Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Between Friendship and Love Episode 5


Penulis Sinopsis: Intan Y
All images credit and content copyright: Naver TV Cast

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Between Friendship and Love Episode 4
Sa-Rang berlari karena sudah terlambat masuk kerja, sebelum masuk dia merapikan diri. Saat itu Woo Jung mengirimkan pesan padanya, Sa-Rang kecil sedang bersamaku kata Woo Jung sambil mengirimkan gambar boneka kecil milik Sa-Rang. dan dengan lucunya Woo Jung mengancam sa-rang untuk segera datang kekantor jika ingin menyelamatkan bonekanya. Sa-Rang mengerutu dan langsung lari kekantor.

Mengapa dia begitu menyebalkan saat aku sudah dalam suasana hati yang buruk?


Episode 5 : (HAHAHAHAHA aku nggak tau judulnya apa, nggak ada subnya ^^)


Sa-Rang masuk kekantor dan langsung meminta maaf karena sudah datang terlambat. Dia juga melihat kearah Woo Jung lalu duduk. Woo Jung tersenyum karena sa-rang sudah datang. 


Woo Jung lalu mengirimkan pesan ke Sa-Rang, seneng akhirnya Woo Jung ngirim pesan duluan^^ dia mengatakan kalo Sa-Rang benar-benar harus berhenti datang terlambat sambil mencandai Sa-Rang. Sa-rang bertanya apa Woo jung akan memotong bonekanya. Woo jung dengan wajah sedih meminta maaf dan bertanya apa Sa-Rang marah? Sa-Rang membalasnya dengan singkat, tapi Woo Jung yang sangat suka mencandai Sa-Rang atau dia yang berusaha merubah mood Sa-Rang dia malah membalas maka dia menang dan menambahkan emoticon tertawa. Sa-rang benar-benar marah dan langsung memarahi Woo Jung langsung, Woo Jung masih saja tertawa. HAHAHAHAHA puas banget kalo jailin Sa-Rang.


Dia berpakaian rapi lagi.

Aku ingin tau siapa orangnya.

Sa-Rang melihat pakaian yang dikenakan Woo Jung dan tambah sebal karenanya.

Woo Jung melihat kemeja sa-Rang dan yakin kalo Sa-Rang benar-benar marah karenanya.


Melihat Sa-Rang yang benar-benar dalam suasana hati yang buruk, Woo Jung jadi serba salah sendiri, dia tidak tau harus berbuat apa. Setelah lama berfikir akhirnya dia mendapatkan ide. Dia mengambil cokelat dari lacinya dan tersenyum. Dia memberikan cokelat itu untuk Sa-Rang. HAHAHAHA paling tau memperbaiki mood Sa-Rang mas-mas yang ini.

Aku rasa aku bisa menerima cokelat. 

Sa-Rang menerima cokelat itu dan langsung memakannya.


Setelah memberikan cokelat, Woo Jung memberikan sebuah catatan untuk Sa-Rang, dia meminta untuk pergi meminum kopi bersama. Setelah selesai membaca catatan dari Woo Jung Sa-Rang membalasnya, dan ketika akan memberika jawaban dia memakai krim untuk tangannya dahulu, lalu memberikannya ke Woo Jung. 

Sa-Rang menolak ajakan Woo Jung, karena Woo Jung sudah berharap sangat tinggi Sa-Rang akan menerima ajakannya itu, dia menjadi terlihat sangat kecewa..

Tapi Woo Jung tidak menyerah begitu saja, dia langsung mengirim pesan untuk Sa-Rang disertai berbagai meme sedih. Sa-Rang yang melihat itu hanya bisa menghela nafas. 

Ini adalah waktu hampir sebulan, dan ongkos taksi yang keluar terlalu banyak. Aku masih tidak berhasil mengatur waktuku, dan riasanku terlihat sangat mengerikan. Aku benar-benar frustasi.

Sa-Rang memperbaiki riasannya dan merasa kalo alat make-upnya yang satu ini memiliki kualitas yang bagus, tidak heran jika Ms. Jeoung menggunakannya. HAHAHAHAHA aku kira Sa-Rang masih marah sama Woo Jung, eh ternyata lagi nggak punya uang. 

Apakah terlalu jelas aku menirunya?


Ms. Jeong menghampiri meja Woo Jung, memberitahu kalo nanti siang mereka akan meeting dan menyuruh Woo Jung mengeprint materinya sebelum dimulai meeting.

Sa-Rang memperhatikan interaksikeduanya, dan dia tidak suka melihat hal itu.


Waktu menunjukan pukul setengah tiga sore, semua orang bekerja seperti biasa. Sa-Rang dimejanya sedang tidak enak badan, dia terserang flu dan batuk-batuk. 


