Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Witch's Court Episode 14 PART 1


Penulis Sinopsis: Ufi
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Witch's Court Episode 13 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Witch's Court Episode 14 Part 2

Sidang Banding 
Kasus no 2017LO309 untuk pembunuhan 
Hakim memulai sidang Banding , “kita akan mulai sidang banding sekarang, jaksa sudah hadir, terdakwa  Ahn Tae Kyoo dan penasehat hukumnya hadir, terdakwa Baek Min Ho dan pembela umumnya hadir. Kita akan mendengarkan jaksa terlebih dahulu”. 

“apa dasar pengajuan bandingmu?” 

Jin Wook berdiri dan menjelaskan alasannya. 


Terdakwa bersikeras bahwa Baek Min Ho membunuh Kang So Ah dan menyerahkan sebuah sarung tangan dengan darah Baek Min Ho sebagai bukti. Jong Young Ho dari BFN, yang menganalisis darah tersebut menyerahkan pernyataan tertulis.

Jin Wook menyerahkan surat pernyataannya pada hakim. Kemudian dia melanjutkan lagi...

Dia menerangkan bahwa barang bukti itu tidak pernah ada, dan dia memalsukannya atas perintah Ahn Tae Kyo. Hal itu membuktikan bahwa dia  menutupi tindak pidananya sendiri dan dialah pembunuh sebenarnya. 

Hakim :”pembela, ada yang ingin anda sampaikan?”


Pembela (pengacara Heo) : “saya ingin menyerahkan surat pengunduran diri Lee Sang Joon dari BFN”. 
Hakim : “kenapa anda menyerahkan ini?”
Heo :”dialah teknisi BFN yang menganalisis sarung tangan yang jaksa serahkan sebagai barang bukti. Dia dipecat karena penggelapan. 

Jika kita menerima pernyataan bahwa bukti sarung tangan itu dipalsukan atas perintah Ahn Tae Kyoo, kitapun harus mempertanyakan sarung tangan yang jaksa berikan. 

Hakim :”kedua bukti yang diserahkan kurang kredibel, karenanya kami akan mengeluarkan keduanya dari pertimbangan. Jaksa, anda punya bukti lain?”


Jin Wook menggelengkan kepala. Pengacara Heo tersenyum. 
“Sidang sudah selesai...ayo pergi ...” Ahn Suk Pil yang melihat jalannya persidangan dari lantai 2 gedung sidang. 


Yi Deum datang dengan senyum mengembang di bibir semua mata tertuju padanya...
 “ Yang Mulia, saya penasihat hukum baru terdakwa Baek Min Hoo, Ma Yi Deum”.

Kemudian menyerahkan surat kuasa pengacara kepada hakim dan sedikit tersenyum ke arah Min  Ho. 

“orang yang membunuh Kang Soo Ah adalah .....(jari telunjuknya menunjuk Ahn Tae Kyoo) Ahn Tae Kyoo.
“penasihat, kamu punya bukti apa?” tanya hakim.
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh.. Biar kami tetap semangat untuk mlenjutkannya, Dan berikan juga komentar kalian di episode ini apa yang menarik dan apa yg bikin penasaran... Gomawo.. 😁

“aku menyerahkan video penganiayaan korban pada hari pembunuhannya sebagai barang bukti”. 
Yi Deum menyerahkan flasdisk yang berisi rekaman video yang dimaksud. 

Melihat video itu neneknya Kang Soo Ah menangis, pengacara Heo pun tak tahan melihatnya dan memejamkan matanya, semua orang yang menghadiri persidangan tercengang melihatnya. 
Ahn Suk Pil pun kaget dibuatnya. 


Nenek Song Ah terus saja menangis, Jin Wook yang melihatnyapun tak tega. 
Jin Wook : “Terdakwa Ahn Tae Kyo menyembunyikan tidak pidananya, dan menjebak temannya Baek Min Ho untuk semua itu. Hingga kini dia tidak bertobat. Dia telah memanipulasi barang bukti, menutupi tindak pidananya, dan memanipulasi hukum, karenanya aku menuntut dia di hukum penjara seumur hidup”. 


Akhirnya putusan pun dibacakan oleh hakim. 
Putusan terhadap terdakwa Ahn Tae Kyoo, dan Baek Min Ho pada persidangan sebelumnya dengan ini kami batalkan. Ahn Tae Kyoo di vonis penjara seumur hidup, dan Baek Min Hoo divonis penjara 3 tahun. Namun hukuman Baek Min Ho akan dikurangi menjadi lima tahun masa percobaan. 
Petugas kejaksaan segera membawa Tae Kyoo yang meronta-ronta minta dilepaskan. 
Min Hoo pun dibawa petugas keluar ruang sidang. 


Yi Deum mengacungkan cempol kepda Jin Wook dan jin Wook pun membalasnya dengan mengacungkan jempol juga. 


