Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Jugglers Episode 1 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Intan Yuliana
All images credit and content copyright: KBS2

DRAMA SEBELUMNYA || SINOPSIS Between Friendship and Love
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 1 PART 2

Seorang wanita berjalan dengan begitu elegan, lalu berhenti didepan sebuah lukisan yang terpasang didinding. Melihat lukisan itu dia seperti merasa tenang. Wanita itu bernama Jwa Yoon Yi.


Tiba-tiba ada suara seorang laki-laki yang mengatakan, “Mereka mengatakan, pelukis Georges Rouault selalu melukis sirkus.tidak seperti prinsip yang diterima pada era itu, Georges Rouault menggunakan warna cerah untuk mengekspresikan alam yang fantastis dan menghiasi sirkusnya. Kalau kau melihat ekspresi pemain sirkusnya, dia sangat santai dan dipenuhi dengan kesenangan .” 

Yoon Yi melihat laki-laki yang sekarang sudah berdiri disampingnya itu,  dari tanda pengenalnya dia tau laki-laki itu bernama Lee Kyung Joon. Yoon Yi tersenyum mendengarkan penjelasannya, dia memotong perkataan Kyung Joon. 

Yoon Yi berkata kalau dia tidak tau, dia melihat wanita itu sangat menderita, aku hanya mempunyai dua tangan kenapa banyak sekali bola yang aku mainkan, sial. Aku mohon seseorang tolonglah aku, fikir Yoon Yi mengumpamakan kalo pemain sirkus itu adalah dirinya.

Kyung Joon yang disampingnya merasa heran, karena dia tidak berfikir sejauh itu. Yoon Yi melihat kearah Kyung Joon dan menanyakan tentang pendapatnya itu, bukankah lebih terlihat seperti itu, membuat Kyung Joon tertawa .


Yoon Yi tersenyum melihat Kyung Joon dan bernarasi,

Seorang wanita tau secara insting kalau dia tidak seharusnya menghabiskan ulang tahun 20 tahunannya yang terakhir sendirian, itu seperti insting hewan.


Setelah kejadian itu mereka berdua mulai berkencan seperti pasangan yang lain dan terlihat sangat bahagia. Disalah satu kencan mereka terlihat Yoon Yi mendapatkan telephon dari seseorang yang diponselnya bernama orang gila. Seakan telephon itu adalah sumber bencana, Yoon Yi terlihat sangat syok.

Saat mereka berdua sedang menonton film dibioskop, terlihat Yoon Yi yang kembali mendapatkan telephon, dia bernarasi,

Kumohon, sekali ini saja.

Tanpa menghiraukan permohonan putus asa dari seorang wanita, Yang Maha Kuasa mentakdirkan sekali lagi, tunggu sebentar, kalau orang gila itu akan membawa penderitaa. untuk menghancurkan romantisme wanita itu pertanda sangat menyedihkan.

Dan kencan mereka selalu berakhir dengan Yoon Yi yang mendapatkan telephon dari atasannya.

Dilain hari mereka berkencan lagi disebuah hotel, saat mereka bermesraan, Kyung Joon akan membuka kancing baju milik Yoon Yi tapi kancing itu sangat sulit untuk terbuka. Dia mencoba beberapa kali tapi tetap sulit, sampai akhirnya karena dia mencobanya terlalu keras kancing baju itu lepas dan mengenai ponsel Yoon Yi yang ada dimeja, membuat ponsel itu menyala dan terlihat atasannya menghubunginya lagi. 

Mereka berdua benar-benar syok melihatnya, Kyung Joon mengatakan kalo tidak kali ini juga kan, dia berharap Yoon Yi untuk mengabaikan panggilan atasannya itu sekali ini saja, dia terus berusaha membuka kancing-kancing baju Yoon Yi, bahkan dia mengumpat karena kancingnya sangat sulit dibuka. 

Akhirnya Yoon Yi tidak tahan lagi dan mendorong Kyung Joon hingga jatuh kelantai, dia benar-benar tidak bisa mengabaikan atasannya itu. Kyung Joon melarangnya mengangkat telphonnya kali ini saja tapi Yoon Yi tetap mengangkatnya. 

Kyung Joon benar-benar sudah lelah, dia duduk tepi ranjang, menyerah. Dia memakai jasnya kembali dan pergi meninggalkan Yoon Yi.

Kenapa?

Kenapa pertanda sedih tidak pernah salah?