Woo Jung melihat hal iyu, dia lalu berdiri menambah suhu didalam ruangan agar hangat. Sa-Rang yang melihat itu hanya bisa menatapnya saja. HAHAHAHAHA masnya perhatian bangetkan.


Lalu Woo Jung mengirimkan pesan untuk Sa-Rang, dia menanyakan apa Sa-Rang mau kopi hangat. Sa-Rang hanya membaca pesan itu tanpa membalasnya, dia lalu berdiri. Woo Jung yang melihat hal itu sangat senang dan langsung mengambil mantelnya. 


Mereka berdua sampai ditempat tujuan, Woo Jung menanyakan apa Sa-Rang marah padanya karena sesuatu, dan Sa-Rang membenarkan itu. Woo Jung menawarkan akan membelikan chocolate frappuccino agar Sa-Rang berhenti marah padanya. Sa-Rang tidak mau karena dia hanya minum latte, Frappucino membuatnya gendut. Woo Jung tersenyum mendengar jawaban Sa-Rang, HAHAHAHAHAHA tapi dia tetap memesan fracappucino.


Setelah mendapatkan minuman yang diinginkan, mereka duduk berhadapan dikafe tersebut. Saat Woo Jung menanyakan apakah fracappucinonya enak dan Sa-Rang menyangkal itu, dia meminumnya karena tidak ada pilihan lain. Dia kebali meminum fracappucinonya tanpa berani menatap Woo Jung. Sedangkan Woo Jung, dia terus memperhatikan Sa-Rang dan tersenyum melihat Sa-Rang.

Jangan lakukan ini. 

Dia hanya bersikap baik. Dia akan pergi dengan Ms. Jeong. 

Jangan jatuh hati karena hal itu.

Sa-Rang menyukai perhatian-perhatian kecil dari Woo jung, tapi dia juga tidak suka Woo Jung melakukan hal itu, karena itu sulit untuknya. Dia akan salah mengartikannya, dan takut berharap lebih. Sa-Rang berfikir Woo Jung bersikap baik hanya karena akan pergi dengan Ms, Jeong.


Melihat Sa-Rang Woo Jung berkomentar, kalo sa-Rang berkata tidak menyukai fracappucinonya tapi dia menghabiskan itu duluan. Sa-Rang tidak menanggapi omongan Woo Jung itu. 

Kenapa dia terlihat sangat baik hari ini?

Jangan tersenyum seperti itu kepadaku.

Woo Jung juga mengatakan kalo kulit Sa-Rang biasanya besinar, tapi terlihat berbeda hari ini. Apa Sa-Rang memiliki janji kencan.

Sa-Rang memukul lemah dada Woo Jung, dan mengatakan agar berhenti menggodanya, dia tidak memiliki seorang pacar. Woo Jung tersenyum dan memegang dadanya yang dipukul Sa-Rang. dia mengaku kalo dia tidak mengodanya, dia hanya bertanya. HAHAHAHAHAHA ini modus biar tau Sa-Rang masih single atau nggak ya mas. 

Woo Jung membalas pukulan Sa-Rang dengan lebih lembut. Sa-Rang bertanya apa Woo Jung baru saja memukulnya, Woo Jung hanya membalas kalo Sa-Rang yang memulai duluan. HAHAHAHAHAHA akhirnya mereka balas-balasan memukul dengan Sa-Rang yang semakin keras memukul Woo Jung dan Woo Jung yang seperti seolah memukul Sa-Rang. awwwww mereka manis banget, padahal belum pacaran aja udah gini.


Ditengah-tengah pukul memukul itu Ms. Jeong datang. Ms. Jeong menyapa Woo jung dan mengatakan karena Woo Jung sudah disini, mereka langsung saja berangkat meeting. Woo Jung menanyakan apa Ms. Jeong yakin, bukankah sebaiknya dia bertemu dengan Ms. Jeong diruang meeting. Dan Ms. Jeong menjelaskan kalo ruang meeting sedang digunakan, mereka bisa melakukannya disini, lagian hanya memakan waktu hanya sebentar. Woo Jung menyetujuinya.

Sa-Rang terlihat memperhatikan keduanya, dan hanya diam. Dia terlihat kebingungan. Ms. Jeong langsung mengatakan sampai bertemu dikantor Sa-Rang. 

Sa-Rang mengambil mantel dan fracappucinonya, HAHAHAHAHAHA dan Woo jung dadaaaa dadaaa gaje gitu.
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh,, Supaya kami tetap semangat menulis sinopsisnya dan beri komentar juga di episode ini apa yg menarik dan bikin penasaran... gomawo.. ðŸ˜

Sa-Rang keluar dengan badmood lagi HAHAHAHAHHAAH bahkan yang ini lebih parah.

Kami hanya teman. Antara persahabatan dan cinta.

1 komentar:

Semangaaat nulisnya kak💪😊