Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Novoland - The Castle in the Sky Episode 5 PART 1


Penulis Sinopsis: Desy
All images credit and content copyright: JSTV

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Novoland - The Castle in the Sky Episode 4 PART 2
Tianyi mengajak Fuling merayakan rencana pengangkatan Fuling karena akhirnya Tingjun telah menemukan wanita merepotkan seperti Fuling. Tidak terima, Fuling ingin pergi mencari Tingjun. Tetapi Tianyi menyuruhnya kembali  dan menawarkan anggur yang telah dikubur bertahun-tahun dibawah batu. 


Fuling takjub dengan rasanya dan memuji-mujinya. Siapa bilang anggur ini adalah milikku?. Fuling bertanya siapa pemilik anggur itu

“Tentu saja, itu milik Guru Guxuan yang tidak akan pernah menolak alkohol atau kecantikan. Lima tahun lalu, dia diam-diam menanam anggur di tempat itu dan karena aku melihatnya jadilah anggur itu milikku”


Marah, fuling akan melaporkan perbuatan Tianyi karena berani mencuri anggur guru. Tianyi menahannya
“apa aku menempatkan pisau ke lehermu untuk memaksamu minum? Aku hanya memberi tahu kamu jika anggur ini terasa enak”


Melihat Fuling yang sebenarnya juga mau tetapi menahan diri. karena rasanya enak, mengapa menahan diri?


Fuling dan Tianyi duduk saling membelakangi. Fuling mengaku sebenarnya dia sadar jika Tianyi tidak seperti orang yang menjengkelkan. Guru Yufei mengatakan saat Tianyi akan memberikan tujuh bulu mata se bagai hukuman, Tianyi terlihat tampak sangat kasar, padahal kenyataannya dia lembut, jika tidak bagaimana Fuling bisa sembuh begitu cepat. Juga, melihat Huanzheng yang telah diusir, pengadilan bintang tidak mahir dalam metodologi dari mekanisme kerja. Jadi sebaiknya lebih baik dia keluar dari sana. Dan juga Tingjun dan Fuling telah berjalan sejauh ini, semua berkat Tianyi. 

“Kamu tidak menganggap aku penggangu lagi, tapi aku merasa kamu sangat menjengkelkan.Fuling akan minum anggur tidak jadi meminumnya” 
“hei! Apa yang aku lakukan untuk mengganggumu?”
Tianyi menjawab, bukannya kau bilang aku setan? Ini adalah seperti setan. Ketika orang lain bahagia, aku tidak bahagia.


Fuling tidak jadi meminum anggurnya lagi, kenapa hatiku berdebar cepat? Kepalaku hampir terbelah. Apa kamu menambahkan racun ke anggur?. Fuling memberikan botol anggur ke Tianyi. Tianyi terkejut karena isinya sudah hampir habis. Tingjun memberi peringatan ke Fuling , jika anggur itu memiliki efek yang sangat kuat. Terlambat, Fuling sudah mabuk, dia bahkan meminta anggur lagi tetapi Tingjun tidak mau memberikannya. 


Mereka rebutan botol anggur, hingga akhirnya Fuling salah ambil, bukannya mengambil botol anggur tapi malah mengambil tangan Tianyi. Fuling sebenarnya melihat, jika dia salah ambil tetapi dia tidak melepas tangan Tianyi. Sebelum akhirnya tak sadarkan diri, dia mengaku sebenarnya dia tahu semuanya, termasuk tentang makan rumput langit itu sebenarnya tidak akan berguna.


Tianyi memanggil-manggil nama Fuling tetapi tidak ada jawaban. Dia kemudian menggenggam tangan Fuling dan tersenyum.


Malam harinya, Tianyi menggendong Fuling yang tidak sadar dibawah derasnya salju. Gadis bau, lihatlah salju turun dengan deras. 


Tianyi tersenyum kecewa ketika Fuling memanggil Tingjun dalam tidurnya. Tingjun berguman benar-benar berat.


Di kamarnya, Tingjun sedang menatap bulan di tengah turunnya salju dengan sedih. Dia mengalihkan pandangannya ke gelang kacang merah yang dia pegang.


