Advertisement
Advertisement

June sedang belajar memasak tapi masakan terus gagal sementara itu Ibu Tan sedang membuat selai strawberry dan ia mendapat banyak pesanan. June yang akhirnya selesai memasak ia pun memanggil ayah dan ibunya untuk mencoba masakannya lalu ayahnya berkata enak sekali harus dimakan dengan nasi June berkata jangan nanti kubuatkan lagi untuk kalian lalu ayahnya berkata hanya menyuruh kita mencicipi? Setelah itu June pergi ke kampus dan menemui Tan lal u Tan malah asyik dengan Ponselnya lalu ia berkata Kak Orn mengajakku makan June ada apa? Lalu June berkata kubawa sisa nasi untuk kapong sambil merasa sedih June pun pergi meninggalkan Tan


June  sambil menangis Memberikan hasil masakannya ia pun untuk kapong sementara itu Tan dan Orn sedang makan bersama Tan berkata Tampaknya enak Orn berkata cicipi makanan yang belum pernah dimakan lakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan jika tiak kau tidak tahu apa-apa tidak tahu cara mengembangkan diri lalu Tan berkata Kak Orn pandai dan cantik lalu Orn pun menjawab tidak usah memuji ayo kita makan setelah makan Orn mengajarkan mengemudi pada Tan keesokan harinya June bertemu dengan Tan ia berkata sepeda lama ditukar dengan yang baru? Tan menjawab keren kan? Katanya sepeda ini baja tahan karat june lihat sangat enteng June berkata hatimu tidak puas? Kadang yang baru belum tentu cocok setelah berkata itu June pun langsung pergi lalu Tan mengejarnya lalu saat sedang dikelas June meminta Tan untuk dilukiskan gambar Kartu dirinya tapi Tan berkata tidak mau jika tidak sama nanti kau marah June berkata tidak aku mau tahu seperti apa gambar kartunku tolonglah lalu ketika Tan sedang mengambar ada pesan dari Orn


Saat selesai matakuliah Dosen berkata pada June tentang Fakultas ada beasiswa aku sudah lihat nilaimu paling bagus kurasa kau lebih sesuai ini beasiswa ke jepang bacalah dirumah juga bahas dengan orang tuamu nanti beri tahu keputusanmu sementara itu Tan menerima telepon dari ibunya Ibu Tan berkata kau tidak ada kabar selama seminggu Tan menjawab belakangan aku agak sibuk bantu kakak kelas membuat film tak ada waktu Ibu Tan berkata katanya kau mau sering telepon lalu Tan melihat Orn sedang berbicara dengan seseorang Tan pun berkata pada ibunya sudah dulu nanti ku hubungi lagi


Ketika sedang membawa selai strawberry Ibu Tan terjatuh untung saja Wat segera menolongnya lalu Wat berkata ayo masuk dulu wat pun memijit kaki Ibu Tan Ibu Tan berkata jika kau tidak membantu pasti aku akan repot Wat berkata tidak apa Ibu Tan berkata belakangan ini banyak yang pesan selai strawberry butuh banyak bahan Wat pun berkata jangan lupa kau ini perempuan jangan pindahkan barang berat tak tahu siapa yang akan menjagamu


Tan Orn dan Wan sudah sampai Di desa Tan Tan pun memperkenal kan mereka Orn berkata terima kasih sudah pinjamkan tempat ini pada kami setelah itu Tan membawa Orn ke kamarnya lalu Tan berkata Kak Orn tidur disini malam ini dan June kau tidur dilantai?  June pun berkata Oke. June Berkata pada ibu Tan apa ada yang bisa dibantu Lalu Ibu Tan berkata bantu mencicipi Kin kau kerjakan yang lain ketika June Mencicipi selainya ia berkata enak sekali


Orn dan sedang melakukan Syuting Filmya ditemani Oleh Tan tapi syutingnya kurang lancar sementara itu June sedang memasak Air


June melihat tulisan yang berisi tulisan perpisahanku aku mau tinggalkan Chiang Mai tanah yang asing setiap kali kesepian aku akan ingat wajahmu yang kukenal pada saat terakhir awal perpisahan lalu tiba dari arah belakang Ibu Tan berkata surat ini adalah bagian dari rumah ini ayahnya tan yang menemukan surat ini dan menyukainya akhirnya jadi barang milik kami sampai dia pergi waktu Tan dilahirkan ayahnya sudah meninggal Tan pernah bilang padamu? June menjawab Tidak lalu Ibu menyuruh June duduk lalu berkata sebenarnya ayah Tan pernah tulis surat seperti itu tapi sayang sekali ibuku sangat menentang June pun berkata aku suka surat seperti itu tulisannya klasik dan mendalam Ibu Tan berkata saat ayah Tan ingin meninggalkan dunia ini dia banyak menulis surat seperti itu kau tahu? Sampai hari ini setiap kata dari disurat itu menusuk dalam ke hatiku dan memberi semangat untuk bertahan sambil memegang Tangan ibu Tan June berkata sulit dipercaya surat sekecil itu bisa memberi arti begitu besar


