Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Jugglers Episode 4 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Intan Yuliana
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 3 PART 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 4 PART 2

Pagi itu setelah Yoon Yi mendapati Chi Won sebagai penyewa rumahnya, dia dan Chi Won berbicara disebuah café, Yoon Yi tidak mempermasalahkan tentang kontruksi, Chi Won bebas melakukan apapun yang dia inginkan, namun Chi Won tidak mau, dia ingin memisahkan masalah pekerjaan dengan kehidupan pribadinya. Dia ingin tetap diperlakukan selayaknya penyewa.

Yoon Yi penasaran bagaimana bisa Chi Won menandatangani kotrak penyewaan rumah dengan ibunya, Chi Won mengambil selembaran pemberitahuan yang dia temukan dirumah Yoon Yi dan menunjukkannya. Dia menjelaskan kalo dia menemukan itu dipintu gerbang ruamah Yoon Yi, saat Chi Won akan menanyakan apa Yoon Yi yang menuliskannya, Yoon Yi langsung memotong dengan cepat kalo temannya yang melakukannya.


Yoon Yi heran bagaimana Chi Won bisa menemukan selembaran itu dipintu gerbang rumahnya, sedangkan Chi Won sendiri belum pernah kerumahnya, Chi Won menanyakan apa Yoon Yi tidak ingat tentang kejadian waktu itu.

Chi Won : “Aku tidak tau harus mulai dari mana. Mungkin dari kau tidur dibangku taksi? Atau saat kau memaki-maki dalam mobilku? Dan saat kau menyebut tentang brengsek ini, brengsek itu?”

Dari satu persatu yang disebutkan Chi Won, Yoon Yi mulai mengingat malam ketika dia mabuk. Dia tidak kuat lagi mendengar semua yang Chi Won katakana, dan menyuruh Chi Won untuk berhenti, Chi Won tidak perlu memberitahunya, lebih baik Yoon Yi tidak tau.

Pelayan datang dan membawakan pesanan mereka.

Chi Won memperhatikan Yoon Yi yang sedang minum kopinya, lalu dia menyampaikan ketidak nyamananya, diselembaran itu tertulis jika pemiliknya cantik dan manis, juga pemilik tanah sangat subjektif. Chi Won menanyakan bagaimana Yoon Yi akan mengkonsepensi penyewa yang kecewa dengan pemilik tanah. HAHAHAHAHAHAHHA geli sendiri aku, pengen ketawa ngakak..

Chi Won menyampaikan keresahannya, karena Yoon Yi tidak cukup cantik, seperti Jun Ji Hyun, Kim Tae Hee, Song Hye Kyo, atau siapapun yang seperti itu. Yoon Yi hanya tertawa garing dan meminta maaf karena tidak memenuhi krateria itu.

Dan menurut Chi Won masalah terbesar adalah poin ke 4, yang sebelumnya itu poin ke 3 ya. Poin ke 4 hanya ditunjukkan kepada para pemuda, Chi Won menanyakan maksud pemuda dari kalimat itu, apa seorang pria berumur 20an, atau hanya pria bujangan belum menikah.

Yoon Yi merasa aneh, sebenarnya apa yang ingin Chi Won katakan, Chi Won menghela nafas, dia tidak mendapatkan diskon 10 %, karena dia sudah menikah , ibu Yoon Yi sangat tegas akan hal itu dan bilang kalo Chi Won tidak memenuhi syarat. Chi Won mempermasalahkan uang 5000 dollar yang baginya itu tidak sedikit, Yoon Yi akan usahakan untuk membujuk ibunya agar Chi Won bisa mendapatkan diskon.

Setelah diskusi itu selesai, mereka sama-sama minum kopi mereka. Chi Won menanyakan apa Yoon Yi tidak akan pergi, Chi Won langsung mengerti dan akan pergi, menanyakan apa Chi Won tidak pergi juga, Chi Won akan pergi ketika kontruksi selesai.


Keluar dari café, Yoon Yi benar-benar bahagia, dia merasa menang karena sekarang dia adalah pemilik dan Chi Won adalah penyewanya, dia bisa membalas semua yang telah Chi Won lakukan padanya. Dia bahkan menari-nari dijalan sangking bahagianya.


