Good Morning Call Episode 16 PART 2

9/11/2016
SINOPSIS Good Morning Call Episode 16 Part 2


Issei melihat toko sangat ramai, ketika Manajer hendak memberikan pesanan Issei ada didepannya Manajer pun terkejut Issei berkata meja berapa Manajer pun menjawab meja 5.. pada malah harinya ketika sudah tidak pelanggan Issei berkata kalian bertindak seenaknya, kalian menduga aku akan terpaksa kembali jika kedai sibuk? Abe menjawab ide bagus kan? Issei memukul kepala Abe... Nao berkata aku yang memintanya membantuku aku minta maaf, Manajer berkata terima kasih telah mengkhawatirkan kita Issei berkata karena kalian aku tahu kedai akan kesulitan jika aku tidak ada Manajer berkata kau salah, aku tidak akan pernah memberikan kedai ini pada orang tidak bertanggung jawab sepertimu, berlatihlah dikedai yang lebih besar jika tidak aku tidak akan menyerahkan kedai ini padamu.. kenapa berwajah seperti itu, sejak kecil kau selalu mengatakan akan mengambil alih kedai ini rasanya seperti hidupmu adalah milikku tapi tidak seperti itu kan? Maafkan ayah... Issei pun meminta maaf atas perkataannya.. ketika Nao akan pulang Issei memberikan kembali kunci apartemen Nao berkata aku akan mengembalikan padanya Issei menjawab aku akan mengambil barang-barangku  besok ketika Nao berjalan pergi Issei berterima kasih.. ketika berjalan Nao mendapat telepon dari Marina dan setelah itu ketika tiba diapartemen Nao melihat Mami sedang memberikan makanan pada Uehara.. Mami mengatakan jika makananya untuk pacarnya tapi dia tidak mau akhirnya Uehar apun menerimanya.. ketika melihat Nao Mami hanya melewatinya saja..


Ketika masuk kedalam apatemen dan Uehara menyapanya Nao malah mengabaikannya.. Uehara berkata apa kau marah, apa kau keracunan makanan lagi? Nao menjawab bukan, siapa gadis tadi? Uehara berkata dia teman sekelas saat SD, ada apa? Nao menjawab  kupikir kau tidak suka menerima pemberian dari wanita Uehara berkata tidak ada pilihan lain dia berada didepan pintu Nao menjawab kau juga mengajaknya ketempat kerjamu kan? Uehara berkata Nanako memberitahumu Nao menjawab jadi itu benar padahal aku tidak pernah diajak kesana Uehara berkata konyol Nao menjawab tidak, aku tahu kau tidak mengkhianatiku tapi aku tidak suka perasaan cemburu ini.. merasa khawatir aku ingin percaya kau tidak akan melakukan itu tapi aku tidak punya kepercayaan seperti itu Uehara memberikan surat didepan loker Nao.. Uehara berkata lagi mari kita pindah ke suatu tempat bersama Nao pun menangis bahagia  sambil mengusap air matanya Uehara berkata lagi-lagi kau menangis Nao menjawab aku tidak sanggup menahannya Uehara pun langsung memeluk Nao dan berkata gadis bodoh... setelah itu ketika makan pizza Nao berkata aku tahu kau ingin pindah tapi siapa yang ingin menyewakan tempat pada sepasang pelajar SMA seperti kita? Selain itu aku tidak ingin mengalah begitu saja pindah dari sini adalah keinginan pengirim surat ancaman itu Uehara menjawab hentikan saja jika kau berpikir untuk menangkap pelakunya... kau tidak tahu siapa mereka Nao berkata tidak akan, keesokan harinya Uehara memberitahukan jika dia ingin pindah tapi mereka masih dibawab umur jadi apa bisa menunjukan tempat yang bisa mereka sewa


Wanita tua itu  berkata kau terlihat kurusan kan? Kau bekerja keras dengan kerja paruh waktumu kan? Uehara menjawab iya wanita tua itu  berkata jika pindah lagi akan menghabiskan banyak uang, aku mengerti situasimu tapi mungkin kau harus mengambil kesempatan ini untuk tinggal terpisah.. jika kalian tetap tinggal bersama mungkin kalian akan lebih terluka lagi Uehara pun mengatakan jika tinggal terpisa membuat semuanya tidak berarti dan tidak merasa keberatan walau harus kehilangan berat badan... sementara itu Nao melihat ada seorang pria bertopi akan memasukan surat ke kotak surat Nao pun mengendap-ngendap mengikutinya sambil membawa sapu dan Issei pun melihat itu Nao pun segera memukulnya pria itu mencoba lari dan terjatuh ketika Nao hendak memukulnya lagi dia mendorong Nao lalu  Uehara datang... dan menangkap pria itu ternyata dia adalah Senzaki.. lalu Issei memegang surat yang terjatuh dan berkata siapa orang ini lalu Mami datang dan berkata apa yang kau lakukan? Nao pun membaca surat ancaman itu yang berisi “Berhenti tinggal bersama dan tinggalkan Yoshikawa atau kau akan menyesal..