Ahn Suk Pil keluar ruang sidang dengan memegang kepalanyaa yang terasa pusing. Kemudian menyuruh sekretarisnya menelpon Gap Soo. 


Gap Soo menerima telp dari Ahn Suk Pil . Gap Soo menanyakan tentang persidangannya, dan dijawab kalau jaksa menunjukkan rekaman video dalam persidangan. Video itu berasal dari Kingdom. Hal itulah yang membuat Tae Kyoo di vonis seumur hidup. 
Gap Soo menjawab, dia akan mencari tahu dan akan menghubungi nya. 


Dua hari sebelumnya
Jaksa Min, Jin Wook dan Yi Deum melihat rekaman video penyiksaan Kang So Ah yang dilakukan Tae Kyoo. Ketiganya melihat dengan tak tega sampai menutup mata mereka. 

Jaksa Min mengatakan kalau kita bisa menuntut Tae Kyoo dengan video itu. Dan semuanya menyetujuinya. 

Masalahnya sekarang adalah ketika Cho Gap Soo mengetahui video ini berasal dari kingdom, dia tidak akan berusaha menutupinya dengan berbagai cara. 

“kita harus memenangi sidang itu sekaligus mengekspos Kingdom” kata Yi Deum.

“kamu tahu apa yang harus kamu lakukan Ma?” tanya Jaksa Min “tapi Gap Soo memiliki kaki tangan disana”. 


“tidak perlu dengan berita bukan? Aku punya orang yang tepat”. Jin Wook memberikan solusi dan mengenalkan mereka pada seseorang. 

Han Jung Mi dia adalah wanita yang kita lihat memotret aktivitas Gap Soo dan perdana menteri saat di pulau Bujin (padang Golf). Dia juga yang menyerahkan foto hasil jepretannya ke pada Jin Wook (pada episode  13)


Han Jung Mi, mengerjakan acara internet setelah meninggalkan JoongA Iibo. Dia meyakinkan jaksa Min dan Yi Deum kalau dia akan mengekspos Gap Soo dan Kingdom sepantasnya. 


Cho Gap Soo mendapat laporan dari sekretarisnya untuk melihat acara internet tentang keponakannya. 
Di tab yang di pegang Tn Gap Soo terlihat Han Jung Mi yang sedang menyiarkan secara langsung tentang persidangan banding . 


Hari ini, di pengadilan ini kasus Kang Soo Ah telah terungkap kebenarannya. 
Tidak seperti persidangan sebelumnya, pembunuh sebenarnya di kasus ini adalah Ahn Tae Kyoo. 


Ahn Tae Kyoo, mahasiswa Hukum di Universitas Hankuk adalah putra Ahn Suk Pil Pimpinan dari Grup Hyungjae. Kebenaran itu di tutupi hingga kini. (di layar di tampilkan TKP penemuan jenazah Kang Soo Ah) karena hotel Hyungjae menyembunyikan fakta bahwa Ahn membunuh demi menjaga kehormatan mereka. Akan tetapi bukan itu satu-satunya alasan. 


Sebuah ruang untuk melobi berada di hotel Hyungjae, tapi ruang itu dirahasiakan dari publik, disanalah pembunuhan itu terjadi. (dilayar tampak ruangan Kingdom).

Menurut laporan, diantara para petinggi negara, perdana menteri sering mengunjungi Hotel Hyungjae. Kingdom berada di lantai K Hotel Hyungjae. Itu klup keanggotaan VIP.


Dilayar ditampilkan pengakuan seorang wanita (Yun Hee), aku banyak menemui petinggi negara disana. Merka menikmati minuman mahal dan wanita muda.  

Belum lama ini Rektor Universitas Hanguk, diminta oleh perdana menteri untuk menerima cucunya sebagai mahasiswanya. Kurasa ini sudah sering terjadi sebelumnya. 

Dari yang ku dengar Ahn Tae Kyoo, dari grup Hyungjae, juga diterima di fakultas hukum kampus mereka setelah membangun auditorium kampus itu.  


(banyak warga masyarakat yang di jalan, warnet atau tempat lain menyaksikan tayangan ini)
Dari yang kami selidiki, Ahn Tae Kyoo hanya hadir dalam kelas 14 kali dalam tahun ini. Akan tetapi rata-rata nilainya A. Bahkan ia menerima beasiswa. 

Ini adalah sesuatu, yang tidak bisa dijelaskan selain dengan cara melobi. 

Kita menyaksikan seorang pembunuh yang terkemuka di masyarakat menjebak orang lain karena lobi. 


Dengan video ini kita tidak akan tinggal diam. Mereka telah menyembunyikan kematian wanita tak bersalah dan melobi penerimaan yang melawan hukum. Disinilah berbagai lobi dengan para petinggi negara pernah berlangsung. 

