Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Secret Seven Episode 4 PART 3


Penulis Sinopsis: Cyntia
All images credit and content copyright: GMM One

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 4 PART 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 4 PART 4

Padlom: “Apa kau suka pohon?”
Play: “Aku menanam pohon. Aromanya menyegarkan. Cobalah untuk menciumnya.”
Play lalu mendekat ke arah Padlom untuk mencontohkan cara mencium aroma pohon.


Liftoil lalu menyela bahwa ia juka pohon, dan membicarakan kenangan masa kecil mereka yang suka memanjat pohon.


Spoil bilang akan mentraktir Spoil makan malam atas wawancaranya tadi. Dan karena Play ada jadwal, mereka memutuskan untuk makan di tempat Play pentas.


Play mulai memainkan gitarnya.


Spoil: “Dia membawakan lagu ini untukmu.”
Padlom: “Dia hanya menjalankan pekerjaannya.”
Spoil: “Aku yakin.”


Padlom menilai Play.


Setelah tampil, Play mengajak Padlom minum bir. Spoil berkata bahwa Padlom bisa mabuk walau hanya minum satu gelas. Tapi Play berkata, bahwa ia ingin melihat Padlom mabuk, dan mereka berada di wilayahnya jadi tidak perlu khawatir. Liftoil juga memperingatkan agar Padlom minum sedikiiiit saja.


Padlom menghabiskan minumannya.


Esok harinya, Padlom terbangun bukan di kamarnya dan melihat ada seseorang yang tidur di sampingnya.


“Aaah.. Liftoil.” Teriakan Padlom membangunkan Liftoil.


Padlom bertanya mengapa ia bisa menginap di tempat Liftoil.


Liftoil sudah tahu bahwa Padlom tidak mungkin mengingat kejadian semalam, oleh karena itu ia merekam kejadiannya. Padlom yang sudah mabuk, mulai menari dan menyanyi.


Play lalu naik ke panggung untuk membawa mereka turun.


Play bahkan harus menggendong Padlom yang hampir tidak sadarkan diri.


Liftoil menertawakannya, tapi tidak begitu dengan Padlom. Dia merasa sangat malu.


Ternyata belum selesai sampai di situ, Padlom masih berbuat kerusuhan saat menunggu taksi. Ia masih menari dan menumpahkan minuman ke baju Play.


Liftoil yang masih sadar pulang naik taksi bersama Padlom.


Sedangkan Play tidak kalah kerepotan saat mengantar Spoil pulang.


Liftoil menyiapkan sarapan untuk Padlom.


Tapi karena Padlom tidak mau, ia memakannya sendiri. Liftoil juga sudah memberi tahu Ibu, bahwa Padlom menginap di rumahnya.


Liftoil bercerita, kalau saat masih kecil dulu, dia sering menginap di rumah Padlom, “Jadi sebagai gantinya, sekarang kau bisa datang dan menginap di sini.”


Liftoil lalu memetik benang sari bunga soka dan menyuruh Padlom mencicipinya karena rasanya manis. Setelah itu, ia mencobanya sendiri ke mulutnya dengan benang sari yang sama.


Di rumah, Padlom menanyakan bagaimana hubungan kekerabatannya dengan Liftoil. Ibu menyebut banyak sekali nama paman dan bibi, dan ibu sendiri tidak terlalu yakin mereka berhubungan saudara secara langsung atau tidak.


Ibu: “Kenapa? Apa Liftoil naksir padamu? Kalian tampan dan cantik. Jika kalian punya anak pasti mereka sangat menawan.”
Paldom: “Kau ini bicara apa Bu..?”


Padlom meninggalkan ibunya yang masih tersenyum di belakangnya. Ia lalu mengirim SMS pada seseorang. “Ini darurat. Cepat bangun.”