EPISODE 4
Rags to Riches


Dikamarnya Yoon Yi tertawa sendiri menulis peraturan untuk penyewa, setelah selesai dia langsung menuju lantai 2, kekamar Chi Won.

Yoon Yi didepan pintu kamar Chi Won sengaja tidak diperbolehkan mengintip apalagi masuk, Chi Won hanya memunculkan kepalanya saja dipintu, menanyakan keperluan Yoon Yi. Yoon Yi menyuruhnya keluar karena dia tidak sedang berbicara dengan seorang tahanan, dia memarahi sikap Chi Won karena bukan seperti itu cara memperlakukan pemilik rumah, seperti yang diinginkan Chi Won mereka harus professional, bahkan Yoon Yi memanggil Chi Won hanya dengan namanya saja, Chi Won sempat terkejut karena tidak terbiasa, akhirnya dia menurut keluar dari pintu.


Yoon Yi menunjukkan aturan rumah yang sudah dia tulis, dia ingin mereka mematuhi itu agar terjalin hubungan yang baik diantara mereka. Saat dituduh semua yang dilakukan oleh Yoon Yi itu untuk balas dendam, Yoon Yi menyangkal, kenapa pula dia harus balas dendam. Chi Won mengingat dulu dia juga begitu, membuat peraturan sepihak yang harus Yoon Yi patuhi, jadi dia tidak bisa menolak aturan itu.

Sangkal Yoon Yi, dia membuat alasan yang masuk akal, bukankah wajar seseorang yang hidup berdampingan hidup dengan seperangkat aturan. Yoon Yi mengingatkan hati-hati dengan pipa beku dan jangan ada hewan peliharaan, dan Chi Won mengerti itu. Yoon Yi juga mengingatkan jika uang sewa harus dibayar dimuka. Setelah semua selesai Chi Won kembali kekamarnya.


Yoon Yi benar-benar merasa diatas angin bisa mengendalikan Chi Won seperti itu.


Chi won masuk kedalam rumah atau kamar ya, aku bingung mau nyebutnya apa. Dia membaca peraturan yang diberikan Yoon Yi lalu menaruhnya dimeja. Dia mulai melanjutkan beres-beres rumahnya. Terdengar suara Yoon Yi yang membacakan aturan untuk penyewa.

Aturan untuk penyewa dilantai dua.

1.Rumah sudah tua, jadi tidak kedap suara. Harap  berhati-hati untuk tidak membuat keributan. Kenakan sandal dengan bantalan 3 cm atau berjalan berjinjit.

Dan Chi Won berberes dengan mencoba untuk mematuhi aturan yang dibuat Yoon Yi.


2. juka kau menggunakan terlalu banyak air dilantai atas, lantai pertama tidak mendapatkan air. Pemilik rumah menggunakan banyak air, jam 5 pagi dan 7 malam, jadi jangan terlalu banyak menggunakan terlalu banyak air.

Yoon Yi sedang mencuci piring dan air yang keluar sedikit, dia marah-marah dan langsung mematikan air untuk lantai 2, Chi Won yang sedang mandi hanya bisa mendesah, mengalah mengecilkan air.


Yoon Yi keluar rumah dengan sangat bahagia, dia benar-benar puas sudah bisa membalas perlakuan Chi Won padanya, Chi Won saat itu juga baru turun dan rumahnya. Seperti biasa Yoon Yi membungkuk hormat dan secara refleks Chi Won mengikutinya, setelah sadar dengan apa yang dilakukannya, dia jadi aneh sendiri, malu mungkin ^^

Melihat sikap Chi Won yang seperti itu, sifat jahil Yoon Yi keluar, dengan suara keras dan langkah yang dipercepat, mendahului Chi Won yang sedang mengambil sepedanya, Yoon Yi mengatakan aturan ketiga.

Mengunci gerbang yang sudah karatan. Itu tidak mengunci apapun. Kau harus terus memutar kunci kanan dan kiri sampai kau mendengarnya klik. Pastikan kau cek

Sampai digerbang, Yoon Yi yang sampai lebih dulu sengaja menutup pintunya hingga menghalangi Chi Won yang akan keluar. Benar saja saat Chi Won menutup gerbang, pintunya sangat sulit untuk terkunci, dia beberapa kali melihat kearah Yoon Yi yang sudah melangkah lebih dulu, seperti meminta bantuan. Yoon Yi tidak memperdulikan itu, dia sangat menikmati apapun yang dia lakukan.


