advertisement
Advertisement
Episode 1 Part 1 High School Love On
Yuuupz kita mulai yuuukk ......


Pada musim semi 2016
  


seorang laki-laki yang terburu-buru bertabrakan dengan seorang perempuan berambut panjang ikal perempuan itu langsung lari dan buku perempuan tersebut terjatuh ketika bertabrakan lalu pria itu mengambil buku dan memberikannya kepada perempuan tersebut tanpa wanita itu  ketahui ada buku yang tertinggal , laki-laki itu lalu mengejar perempuan berambut panjang untuk memberikan bukunya, berlari mencari wanita itu sempat terdiam di tangga karena kehilangan jejak, pria itu  mengenali pakaian yang dipakai wanita itu dan alhasil salah orang, terdiam sekejap dan melihat buku wanita itu dan buku itu “A Handspan To You” 



eits tiba- tiba turun hujan kemudian pria itu lari untuk berteduh sambil meratapi air hujan, ada seorang wanita berpayung yang berteduh disana juga tanpa disadari oleh pria tersebut kemudian pria tersebut melirik kearahnya dan melihat sebuah kalung yang dikenakannya dengan gantungan kunci berkata “kalung itu ... kau ... “mengingat sesuatu sambil memegang kalung yang sedang dipakai nya. wanita itu begegas berangkat karena hujan mulai reda, pria itu berkata “kami jatuh cinta... ketika setiap bagian dari diriku menginginkannya.”  Dan pria itu berharap sesuatu untuk saat ini.
Musim semi 2014, 
   


Ada seorang pria mengendarai motor yang membawa barang belanjaan sedang asyik mengendarai, ada juga seorang pria berseragam sekolah yang lagi jalan kaki sambil dengerin musik dan ada seorang wanita berpakaian serba hitam di atas gedung yang sedang membaca buku, eits tiba-tiba pria yang mengendarai motor tadi hampir menabrak pria berseragam sekloah di sebuah tikungan dan tiba-tiba terhenti entah kenapa ada seorang wanita dinggir jalan melihat heran dan wanita yang berpakaian hitam tersebut juga melihat dari atas gedung, 



kemudian seorang wanita yang di atas gedung itu tiba-tiba muncul dengan pintu ajaib seperti lorong waktu dan menyelamatkan pria berseragam tersebut dengan menariknya kebelakang wanita berapakaian hitam itu jalan lalu menghilang (siapakah wanita berpakaian hitam itu ? ) 
  


pria yang bermotor itu terjatoh dan barang belanjaan.a berceceran kemana-mana pria berseragam membuka microphonenya dan melihat kearah yang terjatoh dan si pengendarapun berdiri kesakitan sambil menyuruh pria berseragam membawakan bawang bombay yang ada di hadapannya eits malah diinjak dan memakai microphonenya sambil pergi dan si pengendara motor tersebut hanya terdiam kesal hampir mau melemparkan bawang bombay ke arah pria yang barusan mengijak barang belanjaannya




Di Sebuah toko Ddokbokki yang sedang membutuhkan pegawai, dan ternyata pria yang mengendarai motor tadi adalah cucu dari pemilik toko tersebut, dia sedang memotong bawang sambil menggunakan helm lucu kan memotong bawang pake helm hehehe walau pake helm tetep aja pria itu mengeluarkan air mata karena kepedihan, 
  


lalu neneknya datang dan bertanya “apa yang sedang kamu lakukan ? “ aku gak mau melihat kamu menangis dibalik helm ini, ini bukan karena kau sdih tapi ini karena bawang. Eh langsung aja cucunya itu minta uang sambil tersenyum neneknya pun berkata “kau benar-benar perampok yang membutakan ! kau akan jadi kaya suatu hari nanti” cucunya membalas perkataan neneknya “aku akan memberikan kehidupan yang lebih baik ketika aku jadi orang yang super kaya !” si neneknya merasa kehidupannya lebih baik ketika melihat wajah cucunya selama ia bisa, cucunya pun bergegas berangkat dan pamitan kepada neneknya.
  


Pria berseragam keluar dari sebuah toko dan membawa sebuah makanan dan minum untuk makan siangnya, ternyata cucu si nenek yang mempunyai toko tadi tiba dan memarkirkan motornya depan toko yang pria berseragam itu membeli makanannya dan tidak kelihatan oleh keduanya karena kesibukan masing-masing, lalu muncul seorang bapak-bapak menghampiri pria berseragam yang sedang makan dan memakai almamaternya ketika bapak-bapak itu menghampiri dan ternyata bapak-bapak tersebut adalah ayahnya. 


Dia (ayahnya) memberitahu bahwa ibunya khawatrir kalo anaknya makan ramen terus pria berseragam berkata “ ibu yang mana ?” ayahnya menjawab “keduanya” anaknya tidak mempercayai kalo ibu tiri dan ibu kandungnya mengkhawatirkannya, ayahnya berkata “kenapa kau gak suka ibu tirimu ?” anaknya “karena dia bukan tipeku “ mereka terus melakukan perbincangan dan anakya sambil makan ramen. 
  

