Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: QQLive

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The Big Boss Episode 3 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS The Big Boss Episode 4 Part 2

Guru olahraga mengatakan bahwa hari ini mereka akan melakukan lari 1000 meter.


Para siswa melakukan pemanasan dan bersiap di garis start.


Tapi hanya satu orang yang lari, yang lainnya hanya berjalan sambil mengobrol.


Ada juga yang mengambil paksa makanan siswa lain.


Shan Qi pura-pura sakit dan ada di pinggir lapangan, padahal dia sedang makan snack.


Giliran Dan Yi dan Mu Xi yang berlari. Baru hitungan kedua, Mu Xi sudah berlari lebih dulu. Tapi tetap saja dia kalah karena berhenti di tengah jalan.


Mu Xi dan kakaknya bersiap untuk makan, tapi bertele-tele dengan bermain drama terlebih dulu. Mu XI sangat senang karena ini pertama kalinya ia datang ke restoran hot pot. 


Dan Yi berdiri di depan kelas, sedangkan yang lainnya hanya bermain-main saja. Dan Yi memanggil ketua kelas dan mengingatkan bahwa mereka datang untuk rapat komite, tapi tidak ada yang peduli.


Bahkan ketika Dan Yi bilang ia akan pulang, mereka malah mengucapkan selamat tinggal.


Mu Xi menghentikan langkah Dan Yi dengan mengatakan bahwa kelasnya kasual dan hal itu bagus.


Dan Yi mengatakan bahwa Mu Xi saja sebagai ketua kelas tidak bisa mengancingkan baju sekolahnya dengan baik. Mu Xi beralasan kalau dia suka seperti itu. “Freestyle, you know?” Tapi Dan Yi mengejek Mu XI tidak bisa mengancingkan bajunya karena dia terlalu gemuk.


Mu Xi terprovokasi dan langsung memasang kancingnya. Dia agak kesulitan melakukannya. 


Setelah berhasil memasang yang terakhir, kancingnya malah terlepas dan terbang ke arah Xin Yi yang baru saja masuk kelas.


Mu Xi menyuruh teman-temannya diam. Tapi saat Xin Yi bertanya siapa yang melakukannya dan Dua Huang langsung menunjuk ke arah Mu Xi. Xin Yi memandangnya dengan kesal, tapi Mu XI hanya tersenyum saja.


Kakak Mu Xi mengajak Dan Yi makan di rumahnya. Kakak bilang Yezi-nya sebenarnya adalah anak yang manis tapi ia kadang ceroboh, jadi kakak meminta Dan Yi menjaga Mu Xi selama di sekolah. Da Yi tersenyum, tapi Mu Xi tentu saja kelihatan tidak suka.


Mu Xi bilang Dan Yi selalu mengganggunya, tapi Dan Yi menyangkal dan membuat Mu Xi semakin kesal. Apalagi saat Dan Yi berkata kalau Mu Xi itu gemuk. Kakak berusaha melerai mereka.


Ledakan terjadi lagi! “Siapa yang bilang aku gemuk?” teriak Mu Xi di medan perang. Tapi Dan Yi bilang Mu Xi harus menerima kenyataan itu.


Malam harinya, Mu Xi melihat perutnya dan menyadari memang banyak lemak di sana. Llau ia bertekad untuk menguruskan badannya dan melakukan 300 kali sit up. Dan dia berhenti melakukannya setelah 2 kali sit up.


Mu Xi meminta nasehat kepada si buaya dan si kuda. Mereka bilang Mu Xi bukan wanita biasa, dan Mu Xi setuju. Lalu mereka malah bercerita dan tanpa sadar Mu Xi mendengarkannya sambil makan camilan dan menghabiskannya. Ia lalu memukuli si buaya.


Si buaya memberikan Mu Xi sebuah buku, tapi ia juga menyediakan sebungkus snack di samping Mu Xi. “Ah, aku memakannya lagi,” kata Mu Xi. Tapi si buaya menyuruhnya tenang karena ia masih punya snack lagi.


Mu Xi lalu mencari metode menurunkan berat badan di internet, tapi tidak menemukan yang sesuai. Ia lalu berpikir untuk mencari orang yang dulunya gemuk, tapi sekarang sudah bisa kurus.


Mu Xi mengingat sesuatu.


Esok harinya, Mu Xi langsung mendatangi Xiao Dong dan meminta bantuannya agar ia dapat menurunkan berat badan.


Mu Xi ingin berlatih untuk menurunkan berat badan, tapi dia malah membawa snack di tangannya. Slogan latihan mereka adalah “Menurunkan berat badan atau kehilangan nyawa!”


Xiao Dong mengingatkan banyaknya kalori yang tersimpan di snack itu dan menyuruh Mu Xi membuangnya.


Shan Qi lalu datang membawa jajanan, Mu Xi langsung mengambil, tapi Xiao Dong memelototinya. Mu Xi tidak jadi memakannya. Shan Qi bingung.


Sepulang sekolah, Xiao Dong mencontohkan satu gerakan untuk menurunkan berat badan. Ia menyuruh Mu Xi melakukannya sebanyak 20 kali.


Mu Xi meremehkannya dan berkata akan melakukannya sampai 100 kali. Mu Xi hanya mampu melakukannya 6 kali, dan itupun dengan susah payah. Xiao Dong memaksa Mu Xi menyelesaikannya sampai 20, karena itu baru pemanasannya saja.


Teknik berikutnya adalah skipping,


Berlari,


Dan bergerak dengan tangan. Begitu terus berulang-ulang.


Tidak ada satupun yang berhasil.


Mu Xi membayangkan dirinya menjadi pengemudi becak di zaman dahulu. Xiao Dong menyuruh Mu Xi menganggapnya sebagai lemak yang harus ia singkirkan.


Xiao Dong dan mencontohkannya, tapi Mu Xi malah kabur.


Xiao Dong menyuruh Mu Xi membawa karung berat di pundaknya dan berjalan sejauh 1,5 km.


Tak ketinggalan squat jump, dan gerakan pemanasan lainnya.


Hingga akhirnya, Mu Xi gugur! [crstl]