Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Love at the Tip of the Tongue Episode 4



Makan malam yang dipersiapkan Direktur Byun sangat mengagumkan.



Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: Youku

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Love at the Tip of the Tongue Episode 3
Semua orang sangat menikmati makanannya. Mereka makan sambil membicarakan tentang Qibao (pakaian wanita tradisional China), bahwa mereka ingin bertemu dengan ahli pembuat Qibao yang sangat sulit ditemui dan diajak berbisnis.


Pimpinan Kyung bilang ia tidak punya waktu untuk itu, tapi Mimi tidak masalah jika harus pergi sendiri.


Esok harinya, Mimi benar-benar pergi sendiri, bahkan sebelum semua orang bangun. Direktur Byun  dan tim dalam perjalanan menuju pantai. Ia berkata, “Ahli pembuat Qibao itu bukan orang yang mudah ditemui. Jika kita salah bicara, dia akan marah. Mimi pasti diusir sebelum dia berhasil membuat masalah. Lagipula, dia kan sulit mengenal arah, belum tentu dia sampai ke sana. Dia pasti kembali lag ke hotel.”


Pimpinan Kyung khawatir dengan keadaan Mimi, tapi ia tidak mau mengakuinya. Ia ingin segera pulang ke hotel.


Lalu ponsel Pimpinan Kyung berdering. Ayah Mimi menelepon dan bertanya apakah perjalanan mereka lancar, ia pun meminta Pimpinan Kyung untuk menjaga Mimi.


Do Chan membawakan satu kresek makanan kepada Pimpinan Kyung, ia menemukannya di pintu hotel tadi pagi. Wang juga sudah bergabung bersama mereka. Sepertinya makanan itu dari Mimi.


Sesampainya di hotel, Do Chan berkata bahwa sepertinya Direktur Byun menyukai Pimpinan Kyung. Pimpinan Kyung tidak peduli. Dia baru peduli, ketika Wang berkata, “Direktur Byun bukan seleraku, tapi Mimi.”


Pimpinan Kyung semakin terkejut, saat Wang bilang akan bertanya pada Mimi apakah dia sudah punya pacar atau belum dan akan mengajaknya berkencan.
Pimpinan Kyung: “Hey nomor 205, kalau kau punya waktu untuk itu, sebaiknya fokus pada proyek ini.”


Sementara itu, Mimi tersesat di hutan.


Pimpinan Kyung mencoba menelepon Mimi, tapi ternyata ponselnya tertinggal di kamar. Tanpa sengaja Pimpinan Kyung melihat kertas-kertas catatan milik Mimi.


Ternyata Mimi berhasil sampai di tempat ahli pembuat Qibao. Sayangnya seorang wanita di sana bilang, dia sedang tidak di tempat. Mimi yang meminta maaf karena datang tanpa pemberitahuan.


Si wanita bertanya keperluan Mimi.
Mimi: “Aku ingin mengatakan padanya, bahwa Qibao-nya mewakili semua ibu di dunia.”


Sementara itu di hotel, Detektif Byun sedang mempresentasikan kerja sama yang mungkin dilakukan oleh Hotel Hua An dan juga Travel Gyeonggi. Tapi Pimpinan Kyung tidak bisa konsentrasi.


Do Chan menenangkannya karena mereka sedang menghubungi tempat ahli pembuat Qibao. Tapi Pimpinan Kyung semakin khawatir saat Wang datang dan memberitahu bahwa Mimi sudah pergi dari sana 3 jam yang lalu, padahal wakti tempuh aslinya hanya 30 menit.


Pimpinan Kyung berlari mengampiri Direktur Byun, dan apakah mobilnya manual atau otomatis. Dia bermaksud meminjamnya untuk mencari Mimi.


“Ide berpesiar itu keren, tapi biayanya cukup beresiko,” kata Pimpinan Kyung sebelum pergi. Direktur Byun tidak sempat bilang kalau bensin mobilnya hampir habis.


Dalam perjalanan Pimpinan Kyung mengomel sendiri, “Liang Mimi, poinmu berkurang 100, aku akan mengirimmu pulang.”


Karena bensinnya sudah habis, mobil langsung berhenti di sebuah jalan sepi. Ponsel Pimpinan Kyung juga tidak bisa berfungsi.


Pimpinan Kyung melihat ada yang melintas di belakang mobil. Ia melihat ke belakang tapi tidak ada apa-apa. Ketika menengok ke jendela mobil ia terkejut.


Liang Mimi dengan lingkar mata hitam dan lemas meminta pintunya dibuka.


Liang Mimi masuk ke dalam mobil, ia bercerita bahwa ia lupa dimana memarkirkan mobilnya, tapi ia sudah bertemu asisten ahli Qibao dan membuat janji temu esok hari. Perut Mimi berbunyi.  Lalu Pimpinan Kyung memberikan choco pie miliknya kepada Mimi. Saat perutnya sendiri yang berbunyi, Pimpinan Kyung tidak mengakuinya dan tetap menyuruh Mimi makan. Mimi pun memakan choco pie-nya.


Tidur dalam keadaan lapar membuat Pimpinan Kyung bermimpi. Dalam mimpinya menemukan banyak sekali choco pie dan masuk ke rumah yang penuh dengan aneka makanan manis.
***Support kami dengan cara berikan komentar kalian tentang drama ini di bawah ya, dan jangan lupa share ke teman-teman kalian... 😁😁😁

Ia mengambil satu choco pie dan akan memakannya.



Lalu suara jeritan membangunkannya. Ia memakan choco pie Liang Mimi! [crstl]