Tiba-tiba ada orang-orang ramai berkumpul dan tenyata ada seorang laki-kali tergeletak di tanah dan dibantu oleh cucu nenek yang tadi dan memberikan nafas buatan siswa siswi yang lain hanya melihat dan memotretnya. Ayah pria berseragam tadi mengampiri orang yang tegeletak itu dan ternyata dia seorang polisi, dia menelpon rekannya dan memberitahu keberadaannya dan dia sedang berada di persimpangan dekat SMA Myung Seong meminta rekannya mengirim ambulance karena ada orang pingsan cucu nenek pemilik toko yang tadi terus menolong dan memberikan nafas buatan kepada orang yang tergeletak tersebut, 


polisi itu memeriksa keadaan orang yang tergeletak itu cucu dan polisi itu terus memerikasa keadaannya sampai kelelahan, cucu nenek itu sampai melepaskan dasinya. Tiba-tiba wanita berpakaian hitam itu muncul lagi dan berkata “keluarlah” lalu muncul lah arwah orang yang tergeletak ini wanita itu membuaka sebuah buku yang dibawanya dan menyebutkan identitas orang yang tergeletak dan mengatakan dia meninggal, arwah itu mellihat jasadnya yang tegeletak dan dikerumuni bnyak orang yang menolongnya dan berkata “aku benar-benar meninggal “ dan dia mengatakan setiap manusia pasti kan meninggal, dan dia selalu memandu manusia yang takdirnya berakhir dan manusia sering menyebutku malaikat (wah wah wah ternyata wanita berpakaian serba hitam itu adalah malaikat). 


Kemudian datang ambulance dan memasukan mayat tersebut kedalam ambulance rohnya melihat jasadnya dibawa ambulance dan malaikat itu mengajaknya untuk mengikuti dia, cucu dan ayah yang tadi juga ikut memasukan dan mengantarkan mayat itu kedalam mobil ambulance, cucu nenek yang tadi melihat hand phone dan bergegas lari terburu-buru dan hampir menabrak malaikat itu ya walaupun gak keliahatan tetep aja malaikat itu menghindarinya entah kenapa sambil ketawa didepan arwah yang baru saja meninggal dan akan di pandu olehnya, 
  


almamater anak itu tertinggal dan polisi memanggilnya untuk mengembalikan almamaternya dan anak itu balik lagi untuk mengambilnya dan akhirnya malaikat itu tertabrak ia tidak sempat menghindarinya buku yang dibawanyapun terjatuh dan sepertinya malaikat itu merasakan sesuatu setelah tertabrak oleh anak itu, cucu nenek itu mengambil almamaternya dan berterimakasih pada polisi itu dan bergegas berangkat kembali. Malaikat itu berkata “duniaku berbeda dengan dunia manusia” para malaikat biasanya tak merasakan sesuatu sekalipun tubuh mereka berpapasan denga tubuh manusia atau bertemu satu sama lain tapi terjadi hal aneh setiap malaikat ini melewati manusia.


Keadaan disekolah para siswa-siswi mulai berdatangan, tingkah laku mereka bermacam-macam setiba disekolah.
Classroom 2-5


Setiap siswa yang baru masuk kelas selalu dan harus menyimpan hand phonenya ke dalam sebuah tas hitam yang sudah disediakan. Setiba dikelas ada yang tidur ngobrol menulis dan banyak lagi tingkah aneh siswa-siswi dikelas ini. Dikelas itu banyak tulisan yang menghiasi kelasnya seperti “kami mencinta guru” “bagaimana kalian bisa tidur dengan nilaimu hari ini ?” seorang siswa yang tidur terbangun karena ada temannya membangunkan dia dan memperlihatkan video yang tadi dipersimpangan sekolah ada orang meninggal yang ditolong oleh seorang siswa sekolahnya dan seorang polisi.
  


semua siswa-siswi memperbincangkannya apalagi para siswi semua memujinya bukan hanya baik penolong ganteng lagi siapa coba yang gak tertarik padanya, bahkan sampai ada siswi yang mengancam temannya “jangan berani-berani kau menyentuh kepadanya” eits tiba-tiba datang seorang siswi rambut berpita putih kemudian mengambil hand phone siswi yang mengancam temanya dan mengeluarkan sejumlah uang dari dompetnya kemudian diberikan pada siswi tersebut dan berkata “beritahu aku jika kau butuh lagi” siswi ini pun mnegeluarkan sebuah dompetnya yang berwarna orange dan ditaruh diatas uang yang dikeluarkan oleh siswi rambut berpita putih itu, temannya yang di ancam bengong sambil memegang hand phone dengan mimik muka yang ketakutan, siswi rambut berpita putih tersebut menaruh dompetnya di atas dompet berwarna orange itu, siswi yang mengancam itu berkata kepada siswi embut berpita putih “aku dengar kamu melewatkan les-mu kemarin hanya untuk mengikuti anak ini” dia menjawab “ini bukan urusan mu” siswi itu mengejeknya bagaimana kamu bisa mempetahankan peringkat kelas mu jika seperti ini.
  


