Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Descendants of the Sun Ep 16 Part 2


Myeong Joo berkata selama 157 hari aku memikirkan bagaimana cara untuk membunuhmu itu artinya selama disana aku hanya bisa memikirkanmu dan aku sangat merindukanmu hingga rasanya aku mau mati saja mendengar itu Dae Young mengelus kepala Myeong Joo lalu Myeong Joo berkata tapi bukannya menakjubkan kau bisa kembali lagi padaku? Dae Young menjawab aku senang aku kembali dengan tubuh yang sehat setelah itu Dae Young memberitahukan bahwa besok bersiap-siap untuk menemui Letnan Yoon dan memberitahukan bahwa di tidak akan melepaskan seragamnya Myeong Joo terlihat senang dan berkata kita harus menemuinya pagi-pagi Dae Young bertanya kau mau menemuinya dalam keadaan mabuk? Myeong Joo menjawab aku tidak pernah minum alkohol selama di Urk mendengar itu Dae Young pun menuangkan minumannya kegelas Myeong Joo... keesokan harinya Myeong Joo pura-pura bahwa dia hamil Dae Young membantahnya dan berkata ini rencanamu? Myeong Joo menjawab rencanku adalah mengakuinya sebelum kita melakukannya.. saat kita dalam posisi terancam “serang pertama” adalah taktik hebat setelah itu Dae Young memberitahukan walau dia pernah dikurung di ruang bawah tanah dan patah tulang dia tidak pernah menyesal menjadi seorang tentara juga akan mencari cara agar Letnan Yoon mengakuinya Letnan Yoon memberitahukan negara sudah mengakuinya jadi kehormatan jika punya menantu seperti Dae Young saat mengirim Myeong Joo Ke Urk Letnan Yoon sudah merestui mereka... mendengar itu Myeong Joo memeluk Letnan Yoon


Myeong Joo memberitahukan bahwa Letnan Yoon sudah merestui hubungan mereka Mo Yeon berkata benarka? Selamat, sebelum malam kita harus minum soju siang ini Myeong Joo menjawab aku siap kapan saja tapi aku datang untuk tujuan lain lalu Myeong Joo memberikan pesan dari Fatima sementara itu Chi Hoo bertanya apa Password laptop Sang Hyun Ja Ae menjawab “Song Sang Hyun yang jenius” lalu Chi Hoon mengajak Min Ji dan Ja Ae untuk melihat Video Min Ji berkata itu Blackie dia sudah besar rupanya Chi Hoo menjawab tapi masih butuh waktu lama agar dia bisa cocok dengan sepatu itu ketika Blackie menyebutkan nama aslinya suara kambing terdengar jadi Chi Hoo tidak bisa mendengar jelas siapa namanya Chi Hoon pun kesal dan berkata aku mau gila rasanya, namanya siapa sih? Selamat tinggal sekarang aku tidak bisa tahu siapa namanya ketika Chi Hoon hendak mematikan laptopnya Ja Ae menyuruhnya untuk tidak mematikannya lalu dia ingat ada folder rahasia yang di katan Sang Hyun.. ketika semua sudah tidak ada lalu ketika memeriksanya dia kaget melihat foto dirinya saat berumur 10 tahun sampat 30 tahun... 


setelah melihat itu Ja Ae berjalan tidak fokus ada orang yang menabraknya lalu Sang Hyun datang  lalu setelah itu Sang Hyun berkata jika kau lelah duduk dan bukannya berpelukan dengan pria lain... jika sudah melihatnya katakan padaku Ja Ae menjawab kau memintaku menghapusnya kan? Sang Hyun berkata iya jia aku sudah mati.. kenapa kau menghapusnya Ja Ae menjawab kenapa kau menyimpannya Sang Hyun berkata aku ingin menggunakan itu untuk melamarmu  Ja Ae menjawab apa kau tidak merasa kau hanya kasihan padaku? Sang Hyun berkata kau tahu apa? Aku yang punya hati tanpa ada perasaan lain ini lah yang namanya cinta Ja Ae menjawab jangan lakukan itu Sang Hyun berkata apanya? Mengakui perasaanku? Ja Ae menjawab aku yang akan melakukannya Sang Hyun berkata apa? Kau mau mengakui perasaanmu? Ja Ae menjawab iya setelah aku membayar hutangku padamu lalu Sang Hyun berkata kau kemana Ja Ae menjawab cari uang Sang Hyun berkata apa bisa kau cepat cari uangnya atau anggap kau sudah membayarnya... Shi Jin bertanya kenapa dia harus mengendarai mobilnya Mo Yeon menjawab terus saja, ayo cepat Big Boss Shi Jin berkata aku kan sudah cepat Mo Yeon menjawab bukan pria ini yang ku maksud tapi mobil ini namanya Big Boss Shi Jin berkata apa kau segitu menyukaiku? Hingga menamai mobilmu dengan namaku? Mo Yeon menjawab iya, putar disana Big Boss harus mandi dulu bukan Big Boss yang satu ini Shi Jin berkata aku masih tidak mengerti kenapa aku harus mengendarai mobil ini? Mo Yeon menjawab demi aku, jika aku yang menyetir mobilnya bisa rusak “Big Boss” tidak boleh hancur..


