Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Jugglers Episode 4 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Intan Yuliana
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 4 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 5 Part 1

Jung Ae duduk dihalte dan menangis, dia mengadu pada Yoon Yi lewat telpon jika dirinya sudah lolos dalam tes wawancaranya, namun dia takut jika dirinya akan ketahuan berbohong. Yoon Yi dengan berbisik mengatakan kalo ada dirinya jadi Jung Ae tidak perlu khawatir akan ketahuan, saat itu Tuan Gong datang dan menanyakan kebenarannya.


Yoon Yi langsung menutup telponnya, dan menanyakan maksud Tuang Gong. Ternyata Tuang Gong menanyakan kebenaran tentang Chi Won dan Tuan Jo yang akan minum bersama, dia sangat tidak percaya jika Chi Won mau minum bersama, bahkan dengan mereka saja tidak pernah sekalipun makan bersama apalagi dengan orang yang selalu ingin meruntuhkan departemen mereka. Dan Tuan Gong menduga pasti karena jabatan Tuan Jo yang sama tingginya, Chi Won pasti tidak mau bersama dengan orang rendahan seperti mereka,

Yoon Yi mencoba menjelaskan kalo bukan begitu maksudnya, namun Tuan Gong malah menanyakan memang Yoon Yi mengetahui segala hal tentang Chi Won, yang tentu saja tidak dapat Yoon Yi jawab. 

Yoon Yi mencoba membela Chi Won, lagi pula Chi Won sudah memberikan kartu kreditnya untuk makan bersama dan menghilangkan stress. Tuan Gong masih tidak bisa menerima sikap Chi Won, sebuah kartu kredit tidak bisa menyembuhkan sakit hatinya, apa ketika Chi Won memberikan kartunya, apakah mereka akan pergi dan mengatakan terimakasih dan memujinya.


Yoon Yi memberikan kode pada Tuan Gong, karena sekaran Chi Won sudah berdiri dibelakang Tuan Gong dengan pandangan yang menyeramkan atau mungkin butuh penjelasan?

Tuan Gong langsung tau jika Chi Won dibelakangnya dan dia berbalik menghadap ke Chi Won dengan sikap sopan. Chi Won sendiri langsung bicara pada intinya, dia menanyakan lalu apa yang diinginkan Tuan Gong, dan jika memiliki keluhan katakan langsung padanya, Yoon Yi adalah asistennya dan bukan utusan atau stasiun ventilasi Tuan Gong. 

Tuan Gong langsung membenarkan itu dan meminta maaf pada Yoon Yi, lalu pergi. Yoon Yi tidak menyangka jika Chi Won sangat menghargai pekerjaannya, dia hanya bengong saat Chi Won mengatakan mereka akan pergi 30 menit lagi.

Saat Yoon Yi dan Chi Won keluar dari lift, Yoon Yi menghentikan Chi Won. Perasaan Yoon Yi menjadi sungkan, dia mengatakan kalo Chi Won merasa tidak nyaman, mereka tidak harus disana selama satu jam penuh, namun Chi Won malah mengira jika ibu Yoon Yi menolak memberinya diskon, Yoon Yi langsung mengatakan bukan itu alasannya, Chi Won tidak mau ambil pusing, jika memang tidak ada masalah sebaiknya mereka harus segera berangkat sebelum lalu lintas menjadi macet.


Yoon Yi langsung mempercepat langkahnya, mengejar Chi Won yang sudah akan masuk dipintu berputar, didalam pintu berputar sepatu Yoon Yi mengenai pintu hingga membuat pintu menjadi berhenti, itu semua disebabkan oleh Yoon Yi yang terlalu menjaga jarak dengan Chi Won. Dia meminta maaf karenanya pintunya berhenti dan Chi Won mendekat membuat yoon Yi menjadi gugup.


Dia mengatakan pada Yoon Yi, “Jika kau akan mendekat, mendekatlah. Jika kau akan pergi, pergilah yang jauh. Aku tidak tahan pada hal yang tak pasti…seperti ini.”


Yoon Yi terkesima dengan apa yang Chi Won katakan, dia merasa senang namun mencoba untuk menutupinya lalu mengikuti Chi Won dari jarak yang dekat. 


Mereka berempat sudah berkumpul di bar, saat itu ada dua wanita penghibur yang membawakan minuman, Tuan Jo langsung menyuruh mereka pergi karena disana sudah ada 2 wanita cantik yang menemani mereka. Mendengar hal itu jelas saja membuat, Chi Won, Yoon Yi dan Bo Na tidak senang, karena itu seperti pelecehan.

Tuan Jo memberikan isyarat pada Yoon Yi dengan menendang kakinya dibawah meja. Lalu dia mulai bicara, mungkin Chi Won sudah biasa menggunakan tempat seperti ini saat menjadi reporter, tapi tidak dengan Yoon Yi. Dia menanyakan pada Yoon Yi kalo mereka tidak pernah bertemukan sebelumnya, ini untuk pertama kalinya, dan yoon yi membenarkan. Yoon Yi past tidak nyaman berada ditempat seperti ini, namun asistennya sudah sering pergi ketempat seperti ini dan Tuan Jo merasa terbantu, 

Bo Na akan menuangkan minuman untuk Chi Won, namun Tuan Jo melarangnya, karena Chi Won tidak menyukai wanita menuangkan minuman untuknya, dengan suara ditekan Tuan Jo mengatakan kalo Chi Won akan minum jika atasannya yang menuangkannya. Chi Won sekalipun merasa kesal namun tetap menerimanya. 