kemudian datang cucu nenek pemilik toko Ddokbokki setibanya dia semua murid kelas 2-5 terarah kepadanya dan dia langsung menyimpan hand phonenya lalu menuju bangkunya yang sudah dipenuhi kado-kado yang disiapkan oleh para siswi yang menyukainya, sesudah dia menyimpan tas dan almamatenya ada dua orang siswi yang menghampirinya dan memberikan hadiah juga dia hanya melihatnya dan bergegas membereskan kado-kado yang ada di bangkunya dan membawanya kebelakang kelas ditaruh diatas loker yang berada dibelakang bangku-bangku sambil mengatakan “siapa yang belum sarapan kesinilah ! ”setelah itu langsung kembali ke bnagkunya, lalu para siswa bergegas kebelakang sambil berteriak dan berebutan kado yang berisi makanan tersebut para siswi hanya terdiam kecewa dan ada juga yang berteriak ini itu apalagi siswi yang berdua barusan menghampirinya terlihat sangat kaget.
  


seorang guru laki-laki masuk kelas, sambil berkata “kembali duduk” karena melihat murid-muridnya tidak duduk dengan rapih, para murid bergegas kembali ke tempat duduknya dengan keadaan berisik dan guru pun masih tetap ngomelin para murid. Guru menyalakan layar yang berisikan video materi dan guru asyik tidur para murid melihat video pelajaran tersebut dengan situasi kelas yang hening, 


cucu nenek pemilik toko Ddokbokki menjahili gurunya dengan menyorotkan kaca ke muka gurunya murid yang lian mengetawakannya sampai gurunya pun terbangun karena silau lalu gurunya pun melemparkan kapur ke arah murid yang menjahilinya dan di tangkap oleh anak itu sambil berkata “tangkapan yang bagus” para murid pun bersorak ria, gurunya pun menghampiri dia dengan mimik muka yang amat kesal dan akan memarahinya.
  


Tiba-tiba seorang perempuan berbaju putih dengan rambut lurus terikat masuk kelas tanpa mengetuk pintu dengan wajah yang sombong dan ternyata itu ibunya (Ji Young) siswi berpita putih itu, perempuan itu menghampiri gurunya dan menanyakan siapa (Shin Woo Hyun) guru itu pun melihat ke arah cucu nenek pemilik toko Ddokbokki (Shin Woo Hyun) dan dia pun berdiri dan melihat perempuan itu.
  


Perempuan itu pun menatap Shin Woo Hyun dan menghampirinya  dengan tatapan yang arogan lalu menyebutkan namannya Shin Woo Hyun dan menampar Shin Woo Hyun para murid melihat kerah Shin Woo Hyun yang ditampat oleh ibunya Ji Young. Ji Young pun berdiri dang memanggil ibunya, ibunya menganggap bahwa Shin Woo Hyun merayu putrinya Ji Young karenanya Ji young tak masuk perguruan tinggi karenya sibuk mengejar Shin Woo Hyun ibunya berkata “apa kau mau bertanggung jawab terhadap hidupnya Ji Young ?” Ibunya Ji Young merendahkan Shin Woo Hyun dengan perkataan-perkataannya seperti “bocah sepertimu hanya butuh dibwah putriku”  karena peringt kelas Ji Young menurun Shin Woo Hyun hanya melihat ibunya Ji Young dengan mimik muka kesal sebagai orang tak berdosa dan tak mengetahui apapun mengenai persoalannya, para siswa mengambil hand phonenya dan memvideonya gurunya pun berkata tegas “Taruh hand phone kalian !” dan berkata akan menyita hand phone ganda kalian para murid pun terdiam dan menyimpan hand phonenya kembali, Ibunya Ji Young mengatakan kepada gurunya “seharusnya kau tidak membiarkan bocah seperti ini ada di dekitar putriku dan dia harus tahu posisinya”.


Ji Young membela Shin Woo Hyun dan berkata “ibu kumohon! Aku yang mengejar dia !” ibunya terus mengomeli Shin Woo Hyun seakan-akan itu sekolahan miliknya tanpa malu dilihat oleh para murid, Shin Woo Hyun sambil membuang mukan mengatakan “ Saya belum pernah merayunya dan saya juga tidak mencintainya juga” setahnya Shin Woo Hyun menatap ke arah ibunya Ji Young yang sedang merendahkan Shin Woo Hyun “bocah ini tak punya tata krama” kemudain ibunya mengomeli Kim Ji Young “apa kau pikir aku mengangkat guru privar yang mahal sehingga kau bisa menjual kue beras ?” Ji Young hanya bisa terdiam tak bisa berkata apapun. Ibunya Ji Young mengancam Shin Woo Hyun “Jika kau berani merayu Ji Young-ku lagi aku tak akan membiarkannya” lalu Ji Young bergegas keluar karena malu oleh para temannya dan jengkel melihat ibunya seperti itu yang telah mempermalukan dirinya, ibunya, guru dan para murid pun melihat ke arahnya dan terus memvideo kejadian ini Shin Woo Hyun mengatakan “Ji Young tidak mirip dengan ibunya. Tampakya dia tahu betapa memalukannya ini.” Ibunya Ji Young Kaget dan berkata “ Apa ? Kau tau siapa aku ?” disela percakapan Shin Woo Hyun dengan ibunya Ji Young gurunya pun mengamankan muridnya yang terus memvideo untuk menaruh ponselnya para murid pun kembali duduk, ibunya Ji Young mengatakan sesuatu kepada gurunya “aku mengharapkanmu untuk melakukan yang lebih baik pak “ setelah melakukan percakapan dengan gurunya ibu Ji Young pergi dan Shin Woo Hyun masih tetap berdiri bingung, 
  


