Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Man Who Sets the Table Episode 10 PART 1

Ayah datang ke Apartemen Lee So Won. Ayahnya terkejut karena yang membukakan pintu adalah anak kecil (tak lain dan tak bukan adalah Han Gyul). 


Penulis Sinopsis: Ufi
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Man Who Sets the Table Episode 10 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Man Who Sets the Table Episode 10 Part 2

Ayah pikir dia salah kamar kemudian berbalik mau pergi, tapi tiba-tiba So Won Muncul di belakang pintu dan meminta ayahnya masuk ke apartemen. 
Ayah : “siapa anak ini?”
So Won : “anak ini adalah cucumu”. 


Ayah masih terkejut dan meminta penjelasan tentang Han Gyul. 
Sebelum menjelaskan So Wan meminta Han Gyul masuk kamar, kemudian menjelaskan ke ayah kalau Jung Su Mi (dulu tunangan So Won) adalah ibunya Han Gyul. 
Saat ini dia ada di penjara Cheongju. Ayah pun terkejut dan hanya melongo...


Ny Yang dan Yeon Joo mendatangi rumah So Won. Mereka bertemu dengan ibu So Won dan langsung mencecar dengan berbagai pertanyaan tentang rumah keduanya So Won. 
Yang hanya di jawab  
“mohon bermurah hati dan maafkan dia, dia terkadang menangkan diri disana”.

Ayah tidak percaya dan mengatakan kalau Jung Su Mi telah menipu So Won. So won tidak percaya karena dia yakin Su Mi bukan seorang penipu. 


So Won menuntut ayahnya untuk menceritakan apa yang diketahuinya tentang Su Mi. Ayahnya lalu menceritakan bahwa Su Mi sudah tahu dari awal kalau ayah tidak menyetujui pertunangan So Won dengannya.  



Ayah bercerita bahwa setelah So Won melakukan wajib militer, Su Mi datang menemuinya. 

Flash back 
Su Mi mengunjungi ayah di kantor dan meminta kepastian kepada ayah. 


Su mi : “apa anda akan memberikan restu pada pernikahan kami?”
Ayah :” dia sangat berharga bagiku, dan tak akan kubirkan menikah dengan siapa saja?”
Su Mi tahu maksud perkataan ayah “siapa saja” adalah dirinya. 


Dengan nada marah Su Mi ingin putus dengan So Won, tapi ada masalah karena dia membutuhkan uang yang banyak untuk menghidupinya (menghidupi jabang bayi yang di kandungnya/ anak So Won). 
Karena ayah tidak mengerti yang dimaksud Su Mi dengan butuh uang banyak, ayah menganggapnya sesuatu yang konyol kemudian beranjak bangkit. Sebelum pergi Su Mi berteriak memanggil ayah.



Su Mi : “apa ayah tidak lihat, kenapa aku pesan minuman jus bukan kopi?”
Ayah hanya melihat ke meja. Disana ada jus untuk Su Mi dan secangkir kopi yang tadi diminumnya. 
Flash back selesai 

So Won :”jadi waktu itu....Su Mi sedang mengandung Han Gyul?” 
Ayah :”itu tidak mungkin... dia bilang padaku kalau dia tidak akan melahirkannya, aku memberinya semua yang dia minta”.


So Won :”semua yang dia minta?kau memberinya uang?”
Ayah : “ iya, dia butuh uang untuk transplantasi Ginjal ibunya. Aku yakin anak itu bukan anakmu itu anak orang lain
So won : “dia tidak akan melakukan itu, dia orang baik”.


Ayahnya membantah kalau Su Mi orang baik kenapa sekarang dia dipenjara?.
Tetapi So Won malah balik menyalahkan ayah, karena ayah yang memisahkan mereka dan hidup Su Mi menjadi hancur. Kalau saja ayah mengatakan dari awal dia tidak menyetujui pertunangan itu pasti tidak akan seperti ini. 


Ayah : “aku melakukan ini agar kamu tidak terluka. Aku tidak ingin kau membencinya.”
“So Won, dalam hidupmu kau hanya tahu tentang belajar, jadi kau tidak pandai mengatasi masalah ini. Aku akan mengurus semuanya, jadi serahkan urusan ini padaku. Saat ini fokus saja sama keluargamu”. 

