Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Borg Mom Episode 2 PART 2


Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Borg Mom Episode 2 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Borg Mom Episode 3 Part 1

Borg Mom lagi mandi. Go Bong nungguin di luar. Borg Mom tanya Yool lagi di mana. Yool lagi main sama Young Cheol. Go Bong yang gugup banget, nanya udah bolehkah ia masuk? Dari dalam Borg Mom belum memperbolehkan. Go Bong makin gelisah. Ia bolak-balik nggak tenang,


Borg Mom manggil Go Bong, ia menyuruhnya untuk masuk. Ia sudah siap. Go Bong membuka dan membanting bajunya dengan berapi-api. Dia sudah siap sempurna. Di dalam, terdengar suara desahan dari Go Bong. Ia bilang kalo Borg Mom pasti belum merasakannya. Ia nggak boleh basah. Borg Mom malah khawatir kalo Go Bong yang basah. (Sstt.. Jangan mikir kemana-mana dulu, ya. Ini nggak kayak yang kalian bayangin)


Ternyata Go Bong lagi ngeramasin Borg Mom. Ia duduk di bak mandi. Ia nggak apa-apa, selama memori chip Borg Mom nggak basah. Ia mengingatkan Borg Mom agar selalu berhati-hati dengan memori chip di kepalanya. Itu nggak boleh basah. Ia juga penasaran kenapa Borg Mom bisa mendeteksi rasa kebencian Do Hye.


Borg Mom juga nggak tahu. Apa mungkin error? Go Bong rasa aneh kalo kesalahan yang terjadi hanya pada Do Hye. Ia akan memeriksanya dulu buat mastiinnya.


Di tempatnya Soo Ji lagi  yoga tapi ia nggak bisa konsentrasi gara-gara suara berisik yang berasal dari lantai atas. Sebenarnya itu adalah suara dari Yool dan Young Cheol yang lagi main perang-perangan.


Soo Ji menekan bel berulang-ulang. Young Cheol yang ngebukain terkejut ngelihat penampilan Soo Ji. Apa ini trick or treat? Soo Ji membuka pengikatnya. Ia tanya kenapa young Cheol terus membuat keributan dari kemarin. Young Cheol meletakkan pedangnya dan melepas jubahnya. Ia meminta maaf. Seharusnya ia lebih berhati-hati.


Young Cheol memperhatikan wajah Soo Ji. Ia merasa pernah ketemu sebelumnya. Soo Ji jadi jaim. Wajar Young Cheol merasa pernah ketemu, dia kan selebriti. Young Cheol ingat, Soo Ji yang di klub. Ia dan Soo Ji menari bersama.


Soo Ji kaget denger pengakuan Young Cheol. Ia merasa nggak pernah menari bersamanya. Omong kosong apa ini? Young Cheol kelihatan kayak bre**sek yang nggak sopan. Young Cheol emosi. Ia keluar dan menutup pintu.


Yool mendatangi ayah dan ibunya. Ia melapor kalo wanita yang tinggal di lantai bawah datang ribut-ribut karena Young Cheol sangat ribut. Ia menyuruh orang tuanya buat cepat. Ayah bergegas ke depan. Ia menyuruh Borg Mom buat menjaga Yool.


Yool mengatakan kalo ibunya harus sembunyi di sana. Ia tanya apa ibunya bisa ia tinggal sendiri? Pria harus mengakhiri perang ini. Ia berlari ke depan sambil berteriak menyerang...!!!! Borg Mom yang ditinggalkan cuma diam.


Soo Ji mengiyakan. Ia yang memanggil Young Cheol orang yang nggak sopan. Young Cheol pasti ketemu sama wanita kaya untuk bisa beli tempat tinggalnya ini. Mereka saling memaki saat Go Bong datang. Young Cheol mengaku kalo ia selalu diingatkan agar nggak memukul wanita. Soo ji nggak percaya itu. Ia menunjukkan pada Go Bong kalo Soo Ji mengeluh dan membuat keributan tapi dia memanggilnya orang nggak sopan.


Go Bong membenarkan. Young Cheol 90% memang benar nggak sopan. Young Cheol ikut membenarkan sebelum ia sadar ternyata Go Bong nggak ngebelain dia. Go Bong meyakinkan Soo Ji kalo mereka akan lebih hati-hati biar nggak membuat keributan. Ia meminta maaf karena Soo Ji harus mengeluh sejauh itu. Go Bong mengucapkan sampai jumpa kemudian mau menutup pintu.