Yoon Yi dipanggil keruangan Chi Won, dia ingin membuat permintaan pribadi yaitu Yoon Yi harus mencarikan sandal yang tebalnya 3cm dan segala syarat lainnya, karena Chi Won menyebutkannya sangat detail jadi saya singkat aja, mendapat permintaan seperti itu Yoon Yi agak gimana gitu, karena tentu saja akan sulit mendapatkannya, tapi dia tidak bisa menolak. Chi Won dan Yoon Yi ini memang suka sekali balas dendam satu sama lain. Setelah mengatakan itu Chi Won langsung berjalan keluar, dia memperingatkan ke Yoon Yi kalo nanti malam harus sudah ada, karena dia akan memakainya dirumah.

Sebelum membuka pintu Chi Won mengatakan kalo pemilik rumahnya peka terhadap kebisingan.  HAHAHAHAHAHAAHAHA lalau keluar. Yoon Yi kesal sekali dibalas seperti itu.


Namun sekalipun kesal, dia tetap mencarikan sandal untuk Chi Won. Dia benar-benar serius mencarikan sandal sesuai yang chi Won inginkan, melihat ini, melihat itu, bertanya disini dan bertanya disitu. Yoon Yi benar-benar niat banget ^^ 


Yoon Yi masuk kekantor dengan kelelahan, tapi ditanggannya ada sebuah paper bag bermotif polkadot. Saat menunggu lift dia ditegur oleh Tuan Baek Soon Bae, yang bekerja dibawah pimpinan Hwangbo. Tuan baek menanyakan kenapa Yoon Yi terlihat sangat lelah, tidak seperti biasannya. Yoon Yi menjelaskan apa yang baru saja dia lakukan, dia berkeliling dari mencari sesuatu.

Tuan baek sendiri menceritakan jika sutradara menghentikan sponsor untuk mereka karena sesuatu hal, dia pergi untuk memberitahu, namun sesampainya disana dia malah disumpah serapahi bahkan 
dijambak rambutnya. Keputusan semua ada diatasan tapi mereka yang harus jadi sasaran kemarahan.


Tuan Baek membahas tentang asisten untuk Hwangbo, dia berharap Yoon Yi mau membantunya mencarikannya, siapapun yang tertarik tidak masalah, yang terpenting sabar menghadapi Hwangbo. Namun Yoon Yi juga sudah mencari-cari tapi tidak bisa menemukan karena terlalu banyak rumor yang beredar. Saat Tuan Baek tidak mempermasalahkan siapapun itu, atau seseorang yang sedang membutuhkan uang dan tidak peduli dengan tingkah lakunya, Yoon Yi saat itu mendapatkan ide.


Geng cewek, Yoon Yi, Kyung Rye, Bo na dan Jung Ae sedang berkumpul membahas tentang pekerjaan untuk Jung ae, Bo Na dan Kyung Rye menolak usul itu, karena selama ini Jung Ae tidak pernah bekerja dengan baik, namun menurut Yoon Yi tidak selamanya Jung Ae akan melarikan diri, lagi pula dia sudah tidak bisa menyewakan rumahnya karena sudah ada yang menempati.

Semua yang disana terus berdebat, dan mencari baiknya untuk Jung Ae.


Chi Won pulang kerumah dan melihat digagang pintu ada paper bag dari Yoon Yi, sesampainya dikamar, memakai sandal rumah, menyalakan lampu, melepaskan jas, barulah Chi Won duduk dan melihat seperti apa yang dibeli Yoon Yi, setelah terlihat bentuk sandal itu BGM-nya langsung keluar kalo nggak salah itu lagu judulnya The jungle atau apa ya pokoknya kocak banget bagian ini.

Chi Won memakai sandalnya, sepertinya memang sangat nyaman. Dia mencobanya, menghentak-hentakkan kelantai, loncat-loncat dan aku nggak tau yang terakhir itu ngedance apa pemanasan. Kocak abis lah tingkah si bos ini.