Pak guru menghampiri Shin Woo Hyun dan menyuruhnya untuk ikut ke kantor sekarang juga dan menyuruh para muridnya yang lain melanjutkan belajarnya sendiri. Shin Woo Hyun mengikuti gurunya ke kantor, disela perjalanan menuju kantor Shin Woo Hyun melihat ke arah tangga.
  


Disebuah toko Television banyak orang yang melihat-lihat Television, eits eits dan ternyata ada malaikat sedang tiduran di kursi yang empuk sambil nonton TV malaikat suka nonton drama juga ya hehe, karena Tv nya terhalang oleh pengunjung dan pelayan yanhg sedang melihat-lihat TV jadi gak kelihatan deh nonton dramanya kasian ya malaikatnya hehe, tapi si malaikat gak mau ketinggalan nonton dramanya dia berusaha sebisa mungkin bagaimana caranya agar bisa melihat drama tersebut sampe-sampe sambil berdiri duduk bahkan sampai jongkok lebih parah dari manusia ya nontonya hihihi. 
  


Tiba-tiba muncul malaikat pria yang datang menghampirinya dan bertanya “kenapa kamu sangat suka drama tentang manusia ?” cerita mereka sama hanya manusianya saja yang berbeda malaikat menjawab “aku penasaran apa itu bahagia, apa itu sakit dan apa itu cinta” “kenapa mereka cinta walaupun tahu itu akan berakhir” “kenapa mereka hidup kalau mereka akan mati” malaikat ini terus bertanya ini itu kepada malaikat pria yang menghampirinya itu, ternyata si malaikat ini suka drama tentang manusia ini karena drama ini punya banyak jawaban untuk menjawabnya sambil senyum-senyum polos bertanya dan menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh malaikat laki-laki itu, malaikat pria itu hanya terdiam dan melihat malaikat ini bicara, Tiba-tiba buku yang dibawa malaikat pria ini bunyi dan mengeluarkan cahaya yang petanda ada yang meninggal dan harus ia pandu sebelum ia berangkat ia berkata kepada malaikat ini “satu hal khusus manusia tidak membiarkan kita istirahat” dan malaikat ini mengatakan “semoga beruntung” malaikat pria ini mengatakan sesuatu lagi “berhentilah memperhatikan urusan manusia dan fokus dengan kewajibanmu” malaikat ini menjawab dengan amat polos “baik baik” pandangannya tetep nonton drama dan tidak terlalu fokus apa yang malaikat pria itu sampaikan. 


Eits ditengah-tengan drama itu ada adegan terereeeeeeng ciuman dan malaikat itu senyum-senyum kegirangan sambil melompat-lompat diatas kursi,
  


Tiba-tiba bukunya bunyi dan mengeluarkan cahaya bakalan ada kejadia apalagi yaaaaa ??? mau pergi lagi asyik nonton drama liat buku liat drama lagi terus saja seperti itu yang dilakukannya sampe lupa sama kewajibannya sebagai malaikat dan akhirnya sudah klimaks ow ow ooowww dan ternyata yang muncul di tulisan buku tersebut adalah (Kim Ji Young perempuan umur 18 tahun) siswi yang menyukai Shin Woo Hyun dan selalu mengejarnya dan akhirnya malaikat ini pergi dan sudah berada di atas gedung yang mana disana ada Kim Ji Young yang sedang berdiri di ujung gedung iii takut jatoh, mungkin dia mau bunuh diri kali ya hihi (sotoy). 


eits muncul Shin woo Hyun sambil lari-lari dan berteriak “Ji Young apa yang sedang kau lakukan” malaikat itu ada di tengah-tengah mereka dan melihat Shin Woo Hyun dan Ji Young malaikat itu berkata “kau lagi” dia merasa heran kenapa selalu ketemu sama Shin Woo Hyun. Ji Young menoleh pada Shin Woo Hyun dan berkata “ini bukan pertama kali aku ada disini” ternyata Ji Young selalu ke atas gedung jika dia kesal merasa frustasi dan tidak ingin melihat ibunya tak hanya membenci ibunya dia juga membenci dirinya sendiri (sambil menangis). 