Soo Ji nggak terima. Ia merasa belum selesai. Ia menahan pintu dengan menendangnya. Ia nggak akan kemana-mana. Mereka berdua para pria yang mengabaikannya karena ia hidup sendiri. Go Bong malah membela Soo Ji dengan memberitahunya kalo Soo Ji tinggal sendiri. Young Cheol nggak tahu kalo Soo Ji tinggal sendiri. Ia hanya merasa mengenal Soo Ji karena wajahnya kelihatan nggak asing. Go Bong maju selangkah dan memperhatikan wajah Soo Ji.


Yool yang tiba-tiba datang tanya sama ayah dan pamannya apakah sekarang situasinya udah membaik? Borg Mom juga keluar dengan handuk di kepalanya. Ia dan Soo Ji langsung saling mengenali. Apa yang membawa Soo Ji kerumahnya? Soo Ji heran apakah Borg Mom tinggal disana? Borg Mom mengiyakan. Soo Ji nggak nyangka ternyata mereka tetanggaan. Hal ini lebih seperti keributan daripada ramah tamah. Borg Mom membenarkan. Kayaknya itu cukup ketat.


Borg Mom menjelaskan pada Go Bong bahwa ia bertemu dengan Soo Ji di TK Buckingham. Namanya Koo Seol Soo Ji dan dia adalah ibu Audrey. Go Bong dan Young Cheol langsung keinget sama Cola Girls. Soo Ji membenarkan sambil tertawa kecil. Ia memakai kacamatanya kembali. Ia memang mantan anggota Cola Girls, Koo Seol Soo Ji. Tapi ia nggak pernah menari dengan Young Cheol. Young Cheol masih keukeuh merasa pernah ketemu di suatu tempat.


Soo Ji memotong bagaimanapun karena anaknya dan anaknya Borg Mom masuk di TK yang sama, maka mereka harus mengakhiri itu dengan baik-baik. Soo Ji meminta maaf pada Young Cheol karena memanggilnya orang yang nggak sopan. Ia menarik kembali ucapannya. Ia akan sangat menghargai kalo Young Cheol bisa lebih berhati-hati lagi. Ia mengatakan sampai jumpa dan melangkah pergi. Baru aja mengambil beberapa langkah, Soo Ji udah berhenti dan berbalik. Ia mungkin  kelihatan nggak asing karena ia seorang selebriti. Young Cheol, Go Bong, Borg Mom dan Yool cuma diam. Soo Ji melanjutkan ucapannya, kalo nggak, lupain aja. Soo Ji, melangkah lagi, kali ini dengan gaya centil.


Young Cheol mengajak semua orang untuk masuk juga. Go Bong mendorong Young Cheol, bukannya dia harus pulang juga?! Yool membenarkan, young Cheol harus pulang. Menjadi teman bermainnya membuat Yool merasa lelah. Young Cheol memprotes, justru sebaliknya. Ia yang menjadi teman bermain untuk Yool.


Borg Mom mengucapkan sampai jumpa dan masuk. Go Bong mendorong Young Cheol biar nggak ikutan masuk. Di luar Young Cheol ngambek. Ia akan pulang. Lagi pula mereka yang memintanya buat datang. Ia sangat marah. Ia menendang pintu tapi malah kakinya yang sakit.


Yool duduk di sofa. Ia memegang perutnya sambil merintih. Ia sakit. Perutnya sakit. Borg Mom yang duduk di sebelahnya cuman diam aja nggak ngelakuin apapun. Go Bong datang, tanya perut Yool bagian mana yang sakit? Yool menjawab nggak tahu. Ia hanya merasa sakit. Go Bong melalui tatapan meminta Borg Mom buat mendeteksi kejujuran Yool. Hasilnya jujur 0% bohong 100%.


Borg Mom menggeleng. Ayahnya Yool mengerti. Ayah menggelitiki Yool. Yool pasti berbohong, kan. Yool tertawa cekikikan. Ia heran gimana bisa ayahnya tahu kalo ia berbohong. Ia ingin tidur di samping ibunya malam ini. Borg Mom memandang Go Bong. Gimana?


