Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Go Back Couple EPISODE 6 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Prabandari
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Go Back Couple Episode 6 PART 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Go Back Couple Episode 7 PART 1

Ban-Do berkeliling festival dengan seo-young, mereka menikmati festival ini. Ban-do sangat antusias, dia merasa sudah lama tidak merasakan suasana festival ini.Ban-do mengajak seo-young makan es,main pukul-pukulan, main anak panah.Seo-young tertawa bahagia setiap kali melihat Ban-do. 


Jin-jo melihat hal itu dari kejahuan dan sepertinya dia merenacanakan sesuatu. Ban-do dan seo-young sampai di stand fakultas teknik. Seo-young ingin mencoba permainan stand itu, lempar balon air, dan muncullah senior Ban-do, Ban-do terkejut melihat seniornya disana.Seniornya berkata dengan muka tersenyum “Aku iri kepadamu, teman temanmu yang lain sedang bekerja keras untuk medapatkan uang untuk faklutas kita, dank kau enak enakkan pacaran.” Ban-do yang mendengarnya merasa tidak enak, tiba tiba Jin-jo datang.

Senior:”Apakah kamu mau mencoba?ini hanya 1 sen.”

Jin-jo:”Ya, aku ingin mencoba. Aku bayar 1 dollar, tapi aku ingin dia.

Jin-jo menunjuk Ban-do.Ban-do tidak bisa berkutik terlebih senior menyeret ke lubang papan. Jin-jo bersiap untuk melempar balon air, dan dia mahir memainkannya sampai Ban-do basah kuyup.Ternyata Jin-jo mahir karena sudah terlatih dengan popok seo-jin lol. Seo-young yang melihatnya tidak tega, dia mencemaskan Ban-do dan meminta diganti.

Jin-jo:”Tidak bisa, aku hanya menargetkannya.


Ban-do sedang mengeringkan badannya dengan handuk ditengah lapangan. “Ma Jin-jo, aku akan membunuhmu.”Ban-do menggerutui ma jin-jo. Dok-jae datang dan merasa kasihan dengan Ban-do tetapi dia tadi melihat seo-young begitu mencemaskan Ban-do.

Dok-jae:”Sepertinya seo-young menyukaimu.”

Ban-do tertawa dan menepuk pantat Dok-jae pertanda dia juga sudah tau itu. Dok-jae tidak percaya jika Ban-do mengetahui perasaan selembut ini. Jae-woo bergabung dengan mereka dengan membawa perlengkapan untuk acara bakat kampus.Dok-jae dan Jae-woo membujuk Ban-do untuk ikut acara ini dengan mereka. Ban-do kekeh tidak mau.Dok-jae dan Jae-woo meninggalkan Ban-do sendiri dilapangan. Ban-do berteriak”Jangan kalian gunakan sesuatu yang berhubungan dengan air’.Semua mahasiswa menuju ke kang ho do, tinggal Ban-do sendirian dilapangan, dia merenungkan sesuatu. Hal itu terjadi juga di stand Jin-jo, semua pergi kecuali Jin-jo dan dia merenungkan sesuatu juga.


Nam-gil ada di toko baju, dia mengganti celananya yang basah. Ketika keluar, dia melihat ada dress cantik dimanekin (Cowok ini body nya kayak manekin ^_^). Dia berhenti sebentar untuk berpikir lalu pergi, lalu dia balik lagi, sepertinya dia membeli dress itu. Nam-gil sampai diparkiran kampus dengan membawa kotak hadiah. Dia mengambil hadiahnya dan berpikir bagaimana cara memberikannya


Cara pertama


Jin-jo: Ini baru?Kenapa?

Nam-gil jadi ragu memberikanya sekotak-kotanya, dia membuka kotaknya. Dia memasukkannya ke kantong.
Bayangan kedua


Jin-jo:Ini baru?Kenapa?

Nam-gil jadi ragu lagi, dia mengacak acak bajunya biar terlihat lusuh.


Distand Jin-jo, semua sedang berkumpul. Mereka membicarakan penampilan Dok-jae dan Jae-woo dipentas bakat tadi. Chun-sul menahan tawa dan Dok-jae marah  marah.