Shin Woo Hyun naik dan menghampiri Ji Young sambil berkata “ayo kita mati bersama-sama” Ji Young hanya berkata “ woo Hyun” dan menatap Shin Woo Hyun, dan Shin Woo Hyun meminta Ji Young untuk memegang tangannya Ji Young pun hanya terdiam dan melihat Shin Woo Hyun. Malaikat itu berkata “apa kalian main drama sekarang ? jadwalku benar-benar padat” yang dilihatnya seperti di drama-drama yang selalu malaikat itu tonton, Shin Woo Hyun perlahan-lahan mendekati Ji Young dan berkata “kau siap ?” Ji Young hanya menggelengkan kepalanya dan menagis dan ia terus mundur sedikit demi sedikit Shin Woo Hyun pun terus maju ke arahnya perlahan mengikuti Ji Young. 
  


Tiba-tiba langit menjadi gelap dan petir pun bergerumuh mereka berdua berdiri bengong melihat keanehan ini karena sebelumnya cuaca lagit sangat cerah tidak ada petanda akan mendung, malaikat itu pun melihat ke atas langit sambil memegang bukunya dengan wajah yang khawatir, bukunya nyala lagi sekarang yang muncul di buku itu nama Ji Young dan Shin Woo Hyun malaikat itu melihat bukunya dengan wajah yang ketakutan sambil menggoyang-goyangkan bukunya lalu ia berkata “ ada apa ini ? siapa ?” “ada apa dengan benda sialan ini ?” Ji Young dan Shin Woo Hyun terus melihat ke atas langit dengan ketakutan melihat awan gelap dan maju sangat cepat petir pun tak kunjung henti, 
  


eits eits eits buku malaikat itu terjatuh dan akhirnya sempat tak sampai jatoh ketanah karena malaikat itu langsung berada diatas mobil dan menangkap bukunya itu sambil tersenyum dan berselonjoran di atas mobil berwarna putih, ia membuka bukunya lagi dan masih tetap yang berada di buku itu Ji young dan Shin Woo Hyun, Shin Woo Hyun lari memeluk Ji Young dan menyelamatkannya.
   



Shin Woo Hyun terjatuh dari gedung yang sangat tinggi entah apa yang akan terjadi, Shin Woo Hyun mengenai malaikat itu dan ditahan oleh malaikat itu dengan kekuatannya Shin Woo Hyun terapung datias mobil putih yang di tahan oleh malaikat dan mengeluarkan cahaya yang sangat silau samapi gak kelihatan apapun hanya cahaya yang terlihat dan buku malaikat itu jatoh terbuka dan yang ada dibuku itu foto Shin Woo Hyun (entah pertanda apa yang akan terjadi Shin Woo Hyun) buku itupun menghilang. 
   


Langit kembali cerah mobil putih bunyi dan ternyata mobil itu punya ibunya Ji Young (entah apa yang akan dia katakan takuuuuut) Shin Woo Hyun dan malaikat itu berada di atas mobil dan anehnya malaikat itu jadi bisa kelihatan sama orang-orang, pak guru dan ibunya Ji Young menghampiri mereka ibunya Ji Younh berkata “ APA INI ? MOBILKU mobilku ?” (sambil teriak-teriak) dan pak guru menunjuk keatas gedung dan melihat ada Ji Young “apa yang sedang kau lakukan ? turun turun” ibunya “putri berhargaku “Ji Young”  mereka malah pergi ke dalam gedung bukannya nolongin (entah apa yang mereka pedulikan). 
  


Akhirnya malaikat dan Shin Woo Hyun ada dirumah sakit dalam satu ruangan dan ranjangnya pun berdampingan, Shin Woo Hyun sudah sadarkan diri tapi malaikat itu masih belum sadar, Shin Woo Hyun melihat kesampingnya dia heran kenapa ada orang dismapingku “apa aku baik-baik saja?” dia memegang kepalanya yang masih pusing susterpun data berkata “kau sudah bangun” Shin Woo Hyun menyakan gadis yang ada disebelahnya “apa gadis ini baik-baik saja? “ gadis itu hanya sedikit shock dia akan baik-baik saja (suster berkata) suster itu keluar lagi. 
  


Gadis (malaikat) sudah sadarkan diri dan membuka matanya dan melihat ke arah Shin Woo Hyun dan berkata “Apa ini ? dia bisa melihatku ?”, Shin Woo Hyun menanyakan keadaannya “apa kau terluka ? apa kau baik-baik saja?” gadis itu pun bangun dan duduk kemudian melihat Shin Woo Hyun sampai wajahnya hampir kena karena ia merasa aneh, ia terus menanyakan hal-hal aneh bagi manusia. Shin Woo Hyun memegang jidatnya ingin mengetahui keadaannya eits malah digigit tangannya oleh gadis(malaikat) ia pun kesakitan, gadis itu memegang dadanya lalu teriak (aaaaaaaaaaaaaaaaaa) Shin Woo Hyun kaget.
  