Ayah bilang kalo nggak apa-apa. Biar ayah saja yang tidur di kamar Yool. Yool menolak. Ia ingin mereka bertiga saling berpelukan. Boleh? Yool memasang wajah lucunya.
Mereka berakhir dengan tidur bersama sesuai dengan keinginan Yool. Sebenernya Yool udah tidur pulas tapi Go Bong sama sekali nggak bisa tidur.


Malam akhirnya berlalu digantikan oleh pagi. Go Bong yang masih belum bangun, menepuk-nepuk pundak Borg Mom yang dikiranya Yool, anaknya yang dikiranya udah jadi dewasa. Go Bong sampai di rambut Borg Mom. Saar itulah ia terbangun dan melihat wajah Borg Mom tepat dihadapannya. Go Bong terkejut dan kemudian bangkit.


Go Bong menanyakan keberadaan Yool. Borg Mom memberitahu kalo Yool bangun sekitar jam 7 pagi dan kembali ke kamarnya. Go Bong menuntut kalo Yool kembali ke kamarnya, Borg Mom juga harus kembali ke tempatnya dan mengisi baterainya.


Borg Mom nggak menjawab, dia hanya tersenyum. Ia mengulurkan tangannya yang membuat Go Bong jadi makin gugup. Apa yang mau Borg Mom lakukan? Rupanya Borg Mom cuman mau menyeka matanya dan menyeka air liurnya aja. Selesai.


Di luar Yool memberitahu ibunya kalo ia udah selesai pakai baju. Borg Mom akan bersiap-siap dan nganterin Yool ke sekolah. Borg Mom pun bangkit dan keluar dari kamarnya sambil membawa sepatunya. Go Bong hanya terdiam melihatnya.


Di TK Buckingham, Coco dan Grace berdiri di depan pintu masuk dengan mengenakan gaun yang cantik. Mereka berdua nggak berhenti tersenyum. Ti Na menyanjung kalo mereka berdua janjian pakai baju hari ini. Ti Na memberitahu Do Hye kalo Coco nangis tadi pagi, bilangnya nggak mau pakai seragam.


George sinis menanyakan apa mereka berdua nggak mau masuk? Grace bilang ia akan nunggu sebentar. Grace tanya sama oppanya, apakah dia tampak cantik? George mengiyakan dan mengajak buat segera masuk. Ti Na tersenyum melihatnya.


Gwi Nam datang bersama William anaknya. Ia langsung lebay memuji penampilan Coco dan Grace. Siapa yang memakaikan gaun-gaun cantik itu? Mereka berdua kelihatan mengagumkan. William yang melihat Yool datang bersama Audrey spontan mengatakan nggak mungkin. Ibunya menegur, bicara apa, sih William. Mereka kelihatan menggemaskan, kok.


William menangis sambil memanggil ibunya. Tak lama kemudian Coco dan Grace juga ikutan nangis. Mereka melihat Yool dan Audrey bersama para ibunya. Ibu-ibu nanya kenapa Yool dan Audrey datang bersama? Soo Ji yang lihat anak-anak itu tanya, Apa mereka bertengkar?Kenapa mereka mengangis? TiNa menjawab nggak tahu kenapa mereka nangis tersedu-sedu.


Gwi Nam penasaran kenapa Borg dan Audrey bisa berangkat bareng. Soo Ji menjelaskan kalo mereka tinggal di lantai atas. Mereka ini tetanggaan. Ti Na dan Do Hye cuma lirik-lirikkan. Grace dan Coco nangis lalu berlari masuk. George yang melihatnya cuman geleng-geleng sambil berkata kalo mereka kekanak-kanakan. Sangat kekanak-kanakan. Habis itu William juga ikutan masuk sambil nangis.


Soo Ji heran kenapa mereka nangis gitu. Ia dan Borg Mom kemudian berpamitan dengan anak-anak mereka. Setelah pamitan anak-anak itupun pada masuk ke kelas. Setelah itu Borg Mom pamit pada ibu-ibu yang lain. Ia akan pergi. Do Hye bilang tunggu tapi Borg Mom nggak denger dan tetap melangkah. Soo ji mengulangi perkataan Do Hye. Ia meminta Borg Mom tunggu sebentar. Borg Mom mau kemana, mereka harus pergi ke suatu tempat yang penting. Borg Mom tanya kenana.


Di tempat cenayang. Cenayangnya nyanyi dan nari ngikutin gaya penyanyinya. Para ibu cuma bengong ngelihatnya. Ti Nabertanya-tanya apa yang orang itu lakuin. Soo Ji memberitahu kalo ia membaca blog sang cenayang dalam perjalanan kesana tadi. Katanya cenayang itu menguntit idol dan dia dipanggil fans gila. Soo Ji jadi ikutan menari.