June membuat FB baru


Saat Orn Tan dan June akan Pulang ke bangkok June membawa Tanaman lalu ibu Tan berkata kau tidak tinggal beberapa hari lagi disini? Kan kau libur kenapa mau ke bangkok? Kita belum sempat ngobrol lama lalu Tan berkata masih banyak yang harus dikerjakan di bangkok lalu Ibu Tan berkata Orn yang cantik itu pacarmu? Tan menjawab Bukan pacarku Ibu Tan berkata bilang pada ibu ada apa Tan menjawab tidak ada apa-apa aku tak mau melakukan hal buruk jangan cemas aku pergi dulu June datang ke rumah Tapi Tan sedang tidak ada dirumah sementara itu Tan sedang bersama Orn dan teman-temannya tidak lama kemudian mendapat pesan dari June lalu Tan membalas aku lagi sibuk bersama teman-teman lalu June membalas tidak apa jaga diri baik-baik lalu Tan pun membalas lagi harusnya aku tidak kemari lebih baik main ke kota denganmu. Ketika sampai dirumah orang tua June bertanya dari mana June pun menjawab dari Ayuthaya Ibu June berkata sudah putuskan beasiswa ke jepang? ayah ibu tak ada masalah apa rencanamu? June menjawab sebenarnya akupun tak tahu mesti bagaimana Ibu June berkata aneh sekali June berkata aneh bagaimana? Lalu Ibu June berkata dulu kau banyak inisiatif kenapa kini begitu ragu? tak seperti watakmu lalu tiba-tiba June memeluk ibunya Ia berkata aku tidak ingin jadi begini tapi tak tahu harus bagaimana lalu ibu June berkata jangan menangis. tak apa


Orn memberikan kado pada Tan sebagai tanda terima kasih sudah membantu Syuting lalu tan berkata kak orn, terima kasih bagaimana tahu aku suka ini? Lalu Orn berkata jika suka, sering-seringlah dipakai Orn berkata namanya apa? Tan menjawab Janpan lalu Orn berkata ingat gambarlah untukku sementara itu June sudah membuat akun FB baru dengan nama Kapong lalu ia bingung apa harus mengirim permintaan teman atau tidak pada Tan


Ketika June sedang mencuci Foto Tan datang June pun bertanya ada apa? kak orn suruh aku jadi aktor di filmnya dia bilang aku pasti suka dan bisa lakukan dengan baik tapi aku merasa tak bisa menurutmu? June menjawab sambil terlihat kesal lakukanlah hal yang kau sukai bukan yang kak on sukai tunggu, june benar juga namun aku tak tahu apa yang kusukai jadi aku ikut syuting dulu dengan kak orn sampai tahu apa yang kusukai baru kukerjakan, bagaimana? june, lihat kado dari kak orn untukku pasti bagus jika lukis gambar kartun pakai ini kak orn sungguh pahami aku lalu June berkata kau harus yakin apa yang kau sukai butuh apa dalam hidupmu jika tidak, kau hanya jadi pengikut saja tak punya percaya diri setelah mengatakan itu June pun langsung pergi


Ketika sampai dirumah Tan mencoba menghubungi June tapi Tidak bisa tersambung setelah itu saat penerimaan penghargaan Orn Tan mendampinginya lalu tiba-tiba Ibunya menelpon berkata jangan lupa peringatan 18 tahun meninggal ayahnya Tan menjawab sabtu ketika sedang menelpon Tan melihat Orn mengobrol terus dengan pria lain. June sedang mempersiapkan keberangkatannya ke jepang Tan pun berusaha menghubungi June setelah itu Tan bertemu Ying menanyakan kemana June jarang masuk Ying pun menjawab dia tidak bilang padamu? Dia dapat beasiswa ke jepang


Tan sedang berkunjung kerumahnya ibunya menyuruh Tan untuk mencicipi selai strawberry buatannya Ibu tan berkata baru makan sedikit sudah kenyang Tan menjawab aku ngantuk bu aku tidur dulu setelah itu Tan dan Ibu melakukan berdoa untuk ayah Tan lalu ketika sedang berdoa Tan pergi untuk menelpon Orn tapi tidak diangkat setelah sampai dirumah akhirnya Orn mengangkat teleponnya Orn berkata belakangan aku agak sibuk mengantar orang cari lokasi syuting senang sekali tapi amat sibuk Tan berkata terlalu sibuk dan tak bisa telepon? Orn berkata siang malam harus syuting jika ada waktu kita ketemu sudah dulu ya dan langsung mematikan panggilannya lalu ketika Tan berbalik ada ibunya Ibu Tan berkata maaf tadi ibu lewat jadi terdengar  telepon dengan pacar? Tan berkata kan aku sudah bilang? dia bukan pacarku Ibu Tan berkata andai pacarmu, aku pun tak bisa apa asal tidak mengganggu kuliahmu nilai semester dulu bagus sekali lalu Tan berkata apapun yang kulakukan tak bisa puaskan Ibu aku memang tak bisa sebaik ayah Ibu Tan berkata kenapa bicara begitu? Tan pun menjawab sebab kau selalu anggap aku pengganti ayah aku tak mau buat kau sedih aku tak bisa ikuti kehendakmu didunia ini, tak ada yang bisa digantikan orang lain Ibu Tan berkata bukan begitu Tan pun berkata lagi sama seperti ibu yang menjaga pertanian ini Pertanian ini impian ayah, bukan? yang dikerjakan ibu atau harapan ayah yang sudah mati mendengar itu Ibu Tan pun menampar Tan... SELANJUTNYA || SINOPSIS Timeline PART 4