Ban-do:”Aku sudah mengingatkan kalian jangan melakukan sesuatu yang berhubungan dengan botol air. Aku ingin mengubah takdir kalian tapi kalian tidak menurutiku. Jika ini disiarkan di TV, ini akan menjadi kenangan buruk yang kalian bawa sampai mati.

Bo-reum tidak setuju dengan ucapan ban-do, menurutnya penampilan mereka sungguh mengemaskan. Bo-reum menepuk nepuk pantat Jae-woo dan menciumnya. Semua melonggo melihat tingkah Bo-reum. Dok-jae melihat min seo-young yang berjalan sendirian, dia memanggilnya dan mengajak duduk disana juga.Jin-jo menjadi cemburu dan beranjak pergi dari sana dan pergi memasak. Chun-sul melihat Nam-gil dan memanggilnya juga. Nam-gil berdiri melihat Jin-jo memasak.

Diruang rias dan kecantikan may queen, peserta dari fakultas seni liberal tidak ada, ketua fakultas sejarah, langsung bergegas pergi.

Jin-jo masih memasak dan mengingat kejadian tadi siang pada saat hujan. Dia melihat ke ban-do dan seo-young, Jin-jo merasa cemburu dengan tidak sadar dia meletakkan wajannya dengan keras sampai membuat semua terkejut. Jin-jo bicara dengan Ban-do tanpa suara “kamu seperti memacari anak dibawah umur”. Ban-do yang tidak terima hanya mengangkat bahunya dan dia melihat ke Nam gil. Dia teringat kejadian hujan tadi siang, suara Ban-do “Mata pemuda itu penuh emosional, dasar pengoda wanita”. Nam-gil yang berdiri  mengetuk meja dengan sumpitnya, meminta makanan daging tumis pedas.

Nam-gil:”Berikan aku, aku belum mencobanya.”

Jin-jo meletakkan makanan ke piringnya tetapi Nam-gil langsung memegang tangan Jin-jo dan menunduk untuk langsung makan dari tangan Jin-jo. 


Ban-do yang melihatnya langsung berteriak memanggil Jin-jo. Suasana menjadi aneh. Ban-do yang binggung malah mencerocos tidak jelas.

Ban-do:”Hei kenapa itu yang ada di bajumu?Seperti wanita tua.”

Jin-jo:”Wanita tua?berhentilah usil dan jangan ikut campur”

Nam-gil memandang Ban-do dan ingat kejadian beberapa hari lalu yang dikolam renang. 

Jin-jo:”Ku dengar pria tua yang memacari anak kecil menjadi masalah penting. Ada banyak pria tua mesum bukan?Ada pria tuang yang menyukai wanita muda.”

Ban-do tidak mau kalah mendengar Jin-jo seperti itu

Ban-do:”Astaga kudengar wanita tua menjadi masalah lebih besar belakangan ini. Mereka hanya pergi ke bar gigolo lalu menggila dan mengira mereka muda. Waspadalah.”

Ban-do memandang Nam-gil dengan tatapan tajam dan yang lain mendengarkan mereka bertengkar menjadi binggung dan bertanya tanya kapan Jin-jo dan Bando menjadi sedekat ini. Jin-jo dan Ban-do menjawab bersamaan”kami tidak akrab”.

Suasana berubah ketika ketua fakultas datang dan meminta Jion-jo mengikuti May Queen.


Jin-jo:”Aku tidak suka tampil jadi aku tidak mungkin aku mengikuti may queen.”
Ban-do:”Jangan mempermalukan dirimu sendiri dengan ikut kontes”.
Jin-jo yang tersinggung melihat Ban-do.
Jin-jo:”Siapa yang mempermalukan diri sendiri. Bagaimana jika kau menang.”
Ketua jurusan senang dan mendukung Jin-jo untuk membuktikan Jin-jo bisa menang kontes ini.
Jin-jo:”Tapi pakaianku tidak layak, lain kali saja.”
Nam-gil datang dengan membawa tas yang berisi dress cantic tadi, semua bertanya kenapa ada pakaian wanita di mobilnya Nam-gil. Nam-gil hanya menjawab itu pakaian adiknya. Ban-do curiga dengan nam-gil.