Malaikat itu berjalan menuju arah keluar ruangan lalu Shin Woo Hyun mengikutinya sambil membawakan sandal untuk dipakai oleh malaikat itu dan malaikat itu sempat terdiam sebentar, tiba-tiba si malaikat kemabali lagi ke kasur yang tadi dia terbaring dan mengacak-ngacat tempat tidur nya sambil berkata “catatan hitamku” itu adalah buku yang selalu dibawanya kemana-mana yang telah hilang sewaktu menahan Shin Woo Hyun yang terjatuh dari gedung malaikat itu terus mencari bukunya kebawah kasur dan disemua tempat yang ia tempati selam ia masih tak sadarkan diri, Shin Woo Hyun pun menanyakan catatan hitam itu “kau mencari buku catatan hitam” sambil terbengong gak mengerti buku macam apa yang yang dicari gadis itu, setelah kewalahan gadis itupun duduk di atas kasur dan terbengong Shin Woo Hyun terus menanyakan buku itu dan berkata “aku bisa membantumu kalau kau memberitahuku”. 
  


Gadis dan Shin Woo Hyun sudah berada diluar rumah sakit dan banyak suster dan dokter yang melihat ke arahnya karena penampilan gadis (malaikat) yang sangat aneh dan serba hitam sambil menunjuk ke arah sandal yang dipake gadis itu. Kemudian Shin Woo Hyun menanyakan tempat tinggal dan nomor telepon kepada gadis itu ia pun menjawab “kenapa aku harus mengingat hal semacam itu” Shin Woo Hyun terus menayakan tempat tinggalnya dan dijawab lagi “kau tak akan percaya” ya pasti tak akan percaya orang gadis sebelumnya seorang malaikat, Shin Woo Hyun mengatakan “aku akan percaya! Beri tau aku semuanya!” 
   


kemudian gadis itu menunjuk kearah langit Shin Woo Hyun pun “uuuhhh” dan menggelengkan kepalanya karena ia merasa aneh dengan ucapannya gadis itu berkata “lihatlah ? kau tak akan percaya” Shin Woo Hyun berkata “ini sedikit klise kalau kau bilang kau dari dunia bawah tanah” gadis itupun memegang dadanya dengan mata yang melotot daaaaaaannn ia bereteriak “aaaaaaaaaaaaahhhh” karena dadanya berdetak dan menanyakan kepada Shin Woo Hyun  “apa kau juga berdetak ?” kemudian memegang dadanya Shin Woo Hyun juga dan Shin Woo Hyun melepaskan tangan gadis itu dan berkata “hey ini tak sopan” gadis itupun meraba-raba rambut dan badannya dengan mimik muka sedih dan berkata “bagaimana ini bisa terjadi”. 
   



Kemudian  Gadis itu melihat rekan malaikat berjalan diseberang jalan yang sedang memandu arwah manusia yang baru meninggal Shin Woo Hyun heran dan melihat gadis itu dan melihat apa yang dilihat oleh gadis itu dan ternyata tidak ada apa-apa iapun kebingungan apa yang dilihat oleh gadis itu, tiba-tiba gadis itu lari ingin mengikuti rekannya itu dan hampir tertabrak mobil Shin Woo Hyun menariknya lalu gadis itu memeluk Shin Woo Hyun ketakutan Shin Woo Hyun pun kaget dan berkata “apa yang kau lakukan” gadis itu juga berkata “kau juga berdetak aku benar-benar jadi manusia” Shin Woo Hyun melepaskan pelukan gadis itu dengan sangat keras, 


gadis itu melihat rekannya lagi dan berteriak “senoir!” rekan malaikat itupun melihat kearahnya dan menghampiri gadis itu dan berkata “apa yang sudah kau lakukan” sambil menatap gadis itu Shin Woo Hyun hanya terdiam melihat keanehan gadis itu, gadi itupun mengatakan “ini terjadi ketika aku menyelamatkannya dan catatan hitamku hilang” rekannya bertanya “ catatanmu hilang” gadis itu menganggukan kepalanya dan ia mengatakan bahwa ia tealah mencarinya kemana-mana tapi tak menemukannya Shin Woo Hyun berkata “bicara dengan siapa dia” gadis itu terus berkata kepada seniornya “aku gak tau dimana menghilangkannya” Shin Woo Hyun berkata “apa dia kehilangan akal sehatnya karena aku ?” gak mungkin ini gak mungkiiiiiiinnn.


Seniornya menanyakan “kau menghilangkannya ketika menyelamatkan orang ini ?” gadis itupun menganggukan kepalanya dengan muka yang polos lalu menoleh kearah Shin Woo Hyun dan Shin Woo Hyun pun menariknya dan mengajak ia kesuatu tempat berkata “sebelum kau menjadi lebih aneh”gadis itupun mengikutinya sambil menoleh ke arah seniornya dan berkata “kumohon carikan solusinya supaya aku bisa kembali” Shin Woo Hyun terus menariknya dan gadis itu terus berteriak ke arah seniornya dan berkata “aku pikir orang ini punya jawabannya.
  