Waktuku Cuma tersisa 3 menit lagi untuk ulang tahunku yang ke 29.


Didepan hotel Kyung Joon meninggalkan Yoon Yi sendirian, Yoon Yi merasa ketakutan, tidak tau bagaimana harus pulang.

Sekali lagi, wanita itu…

Dicampakkan.

Aku rasa, bahkan Yang Maha Kuasa merasa kasihan padanya…

Dan mengirimkan bantuan untuknya.

Ditengah ketakutan, khawatirm sedih dan bingung Yoon Yi lega ada sebuah mobil mendekatinya. Laki-laki pengendara mobil itu bertanya apa Yoon Yi mau pergi ke Seoul, HAHAHHAHAHAHA ternyata dia adalah supir taksi.


Didalam taksi, sopir taksi itu berterimakasih karena hampir saja dia berangkat tanpa penumpang. Yoon Yi menjawab tentu, dan mengumpat melihat argo yang sangat mahal, HAHAHAHAHAHA karena nama taksi itu adalah taksi mewah.


Belum juga kekesalannya atasannya menghubunginya lagi, dia benar-benar sangat kesal. Sopir taksi mendadak mengerem mobilnya   karena Yoon Yi berteriak ketika melihat ponselnya. Membuat ponsel yang dipegang Yoon Yi melayang-layang dengan dramatisnya HAHAHAHAHAHAHA. Sampai akhirnya ponsel itu berakhir dengan terjatuh ke jalan karena kaca jendela taksi yang terbuka. Saat ibu taksi sudah kembali berjalan.

Saat jatuh kejalan terlihat layar ponselnya retak dan juga wallpaper ponselnya adalah lukisan wanita bermain sirkus yang dia lihat bersama Kyung Joon.


Dihari berikutnya Yoon Yi berangkat kekantor dengan terburu-buru, dia benar-benar kacau hari itu.  Dia berlari menuju jalan raya dan memanggil taksi. Didalam taksi ternyata Yoon Yi belum mencopot roll rambutnya, bahkan tadi sepanjang jalan dia berlari dengan mengenakan jasnya. 

Yoon Yi menyebutkan tujuannya, kantor YB di Teheranno dan meminta sopir taksi untuk cepat.


Pagi itu terlihat tidak hanya Yoon Yi yang terburu-buru dan sudah sibuk dengan masalah pekerjaannya, diluar sana banyak orang-orang yang melakukan hal yang sama.

Ada wanita yang pada pukul 7 pagi adalah waktu tersibuk baginya.

Yoon Yi turun dari taksi dengan mencoba menghubungi seseorang, dia berharap panggilannya segera dijawab dan  dia juga  berlari menuju kanton.


Yoon Yi masuk kedalam kantor dengan pakaian yang sudah rapi, jalan dengan kaki jenjang dan badan tegap, semua karyawan yang masuk bersamanya juga melakukan yang sama. Mereka terlihat sangat keren HAHAHAHAHAHA. 

Kami harus melakukan pekerjaan yang tak terhingga jumlahnya dengan tangan dan kaki kami, tapi kami harus bisa menggaruk gatal dibos kami. Kami adalah pemain sirkus berbakat.

Kami berada digaris terdepan yangberlari menuju peperangan sebelum orang lain maju didunia bisnis.

Kalau terjadi sesuatu pada bos kami, dimana saja, kapan saja, kami akan datang.

Kami adalah pahlawan kantor.

Kami adalah…pemain sirkus.


(Kalau terjadi sesuatu pada bos kami, kami akan datang.)
(Pemain Sirkus)

(Bos Playboy alias Tuan Bong, alias orang gila)

Tuan Bong sedang berada didepan lokernya, dia mengerutu tentang seorang yanita yang sudah lama tenang tapi sekarang mulai lagi, dia juga mengerutu tentang wanita bodoh yang pasti mengosokkan wajahnya dibajunya lagi. Dia mencari kemeja yang dia inginkan dilokernya, tapi tidak ada. 


Dijalanan terlihat sebuah mobil merah sedang melaju.


Yoon Yi keluar dari tempat laundry dengan membawa sebuah kemeja, dia sedang berbicara ditelephon mengatakan mungkin akan sampai dikantor dalam waktu 5 menit kalo tidak macet, dia agak kaku dan punya mata yang tajam, penampilannya menakutkan, umurnya diakhir 40 tahunan, dan meminta seseorang ditelephon untuk jangan memberikan kartu tamu padanya sampai Yoon Yi sampai dikantor. Yoon Yi berlari menuju kantornya.

