Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Bong Soon - a Cyborg in Love Episode 7


Penulis Sinopsis: Cyntia
All images credit and content copyright: NAVER tvcast

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Bong Soon Episode 6
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Bong Soon Episode 8

Jae Bum melihat Bong Soon dan Joo Sung di atap. Ia membiarkan mereka dan kembali turun.


Bong Soon lalu mengajak Joo Sung ke putaran ke-2. “Ada lagi?” tanya Joo Sung heran.


Putaran ke-2 yang dimaksud Bong Soon adalah merayakan ulang tahun Joo Sung bersama anggota tim lainnya. Asisten Manajer Song bahkan menari untuk Joo Sung. Walaupun tariannya tidak jelas haha.. Hingga akhirnya mereka semua menari.


Mereka sudah mulai mabuk, tapi Asisten Manajer Song mengajaknya ke putaran ketiga, yaitu karaoke.


Bong Soon mendadak menjatuhkan kepalanya, sepertinya dia mabuk berat. Oleh karena itu, Joo Sung dan Bong Soon pulang lebih dulu.


Joo Sung menggendong Bong Soon.
Joo Sung: “Kau adalah gadis pertama yang kugendong seperti ini.”
Bong Soon: “Benarkah? Mengagumkan.”
Joo Sung: “Kau sadar?”
Bong Soon: “Ya. Aku akting supaya kita bisa lebih dulu.”


Joo Sung jadi ingin menurunkanya, tapi Boong Soon tidak mau. Jadi Joo Sung tetap melanjutkan perjalanan sambil menggendongnya.


Sesampainya di rumah, mereka dikagetkan dengan adanya Jae Bum yang sudah menunggun Joo Sung. Bong Soon langsung turun dan gendongan Joo Sung, “Drektur Byun..”


Bong Soon lalu mengakui bahwa ia dan Joo Sung sudah resmi berpacaran. 


Jae Bum menertawakannya, “Hyung, dia serius?”
Joo Sung: “Seperti yang kau lihat.”
Jae Bum: “Aku rasa kau tidak membutuhkanku di sini untuk merayakan ulang tahunmu.”


Sebelum pergi Jae Bum berpesan, “Aku tidak peduli kalian berpacaran. Pastikan itu tidak menghambat proyek BS.”


Joo Sung menyusul Jae Bum keluar. Jae Bum bertanya apakah Joo Sung benar-benar menyukai Bong Soon. “Apakah aku harus mengulanginya lagi?” kata Joo Sung. Jae Bum lalu mengatakan bahwa Proyek BS akan diluncurkan sesuai rencana. Ia juga memperingatkan Joo Sung agar tidak mengganggu.


Joo Sung bertanya apa yang akan terjadi pada Bong Soon selanjutnya. Jae Bum menjawab, “Dia akan menjadi bintang kelas dunia. Kemudian dia diam-diam akan menghilang ketika versi upgrade menggantikan dia.”


Di rumahnya, Manajer Yoon mengeluhkan Bong Soon yang benar-benar jatuh cinta pada Joo Sung. Il Moon bilang agar manajer jangan memikirkan Bong Soon terus, tapi pikirkanlah dia yang sudah memberikan keperjakaannya pada Manajer. Manajer Yoon lalu berkata, “Pimpinan Tim Joo Sung sakit. Dia sakit parah.”


Bong Soon memeluk Joo Sung yang sedang melamun, lalu meminta maaf karena ia merasa telah membuat Jae Bum marah. Joo Sung bilang itu tidak benar, lalu menyuruhnya tidur.


“Tidak, aku akan berjaga sepanjang malam. Aku tidak akan tidur di saat yang penting lagi,” kata Bong Soon. Sesaat kemudian dia tertidur, karena sudah masuk mode off di jam 2 dini hari. Joo Sung lalu menggotongnya lagi ke ranjang.


Joo Sung mengelus rambut Bong Soon, dan mengingat perkataan Jae Bum mengenai rencana peresmian Proyek BS.


Keesokan harinya, Bong Soon menerima sebuah liontin pendeteksi ancaman. Bong Soon bertanya apa maksudnya.


“Jika kau merasa sakit, atau ada masalah dalam tubuhmu yang menyebabkan perubahan Biorhythm padamu, aku akan segera mendapatkan sinyalnya. Pokoknya, jika ada yang mengganggu, mengancam, atau melecehkanmu, tekan saja liontin itu,” jelas Joo Sung.


Joo Sung lalu memakaikan liontin itu ke leher Bong Soon dan mengajaknya bersiap-siap untuk berangkat kerja.


Joo Sung memberi tahu timnya, bahwa ia akan mengikuti peraturan perusahaan bahwa Jae Bum yang akan mengambil alih proyek BS. Tapi ia tetap akan bertanggung jawab dan menyelesaikannya sampai akhir.


Joo Sung: “Satu hal lagi. Aku dan Bong Soon berpacaran.”
Ast. Man Song: “Apa?”
Joo Sung: “Jadi aku mohon bantuan kalian. Jika tiba-tiba aku sakit atau tidak dapat berada di sisi Bong Soon untuk beberapa alasan, tolong perhatikan dia. Aku mohon.”


Jae Bum lalu datang bersama Choi Seo Hee, mantan pacar Joo Sung yang akan menggantikannya mengurus Proyek BS. Setelah memperkenalkan Seo Hee, Jae Bum lalu pergi.


“Pimpinan Tim Kim Joo Sung, apakah kau ingin makan siang denganku?” tanya Seo Hee sambil tersenyum manis.

Joo Sung tidak menjawab, tapi kemudian Bong Soon mengangkat tangannya, “Aku akan bergabung.”


Akhirnya mereka pergi bertiga. Kedua wanita itu terus saja menatap Joo Sung. Joo Sung kebingungan dan berusaha mencairkan suasana dengan memperkenalkan Bong Soon sebagai anggota termuda di tim mereka. Bong Soon lalu minta maaf karena bergabung seenaknya. Seo Hee bilang tidak masalah, karena ia memang sangat ingin bertemu Bong Soon.


“Jadi, kau tahu bahwa kami berpacaran?” tanya Bong Soon dengan polosnya. Lalu Seo Hee bilang kalau dia tidak tahu.


Seo Hee: “Aku sangat terkejut, Joo Sun bisa menyukaimu. Mungkin karena dia sangat kesepian.”
Joo Sung: “Choi Seo Hee, hentikan.”

Bong Soon: “Tunggu dulu, apa yang salah dengan saya? Mengapa kau begitu terkejut saat mengetahui Joo Sung menyukaiku? Aku mungkin tidak lebih baik darimu, tapi kau harus melihat perasaanku untuknya.”
Seo Hee: “Bong Soon..”


Bong Soon menangis dan mengatakan bahwa setiap kali memikirkan Joo Sung hatinya bergetar. Ia lalu meneteskan air matanya.


Air mata itu mengenai tangannya. Hal tersebut membuat struktur robot yang ada di dalamnya terlihat. Bong Soon pingsan seketika.