Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Between Friendship and Love Episode 1


Penulis Sinopsis: Intan Y
All images credit and content copyright: Naver TV Cast

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Between Friendship and Love Episode 2

Tadaaaaa ini drama special yang menurut aku simpel tapi bagus, sederhana tapi menarik. HAHAHA dramanya Cuma kurang lebih 6 menitan tapi nanti gambarnya bejibun banyaknya, karena drama ini Cuma disekitar kantor aja jadi sedikit adegan penting diluarnya. Tapi melihat ekspresi dari pemainnya aja kita sudah bisa bahagia kok. ^^ 😜

Setelah kemarin nyesel nulis sinopsis yang kepanjangen sekarang malah akan menulis drama pendek tapi dibuat panjang. HAHAHA kan nggak asik kalo Cuma beberapa kalimat doing. Ini juga lagi belajar bikin sinopsis, jadi harap dimaklumi kalo masih banyak kesalahan ^^ 😜

BETWEEN FRIENDSHIP AND LOVE




Drama ini di awali dengan kamera memperlihatkan seorang laki-laki berbicara ditelephone saat sedang berjalan ditrotoar dan dia terlihat tersenyum bahagia. Dia menyeberang jalan dan dari arah samping ada dua orang, laki-laki dan perempuan yang sedang berjalan bersama. Kamera mengalihkan fokus dari pria yang berbicara ditelephone, kepada dua orang yang berjalan itu. Mereka menyebrang, berjalan bersama dan seperti membicarakan sesuatu. Dari seberang jalan terlihat tokoh utama wanita kita, Sa-Rang. Dari kejauhan langkahnya terhenti saat melihat keduanya berjalan bersama. Dia terlihat sedih, kecewa tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Sa-Rang bernarasi,

Aku hanya temannya. Aku tidak bisa mengatakan apapun bahkan jika dia melihat gadis-gadis lain. Kita jauh dari cinta tapi lebih dekat dari persahabatan. Hanya antara persahabatan dan cinta.


Episode 1 : Between Sadang and Uijeongbu
NOTE: yang tulisannya miring itu adalah narasi Sa-Rang.


Aku baru saja bekerja 30 menit yang lalu, aku sangat ingin pulang kerumah. Sebenarnya aku ingin pulang kerumah begitu aku keluar dari rumah. Bau parfum manajer dibelakangku terlalu menyengat. Dia perlu menurunkan nada suaranya sedikit. Aku sudah melihat semuanya di beranda facebooku.

Di meja kerjanya Sa-Rang terlihat tidak bersemangat, dia kelelahan dan sering menguap. Aroma parfum manejernya sangat menganggu, dia hanya menatap malas kearah manejer yang duduk dibelakang meja kerjanya. Sarang terlihat sebal. Beberapa saat kemudian dia membuka akun facebooknya, masih dengan muka yang ditekuk.



Mukanya berubah ketika mendapat sebuah pesan, dia terlihat sangat gembira. 
Woo Jung : “Apa yang ingin kamu makan siang ini?”
Woo jung pasti juga sedang bosan.



Sa-Rang : “Kimchi Jjigae?”
Woo Jung : “Kamu sangat korea.”
Sa-Rang : “Apa yang kamu mau?”
Woo Jung : “Aku sangat istimewa. Aku tidak mau makan apapun.”

Woo Jung benar-benar dapat merubah suasana hati Sa-Rang dan ditengah-tengah Chating meraka, kamera memperlihatkan bagian belakang seorang pria, dia sedang duduk membelakangi kamera. 

Sa-Rang : “Jika kamu sangat istimewa, maka kenapa kamu bekerja disini?”
Woo Jung : “Kamu sangat kejam.


Sa-Rang begitu menikmati obrolan mereka. Terlihat Woo Jung juga melakukan hal yang sama. Ternyata selama mereka chatingan, mereka saling berhadap-hadapan hanya dipisahkan oleh computer masing-masing. HAHAHA aku agak kaget liat adegan ini, nggak nyangka aja mereka chatingan padahal hadap-hadapan.
Sa-Rang : “Jadi Kimchi jjigae?”
Woo Jung : “Yeah.”



Pesan dari Woo Jung adalah satu-satunya yang aku nantikan saat bekerja. 