Lampu rumah Yoon Yi dilantai 1 bergerak-gerak karena tingkah Chi Won itu, teman-temannya memperhatikannya, Yoon Yi kayaknya udah nggak kaget. Semua temannya menanyakan siapa yang sudah menyewa lantai 2, Kyung Rye tidak peduli siapa yang menyewanya yang jelas  orang itu tidak sopan, bahkan Bo Na takut jika ‘orang itu’ akan merusak lantai 2. 


Yoon Yi tidak memperdulikan itu, yang dia perdulikan adalah kehidupan Jung Ae yang sebentar lagi akan runtuh.  Bo Na merasa sekalipun Hwangbo menyambutnya pasti mereka memiliki syarat perekrutan.


Dan Yoon Yi ingat saat dia menanyakan hal yang sama pada Hwangbo, semua asosten membencinya, jadi dia tidak akan pilih-pilih, tapi ada 2 hal yang paling penting buat hwangbo, yaitu wanita yang belum menikah dan berusia dibawah 30 tahun.

Jung Ae sedih karena bahkan dari awal dia sudah tidak memenuhi syarat itu, dan Yoon Yi memikirkan carannya, Jung Ae adalah bukan Wang Jung Ae berusia 37 tahun, dia bisa menjadi saudara perempuan atau teman mereka, Yoon Yi menembak fotonya dengan sahabat-sahabatnya, dan menganti Wang Mi Ae dengan foto jung Ae.

*Oh tak kira yang ada difoto episode 1 kalo nggak salah, itu foto Jung Ae dan teman-temannya atau saudara, tapi ternyata itu adalah foto Wang Mi Ae, kemungkinan Wang Mi Ae ini adiknya Jung Ae, tapi kemana dia? Terus kenapa sejkarang Jung Ae yang jadi deket sama temen-temen adiknya.


Keesokan paginya Tuan gong dan Go Myung Seok masuk kantor bersama, Tuan Gong merasa mendapat firasat baik, kalo mereka akan memenangkan proposalnya, dia bercerita jika semalam dia mendapatkan mimpi baik. Go Myung Seok setuju dengan hal itu, mereka pasti akan mendapatkan bonus.

Mereka berdua berpapasan dengan Yoon Yi, mereka menanyakan keberadaan Chi Won yang ternyata sedang bertemu dengan wakil presdir.

Pagi itu suasana semua orang dibawah depatermen chi Won sedang memiliki suasana hati yang baik, kecuali Tuan park yang pagi-pagi sudah tidur dikantor. 


Namun pagi indah tuan Gong hilang sudah akibat omelan Nona Min yang membahas tentang tagihan tuan Gong yang digunakan diluar waktu kerja.


Hari ini adalah hari pengumuman tentang depatermen mana yang memiliki kinerja yang bermanfaat hingga tahun depan.

Tuan Jo keluar dari ruangan Tuan Do dengan sombong saat melihat Chi Won yang sedang didepan menunggu giliran.  Lalu asisten Tuan do mempersilahkan Chi Won untuk masuk.


Ternyata proposal milik chi Won ditolak, tentu saja Chi Won merasa sangat geram, bagaimana tidak, atasan memujinya ini dan itu namun sekarang seperti dijatuhkan begitu saja, departemennya bukan untuk pertunjukan, apakah dia kalah hanya karena koneksi. Dia juga ingin tau alasan kenapa proposalnya ditolak, namun tuan Do seperti sengaja tidak memberikan jawaban, atau lebih tepatnya tidak tau bagaimana harus menjelaskan situasi itu pada chi Won.


Pembicaraan mereka belum selesai, namun Tuan Do sudah akan pamit karena ada pertemuan. Hal itu sontak membuat Chi Won semakin naik darah, dia tidak bisa menerima semua ini.

Tuan Do : “aku rasa alu tidak berhak menjelaskan setiap detailnya. Sudahkah kau belajar menerima hasil?”

Chi Won : “Aku perlu menerima penjelasan yang tepat, itu akan membantu stafku menerima apa yang terjadi.”

Tuan Do : “kau salah. Ini bukan tentang memberi mereka jawaban. Kau harus memberinya minuman dan dorong mereka untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik. Itulah yang seharusnya kau lakukan.”