Terlihat mobil merah itu sudah tiba dikantor, seorang wanita keluar dari dalamnya.


(Istri Tuan Bong alias penderitaan)


HAHAHAHAHAHAAHA dia benar-benar menakutkan, turun dari mobil dia mengatakan kalo kalian semua akan mati.


Disebuah jalan terlihat sebuah mobil berwarna hitam sedang melaju, pengendaranya sedang mendengarkan sebuah siaran berita diradio, dia mengoreksi pilihan kata dari pembawa berita yang kurang tepat. Dia sangat peduli pada peggunaan tata bahasa yang benar, akhirnya dia mematikan siaran radio itu. Dia berhenti dilampu merah.

Saat itu ponselnya bordering, seseorang memanggilnya. Dia mengangkat telphonenya dan mengenalkan diri kalo Nam Chi Won yang sedang berbicara.  Seseorang diseberang menanyakan berapa jam lagi, dan Chi Won mengatakan kalau dia berada didekat kantor dan berhenti dilampu merah. Lawan bicaranya memberitahunya bahwa presdir bahkan menunda penerbangannya agar dapat bertemu dengan Chi Won, dan meminta Chi Won berhenti bersikap kaku, dan katakana saja kalau dia akan bekerja keras dan agar presdir mempercayainya. 


Tidak jauh dari lampu merah, Yoon Yi sedang berlari terburu-buru dengan tetap membawa kemeja yang baru dia ambil dari tempat laundry, dia terus melihat langit, sepertinya mulai gerimis. Dia berlari sangat cepat, tapi sampai di dekat lampu merah waktu untuk pejalan kaki tinggal 7 detik. 


Didalam mobil Chi Won melihat hujan mulai turun dengan deras, orang yang sedang menelephonenya kesal karena Chi Won tidak menjawab pertanyaannya. Chi Won sendiri sibuk menekan pembersih kaca mobilnya tapi tidak berfungsi, membuat dia tidak bisa melihat jalanan didepannya. 


Yoon Yi terlihat sangat bingung, waktu untuk pelajan kaki tinggal 3 detik. Yoon Yi memutuskan untuk menyeberang sambil berlari, lampu hijau menyala saat dia hampir tiba ditepi jalan. Sedang Chi Won sudah mendapat klakson dari mobil dibelakangnya, mobilnya jalan tanpa melihan Yoon Yi yang menyeberang. 


Kecelakaanpun tidak dapat dihindari, Yoon Yi langsung jatuh.

Merasakan ada sesuatu yang dia tabrak, Chi Won langsung keluar untuk memeriksa. Melihat ada wanita yang sudah ia tabrak, Chi Won langsung mendekat dan menanyakan keadaannya, Yoon Yi mengatakan kalau dia baik-baik saja dan tidak terluka.

Chi Won langsung berlari menuju kemobil untuk mengambil payung, HAHAHAHAHAHA percuma kan udah terlanjur kehujanan gitu. Chi Won langsung memayungi Yoon Yi, sedang Yoon Yi melihat kemejanya jatuh, dia benar-benar merasa akan mendapat masalah. Yoon Yi membersihkan kemejanya dan menyingkir kepingir jalan, Chi Won mengikutinya. 


Chi Won mengajak Yoon Yi untuk kerumah sakit, tapi Yoon Yi tidak mau, dia benar-benar tidak kenapa-kenapa, hanya benturan kecil. Chi Won bersikeras kalau Yoon Yi tertabrak dengan keras, harus menemui dokter. Yoon Yi membentaknya kesal, dia tidak kenapa-kenapa, dia benar-benar sibuk. Chi Won tetap mau membawa Yoon Yi kerumah sakit, saat suara klakson mengalihkan perhatiannya, Yoon Yi merasa itu kesempatan bagus dan akan pergi, melihan Yoon Yi yang akan pergi Chi Won langsung menahannya lagi, dia benar-benar ingin membawa Yoon Yi takutnya nanti akan ada keluhan. Yoon Yi marah-marah, Chi Won malah fokus pada lutut Yoon Yi yang memar, dia memegangnya membuat Yoon Yi kesakitan. Chi Won semakin cemas, dan mengajaknya lagi kerumah sakit. 