ketika Shi Jin menyuruh untuk memegang semprotan-nya tiba-tiba Mo Yeon tidak sengaja menyiram Shi Jin lalu Mo Yeon berkata airnya ternyata keluar Shi Jin menjawab kau memang menakutkan Mo Yeon berkata maaf, bagaimana ini? sekarang aku malah membasahi bajumu lalu Mo Yeon memberikan jaketnya dan berkata pakailah ini baju dalammu nanti kelihatan.. aku tidak mau wanita lain yang melihatnya Shi Jin menjawab aku suka pacaran denganmu, kau ini sangat seksi Mo Yeon berkata aku? Shi Jin menjawa kau lebih seksi saat sedang tertawa... aku kedinginan Mo Yeon pun memeluk Shi Jin.. sementara itu Myeong Joo terus mengikuti kemana pun Dae Young pergi lalu Dae Young berkata kau sudah kelewatan lalu kaki Myeong Joo menyentuh paha Dae Young dan berkata kalau begitu laporkan saja Dae Young berkata aku ingin makan dengan tenang jika tidak pencernaanku bisa terganggu nanti Myeong Joo menjawab kalau begitu aku akan mengobatimu lalu Myeong Joo pun memberi semua makanannya agar Dae Young terganggu pencernaanya lalu Myeong Joo berkata apa aku patahkan saja tulangmu? Aku pikir tidak bisa tidak jadi pergi ke kanada lalu Myeong Joo memberitahukan bahwa Daniel dan Ye Hwa akan menikah.. sementara itu Chi Hoon memberitahukan hal yang sama Chi Hoon berkata kupikir mereka sudah menikah Min JI menjawab tidak, dia bilang mereka hanyateman saja dengan terlihat marah Ja Ae berkata mereka hanya rekan kerja Chi Hoon memberitahukan bahwa ayah Ye Hwa seorang dokter herbal tapi ayah, ibu dan kakaknya tertembak


Dae Young bertanya apa Myeong Joo membaca surat wasitnya Myeong Joo menjawab kenapa aku harus membacanya? Aku tahu kau meniru dari lirik-lirik lagu kan? Dae Young menjawab tidak Myeong Joo menjawab pasti Dae Young berkata dulu aku selalu saja ingin melarikan diri dan kau orang pemberani dan juga terbodoh yang mencintaiku lalu membacakan isi surat itu ketika Myeong Joo melihat suratnya ternyata itu sama percis yang dikatakan Dae Young tadi lalu Dae Young berkata karena aku telah menulisnya ratusan kali aku selalu ingin menemuimu lalu para prajurit bersorak Dae Young menyuruh mereka untuk menutup mata lalu Dae Young mencium kening Myeong Joo mereka pun bersorak lagi lalu Myeong Joo memberi perintah juga pada Prajurit untuk menutup mata termasuk Dae Young lalu Myeong Joo mencium Dae Young dan para prajurit tidak menutup matanya dan malah bersorak..


Shi Jin bertanya Mo Yeon mau memberi undangannya atas nama siapa? Mo Yeon menjawab banyak yang memilih Daniel jadi aku pilih Ye Hwa Shi Jin berkata kau sudah lupa kebaikannya? Mo Yeon menjawab aku sudah membayarnya dengan sumbangan bulanan.. kau mungkin tidak tahu betapa mahalnya itu karena kau hidup di hutan Shi Jin berakta orang yang mementingkan kartu itu bisa saja tidak selamat Mo Yeon menjawab orang itu mau minum bir dulu Shi Jin berkata ada yang ingin aku tahu foto bergelantungan itu, kenapa kau didepan? Karena kau rangking 1? Mo Yeon menjawab tidak, karena akulah yang paling cantik Shi Jin bukan karena abjad Mo Yeon menjawab tidak begitu Shi Jin berkata berdasarkan umur kan? Mo Yeon menjawab aku lupa memberitahumu.. aku mau pergi reunian dengan mereka aku diundang sebagai senior terpopuler Shi Jin berkata karena kau dulu banyak hutang Mo Yeon bertanya kau belum mau pulang? Shi Jin menjawab jika pulang sekarang aku akan terkena macet Mo Yeon berkata kau menggunakan alasan yang sama 2 jam yang lalu