Akhirnya Shin Woo Hyun tiba disuatu tempat dan gadis itu terus berusaha melepaskan pegangan tangan Shin Woo Hyun karena ingin mengikuti seniornya dan akhirnya terlepas tapi Shin Woo Hyun menariknya kembali dan berkata “ini tempat yang tepat untukmu” dan ada seseorang yang sedang mengecat sambul asyik bernyanyi mereka pun saling melihat satu sama lain setelah Shin Woo Hyun  membawa gadis itu orang yang sedang mengecat itu terbengong seperti mengenali gadis itu, Shin Woo Hyun menariknya kembali dan membawa gadis itu keusatu tempat dan ternyata itu kantor polisi 
  


ia melapor mengatakan kepada polisi bahwa gadis ini tidak tau alamat rumahnya dan menceritakan keadaan gadis itu, tiba-tiba pak polisi yang tadi pagi ikut menolong orang yang meninggal datang dan menanyakan “kau bocah yang tadi pagi kan simurid teladan” polisi satu lagi menanyakan “apa kau kenal mereka pak ?” polisi ini ingin membantunya tapi tak tahu harus bagaimana tiba-tiba gadis ini berdiri dan melihat-liahat seisi ruangan tersebut, polisi berkata kerah gadis itu “bisa aku menanyakan beberapa pertanyaan ?” Shin Woo Hyun menyuruh gadis itu duduk kembali.
    




Ponsel Shin Woo Hyun nyala ternyata temennya (ki soo) telp dan ia mengatakan bahwa ia lagi dikantor polisi Ki Soo pun kaget sambil berteriak “apah kantor polisi? Kenapa bisa disana?” ternyata Ki Soo nelp karena ada ibunya Ji Young datang  ke toko neneknya dan neneknya berkata “kenapa woo Hyun ku ada di kantor polisi ?” ibunya Ji Young pun meneyela pembicaraan neneknya dan mengambil ponsel Ki Soo dan mematikannya sambil berkata “ini memudahkan pekerjaanku” nenek itu kesal dan bergegas siap-siap mau berangkat ke kantor polisi Ki Soo berkata “Baiklah hati-hati” pada nenek.
     




Polisi menanyakan pada gadis itu “apa kau tak ingat namamu?” gadis itu bengong dan melihat-liat yang ada di kantor polisi dan ia melihat sebuah majalah yang ada di meja yang ada tulisan “Yi Seul Cheo Rum” dan berkata “Lee Seul” polisi itu berkata “Lee Seul?” “lalu apa nama margamu” gadis itu menengok lagi ke majalah yang tadi (mungkin mencari buat nama marganya kali ya hehe) dan akhirnya menemukan sebua kata (Bi) dan ia berkata “Bi” sambil tersenyum Shin Woo Hyun dan polisi itu terus mengucap kata “Bi” polisi berkata “ bi..... Lee Seul Bi” “aaaaaa” “nama mu Lee Seul Be ?” gadis itu menjawab “Lee Seul Bi .... Lee Seul Bi” pak polisi itu menulis namanya dan sekarang gadis(malaikta) itu mempunyai nama yaitu (LEE SEUL BI) horeeee akhirnya punya nama juga hihi, Shin Woo Hyun berkata “kau gak bilang waktu aku bertanya dan sekarang kau ingat” sambil melihat Lee Seul Bi dan berkata “kau  mungkin sudah ingat hal lain juga” ia pun meminta polisi untuk membantunya dan menulis nomor ponselnya dan berkata “kalau sudah tolong hubungi aku” lalu memberikan nomor ponselnya kepada polisi karena dia haruss pergi, kemudian ia bergegas berdiri dan mau pulang tapi Lee Seul Bi menarik tangannya Shin Woo Hyun berusaha melepaskannya.

Tiba-tiba ibunya Ji Young datang sambil berkata “kau sadar juga seharusnya kau berada dimana” dan pak guru dari sekolahan Shin Woo Hyun datang ke kantor polis, ibu Ji Young pun duduk sambil membuka kacamatanya dan polisi berkata “ada yang bisa saya bantu?” ternyata Ibuny Ji Young datang untuk memberikan surat pernyataan untuk menuntut Shin Woo Hyun polisi itu pun heran dan terdiam Shin Woo Hyun duduk kembali ibu Ji Young terus mengatakan “karena membantu bunuh diri dan kekerasan di sekolah” Shin Woo Hyun menyanggah perkataan ibunya Ji Young “Bu” ibu itu terus ngomel bahwa “putrinya hampir bunuh diri karena pria macam ini” “jika kau ingin menghancurkan hidupmu, hancurkan kehidupanmu sendiri jangan coba mengganggu kehidupan orang lain”
  


polisi pun kebingungan dan melihat ke arah Shin Woo Hyun dan ibunya Ji Young. Dan neneknya Shin Woo Hyun pun tiba di kantor polisi sambil berlari dan bertanya “apa yang terjadi” dan ketakutan, lalupolisi menenangkan neneknya dan berkata “anda bisa bicara dengan saya” dan berkata kepada ibunya Ji Young “anda bisa membicarakannya daripada membuat surat tuntutan, neneknya kaget ketika mendengar kata “TUNTUTAN” lalu ibunya Ji Young angkat bicara “apa pak polisi ada disisi pelaku?” polisi pun menyanggahnya “sulit untuk menyelesaikan kasus anda tanpa adanya bukti” dan menurut polisi mereka hanya anak-anak dan harus mendengarkan mereka dahulu, guru itu hanya berdiam diri ketakutan sambil membawa sebuah berkas berwarna cokelat. 
  