Tuan do meninggalkan Chi won yang masih tidak menerima semua ini.


Tuan Jo masuk ruangannya dengan sangat gembira, bahkan didepan meja Bo Na dia menari-nari dengan gilanya, emang orang gila sih. HAHAHAHAAHAHAA efek sebel ini mah penulisnya.

Tuan Jo meminta Bo Na untuk memberitau semua timnya kalo nanti malam aka nada makan malam bersama. Dan mereka harus membeli minuman yang mahal. Bo Na hanya diam saja, menurut.


Chi Won keluar dari ruangan Tuan Do, lalu berjalan ke departemennya mungkin, namun nggak tau dia liat apa, atau takut ketemu siapa atau bagaimana. Chi Won memilih bersembunyi, dan jongkok disana. Dia merenung dengan apa yang sudah terjadi. Mungkin dia takut kalo ketemu stafnya, nggak tau harus menjelaskan bagaimana, makanya memilih bersembunyi.


Hwangbo sengaja menjahili Chi Won, dia menunjuk pipi Chi Won, dan ketika Chi Won menoleh jarinya ada dipipi Chi Won, ini harusnya dijelasinnya gimana si, bingung aku.

Chi Won tentu saja terkejut, dan Hwangbo menyatakan hal itu juga. Chi Won langsung bereaksi akan meremas jari Hwangbo lagi, namun kali ini Hwangbo gesit menghindarinya, dia tidak akan membiarkan Chi Won memutar jarinya untuk kedua kalinya.

Hwangbo menanyakan apa yang Chi Won lakukan disana, dan seperti biasa Chi Won mengatakan itu bukan urusan Hwangbo. Lalu meninggalkan Hwangbo.

Hwangbo memberitau Chi Won kalo dirinya sudah mendapatkan asisten ke 89. Namun Chi Won yang dalam suasana hati yang buruk, mengatakan terus terang kalo dia sedang tidak mood menghibur Hwangbo, dia memiliki masalah sendiri. Hwangbo terkejut dengan reaksi Chi Won yang seriusnya luar biasa hari itu.


Diruangannya chi Won masih saja memikirkan kata-kata tuan Do. Dia menghela nafas dan mencoba menerima kekalahannya.


Chi Won keluar dari ruangannya dan menemui Yoon Yi, dia menyerahkan credit cardnya(mungkin nggak keliatan soalnya) meminta Yoon Yi menggunakan itu untuk makan malam tim nanti. Lalu langsung kembali keruangannya.


Namun Yoon Yi menghentikannya,

Yoon Yi : “Pak Nam. Anda mungkin sombong, tapi saya pikir mereka akan senang jika anda bergabung dengan mereka.”

Chi Won : “Bila sudah pernah steak dengan saya tadi, apakah kamu bahagia. Saat kita punya babat, apakah kamu bahagia.  Ambil saja kartunya dan pergi agar setiap orang bisa makan dan minum dengan nyaman.”


Yoon Yi kesal karena diberitau Bo Na kalo Tuan Jo mengajaknya dan Chi Won untuk minum bersama, menurut Tuan Jo itu bentuk penghiburan tapi menurut Yoon Yi itu adalah ejekan.

Kyung Rye datang, langsung mengajak mereka mendekat, dia memberitau kalo penyewa rumah yoon Yi adalah Tuan Nam, Kyung Rye tertawa, Bo Na kaget, Yoon Yi kesal ^^

Mereka mempertanyakan kenapa Chi Won menyewa rumah Yoon Yi, namun suara panggilan dari ponsel Yoon Yi lebih mendesak untuk dijawab. Yoon Yi makin naik darah ketika melihat siapa yang menghubunginya, dia permisi pada teman-temannya.


Yoon Yi pergi ke toilet dan memastikan jika tidak ada orang disana, Tuan Jo memintanya untuk berlagak seperti orang yang tidak pernah saling kenal sebelumnya, namun Yoon Yi meragukan kalo Chi Won akan datang, dia mungkin akan menolak pergi. Tuan Jo tau itu, dan dia member misi pertama untuk Yoon Yi, yaitu bagaimanapun caranya Chi Won harus datang. Tuan Jo langsung menutup telponnya setelah itu.