Kami mendesak investigasi hukum atas Kingdom. 


Saking marahnya Tn Gap Soo mengepalkan tangannya dan menggebrak meja hingga tangannya bergetar, kemudian berdiri memandang jendela dan membanting vas bunga yang ada disebelahnya. 
Ahn Tae  Kyoo meringkuk di dalam sel. Kemudian dia mendengar, “Baek Min Hoo, keluar”. Tae Kyoo segera mendekati pintu sel dan melihat Min Hoo keluar di dampingi petugas sipir penjara. 


“Min Hoo, kenapa kamu keluar?”
“pakaian itu paling cocok denganmu”. Min Hoo pun keluar. Sementara Tae Kyoo berterik-teriak memanggil namanya. 

Min Hoo sudah berpakain rapi (setelan kemeja dan jas) sedang mengemasi barang-barang miliknya, salah satunya adalah surat Pencatatan Real Estat dan memasukkan kedalam saku jasny. 


Akhirnya...Min Hoo keluar dari penjara dan bisa menghirup udara segar. Lama dia berdiam sambil memandang lingkungan sekitar. 

Tak berapa lama Yi Deum datang dan memanggil namanya. Min Hoo pun menoleh ke arah suara. 


Min Hoo berterimakasih pada Yi Deum atas semuanya. Tapi Yi Deum datang bukan untuk itu. Dia datang karena kakanya (Baek Sang Ho) masih berutang padanya. 

Yi Deum menunjukkan sms terakhir Sang Hoo padanya. Yang mengatakan, jika terjadi sesuatu padanya maka barang buktinya ada pada Min Ho. 

“kenapa kakakku mengirim sms seperti itu?”
“dia pernah melakukan kesalahan besar terhadapku. Dia mati saat mencoba memperbaiki kesalahannya”. 

Yi Deum meminta Min Hoo untuk menghubunginya jika dia menemukan bukti yang kakaknya janjikan padanya. 


Jaksa Min dan pak Song (asisten jaksa Agung) sedang makan bersama di ruang VIP. 


Sesaat mereka melihat siaran TV, Berita tentang persidangan dan Kingdom Hotel Hyungjae menjadi salah satu topik pencarian terhangat. 
Pak Song :“kamu dalangnya?”.
Jaksa Min : “aku membutuhan waktu 20 tahun”. 
“kamu selalu seperti ini saat kita dilatih dulu”. 


Jaksa Min meminta pak Song untuk membantunya dalam menangkap Cho Gap Soo. Dia meminta jaksa Min untuk menunggu karena jaksa wilayah menentangnya. Kita tidak bisa menginvestigasinya  berdasarkan opini publik semata. 


Di meja makan lain, jaksa Park dan Jin Wook sedang makan bersama. 
Jaksa Park penasaran, ada apa antara Jin Wook dan Yi Deum. Karena yang menemukan video itu Jin Wook kenapa memberikannya kepada Yi Deum?. Berdasarkan nalurinya, Jin Wook dan Yi Deum tidak pacaran. 

Jin Wook tak menjawab rasa penasaran jaksa park, dia terlalu asik menikmati menu makannya. Dan memberi jaksa park acar. 

Jaksa Park terus mendesak Jin Wook mengatakan nya, karena dia adalah seniornya jadi tidak usah ada rahasia-rahasiaan. 

Karena Jin Wook tidak menaggapi, jaksa Park pun kesal dan tidak berselera makan. 
“astaga, kamu pelit sekali...kamu bayar mi ini”. 


Tak lama kemudian, jaksa park melihat jaksa Min dan pak Song (Asisten Jaksa Agung) keluar dari ruang VIP, merakapun  (jaksa Park dan Jin Wook) menyapanya dan memberi salam. 
Pak Song langsung bisa mengenali Jin Wook. “Bu Min banyak bicara tentangmu”. 
Jin Wook hanya tersenyum ke arah jaksa Min yang tersenyum juga padanya. 


Jin Wook beserta rombongan dari kejaksaan tiba di hotel Hyungjae. Rombongan tersebut banyak di ikuti oleh awak media.

Karena rombongan sangat banyak, Petugas hotel menanyakan ada apa?”
Jin Wook memperkenalkan diri dari kejaksaan dan menunjukkan surat perintah melakukan penggeledahan dan penyitaan barang-barang di Kingdom. 

Petugas hotel pun tak bisa berbuat apa-apa, dan membiarkan rombongan kejaksaan masuk hotel. 
Saat di dalam lift, pak Koo bertanya pada petugas hotel, Kingdom ada di lantai berapa?
Petugas hotel pun menjawab tidak tahu. 

Rombongan kejaksaan bingung karena diantara mereka juga tidak ada yang tahu. Pak Koo berinisiatif menelpon seseorang. 