Aku juga bekerja, tentu saja. Tapi jika kamu menyelesaikan pekerjaanmu dengan cepat, kamu hanya akan berakhir dengan lebih banyak pekerjaan. Sebaiknya lakukan sesedikit mungkin, tepat sebelum batas akhir.

Terlihat bagaimana pemandangan saat Sa-Rang sedang bekerja, mengangkat telephone sana-sini, dimarahi oleh atasan, dan Sa-Rang yang curi-curi menggunakan make-up. HAHAHA sibuk tapi tetep cantik ya. Sampai akhirnya pekerjaannya selesai.




Waktu menunjukkan pukul 7 : 35 menit, Sa-Rang menyerahkan proposal yang sudah ia printkan untuk Woo Jung, sebelum menyerahkannya dia menempelkan sebuah catatan, Apakah tentara stews yang baik ada di Uijeongbu?
“Woo Jung, aku mengeprintkan proposal untukmu.” Kata Sa-Rang menyerahkan print out kepada Woo Jung. Woo Jung menerima print out tersebut sambil berterima kasih.




Woo Jung tersenyum membaca catatan itu, dan membalasnya.
“Aku tidak tahu, aku baru saja pindah ke Uijeongbu. Kamu foodie (Orang yang gemar mencicipi makanan dan menilai masakan)  LOL ” 
Ketika menerima balasan itu Sa-Rang tersenyum, dan melirik tajam ke Woo Jung. HAHAHA lebih tepatnya tatapan sayang.





“Aku bukan seorang foodie. Aku hanya bertanya karena kamu bilang kamu tinggal di Uinjeongbu” balas Sa-Rang.
Ketika menerima balasan itu lagi-lagi Woo Jung tersenyum, dia membalas “Sa-Rang kamu tinggal dimana?”
Sebelum memberikan balasan itu, Woo Jung mengambil permen cokelat dan memberikannya bersama balasan untuk Sa-Rang. Sa-Rang tentu saja sangat senang. ^^
Woo Jung sendiri tersenyum bahagia, lalu melepaskan tanda pengenal dan menatapnya, BAHAGIA. HAHAHA suka kan.

Woo Jung selalu memberiku makanan kecil. Aku pikir aku menempatkan titik berat ditempat kerja karena dia. 




Sa-Rang akan membuka permen cokelatnya dengan tersenyum, tapi namanya dipanggil. Sa-Rang langsung berdiri. Atasannya menanyakan Sa-Rang datang dengan ide proyek, benarkan?, Sa-Rang membenarkannya dan atasannya memuji, itu baik. Semua orang menyukainya. Atasannya juga memuji kalo Sa-Rang cantik, juga bekerja dengan baik. Sa-Rang bahkan sempurna. Sa-Rang akan lebih baik lagi jika juga memakai pakaian feminim. HAHAHA dan wajah sumringah Sa-Rang karena dipuji tadi langsung melempem. Dia memaksakan tersenyum.


Aku sangat membencinya. HAHAHAHA




Woo Jung melihat kearah Sa-Rang dan dengan usil mengatakan kalo sekarangpun Sa-Rang juga terlihat cantik. HAHAHA ini mas-mas emang paling bisa ya. Dan untuk beberapa detik Woo Jung masih menatap Sa-Rang, duh tinggal bilang aja Sa-Rang sarangheyo ^^ HAHAHA.
Sa-Rang sendiri merasa malu, juga salah tingkah. Dia kembali duduk menghilangkan pikiran ngaconya dan melanjutkan makan permen HAHAHA. Dia tersenyum.
***Support kami dengan cara berikan komentar kalian tentang drama ini di bawah ya, dan jangan lupa share ke teman-teman kalian... 😁😁😁





Sa-Rang membaca lagi catatan dari Woo Jung yang menanyakan tempat tinggalnya. Dia membalas “SADANGHYO” Lalu memberikannya ke Woo Jung. Woo Jung menerimanya dengan tersenyum dan menyimpan catatan itu.

Tempat tinggal kami diantara 27 stasiun dan selanjutnya terpisah oleh kereta bawah tanah. 

2 komentar

Blm tertarik dengan ceritanya min,,,

Aku suka..aku suka, ada komen2 dr penulisnya, jd lebih enak aja bacanya ...semangat yah..