Soo Ji menanyakan diakah peramal terkenal pak Fan? Peramal itu membenarkan. Dialah yang bisa meramal masa depan mereka. Itu dia. Itu dia. Mereka datang ketempat yang tepat. Itu dia, itu dia. Jawabnya sambil menyanyi dan menari, dan mengakhirinya dengan mengedipkan mata. Ibu-ibu itu memtuskan untuk masuk.


Setelah duduk, Ti Na mengatakan pada peramal kalo mereka ingin pak Fan membaca ramalannya buat melihat apa mereka semua, ibu keagungan bisa akur dengan baik. Peramal itu mengetukkan kipasnya ke meja. Ibu-ibu langsung menyodorkan kertasnya masing-masing dan meletakkannya di meja.


Rupanya itu adalah tanggal lahir para ibu. Koo Seol Soo Ji 21 Desember 198 15:25, peramal akan melihat grafik kelahirannya dulu. Peramal itu mulai menghitung. Api, air, pohon, emas dan bumi. Biar dia lihat dulu. A, B, C dan D,.. Soo Ji seperti air dan api atau air dan minyak yang nggak bisa di campur. Dengan kata lain, ia berlawanan dengan polar, tapi sepertinya ia berkumpul dengan kebutuhan. Ucapan peramal itu membuat ibu yang lain terdiam, ternyata Soo Ji begitu.


Peramal itu lalu melirik Borg Mom. Ia menebak  kalo Borg Mom baru masuk ke komunitas itu. Ti Na dan Soo Ji langsung heboh, mengira kalo peramal itu hebat karena bisa tahu akan hal itu. Peramal itu menyebutkan elemen kelahiran Borg Mom dari lima unsur yaitu emas. Peramal juga mengatakan kalo ia merasakan energi emas yang kuat darinya. Benar, emas. Itu aja yang bisa peramal lihat di bagan kelahiran Birg Mom. Ia meminta Borg Mom buat memikirkan. Borg Mom harus tahu pepatah 'pukul setrika saat sedang panas' agar semuanya berjalan baik untuk anak dan suami mereka. Mereka membutuhkan kehangatan. Dengan kata lain Borg Mom membutuhkan api.


Peramal lalu tanya siapa yang punya banyak energi api. Do Hye menjawab dirinya. Peramal lalu mengatakan pada Borg Mom kalo Borg Mom harus dekat-dekat dengan Do Hye. Semuanya akan berjalan dengan baik buat dia dan keluarganya kalau dia melakukan yang Do Hye katakan.


Soo Ji lalu tanya gimana dengan mereka. Apa Borg Mom cocok dengan mereka?Peramal menjawab kalo bumi berputar mengelilingi matahari. Kalo mereka semua menghormati Do Hye sebagai pemimpin komunitas, maka semuanya akan baik-baik aja. Borg Mom menyela kalo apa yang dikatakan peramal itu salah. Peramal itu menatap Borg Mom sinis.


Borg Mom menganalisa peramal. Lee mi so 8 januari 1986. Api melelehkan emas. Analisis selesai. Menurut grafik kelahirannya, tingkat inkompatibilitas sekitar 97%. Api melelehkan emas. Dengan kata lain ia dan Do Hye sangat nggak sesuai. Dalam istilah awam, menghabiskan waktu dengan Do Hye mungkin membuatnya dalam bahaya.


Peramal itu marah. Ia berdiri. Ia bilang Borg Mom kurang ajar. Ini tempat suci. Berani sekali Borg Mom membuat ucapan kayak gitu. Borg Mom tahu tentang semua itu? Borg Mom menjawab kalo dia tahu. Peramal itu mengatakan kalo para dewa bakalan marah.


Peramal itu lalu menggila. Ia menyanyi dan menari. Ibu-ibu cuma melihat sambil melongo. Setelah selesai menyanyi dan menari, peramal duduk kembali. Ia minta tunggu sebentar. Ia melihat Borg Mom lalu mengerang kayak kesurupan.