Tidak tahan lagi dan tidak mau membuang semakin banyak waktu, Yoon Yi akhirnya menendang kaki Chi Won, dia mengatakan apa Chi Won puas karena dia telah menabraknya dan Yoon Yi menendangnya, mereka seri sekarang, dan pergi meninggalkan Chi Won dengan kaki terpincang-pincang. Chi Won memandangnya heran.


Dilokernya Yoon Yi menaruh kemejanya lalu mengeringkan rambutnya dan berganti pakaian, dia melakukan semua itu dengan terburu-buru. Dia merasakan lututnya yang kesakitan.


Di meja resepsionis istri tuan Bong protes karena tidak bisa masuk, padahal dia adalah istri Direktur Manajemen. Dan petugas disana memberikan alasan-alasan agar istri tuan Bong untuk tetap tidak masuk. Istri Tuan Bong marah-marah disana.


Yoon Yi sendiri masih tetap mengeringkan rambutnya dan membersihkan earlinernya yang luntur akibat hujan. 


Yoon Yi baru datang dan sudah melihat istri Tuan Bong yang marah-marah, dia merapikan diri dan bersiap menghadapi istri Tuan Bong. 

Yoon Yi mendekat dan menyapa istri Tuan Bong, dia bertanya kenapa tidak menghubungi dia sebelumnya kalau mau kesini, istri Tuan bong marah karena dia sudah menghubungi Yoon Yi beberapa kali tapi tidak ada jawaban. Yoon Yi meminta maaf, tapi istri Tuan Bong memuji acting Yoon Yi semakin berkembang sekarang.

Istri Tuan Bong menyarankan agar Yoon Yi membuang ponselnya saja jika tidak mau mengangkat telphonnya, Yoon Yi langsung menunjukkan ponselnya yang rusak. Istri Tuan Bong langsung mengalihkan pada keberadaan suaminya, Yoon Yi menjelaskan kalau Tuan Bong sedang berada diatas, dia ada rapat semalaman. Istrinya tidak percaya dan mau memeriksanya sendiri.

Istri Tuan Bong berjalan lebih dulu, dibelakang Yoon Yi memberikan kode pada resepsionis itu.


Sapai diatas istri Tuan Bong dan Yoon Yi mengintip diluar pintu, sedangkan Tuan Bong terlihat sedang rapat didalam, ada seorang karyawan yang terlihat sangat mengantuk. 

Yoon Yi menjelaskan kalau penilaian kinerja sebentar lagi akan dilakukan, jadi mereka bekerja ekstra. Dan ada gosip yang mengatakan kalau Tuan Bong mungkin bergabung dengan staf sekretaris presdir kali ini. Istrinya berfikir dan seperti percaya dengan apa yang dikatakan Yoon Yi. Istrinya yakin kalau pelacak GPS Tuan Bong menunjukkan dia berada dihotel, di Chuncheon sampai pagi ini. Mendengar itu Yoon Yi langsung terkejut, membuat istri Tuan Bong tertarik. Istri Tuan Bong tanya apa Yoon Yi menggunakan ponsel bosnya.


Yoon Yi dan istri Tuan Bong duduk berdua. Yoon Yi menjelaskan kalau mereka memiliki ponsel yang sama, dan ponsel Tuan Bong ada dimejanya jadi dia fikir itu miliknya. Istri Tuan Bong bertanya kenapa Yoon Yi pergi ke Chuncheon, Yoon Yi tidak mengambil cuti kecuali suaminya keluar kota. Yoon Yi mengatakan kalau kemarin adalah hari ulang tahunnya, pacarnya merencanakan semuanya dan memohon padanya. Istri Tuan Bong paham akan hal itu, bahkan dia mengenal Kyung Joon. 

Istri Tuan Bong akan pamit, karena dia ada janji dengan dokter kulit. Dia juga berharap Yoon Yi ikut naik pangkat bersama suaminya, Yoon Yi nampak sangat berterimakasih kalau istri Tuan Bong melakukan itu. Istri Tuan Bong meminja Yoon Yi menjaga diri dan mengomentari lingkaran hitam dibawah matanya. Istri Tuan Bong memberikan amplop pada Yoon Yi, katanya itu adalah kartu VIP dari ahli estetika, ambilah untuk hadiah ulang tahun Yoon Yi. Dia bertanya pada Yoon Yi apa dia datang kekantor hari ini, Yoon Yi menjawab tidak dan istri Tuan Bong memujinya gadis pintar. Dia lalu pergi.


Setelah istri Tuan Bong pergi yoon Yi terlihat sangat lega.