Mo Yeon dan Shi Jin datang kembali ke pulau itu dan menyimpan batu itu kembali Mo Yeon berkata kita sungguh kembali kesini Shi Jin menjawab aku senang sekali bisa disini denganmu sekarang Mo Yeon berkata karena kau aku tidak bisa kesini dengan pria tampan lain Shi Jin menjawab pria lain? Mo Yeon berkata apa menurutmu aku akan kesini sendirian? Menyia-nyiakan kecantikanku? Sambil melangkah mundur Mo Yeon berkata aku tidak berani datang kesini sendirian... lalu Shi Jin mengejar Mo Yeon lalu Mo Yeon menyuruhnya untuk berhenti karena dia ingin memfoto Shi Jin dan berkata karena satu-satunya fotomu yang kupunya adalah X-Ray itu dan aku sudah melihatnya ribuan kali Shi Jin menjawab aku tidak akan memaafkanmu bahkan jika kau merayuku begitu Mo Yeon berkata bukannya di pantai kita sering bermain “Coba tangkap aku?” Shi Jin menjawab kau akan tamat jika aku menangkapmu nanti Shi Jin pun mengejar.... Mo Yeon lalu ketika mengejar Mo Yeon bertanya kapan kita pulang Shi Jin menjawab saat perahu itu menjadi “X-Ray” seperti itu Mo Yeon berkata benarkah? Aku berada dipulau terpencil dengan seorang pria


Mo Yeon bertanya sungguh tidak mau minum Shi Jin menjawab aku mau tapi aku harus membawa perahunya nanti Mo Yeon berkata kau bilang tidak mau pulang? Shi Jin menjawab hanya untuk menyenangkanmu saja.. ketika Mo Yeon minum Shi Jin bertanya apa rasanya seenak itu? Mo Yeon menjawab iya, sepertinya kau sangat ingin meminumnya atau kau punya cara lain untuk meminumnya lagi? Shi Jin menjawab tentu saja... mengingat kejadian itu Mo Yeon berkata saat itu aku sangat gugup hingga mau mati rasanya Shi Jin menjawab aku juga merasa gugup hingga mau mati rasanya sekarang.. ada Wine di pantai ini dan juga wanita cantik juga ada bintang jatuh seperti itu Mo Yeon kaget melihatnya dan berkata cantiknya baru kali ini aku melihat bintang jatuh.. kenapa rasanya semua bintang berkumpul di langit ini? Shi Jin menjawab kau tidak mau membuat keinginan? Mo Yeon berkata aku sudah membuatnya Shi Jin menjawab dengan mulut terbuka begitu? Mo Yeon berkata kenapa duduk saja? Cepat ambil 1 bintang untukku Shi Jin menjawab aku sudah mengambil 1 BINTANG dan BINTANG itu duduk disampingku.. Mo Yeon berkata katakan lagi Shi Jin menjawab kau begitu berkilauan Mo Yeon berkata katakan sekali lagi Shi Jin menjawab hidupku terasa sangat berkilauan sekarang ini Mo Yeon berkata tidak usah memujiku Shi Jin menjawab bagaimana mungkin wanita sepertimu jadi miliku? Mo Yeon berkata mungkin di kehidupan sebelumnya kau sudah menyelamatkan dunia Shi Jin menjawab aku mendapat banyak keberuntungan dikehidupanku yang sekarang Mo Yeon berakta kita mungkin bisa bertemu dikehidupan selanjutnya mereka pun berbincang


Shi Jin bertanya apa tadi keinginan Mo Yeon lalu Mo Yeon menjawab kau akan terkejut Shi Jin berkata apa memangnya.. Mo Yeon berkata aku ingin pria ini menciumku, apa keinginanku akan terkabul? Shi Jin berkata akan selalu ada jalan untuk menciummu.. lalu Shi Jin pun mencium Mo Yeon.. setelah itu Shi Jin berkata aku mencintaimu Mo Yeon menjawab aku juga lalu sambil tersenyum Shi Jin berkata itu adalah pertanyaan Mo Yeon menjawab aku mencintaimu.. itu lah jawabanku Shi Jin berkata aku juga.. dan Shi Jin pun mencium Mo Yeon lagi.. setelah itu Chi Hoon bertanya bukannya ke luar negeri untuk memberi hadiah dan bukan memberi uang Mo Yeon menjawab disemua negara untuk pernikahan dan pemakaman tidak apa untuk memberikan uang.. itu juga akan memudahkan penerima dan pemberiannya.. ketika sampai di kanada Shi Jin bertanya untuk apa kau menangkap bunga itu Dae Young menjawab mau bagaimana lagi? Pengantinya melemparnya dengan sekuat tenaga tadi untuk apa aku menangkap bunga ini? Myeong Joo berkata tidak usah pedulikan dia.. dia masih mengingat kenangan lamanya pernikahan mantan pacarnya.. Chi Hoon berkata bukannya kalian menyukai akhir yang seperti ini? kita mengatasi semua masalahnya dengan cinta dan hidup bahagia selama-lamanya lalu tiba-tiba listrik padam lalu menyala lagi dan seseorang memberitahukan bahwa gunung merapinya baru saja meletus semua orang pun panik dan berlari.. Min Ji berkata kenapa kita bisa sesial ini?  Dae Young menjawab kita harusnya makan malam sekarang Myeong Joo berkata sudah terlambat Mo Yeon berkata sepertinya kita harus mulai terbiasa sekarang Shi Jin menjawab aku merasa akan menulis laporan yang panjang sekali... SELESAI!