Ia mengatakan kalo dewa bilang padanya kalo seorang wanita tanpa roh sedang jalan-jalan. Duh, serem amat,ya. Ia tanya lagi siapa Borg Mom. Do Hye, Soo Ji dan Ti Na sama-sama melihat Borg Mom. Borg Mom menjawab kalo dia.... Borg Mom. Ia nggak akan menerima klaim tanpa dasar dari peramal itu. Ia akan pergi. Borg Mom langsung bangkit dan melangkah pergi.


Ti Na meminta maaf dan ikut pergi bersama yang lain. Do Hye yang paling akhir pergi. Ia terlebih dulu menjatuhkan seamplop uang dihadapan sang peramal. Ia kecewa. Peramal itu minta maaf. Do Hye diingatkan oleh sang peramal kalo dia harus berhati-hati sama Borg Mom. Dia nggak biasa. Peramal itu sama sekali nggak bisa ngelihat masa depannya. Do Hye kayaknya udah muak banget. Apa itu lebih buruk darinya? Do Hye melenggang dengan sombongnya. Peramal itu bergumam kalo Do Hye pasti mengetahuinya. Ia jadi merinding. Peramal itu mau menunggu pelanggan yang lain. Sambil nunggu, ia menari dan menyanyi lagi.


Setibanya Do Hye, Ti Na cerita kalo dia belum pernah lihat orang kayak peramal tadi. Dia menyegarkan. Tapi dia nggak seakurat itu. Ti Na merasa dia bukan sepasang pinset. Soo Ji nggak ngerti maksudnya pinset. Ti Na memperjelas kalo peramal tadi nggak bisa menceritakan nasib baik mereka. Soo Ji mengerti.


Do Hye menyodorkan sesuatu pada Borg Mom. Soo Ji meminta Borg Mom buat datang ke pesta hari ini. Borg Mom membaca undangan itu. 'Melanggar gairah dan kepolosan. Sebuah pesta pembuka untuk pameran seni porselen Do Do Hye'


Do hye mengangguk. Dress Code... Ti Na melanjutkan kalo hanya anggota komite yang punya dress code buat diikuti. Mereka memilih greenery karena itu adalah warna trendi musim ini. Ia menyuruh Borg Mom buat pakai warna hijau yang mencolok. Dan ayo ke pesta hari ini. Borg Mom bisa datang kepesta jam 6 sore.


Borg Mom menjawab kalo ia harus makan malam dengan Yool jam 6 sore. Jadi ia rasa ia nggak bisa pergi ke pesta itu. Soo Ji paham waktu luangnya Borg Mom nggak banyak. Gimana dia bakal nemuin gaun dalam waktu singkat dan datang ke pesta. Pasti susah mencari baju yang bagus.


Do hye mulai terlihat agak sebal. Ti Na mengatakan bergantung pada kehadiran Borg Mom hari ini. Itu bakal menentukan masa depan Borg Mom, apa itu bakalan bagus atau enggak. Jadi terserah Borg Mom. Ekspresi Ti Na menyiratkan kalo itu adalah acara penting. Harus datang ke pesta.


Borg Mom akhirnya menyatakan kalo ia akan menghadiri pesta hari ini. Do Hye tersenyum senang mendengar itu. Ti Na mengajaknya buat gabung nanti. Borg Mom mengiyakan. Ia akan datang dalam 4 jam, 58 menit dan 42 detik. Habis bilang itu Borg Mom langsung berbalik dan pergi.


Ti Na mengatakan kalo biasanya butuh waktu sekitar sebulan buat milih gaun buat pesta kayak gini. Dia ingin tahu apa Borg Mom berpenampilan bagus buat pesta itu. Setelah mereka pergi, kita diperlihatkan pada Gwi Nam yang sedang menguping tak jauh dari sana. Dress Code? Greenery? Ia ngerti. Ia lalu menghubungi seseorang. Ia menanyakan pada orang yang ia telpon apakah punya gaun greenery? Orang yang di seberang mengatakan hijau tapi maksud Gwi Nam gaun greenery, bukan gaun berwarna hijau. Ia hanya pengen gaun greenery. Orang itu menjelaskan kalo gaun greenery adalah gaun yang berwarna hijau. Gwi Nam mengatakan apapun itu yang penting orang itu bisa mempersiapkan gaun itu untuknya.


Young Cheol mengeluh, ia hanya memantau Borg Mom, tapi ia merasa seperti berada di roller coaster yang hanya kembali lalu seperti itu lagi. Go Bing memuji kemampuan Borg Mom dalam beradaptasi dan menangani masalah udah membaik. Ia mengajak Young Cheol untuk pergi juga. Young Cheol malah merasa harus memilihkan gaun buat Borg Mom. Ia tahu beberapa hal tentang fashion. Ia akan berbelanja.


