Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Novoland - The Castle in the Sky Episode 3 PART 2


Penulis Sinopsis: Desy
All images credit and content copyright: JSTV

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Novoland - The Castle in the Sky Episode 3 PART 1
Huanzheng tidak terima jika dia harus diusir dari Pengadilan Bintang. Tapi keputusan guru pengadilan bintang sudah bulat, Huanzheng bukan lagi murid pengadilan bintang. Huanzheng memohon untuk tidak mengusirnya karena jika dia keluar dia punya apa-apa. Putus asa, Huanzheng mencoba memberitahukan alasan tersembunyi dan keterlibatan Tianyi. Tetapi, Tianyi sudah terlebih dahulu mengancamnya dengan kata-kata halus hingga Huanzheng tidak jadi mengatakannya.


Huanzheng yang sudah dikeluarkan dari pengadilan bintang berjalan sendiri sambil menggerutu kalau dia tidak bersalah, kemudian datang dua siswa dari klan bersayap dari berbelanja, Huanzheng menyapa mereka tetapi mereka berlalu tanpa memperdulikan. Huangzheng kecewa dan sedih.


Fuling datang menemui Huanzheng, dia khawatir karena huangzheng tidak dapat ditemui di mana-mana. Fuling bingung melihat pakaian Huanzheng
“Apa kamu akan menuruni bukit untuk bermain ? ”


Dengan sedih Huanzheng mengatakan karena dia telah menghancurkan roda siklus bintang, makanya dia diusir oleh guru-guru pengadilan bintang. Fuling tidak percaya mendengarnya, dia juga ingin keluar dari pengadilan bintang jika begitu. Huanzheng menahannya jika Fuling keluar dia akan dicambuk lagi.

Huanzheng kagum dengan kepribadian Fuling dan tidak percaya Fuling mau berteman dengannya, dia menanyakan kapan Fuling lahir. Dengan senang hati Fuling menjawab dia lahir pada tahun ke tujuh dari Tianheji, pada tanggal 1 bulan Guxuan. Huanzheng sangat senang karena ada yang mau berteman dengannya, dia bertanya kepada Fuling apa dia bisa tetap menghubungi Fuling. Fuling menyanggupinya karena Huanzheng sekarang adalah adiknya sekarang dan dia tidak bisa meninggalkan Huanzheng dalam keadaan seperti sekarang. Huangzheng terharu mendengarnya. Fuling kemudian mengajaknya pergi.


Sebelum mereka pergi, Huanzheng memakan rumput langit, Fuling bingung apa yang sedang dilakukan Huanzheng. Huanzheng menjawab jika Tianyi memberikan itu sebelumnya, dia juga  tidak ingin lagi membuat Fuling dalam kesulitan jadi dia ingin pergi dan berpisah.


Fuling teringat bagaimana waktu terakhir kalinya Tianyi mengatakan cara makan rumput langit Fuling salah. Dia bertanya kepada Huanzheng bukannya cara pengambilannya digunakan dari mulut ke ulut untuk dapat bekerja. Tapi Huanzheng malah menganggap Fuling sedang bercanda. Fuling ingin mengatakan kalau Tianyi yang mengatakannya tetapi, Huanzheng memotong dan megetakan jika waktu dia memberikan rumput langit waktu itu, rumput langitnya sudah kadaluarsa makanya Fuling berperilaku menyimpang.


Huanzheng merasa rumput langit bekerja, dia berpamitan dan pergi. Fuling sangt kesal menyadari kalau dia telah ditipu Tianyi, dia mengatai Tianyi.


Huanzheng berlari dengan sangat cepat hingga dia tidak sadar jika jalan telah dipasangi tali oleh pengawal Tianyi. Huanzheng terlempar setelah tersandung tali, para pengawal langsung menangkap dan membungkusnya dengan kali hitam.


Di kediaman Tingjun, Fuling mendampingi Tingjun masih belum sadarkan diri. Anhuan kemudian datang membawa obat yang dikirim dari Tianyi, tetapi Fuling ragu takut Tianyi memberikan racun kedalamnya. Anhuan mengatakan bagaimanapun Tianyi masih kaisar dari klan bersayap jadi tidak mungkin dia melakukan hal yang tercela seperti meracuni. Tapi Fuling masih berkeras, dia merebut obat itu dan mengatakan jika dia ingin menanyakan ke Yinchi terlebih dahulu.


Saat Fuling pergi Anhuan membatin jika sekarang Tingjun diambang kematian dan dia kemudian langsung memasukkan obat itu ke mulut Tingjun. Fuling sempat meilhat itu berbalik, bertanya apa yang sedang Anhuan lakukan. Fuling dan Anhuan akan berdebat, tetapi mereka terkejut karena tiba-tiba Tingjun mulai sadar. Anhuan kemudian mengambil cangkir dan keluar untuk membiarkan mereka berdua berbicara. 


Fuling memberitahu bagaimana takutnya dia jika Tingjun tidak akan bangun. Tingjun bertanya apa Fuling takut jika dia tidak bisa melindunginya lagi. Fuling mengakuinya, karena waktu kecil dia selalu membuat onar dan Tingjunlah yang menanggungnya. Fuling berjanji jika mulai hari ini dia tidak akan pernah membuat Tingjun dalam kesulitan lagi. Tungjun duduk dibantu Fuling, dia kemudian mengelus rambut Fuling

“kamu tidak pernah membuat aku kesulitan, bagiku tinggal disisimu dan melindungimu dalam hidup ini, aku sudah cukup puas dan aku tidak memilik keinginan lain”
“hanya itu?”
Tingjun bingung dengan pertanyaan Fuling. Fuling mencoba mengalihkan pembicaraan dengan memperlihatkan gambar kacang merah buatannya.