Lee Seul Bi angkat bicara “dia menyelamatkan putrimu aku melihatnya” ibu Ji Young bertanya padanya “Siapa kau ini?” dan menyuruh pak guru memberikan sebuah berkas kepada polisi, pak guru itupun menyerahkan berkas yang dibawanya kepada polisi sambil ibu itu  berkata “ini surat pernyataan dari para siswa terhadap kekerasan yang ia lakukan” “ini cukup jelaskan untuk bukti?, mohon segera di proses” polisi membuka berkasnya. 
  


Shin Woo Hyun tak bisa hanya terdiam ia pun angkat bicara “pak” dengan muka kesal tapi pak guru itu malah membuang muka pada Shin Woo Hyun dan tidak mendengarkannya Lee Seul Bi mengatakan pada ibu Ji Young “dia tidak melakukan yang salah, aku melihatnya” ibu Ji Young merasa terganggu oleh Lee Seul Bi, Seul Bi “Aku?” “Aku Lee Seul Bi! KAU SIAPA ? dasar anak ini ibu Ji Young mulai dibuat kesal oleh Lee Seul Bi dan berkata “kau pikir aku siapa?” mengoceh gelagapan (udah ngerasa malu dia haha) Lee Seul Bi mnegatakan “WANITA JAHAT!” kepada ibu itu, 
  


Shin Woo Hyun mengatakan sesuatu kepada Lee Seul Bi “berhentilah ikut campur dan tunggu diluar” Lee Seul Bi “Aku benar Melihatnya” Shin Woo Hyun mengatan “tunggu diluar” dengan nada keras kepadanya, Lee Seul Bi pun terdiam Shin Woo Hyun membawa Seul Bi keluar dengan menarik tangannya dan mengatakan “tetap tenang dan diam” ia pun kembali masuk Lee Seul Bi berteriak “Hey” dan berkata sendirian “siapa yang menyuruhku diam disini” dan terus saja mengoceh sendirian dengan muka kesal eits dan iapun terdiam.
  


 Di dalam ruangan neneknya memohon pada ibu Ji Young sambil duduk dan menangis “kumohon maafkan cucuku” ibu Ji young menanggapinya dengan sangat sombong dan yang lainnya hanya bisa melihat dan terdiam, pak polisi menenangkan neneknya “bu kau bisa bangun” ia pun terbangun dan berkata “paling tidak dia harus lulus SMA untuk mendapatkan pekerjaan” dan ibu Ji young itu tidak mempedulikan tentang prospek pekerjaannya dan semua omongan neneknya, ia pun bergegas pergi neneknya terus memanggil ibu Ji Young tapi ia tak menghiraukannya, 
  


Shin Woo Hyun menatap gurunya dan berkata “apa surat pernyataan ini benar-benar ditulis oleh siswa ?” guru itu menyanggahnya “kau tidak seharusnya mulai menyebabkan maslah” dengan wajah yang ketakutan dan kaku gelagapan lalu ia pun pergi eits tiba-tiba guru itu terdiam dang menengok kebelakang lalu polisi mengatakan padanya “aku tidak membuat pengecualian terhadap kebohongan orang dewasa, aku sebenarnya akan memperlakukan mereka lebih keras guru itu pun pergi keluar menyusul Ibu Ji Young,  
  


Shin Woo Hyun mengingat kejadian tidak sengaja ia menguping pak guru itu sedang menelpon sedang membicarakan masalah tersebut lalu kepergok oleh Shin Woo Hyun. Shin Woo Hyun dan neneknya  merasa tidak adil lalu menyusul gurunya dan menghampirinya dan berkata “surat pernyataan ini palsu” guru itu ketakutan Shin Woo Hyun pun terus menekan gurunya agar mengakui bahwa pernyataan tersebut dibuat-buat dia sangat ketakutan karena ibu Ji Young itu kepala komite sekolah dan seorang penyumbang dana disekolahnya. Gurunya berbicara “aku akan memindahkanmu ke SMA yang lain” “ini yang tebaik yang bisa saya lakukan” neneknya pun berterimakasih padanya, Shin Woo Hyun hanya menjadi seorang korban neneknya pun malah memarahinya karena neneknya tidak mengetahui apa-apa mengenai persoalan ini Shin Woo Hyun berkata “nenek gak percaya? Aku seorang korban disini!” neneknya malah mengatakan “aku tidak akan mengakuimu sebagai cucu jika kau menginjakan kakimu lagi disini” lalu neneknya pun pergi Shin Woo Hyun terdiam kesal mersa tak adil. 
Gimanaaaa seru kan ceritanya and bikin penasaran hayoooooo pada penasaran kan kan kan .... ? hehe, Sudahi dulu yaa part 1 nya dan di lanjut di part berikutnya bye bye ..... SELANJUTNYA || SINOPSIS High School Love On Episode 1 PART 2