Go Bong harus masak makan malam buat Yool. Young Cheol heran Go Bong nggak mau membantu Borg Mom. Go Bong mengatakan untuk nggak khawatir. Borg Mom bisa menanganinya sendiri. Dia itu Borg Mom, ia akan mengurusnya dengan baik. Apa Young Cheol mau masak buat anaknya? Ujung-ujungnya Young Cheol malah pingin daging babi dengan kimchi.


Borg Mom sendiri lagi ada di jalan. Ia menghitung waktunya masih 4 jam, 57 menit, 27 detik. Ia berlari dengan cepat sambil mencari gaun untuk dipakai di pesta nanti. Akhirnya terpilih gaun edisi terbatas yang sudah nggak tersedia karena udah habis terjual.


Gaun itu nggak bisa diproduksi ulang oleh perancang kenamaan yang menciptakannya. Karena nggak ada gaun tiruan gaun itu di Korea. Berarti ia harus membuatnya sendiri. Borg Mom berlari ke rumah habis beli bahan-bahan buat bikin gaun. Ia mulai membuat pola, menggunting dan menjahit sendiri.


Waktunya telah tiba. Pesta pembukaan Pameran Seni Porselenn Do Do Hye. Di depan ada banyak karangan bunga yang mengucapkan selamat atas pamerannya Do Hye. Borg Mom melangkah dengan pedenya masuk ke ruangan pesta.


Guru Hyun Bin yang melihatnya langsung menyapa Borg Mom. Mereka mempraktekkan salam yang biasa mereka lakukan. Borg Mom bilang ternyata Guru Hyun Bin juga di undang. Guru Hyun Bin mengiyakan. Ia kerja malam. Borg Mom nggak tahu kerja malam apa yang dimaksud.


Guru Hyun Bin meminta untuk melihat saja nanti. Ia melihat jam tangannya. Sudah waktunya. Ia melambaikan tangan dada dada pada Borg Mom. Ia juga memuji Borg Mom yang sangat cantik hari ini. Guru Hyun Bin menghampiri mejanya. Ternyata ia bekerja sebagai seorang DJ.


seorang ibu mendatangi Gwi Nam. Ia memberitahu kalo anggota Komite Keagungan ada di sana. Gwi Nam tanya mereka udah datang? Tapi ibu itu bilang kalo ada masalah. Gwi Nam malah ngira kalo ada yang salah sama dia. Ibu itu bilang bukan Gwi Nam yang bermasalah tapi Borg Mom. Ia merasa Borg Mom dalam masalah besar.
***Support kami dengan cara berikan komentar kalian tentang drama ini di bawah ya, dan jangan lupa share ke teman-teman kalian... 😁😁😁

Do Hye baru datang bersama dengan Ti Na dan Soo Ji. Gaun yang ia kenakan sama persis dengan gaun yang Borg Mom pakai. Do Hye, Ti Na dan Soo Ji sangat terkejut melihat gaun Borg Mom. Do Hye langsung sinis.

Bersambung...

Komentar:
Peramalnya agak mencurigakan, ya. Kayaknya ia udah di setir sama Do Hye buat bilang kayak tadi. Semua yang ia bilang hanya tentang Do Hye. Duh, si Do Hye ini licik amat, ya.

Gwi Nam getol banget, ya pingin jadi anggota Elegance, sampai-sampai rela jadi penguntit biar selalu tahu apa yang lagi di lakuin sama ibu-ibu Komite Elegance.

Aku penasaran apa, sih kerjaannya Young Cheol, perasaan dia ngurusin keluarganya Yool mulu. Ah, abaikan! Namanya juga drama.
Paling suka pas lihat Grace sama Coco nangis patah hati gara-gara lihat Yool sama Audrey berangkat bareng. Mereka ini kecil-kecil udah ngerti suka sama lawan jenis.

Pas adegan terakhir bikin deg-degan banget, tuh. Do Hye sama sekali nggak nyangka Borg Mom bisa nyamain bajunya. Dia nggak tahu kalo Borg Mom  bikin tuh baju sendiri. Nggak berani ngebayangin apa yang bakal dia lakuin sama Borg Mom nantinya....