Sambil memperhatikan gambar Fuling, Tingjun membatin
“ling’er, kacang merah melambangkan kerinduan, bagaimana bisa aku tidak tahu perasaanmu?”
Tingjun menghindar, dia mengatakan Fuling baru saja memasuki pengadilan bintang dan dia harus berhati-hati terhadapa Tianyi. Tapi Fuling malah menanyakan apa Tingjun masih cemburu tentang Tianyi. Tingjun tidak bisa menjawabnya dan mengatakan dia lelah dan ingin beristirahat. 


Fuling akan meninggalkan kamar Tingjun, tetapi tingjun tiba-tiba memuntahkan darah dan tidak sadarkan diri. Fuling panik.


Di kediaman Tianyi, dia tersenyum kemudian datang bawahannya yang melaporkan jika Huazheng telah meninggalkan Pengadilan Bintang dan turun gunung dan ketika akan pergi, hanya Fuling yang melihatnya pergi. Dan juga mengenai Luolin, dia mengatakan sudah mengurus itu. Tianyi bertanya apa dia membunuhnya, bawahannya mengatakan mereka tidak berani melakukannya dan mereka hanya membuat Luolin terlihat seperti melarikan diri. Bawahannya bertanya kenapa Tianyi tidak membiarkan Luolin bekerja pada Tianyi

“Seseorang yang menjual jiwanya untuk keuntungan seperti dia adalah seekor ular berbisa dimapun kamu menempatkannya. Hari ini, ia bisa menerima uang kita tapi besok, dia bisa menerima uang orang lain dan menghianati kita”

Tianyi kemudian bergumam
“Bai Tingjun, meskipun saat ini kamu terluka oleh api inti mesin armor, aku juga telah mengiliminasi penghiatan dalam kelompokmu, kita berdua tidak berutang sama apapun”


Fuling memanggil Tertua(Xing Guxuan) pengadilan bintang untuk memeriksan Tingjun, setelah selesai Fuling bertanya bukannya Tianyi yang melukai Tingjun. Tertua menjawab bukan Tianyi, Kalau bukan karena obat dari Tinayi, Tingjun pasti sudah meninggal, dia juga menambahkan jika Tingju hanya dapat bertahan hidup selama 3 hari. Serangan mesin Armon mungkin hanya terlihat seperti cedera biasa tetapi kenyataannya adalah itu dapat menghancurkan jantung dan darahnya. Fuling memohon untuk meyelamatkan Tingjun. Tetapi Guxuan tidak bisa melakukannya bahkan jika dia menggunakan metode memperluas jiwa, harus ada pertukaran hidup orang lain untuk hidupnya. Fuling bersedia menukarkan jiwanya. Tertua marah karena Fuling dengan mudah berbicara tentang kematian.


Huanzheng dikurung disebuah pondok, awalnya dia berusaha untuk keluar tetapi ketika dia melihat peralatan-peralatan diatas meja, seketika dia tertarik. Masih tidak percaya, dia menampar wajahnya untuk membuktikan itu bukan mimpi.


Fuling sedang menangis di tangga, tiba-tiba dikagetkan dengan suara yang bertanya apakah dia benar-benar ingin menyelamatkan Tingjun. Fuling mencari asal suara.
“kamu siapa?”
“kamu tidak bisa menemukanku karena aku sudah meninggal, aku dibunuh olehmu”
“kamu sedang berbicara omong kosong! Aku tidak pernah menyakiti orang”
“benarkah?”


Fuling terkejut karena arwah mesin armor muncul. Arwah itu memperlihatkan bagaimana ketiga guru pengadilan bintang membunuhnya. Mereka saling menyalahkan, arwah mesin armor menyalahkan Fuling atas kematiannya, dan Fuling juga menyalakan arwah mesin armor karena membuat Tingjun terluka. Mesin armor kemudian nawarkan bantuan untuk menyelamatkan Tingjun. Awalnya Fuling ragu tapi akhirnya dia melakukannya.


Fuling membuat ramuan dengan megikuti narasi dari mesin armor
“api dalam air, es dalam api, kayu abadi, bunga dalam batu, menambahkan objek yang sangat Yin dan Yang, tidak hidup dan tidak sekarat dalam ramuan itu, dan kemudian menggunakan darah manusia hidup sebagai pelengkap. Obat ini beracun dengan sendirinya. Pembuatnya harus menerimanya pertama dan kemudian minumkan darahnya untuk pasien. Ini adalah teknik memperluas jiwa yang tidak ingin  Xing Guxuan kasih tahu kepadamu”
***Support kami dengan cara berikan komentar kalian tentang Episode drama ini di bawah ya, dan jangan lupa share ke teman-teman kalian... 😁😁😁

Di istana klan manusia, ratu (Bai xue) mendapatkan kabar buruk jika bintang bunga dewa amulet telah berubah posisinya yang juga berarti generasi bintang bunga dewa amulet akan segera terbangun.

2 komentar

Dilanjut terus ya kakak