Diruang rapat terlihat Tuan Bong dan karyawan yang lain sangat stres, tiba-tiba ponsel milik Tuan Bong berbunyi pertanda ada pesan masuk, dia sangat tegang membacanya, karyawan yang lain juga. Pesan itu sepertinya dari Yoon Yi yang engatakan kalau misinya berhasil. 

Dia sangat senang dan meminta maaf karena telah membuat mereka kerepotan. Dia berdiri dan mengajak mereka semua ke sauna. 

Tidak ada bos yang bisa jadi pahlawan dihadapan asisten pribadinya.

Meskipun dia berbakat dan berusaha menjadi kepala sekretaris, kalau kau melihatnya dari dekat, dia Cuma pria paruh baya yang berselingkuh.

Kami akhirnya melihat kebenaran tentang bos kami yang tidak ingin kami lihat.

Dalam narasi itu terlihat Yoon Yi yang juga merapikan meja Tuan Bong dan mengurus banyak hal.


Seorang asistenmemberitahu tentang rincian jadwal atasannya yang baru saja datang dengan beberapa orang, dia melihat pintu lift yang akan menutup, dia buru-buru berlari menahan pintu lift agar atasannya tanpa hambatan. Asisten itu bernama Ma Bo Na. 

Didalam lift dia kembali menjelaskan rincian jadwal atasannya. Dia bahkan memberikan kegiatan pribadi atasannya itu. 


Didepan ruangan, sepertinya ruangan rapat, atasannya mengatakan agar membatalkan semua janjinya itu, dia mau istirahat satu hari ini. Bo-Na terlihat kesal mendengarnya. Karena sedari tadi dia menjelaskan atasannya itu tidak mendengarkannya dengan serius dan sekarang memintanya membatakan semuanya.


Dirumahnya Yoon Yi, dia dan Bo Na juga teman satunya lagi bernama Park Kyung Rye sedang berkumpul. Yoon Yi menumpahkan segala kekesalannya, bahkan dia mengumpat. Mereka sedang membahas tentang asisten pribadi yang diperlakukan seperti pembantu. 

Kyung Rye dari belakang membawa ramen panas dan meminta alas, Yoon Yi memberikan poster bergambar atasan Bo Na yang bernama Jo Sang Moo. 

Mereka bersulang bersama  dan memakan ramennya. Mereka nampaknya sangat dekat karena tau satu sama lain. Akhirnya mereka mengosipkan bos masing-masing dan semua kelakuan buruknya.  Kyung Rye menyentuh lutut Yoon Yi dan dia merasa kesakitan, semua temannya khawatir, mereka melihat luka itu dan meminta penjelasan Yoon Yi. Bahkan dia tidak kerumah sakit dan memilih menutupi perbuatan bosnya. Dia menyebutkan alasannya secara panjang lebar.


Yoon Yi merangkul Bo Na dan mengajak mereka semua untuk bersulang, tapi Bo Na tidak merespon dia sibuk dengan ponselnya, Bo Na lalu pamit pergi dan Yoon Yi langsung sigap memeganggi kaki Bo Na, tapi Bo Na bisa menghindarinya. Kyung Rye juga akan pergi, Yoon Yi menahan keduanya, meminta mereka menginap. Tapi mereka tidak mau dan tetap pergi.


Sepertinya rumah Yoon Yi berhantu, bahkan dia tidur dengan menggunakan penutup mata tapi tetap saja tidak bisa,dia akhirnya bangun lagu dan  ketakutan karena temannya tadi membicarakan hantu. 


Akhirnya dia tidak bisa tidur dan bermain dengan laptopnya, dia mencari-cari tentang informasi rumah diseoul. Dia kembali mencari-cari sesuatu dan menemukan lukisan pemain sirkus yang pernah ia lihat bersama Kyung Joo. 

Sepertinya itu adalah forum untuk melampiaskan keluh kesah terhadap perlakuan atasan mereka. HAHAHAHAHAHA dan ternyata Yoon Yi adalah admin forum tersebut, dia membalas beberapa postngan tentang keluh kesah mereka. 


Tiba-tiba Yoon Yi merasakan hawa aneh, dia menutup jendela dengan takut dan mengerutu menyalahkan pohon ginko, bahkan dia mengatakan akan menebangnya jika cuacanya bagus. Malam itu dia benar-benar sangat ketakutan.

1 komentar:

Thankuuu untuk sinopsisnya semoga dilanjut😁