Advertisement
Advertisement
Sinopsis Special Law Of Romance episode 2


(Pasal Dua)
Hukum Keharusan, yang menentukan Hidup Bersama



Penulis Sinopsis: Chriselda
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Special Laws of Romance Episode 1
Seorang laki-laki sedang tidur di sebuah kamar, dia adalah Lee Dong Hoon. Ui Chan sedang merapikan baju-bajunya yang berada di lemari serta membersihkan tempat tidurnya. Terlihat Se Woong juga masih tertidur di sofa ruang tamu. Sementara yang lainnya masih tidur Ui Chan sudah memasak, Ia pun membangunkan Se Woong, ketika mendekati Se Woong, Ui Chan mencium bau alkohol yang sangat pekat, Ia pun membangunkan Se Woong dengan memukulnya. Kemudian Ui Chan membangunkan Dong Hoon karena sarapan sudah siap. 



Dong hoon dan Se Woong sudah duduk dimeja makan, Dong Hoon memperhatikan gelang yang dipakai Se woong. Dia bertanya apakah kamu pergi ditempat berbeda tadi malam, se woon hanya tertawa. Dong Hoon mengatakan “kamu berhak mendapatkan seluruh rasa hormatku”



Ui Chan pun datang membawa makanan, Dong Hoon pun bertanya “ apakah ada yang ulang tahun hari ini ? kenapa kamu memasak sup rumput laut? Jawab Ui Chan sambal memegang bahu Se Woong “itu karena hari ini genap 5 tahun laki-laki terbaik ini datang ke rumah ini untuk tinggal dengan kita”
FlashBack



Ui chan sedang memasak sup rumput laut di dapur, setelah selesai memasak dia menelepon Dong Hoon “di mana kamu? Makan malam sudah siap” tanya Ui Chan. “aku dalam perjalanan, sedikit lagi akan sampai dan tolong siapkan sebuah ruangan di dalam rumah” jawab Dong Hoon. Dia pun mengakhiri teleponnya.


Seorang wanita berjalan Bersama-sama dengan Dong Hoon dan Se Woong. Wanita itu berkata “tolong jaga Se Woong, Hakim Lee”. “Anggap saja kamu beruntung, Se Woong” ucap wanita itu pada Se Woong. Dong Hoon berkata “saya akan sering mampir, telepon saya apabila ada masalah dengan anak-anak ”. Dong Hoon dan Se Woong pun pamit pergi.



Dong Hoon menyuruh Se Woong mengikutinya, Dong Hoon sudah berjalan pulang tetapi Se Woong tidak mengikutinya, Dong hoon pun berbalik dan mengangkat tangan seakan mau memukulnya. Melihat Se woong yang langsung mengangkat tangannya untuk menahan pukulan, Dong Hoon pun menyuruh se woong untuk menurunkan tangannya dan cepat mengikutinya pulang.



 Sesampai mereka dirumah, mereka bertiga pun makan malam Bersama. Dong Hoon menyuruh Se woong untuk cepat makan, makanannya enak. Namun Se Woong seperti enggan untuk menyentuh makanan. Tiba-tiba Ui Chan bertanya siapa penjahat ini? Se Woong kembali bertanya kepada Ui Chan “penjahat? Hey, apakah kamu mau aku menghancurkan masa depanmu yang cerah itu? Ui Chan tak menjawabnya hanya memandangi Se Woong. Lanjut Se Woong “jangan bertingkah seolah tidak ada hari esok”. Dong Hoon pun menghentikan pertikaian diantara mereka berdua dan menyuruh mereka untuk makan. Kata Dong Hoon kepada Se Woong “Jangan membuat kesan pertama yang buruk jika kamu akan melihat dia setiap hari”


Ui Chan pun kaget mendengarnya “setiap hari? Apakah penjahat ini akan tinggal disini?” tanya Ui Chan. Ui chan dengan suara yang lebih besar “apakah istrimu tahu tentang ini? Kita hanya mempunyai dua kamar ” Dong Hoon menjawab tentu dia tahu tentang hal ini, dia bahkan lega saya tidak tinggal disini sendirian, lagipula saya akan ke rumahya akhir pekan. Jangan bertengkar tentang hal ini kalian berduakan pasangan lelaki. Ayo cepat makan. Katanya


Ui Chan seakan tidak terima dengan tinggalnya seorang penjahat di rumah mereka. Dia pun berkata kepada Dong Hoon apakah hakim sering melakukan hal seperti ini? Dong Hon menjawab kamu akan mengerti jika suatu hari nanti sudah menjadi hakim. Se Woong seolah jenuh dengan situasi ini dia pun menyuruh Dong Hoon untuk mengirimnya saja ke penjara dari pada terisksa di sini. Tetapi Ui Chan yang menjawab tunggu saja tiga tahun yang akan datang aku akan mengirimmu kepenjara.



Ui Chan sedang belajar untuk mengikuti ujian. Tiba-tiba Dong Hoon membawa Se woong yang sepertinya masih mengantuk untuk belajar juga karena dia juaga akan mengikuti ujian masuk kuliah. Mereka berdua belajar Bersama sampai akhirnya mereka menjadi akrab dengan sendirinya.



Dong Hoon dan Ui Chan menunggu Se Woong untuk mendengarkan hasil ujiannya, saat membaca hasinya mereka berdua tak menyangka ternyata Se Woong lolos. Mereka bertigapun tertawa bahagia sambal berpelukan.
Flashback End



Mereka bertiga pun makan Bersama, tersenyum mengingat masa lalu. Ui Chan berkata hari ini ia akan pergi untuk menjadi sukarelawan di pembangunan rumah social. Dia meminta Dong Hoon dan Se Woong untuk pergi Bersama-sama. Tapi sepertinya mereka berdua tidak mau, sehingga mencari-cari alasan. Sehingga Ui Chan pun pergi sendiri dan menyuruh mereka berdua untuk kembali makan



Ui Chan sudah sampai dilokasi kerja sukarelawannya, dia langsung memakai perlengkapan kerja dan memulai kerjaannya.



Ui Chan melihat seorang wanita sedang mengecat dinding tetapi karena dindingnya terlalu tinggi wanita itu pun susah melakukannya.
Ui Chan pun tersenyum dan menghampiri wanita itu dan membantunya mengecat dinding.



Ketika wanita itu berbalik dia kaget ternyata disebelahnya ada Ui Chan, tetapi karena belum mengetahui namanya Ji Hye memanggil Ui Chan dengan sebutan “Rambut ?”. Ui Chan berbalik dan memanggil Ji Hye dengan sebutan “Kemeja ?”. mereka berdua saling memandang dalam kebingungan.


Bersambung...