Advertisement
Advertisement
Sinopsis Last Minute Romance Episode 4


Penulis Sinopsis: Chriselda
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Last Minute Romance Episode 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Last Minute Romance Episode 5

Dong Joon datang dengan berpakaian aneh dan membawa bunga. Dia datang dan langsung memakaikan syalnya kepada Baek Se. Dong Joon bahkan mempraktekan acting Ji Sul Woo. Pada akhir adegan film yang diperankan, Ji Sul Woo harus mencium pasangannya. Dong Hoon akan mencium Beak Se, namun Beak Se menghentikannya.


Mereka berdua akhirnya duduk bersama, Beak Se menanyakan alasan Dong Joon memakai baju seperti ini. Dong Joon menegaskan bahwa “Ini adalah baju yang sangat terkenal karena dipakai oleh Ji Sul Woo, bahkan wanita di toko itu berkata pakaian ketat ini sangat bagus untuk para lelaki”. Baek Se kemudian bertanya lagi “Jadi kamu memakai baju yang sudah berusia 10 tahun?”. Dong Joon mengiyakannya Karena baju ini adalah simbolis bagi Ji Sul Woo. Lanjut Dong Joon “aku bahkan melakukan acting Ji Sul Woo”


Baek Se memukul meja, dia marah kepada Dong Joon “aku tak menyuruhmu melakukannya seperti ini. Kamu harus melakukannya dengan perasaan” Dong Joon merasa nasehat yang diberikan Baek Se terlalu berlebihan.



Baek Se meminta Dong Joon untuk sering menonton filmnya Ji Sul Woo, tapi Dong Joon merasa tak ada yang bagus dari filmnya. Sul Woo bintangi. Ketika mereka berdua sedang membicarakan apa yang harus Dong Joon lakukan, hp Baek Se berbunyi. Itu adalah alarm pengingat jam minum obat Baek Se. ketika alarm itu berbunyi, Baek Se lalu mengeluarkan obatnya yang begitu banyak lalu meminumnya. Dong Joon hanya memandanginya dengan heran. 



“kenapa banyak sekali obat yang kamu minum?” Tanya Dong Joon. “itu obat untuk kankerku” ucap Baek Se. “Aku yang akan terkena kanker jika seperti ini” ucap Dong Joon yang tak percaya Baek Se mengidap kanker. “Aku serius. Sudah ku bilang , aku mengidap kanker stadium akhir” ucap Baek Se menyakini Dong Joon. Dong Joon pun mengatakan kepada Baek Se untuk jangan  mengatakan tentang kanker lagi. “Uang 3 juta won yang aku berikan itu adalah uang asuransi kankerku” tegas Baek Se. Dong Joon bertanya kenapa kamu tidak di Rumah sakit saja. Baek Se mengatakan “berkencan dengan Ji Sul Woo ada dalam daftar keinginanku, jadi setidaknya aku harus melakukannya. Jadi jangan bercanda lagi”. Dong Joon mengatakan “siapa yang bercanda? Aku tidak akan bercanda lagi” dengan tatapan yang prihatin kepada Baek Se.


Baek Se kemudian pergi karena masih ada kerjaan. Baek Se menyuruh Dong Joon tak usah bersikap baik karena mereka berdua seumuran dan jangan bicara tidak sopan padanya. 


Baek Se dalam perjalanan pulang, Dia sedang berbicara dengan Young Jae lewat telepon. “aku ingin berkencan dengan Ji Sul Woo. Sekarnag aku mengerti susahnya Sutradara jika bekerjasama dengan actor yang buruk” ucap Baek Se. “itulah sebabnya kamu tak bisa mengkasting seseorang berdasarkan wajahnya” kata Young Jae. “Ini Proyek terakhirku, bagaimana lagi? Aku tak punya waktu untuk mengulangnya” ucap Baek Se. “Kau tidak pernah tahu. Mungkin nanti potensinya akan keluar tiba-tiba”. Ucap Young Jae memotivasi. Namun Baek berkata “Tidak. Kankerku yang akan semakin parah”


Kakaknya Dong Joon sedang kesal karena Webtoonnya tak kunjung mendapatkan banyak pembaca. Dong Joon baru saja tiba, kakaknya bertanya “kenapa kamu pulang begitu cepat? Apakah kamu gagal? Ataukah gadis itu tidak menyukaimu?” Dong Joon menjawab “tentu saja tidak, kita kan baru saja pemanasan”. Dong Joon kemudian mengatakan bahwa “sepertinya gadis itu benar-benar sakit kanker karena saat alarmnya berbunyi dia langsung meminum begitu banyak obat”. Kakaknya berfikir dia mungkin adalah gadis yang aneh.


Kakaknya kemudian berpikir untuk membuat Webtoo dari kisah hisup Dong Joon dengan gadis itu. Dong Joon menyuruh kakaknya melakukan apa yang suka. Sambil berjalan pergi


Baek Se sedang bekerja, si penelpon berpendapat “ lebih baik aku terkena kanker dari pada mati bunuh diri. Setidaknya kalau terkena kanker aku bisa mati dengan tenang”. Baek Se terdiam sejenak dan kemudian menyarankan si penelpon untuk pulang dengan selamat dan beristirahat.


Dong Joon sepertinya menepati janjinya pada Baek Se untuk serius. Dong Joon pun menonton film Ji Sul Woo dan langsung menangis, dia heran karena air matanya tiba-tiba keluar dengan sendirinya. Dong Joon terus melatih dirinya agar sama seperti Ji Sul Woo.


Malam hari di kantornya, Baek Se sedang menulis surat Pengunduran diri dengan alasan “Kesehatan”  namun menggantinya dengan alasan “Tidak dapat bersimpati kepada pelanggan sehingga tidak mempunyai kualifikasi sebagai konseler lagi”.


Baek Se keluar dari kantornya membawa barang-barangnya. Baek Se terkejut karena Dong Joon sedang menunggunya. Keduanya tersenyum satu sama lain. Dong Joon berjalan menghampiri Baek Se, dia membuka jaketnya dan memakaikannya kepada Baek Se.


“Karena kau seorang Konseler, kau tidak akan punya pacar karena sibuk” ucap Dong Joon. Baek Se tersenyum dan mengatakan “Karena kau Aktor, kau tidak akan punya pacar karena sibuk.”
Dong Joon menjawab “Aku sekarang tidak punya Projek jadi tidak sibuk”. Baek Se membalas “Aku juga berhenti dari pekerjaanku jadi tidak sibuk.”



Bersambung...