Belum sempat nelpon, Yi Deum datang dan menempelkan ID ke lift yang langsung menuju Kingdom. 
“kalian melupakan ini, tanpa ini kalian tidak bisa ke Kingdom”. 
Semua bernafas lega, dan Jin Wook pun tersenyum kepada Yi Deum.
Rombongan sampai di lantai K (Kingdom). Jin Wook yang memimpin di dampingi Yi Deum dan Pak Koo membuka pintu masuk Kingdom. 
Setelah pintu di buka......


Mereaka mendapati ruangan itu kosong, tanpa ada apapun yang mereka sita. 
(aduhh..malunya pada para wartawan yang langsung meliput tanpa ada hasil). 

Tn Gap Soo menerima laporan, kalau para jaksa itu pergi dengan tangan kosong. Kemudian dia melihat sms di Hp nya,  “Ooh Soo Chul bersiaplah untuk penggeledahan”.


Ahn Suk Pil bertemu dengan Cho Gap Soo. 
“sudah terlambat tentang Ahn Tae Kyoo, mata semua orang sangat ingin melihat Kingdom. Aku akan mengumumkannya. Kamu turut bertanggung jawab”.

Tn Gap Soo hanya tersenyum, dan menasihati supaya Ahn Suk Pil berkepala dingin dalam menanggapi situasi ini. 

“Kingdom adalah kamar rahasiaku, tapi ini adalah hotelmu. Kamu harus menyembunyikan kami”. 
Tn Gap Soo meminta Ahn Suk Pil untuk tidak angkat bicara dan tetap melindunginya. Gap Soo beralasan karena Kingdom ada di hotelnya. Lagipula Ahn Suk Piljuga mendapat jatah dari pembicaraan proyek White Town.    

Jika jaksa menggali lebih dalam Ahn Suk Pil juga akan bertanggung jawab atas lobi itu. 
Ahn Suk Pil merasa Tn Gap Soo sedang mengancamnya. Tapi Tn Sap Soo menganggap hal ini seperti badai yang akan berlalu dan menyarankan supaya Ahn Suk Pil tetap diam. 


Heo menemui Tn Gap Soo, dia melaporkan yang mendukung pihak Jaksa adalah asisten Jaksa Agung Song, dia mengikuti pelatihan bersama Min Ji Sook. 

Karena penerimaan melawan hukum itu, publik mengajukan keluhan. Bahkan di Kejaksaan banyak yang mendukung pelaksanaan investigasi khusus. 

Tn Gap Soo :”sebaiknya kita menenangkan kejaksaan dahulu. Buatlah janji dengan jaksa wilayah”.

Selain itu, Heo juga melaporkan kalau Rektor Kim Ho Kyung terus menelpon Tn Gap Soo. 

Rektor menerima panggilan dari Kejaksaan untuk penerimaan melawan hukum itu. 

Dengan nada penuh marah Tn Gap Soo mengatakan kalau dia (rektor) suruh menyelesaikan sendiri. Karena dia tidak punya waktu untuk mengurusnya. 


Baek Min Hoo mendatangi Krematorium dimana abu Baek Sang Ho di simpan. 
Sesampainya di hadapan foto dan abu Sang Ho, Min Hoo menangis sejadi-jadinya. 


“maafkan aku kak....”.
Min Hoo menangis hingga terduduk ke lantai. 


Kemudian Min Ho tiba di suatu rumah (rumah idaman Min Ho sewaktu kecil yang di lihatnya sewaktu pulang dari pasar bersama Sang Ho).

Diapun teringat kenangan nya bersama sang kakak ketika pertama kali melihat rumah itu. 

Min Hoo tertunduk kemudian melangkahkan kakinya membuka gerbang rumah itu. 

Beberapa saat kemudian Min Ho sudah keluar dari dalam rumah dan sedang mencari sesuatu yang di tinggalkan oleh kakaknya. 


Pandangannya tertuju pada sebuah pohon. (Min Hoo ingat perkataan kakaknya sewaktu dia di penjara) dan mendekati pohon tesebut dan mengamatinya dari ujung atas hingga bawah. 

Dibawah pohon ada tanah yang berbeda dengan sekitarnya karena tidak di tumbuhi rumput dan membentuk  persegi. 

Min Ho pun segera menggali tanah itu dan menemukan sebuah bungkusan plastik hitam. Kemudian dia membukanya. Dan ternyata isinya adalah Jurnal Kerja Baek Sang Ho (sama persis dengan jurnal yang diberikan Sang Ho pada Tn Gap Soo sebelum kematiannya).

Min Ho membolak balik jurnal tersebut hingga halaman terakhir yang ditulis Sang Ho dan membacanya. 


Aku menemui Cho untuk Video Kingdom. Semoga ini bukan kali terakhirku.
Min Ho membacanya dengan mata berkaca-kaca.