Nao berkata jadi kau pelakunya Senzaki mengatakan salah Uehara karena mendukan Nao seperti itu Senzaki berpikir jika mereka putus Mami tidak akan menangis lagi.. Mami berkata apa yang kau bicarakan? Senzaki menjawab pacarmu Uehara Hisashi kan? Issei berkata apa itu benar? Uehara menjawab tidak mungkin Mami berkata Dasar Bodoh .. setelah itu mereka masuk ke apartemen Senzaki memberitahukan belakangan Mami bersikap aneh jadi dia mengikutinya ternyata Mami pergi ke apartemen ini sambil membawa makanan Mami berkata keterlaluan Senzaki menjawab kau sedih karena dia mengkhianatimu jadi aku tidak bisa diam saja Mami berkata jadi kau pikir dia pacarku? Senzaki menjawab karena dia cinta pertamamu kan? Mami berkata itu cerita lama Issei pun berkata karena itu kau berani mengancamnya? Kau berani sekali Uehara berkata tidak bisa dimaafkan Senzaki mengatakan sejak dulu dia menyimpan kemarahan pada Uehara Di SD kau menolak coklat pernyataan cinta yang diberikan padamu kau mungkin tidak mengerti perasaan frustasiku Issei berkata jadi cinta pertamanya adalah Uehara dan cinta pertamamu adalah dia... pasti sulit melupakan cinta pertama.. ketika Mami meminta maaf Senzaki mengatakan ini semua keinginannya jadi silahkan laporkan pada polisi atau sekolah dan ternyata siap dengan konsekuensinya tetapi Uehara malah berkata lupakan saja, tapi jika kau mencoba melakukan hal aneh lagi aku tidak akan mengampunimu... Issei berkata kau yakin akan melepaskannya? Dia telah melanggar hukum.. Uehara menjawab biarkan saja...  


Ketika hendak pergi Nao berkata minta maaf dengan sepantasnya pada Uehara. Uehara berkata biarkan saja Nao menjawab tidak bisa, kau menyebutnya brengsek minta maaf padanya... Senzaki pun meminta maaf pada Uehara... setelah itu ketika diluar apartemen Mami berkata aku iri pada mereka berdua, terlihat jelas jika mereka bersama karena saling mencinta wajar jika aku merasa seperti ini.. kupikir aku tidak bisa membagi kebahagian yang dia rasakan jika aku bersama Uehara.. aku juga menyakiti pacarnya aku manusia jahat Senzaki menjawab jika kau jahat apa sebutan untukku yang mengancam mereka.... Mami malah tertawa dan berkata semoga saja aku bisa merasakan romantisme seperti itu.. ketika melihat seorang pria yang bersama dengan wanita.. wajah Mami terlhat berubah.. ketika Senzaki hendak mengejar pria itu Mami menahannya Senzaki berkata jangan kencani pria kurang ajar itu.. sementara itu Issei membawa semua barangnya dan berterima kasih karena telah mengizinkannya menginap ketika Nao berkata datang lagi kemari Uehara berkata jangan pernah kemari lagi.. setelah itu Issei pun pergi


Ketika sedang sarapan Nao terus tersenyum Uehara pun bertanya kenapa Nao menjawab kita menyelesaikan masalah pengancaman dan Issei sudah berbaikan dengan ayahnya juga masa mengajar Senzaki telah selesai Uehara berkata akhirnya tinggal kita berdua saja Nao mengkhayal Uehara akan menciumnya lalu dia pun tersadar ternyata Uehara akan berangkat dulu kesekolah .... ketika tiba disekolah banyak poster yang berisi Nao dan Uehara tinggal bersama dan bertanya bagaimana Nao menggodanya.. melihat itu Uehara kesal dan mencopot semua postenya lalu Marina datang menghampiri Nao dan bertanya apa baik-baik saja.. Mitsushi berkata jadi masalah surat ancaman itu belum selesai Uehara menjawab pelaku disekolah sepertinya orang yang berbeda.. ketika orang-orang dikelas bertanya-tanya tentang Nao dan juga Uehara yang tinggal bersama.. Nozomi terlihat marah dan berkata itu semuanya bohong lalu Uehara datang dan semua pun melihatnya.. Nozomi pun bertanya apa yang akan dilakukan Uehara dengan rumor itu dan tidak peduli pengaruhnya pada Uehara karena dia pria tapi jika Nao beda lagi.. ketika penggemar Uehara tahu itu mereka akan dengan mudah menyakiti Nao.. ketika dirumah Uehara memberitahukan jika dia ingin tinggal sendiri.. SELANJUTNYA || SINOPSIS Good Morning Call Episode 17 PART 1

Artikel Terkait

Previous
Next Post »