Ayah : “Saat ini istri dan ibu mertuamu sedang gelisah, ayo pulang. Pulanglah sekarang”. 
Ayah tetap membujuk So Won untuk pulang karena istri Yeon Joo dan ibu mertuanya (Ny Yang) sedang mencarinya.  


Di dalam ruang kelas sekolah, Eun Byul menemani kakaknya (A) yang sedang ngutekin jari tangan teman sekelasnya. Teman cewek yang lain sibuk ngantri untuk dikutekin. 


Bahkan mereka berebut. Pada akhirnya mereka minta foto bareng dengan A dan tentu saja A eksis habis di kerubutin cewek-cewek. Hehehe....


Eun Byul minta bayaran 4 dollar kepada teman cewek kakaknya untuk menjadi anggota grup fans  A. 



Lee Roo Ri sedang membersihkan toilet, beberapa saat dia ingat perkataan manager Joo Ae Ri, untuk menyerah dan mundur saja dari tempatnya sekarang bekerja.


Ae Ri mengancam kalau Roo Ri tidak mau menyerah maka dia seperti akan melewati jurang maut atau seperti neraka. 


Ru Ri tidak mau menyerah bahkan dia akan membuktikan siapa diantara meraka berdua yang akan memenangkan pertarungan ini. Karena baginya mendapat pekerjaan sangatlah susah. 
Ru Ri berkata pada diri sendiri “bahkan jika sudah di dalam jurang maut,  aku akan menyeretnya keluar”. Setelah itu dia melanjutkan membersihkan toilet lagi. 


Di tengah kesibukan Ru Ri membersihkan toilet muncullah Jung Tae Yang yang mengajak Ru Ri untuk keluar.... 



Tapi Ru Ri tidak mau dengan alasan dia harus membersihkan toilet dan mencuci piring. 
Tae Yang melihat Ru Ri sedang kesal. 
Tae Yang : “kelihatannya kau marah padaku?”
Ru Ri : “tidak, bagaimana seseorang yang bekerja di kantor yang hangat, mengerti kekecewaan orang yang di belakang. Aku baik-baik saja”.
Kemudian terdengar teriakan orang dari arah luar dan menanyakan apakah Ru Ri lupa membuang sampah? Saat itu juga Ru Ri beranjak pergi untuk buang sampah. 


D hanya memperhatikan saja sambil bergumam “Ru Ri...badai pasti berlalu”. 


Ru Ri membuang sampah yang ternyata....sampahnya banyak banget sampai Ru Ri kelelahan. 



Ru Ri meletakkan karung terakhir sampah, sesaat Ae Ri mendekatinya, dan menggores bagian bawah karung sampah...
wooooowwwwww sampahnya tumpah semua dan berantakan karena sampahnya tercecer dimana-mana. 


Ru Ri sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Ae Ri. 
Ae Ri malah menyuruhnya untuk mendaur ulang sampah itu sendiri, sekarang. Kalau tidak  Ae Ri akan mengeluarkannya dari pekerjaan. 



Walaupun sebenarnya merasa gak adil tapi Ru Ri tetap mendaur ulang sampah yang berserakan tanpa menggunakan sarung tangan. 
Saat mendaur ulang dia menemukan sisa makanan dan mau muntah tp dia tahan. 


Tak lama kemudian ujung jarinya terkena pecahan kaca dan berdarah...
Ru Ri hanya bisa menahan dan terduduk di depan tumpukkan sampah dan menarik nafas panjang...


Tn Kevin melihat foto (yang tertanggap kamera CCTV) seperti orang yang pernah dia kenal. Dia yakin kalau mengenal orang di foto itu “Anna Kang”.
sekretarisnya masuk dan memberikan secarik kertas. 


Ini adalah yang Tn Kevin minta. 
Tn Kevin mendatangi alamat yang dimaksud oleh sekretaris. Dan dia melihat sebuah rumah dengan mobil yang terparkir di depannya. Sekretaris itu akan memastikan apakah wanita yang tinggal di rumah tersebut adalah Anna Kang, tp hal itu di larang oleh Tn Kevin. 