Esok harinya, Tingjun memberikan gelang itu ke Anhuan. Fuling melihatnya dan menegur mereka. 
“sebuah kacang merah adalah untuk menyampaikan perasaan cinta. Apakah ada atau tidak ada, itu tergantung pada hati seseorang. Apakah kau tidak mengerti sekarang? Gelang ini dibuat oleh aku pribadi, kacang per kacang. Aku hanya bisa memberikannya kepada yang aku cintai”
“orang yang kamu cintai? Lalu bagaiman denganku? Bagimu aku ini apa?”
Sejak kita masih kecil, aku selalu mencintai dan merawatmu seperti adik kandungku. Jika aku melakukan apa saja yang membuatmu salah paham, maka aku minta maaf. Fuling sedih mendengar kata Tingjun
“tapi yang mulia ratu sudah memberi aku gelar putri mahkota”
“kamu mendengar percakapanku dengan ibuku? Maka kamu juga harus tahu bahwa aku sudah menolaknya”


Fuling memandang Anhuan. Apakah karena dia?. Tingjun minta maaf. Sambil menahan air matanya fuling menyuruh Tingjun untuk tidak menyesal. Itu semua salahku! Itu adalah cinta tak terbalasku sendiri!, ini aku yang harus mengatakan maaf. Fuling berlari meninggalkan mereka. Merasa bersalah, Tingjun membatin jika sulit untuk dimasukkan ke dalam semua kata-kata penderitaan di dunia. Aku lebih suka kau salah paham.


Setelah Fuling pergi, Anhuan mengembalikan gelang pemberian Tingjun. Tingjun bingung kenapa Anhuan mengembalikannya. Anhuan tahu jika gelang merah itu tidak akan pernah benar-benar menjadi miliknya. Kamu menyakitinya, tapi hatimu seribu lebih sakit dari miliknya. Tingjun meremas gelangnya.


Fuling dipanggil menghadap Bai Xue. Ketika Fuling menghadapnya, Bai Xue meminta pejabatnya membacakan gulungan yang mana intinya Fuling akan diangkat menjadi putri mahkota. Tetapi Fuling terlalu sedih, karena Tingjun tidak ingin dengannya dan dia juga tidak ingin membiarkan Tingjun terpaksa mematuhi perintah, akhirnya Fuling memutuskan menolaknya. Dia mengklaim jika dia tidak ingin kebebasnnya hilang di istana yang sepi dan juga permusuhan permaisuri dan selir yang berjuang untuk perhatian dan status.


Bai Xue tetap pada pendiriannya. Dia akan tetap akan menikahkannya dengan Tingjun. Bai Xue menyuruh pengawalnya menyeret Fuling pergi. Tetapi Tingjun datang menghentikannya, dia memohon untuk tidak menikahkan mereka berdua. Tetapi Bai Xue tetaplah Bai Xue yang kelas kepala. Dia menyuruh pengawalnya untuk membawa mereka berdua pergi. Terpaksa Tingjun melawan pengawal untuk menyelamatkan Fuling. Meski sudah berusaha melawan, Fuling tetap tertangkap. Untung saja muncul pria bertopeng emas yang menyelamatkannya. 


Bai Xue mengenali teknik mempesona ungu yang digunakan pria itu. Dia mengejar mereka hingga jalan rahasia. Pria bertopeng berpesan agar Fuling meninggalkan kota Shuang dan pergi sejauh mungkin. Di ujung jalan rahasia, Bai Xue menangkap mereka. Melihat teknik mempesona ungu, Bai Xue mengingat bagaimana ketika dia dan pengawalnya menyerang Ji Shu dan istrinya di hari kelahiran Fuling, Ji Shu juga menggunakannya untuk melawan mereka.


Bai Xue menyuruhnya melepaskan topengnya, tetapi Ji Shu menolaknya. Kebencian kita satu sama lain begitu dalam, kalau saja kita tidak pernah bertemu dalam hidup ini. Bai Xue bertanya kenapa Ji Shu menggunakan jalan rahasia dalam keadaan seperti ini. Karena aku tahu kau tidak akan membawa siapapun di sini dan juga itu hanya anda, saya harus melawan. Aku masih memiliki kesempatan kemenangan.


Ji Shu mendorong Fuling pergi dan menutup pintu. Fuling memanggilnya dan berusaha untuk membuka pintu, tetapi tidak berhasil.

Saat mereka bertarung, teknik mempesona ungu terlepas Ji Shu. Tidak ada pilihan, Ji shu merusak mekanisme pembuka pintu. Di luar, Fuling masih terus memanggilnya. Pergi, cepat! Dia tidak bisa melakukan apapun kepadaku. 
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh,, Supaya kami tetap semangat menulis sinopsisnya dan beri komentar juga di episode ini apa yg menarik dan bikin penasaran... gomawo.. 😁

Ingin mencari orang yang bisa membantunya, Fuling berlari dan terus berlari.

3 komentar

Semangat kakak 😊😊😊

Tianyi mulai ada rasa nih sm fuling 😍

Thanks for sinopsis