Yoon Yi stress sekali karena hal itu.


Yoon Yi berjalan dengan gontai dikoridor, seorang pria membagikan brosur dan Yoon Yi juga diberi. Yoon Yi tidak tertarik, namun setelah melihat brosur itu dia tersenyum, mendapatkan ide.


Yoon Yi menemui Chi Won, dia sengaja berpura-pura salah memberikan aturan sewa dan brosur itu. Dia menunjukkan poin ke 4, yaitu preferensi diberikan kepada para pemuda, diskon 10% untuk uang jaminan. Dia akan memberikan itu pada Chi Won.

Chi Won nampaknya cukup tergiur dengan tawaran itu namun dia tidak tau maksud Yoon Yi apa, Yoon Yi memiliki 1 syarat jika Chi Won menginginkan itu.


Mereka sudah duduk berdua, dan chi Won menolak melakukan itu, kenapa dia harus pergi kesana. Yoon Yi tidak mempermasalahkan itu, dan itu berarti mereka harus melupakan diskon uang jaminanya, dia akan mengambil kertas sewa namun Chi Won menahannya, mereka tarik-menarik tanpa sepatah kata. Dan Chi Won lebih sayang diskon 10% daripada menuruti hatinya, hanya setengah jam kata Chi Won.

Tapi menurut Yoon Yi setengah jam hanya untuk 5000 dollar, itu terlalu mahal. 1 jam, Chi Won setuju dengan mukanya seperti ingin menolak. 


Jung Ae sedang berada disalon dan merubah semua penampilannya, dia terlihat jauh lebih muda dari umurnya. Dia berjalan dan menuju perusahaan YB. Dia berhenti didepan perusahaan, mengagumi betapa tingginya bangunannya dan membuatnya menjadi gugup, namun dia meyakinkan dirinya dan meminum vitamin sebelum masuk kesana.


Jung ae sedang melakukan interview bersama hwang bo dan Tuan Baek.
Jung Ae berubah menjadi Wang Mi Ae, teman sekolah Yoon Yi dari sekolah menengah hingga perguruan tinggi, mereka sudah seperti saudara perempuan, dia memiliki seorang kakak perempuan yang sudah menjadi ibu rumah tangga. 


Hwangbo yang memperhatikan Jung Ae lebih tertarik pada Jung ae yang sangat seing berkedip, dia memperhatikan itu dengan aneh. Jung ae melakukan semua itu atas saran dari Yoon Yi.

Saat Tuan Baek mempersilahkan Hwangbo bertanya, dia malah bertanya tentang matanya yang terlalu sering berkedip, dan dengan lucunya Hwangbo juga menirukannya.

Jung Ae mengatakan kalo dia bisa membuat kopi yang enak dengan gaya yang contohkan Yoon Yi, namun Tuan baek mengatakan Hangbo idak menyukai kopi, dia lebih menyukai soda dan sejenisnya. 
Hwangbo mengatakan sendiri kalo dia tidak suka melihat meja kosong selama tiga menit dan Jung Ae harus bersamanya dalam radius 3 meter, Jung ae paham itu. Lalu alar ponsel Hwangbo berbunyi, dan mengajak mereka pergi.

Hwangbo mengajak semua stafnya untuk makan siang direstoran neneknya, dia marah-marah pada nenek karena dia sudah mengatakan kalo dia tidak menyukai ikan dengan tulang belulang. Tapi nenek balik memarahinya, memintanya makan saja yang ada.

Kata Tuan baek, Hwangbo terlalu lama belajar diluar negeri, dia hanya menggunakan sumpit untuk makan. Dan tuan baek lalu membersihkan tulang dari ikan-ikan itu, Jung Ae memperhatikan itu lalu memberikan ikannya yang sudah dibersihkan dari tulang, duh kok bahasanya tulang ya.

Semua orang yang disana kagum dengan keahlian Jung Ae itu, dan Jung ae mencontohkan bagaimana cara membersihkannya. Hwangbo benar-benar kagum dengan hal itu, dia mulai makan ikannya dan mengatakan Jung ae dapat bekerja mulai hari senin. Semua orang terkejut dengan keputusan Hwangbo itu, HAHAHAHAHAHA hanya karena pintar membersihkan duri ikan ^^