Mereka hanya memperhatikan dari seberang jalan. Munsullah dari dalam rumah seorang laki-laki dan seorang perempuan. Yang kemudian masuk ke mobil. 
Tn Kevin meminta untuk mengikuti mereka.


Di Restoran semua karyawan sedang makan. Termasuk Tae Yang dan Ae Ri yang duduk bersebelahan.
Ru Ri muncul setelah mendaur ulang sampah dan menyapa mereka. 
Tae Yang  mengatakan kalau dia, membuatkan Pilaf udang yang disukai Ru Ri. Ru Ri gembira sekali dan berterimaksih kemudian menuju ke dapur. 
Ae Ri hanya tersenyum licik.


Di dapur Ru Ri tidak menemukan makanan yang dimaksud Tae Yang. Di sana hanya ada sisa nasi goreng. Ru Ri terus mencarinya di tiap sudut dapur tapi tak kunjung menemukannya. 
Karena perutnya sudah mulai lapar, akhirnya dia putuskan untuk membuat mie Instan. 


Setelah mie di tuang air panas, Ae Ri datang dan menyuruhnya makan mienya di luar. 
Dengan berat hari Ru Ri membawa mie (dua cup) dengan baki dan tiba-tiba bakinya dengan sengaja  di tumpahkan oleh Ae Ri. Tentu saja air panas dan mie nya mengotori pakaian Ru Ri yang jatuh terjerembab. 


Salah satu temannya melihat kejadian itu dan spontan menyiram Ru Ri dengan air dingin. Jadilah pakaian Ru Ri basah kuyub....


Tae Yang datang menolong Ru Ri dan menyuruhnya untuk membersihkan diri dan ganti baju. Karena sebentar lagi mereka bertugas untuk menyiapkan makan malam.  
Sambil menangis Ru Ri pergi ke luar. 


Ru Ri teringat akan dirinya sendiri. Semua orang memperlakukannya sebagai pecundang. 
Dia sangat senang karena akhirnya mendapat pekerjaan. 
Dia teringat ucapan Ae Rii
“kau menyebabkan begitu banyak kerugian, maka berhenti saja. 
Tidak akan ada yang menghentikanmu.”


Ru Ri masih menangis menyadari keadaannya sekarang. Tak lama kemudian Tae Yang datang


Tae Yang  : “tidak ada waktu menangis, ganti pakaianmu dan cepat kembali”
Ru ri : “aku tidak akan kembali”.
Ru Ri mengatakan dia tidak akan kembali lagi menjadi koki. 
Dia sungguh menderita dengan pekerjaan itu, karena memang dia tidak bisa lebih baik dia pulang ke rumah saja dan menjalani rutinitas seperti biasa. 
Awalnya dia senang mendapat pekerjaan yang dia impikan tetapi ketika menjalaninya dia banyak menimbulkan masalah. Mungkin orang lain melihat sebagai sesuatu yang konyol karena tidak bisa melakukan pekerjaan dengan benar. 
Dia bertekad akan berhenti saja kemudian melemparkan celemek yang dipakainya ke hadapan Tae Yang kemudian pergi...


Beberapa langkah Ru Ri beranjak dikejutkan oleh suara Tae Yang yang berteriak,
”apa kau hanya berjuang sebatas ini hahh...!” Ru Ri diam terpaku dengan membelakangi Tae Yang.
Tae Yang melanjutkan, “baik..kalau kau pikir dunia itu mudah, Kalau begitu kembali saja kau ke rumah dan menjalani kehidupan biasamu. 
Menunggu ayahmu untuk menjodohkan dengan pria pilihannya. 
Aku akan mengingatmu sebagai seorang pecundang bukan Le Ru Ri!”. 


Tae Yang pergi meninggalkan Ru Ri yang masih berdiri mematung dan menangis. Ru Ri berbalik  melihat celemek yang tadi dibuangnya dan memungutnya kembali sambil berkata “sebenarnya apa yang kau inginkan? Kenapa kau membuatku jadi seperti ini?” ....

Bersambung ke part 2