Ban-do:”Kamu tidak akan menang. Diposisi terakhirpun sudah bagus.”
Jin-jo yang sudah terlanjur terprovokasi langsung mengambil bajunya dan berkata”ayo kita lakukan”.
Diruang Tunggu dan Rias May Queen
Ketua fakultas mengantarkan Jin-jo dan memperkenalkan ke peserta yang lain.Jin-jo mulai resah dan ragu ragu untuk ikut May Queen.
Acara May Queen dimulai


Semua kontestan diperkenalkan satu persatu, akhirnya giliran Jin-jo. Jin-jo naik kepanggung dengan canggung dan malu malu. Nam-gil melihatnya terpesona nda Ban-do melonggo tidak percaya jika Jin-jo menjadi cantik.

Disana juga ada Hyun seok dan temannya bilang jika hyun seok harus cepat cepat mendapatkannya sebelum yang orang lain mendekatinya.

Beralih ke panggung, pembawa acara bertanya apa yang akan ditampilan Jin-jo, Jin-jo berkata bahwa dia tidak punya keahlian kecuali makan, Jin-jo berbalik pergi tapi dilarang pembawa acaranya. Pembawa acara minta Jin-jo berpikir apa keahliannya. Jin-jo mengingat jika ibunya pandai bernyayi dan itu menurun padanya. Jadilah Jin-jo menyanyi. Ban-do yang ada dibawah terpesona.


Dan kaktus yang sudah kering itu menjadi hidup lagi seperti cinta Ban-do dan Jin-jo yang hidup kembali.

Selesai acara may queen, Ban-do dan seo-young berjalan berdua. Ban-do berjalan sambil melamun, seo-young bertanya apa kesukaan Ban-do. Ban-do bilang tidak punya kesukaan dan dia melihat Minol. Dia jawab Minol. 


Ditempat yang berbeda, Dok-jae, Bo-reum dan Chun sul berjalan bertiga, mereka membicarakan soal may queen. Bagi Bo-reum, Jin-jo adalah pemenangnya. Dok-jae hanya bilang memang Jin-jo tidak terlalu cantik. Bo-reum yang mendengarnya langsung menarik kerah Dok-jae. Dok-Jae ketakutan. Dok-jae bertanya kepada Bo-reum, apa alasan bo-reum berkencan dengan Jae-woo.

Bo-reum:”Gampangan, karena Jae-woo gambangan.”

Ternyata Jae-woo mendengarnya dari belakang dan menjadi sedih.


Jin-jo dengan riang gembira akan ganti baju, tetapi toilet perempuan rusak. Dia melihat kanan kiri dan tidak ada orang, dia masuk ke toilet cowok. Nam-gil melihatnya dari jauh. Selang beberapa waktu, ada orang masuk, dan orang itu hyun seok. 

Hyun-seok:” Yang fakultas seni liberal adalah punyaku, jangan kalian ambil. Aku akan memberikannya jika aku sudah bosan dengannya.”

Jin-jo yang mendengarnya dari dalam mau menghajar orang orang itu, ketika dibuka, ternyata ada nam-gil disana. Nam-gil memandang Jin-jo. Dari arah luar, terdengar ada orang yang mau masuk toilet, Nam-gil langsung menarik Jin-jo masuk ke bilik lagi. Mereka hanya pandang padangan. Tiba tiba pintu dibuka dan orang itu adalah Ban-do


Epilog
Acara bakat kampus Universitas Hankook 1999

Dirumah,keluarga Jin-jo menonton TV, acara yang disiarkan adalah acara pencarian bakat universitas hankook. Ayah, ibu dan kakak jin-jo tertawa terbahak baha menonton acaranya. Dan yang ditonton adalah penampilan Ban-do,Dok-jae dan Jae-woo. Dalam acara itu,pembawa acara bertanya, apakah mereka punya pacar.

Ban-do: “Ada, dari fakultas sejarah, Ma Jin-Jo

Keluarga Jin-jo langsung diam, makanan ibu sampai jatuh. Ayah mengepalkan tangannya. Mereka melihat Ban-do beragyo ria di panggung dan Jin-jo cium jauh…