Tuan Jo menanyakan siapa diantara Bo Na dan Yoon Yi yang mulai bekerja duluan, Bo Na menjawab jika dirinya yang lebih dulu, barulah Tuan Jo menuangkan minuman untuk Bo Na lalu Yoon Yi. Chi Won akan merebut botol minumannya namun tidak dibolehkan oleh Tuan Jo, tidak seperti seseorang, Tuan Jo lebih menyukai jika dirinya dituangkan minuman oleh wanita, apalagi wanita cantik. Dia memberikan botolnya pada Yoon Yi, Yoon Yi menurut dengan sungkan, namun Chi Won menghentikannya, dia mengambil botol minuman itu dan mengebraknya dimeja dengan keras.

Chi Won merasa tempat ini terlalu bagus untuk mencocokkan percakapan, tadi dia melihat tenda murah didepan. Tuan Jo tidak terima bar disamakan dengan tenda murah, namun dia tetap mencoba tenang dan memulai aksinya meremehkan Chi Won, dia benar-benar merasa menang dari Chi Won dan menyombongkan diri. Chi Won santai menghadapi itu, dia tetap bisa membalas dengan kata-kata tajamnya. 


Chi Won lalu berdiri dan mengatakan, “Tapi kau tau orang-orang yang mengatakan sejarah dibuat pada malam hari, dimana ada alcohol dan wanita cantik? Jika kau tau bagaimana rekamannya dalam sejarah, kau akan menjadi orang yang akan terbangun diatas.”

Tuan Jo meminta Chi Won untuk duduk, namun Chi Won tidak memperdulikan itu dan melanjutkan, “Sayangnya setelan ini sensitive terhadap kelembaban. Mungkin ada lubang ngengat jika aku tinggal lama lagi.” Tuan Jo tetap meminta Chi Won untuk duduk, namun perhatian Chi Won setelah mengatakan hal itu langsung tertuju pada Yoon Yi.

“5000 dollar. Ini menyedihkan, tapi aku akan kehilangan. Ayo pergi.” Chi Won mengatakan hal itu, dan membawa pergi Yoon Yi bersamanya. 

Tuan Jo yang mendengar dan melihat Chi Won langsung pergi tentu saja tidak terima, dia memanggil Chi Won untuk kembali dan Bo Na berusaha menahannya, namun Tuan Jo yang sedang emosi menghempaskan tangan Bo Na, namun beberapa saat kemudian dia sadar, dia menunjukkan pada Bo Na kalo dia tidak bermaksud melakukan itu dengan tetap mengata-ngatai Chi Won dan meminta pendapat Yoon Yi.


Yoon Yi dan Chi Won minum berdua dikedai pinggir jalan. Mereka menuangkan minuman mereka sendiri-sendiri. Setelah meminumnya Chi Won menghela nafas dengan keras dan memulai percakapan mereka.

Chi Won : “Apa kau tidak tersinggung? Menuangkan minuman dan melakukan hal-hal seperti itu…tidak bisa dibilang menyenangkan.”

Yoon Yi : “Menuangkan minumanku sendiri sambil duduk dengan seseorang..kurang menyenangkan buatku.”

Chi Won : “Tidakkah kau merasa tidak dihargai?”

Yoon Yi menuang lagi minumannya dan menjawab pertannyaan Chi Won, “Tidak terlalu.”

Chi Won juga menuangkan minumannya lagi, “Aku mengerti.”

Yoon Yi : “Dia adalah bos orang lain. Bahkan atasanku sendiri tidak menghormatiku. Mengapa orang lain…perlakukan aku dengan hormat?”

Yoon Yi akan menuangkan minumannya sendiri lagi, namun langsung direbut oleh Chi Won, lalu menuangkan minuman untuk Yoon Yi dan dirinya, dia mengatakan, “Apa yang kau inginkan dariku?”
Yoon Yi tersenyum dan mengatakan, “Aku ingin tahu…segalanya tentangmu.”

Mendengar jawaban itu Chi Won hanya bisa terdiam.


Didalam taksi Yoon Yi tertidur dipangkuan Chi Won, dia tersenyum dalam tidurnya dan bernarasi.

“Untuk beberapa alasan aneh, setelah situasi yang menegangkan berlalu, aku tertidur. Didalam mobil yang sedikit goyang. Aku merasakan sesuatu yang hangat di pipiku. Apa? Hangat?

Yoon Yi mulai sadar dengan hal itu, dia mulai membuka mata dan melihat ternyata dia sedang tidur dipangkuan Chi Won, dia mulai panic, tidak tau apa yang harus dilakukan dan akhirnya memutuskan untuk tetap berpura-pura tidur. Chi Won sendiri merasa pegal karena tidak bisa bergerak bebas.

“Oh, tidak..kapan aku tertidur? Aku perlu berhenti minum. Dia tidak tau aku sadar, kan? Oh, tidak..haruskah aku berbaring disini? Atau bangun dan anggap saja aku tidak ingat apa-apa? Ini gila..kemana kita pergi sekarang?”


Chi Won memandang keluar jendela taksi, ingatannya berputar pada Yoon Yi yang mengatakan sesuatu dikedai tadi, “Kemana kau pergi, dengan siapa anda sedang makan siang, lagu apa yang anda suka, apa hobi anda, apa yang membuatmu bahagia hari ini, dan yang menyebabkan anda stress. Mengapa? Anda selalu ingin sendiri.” Chi Won ingat saat diberi pertanyaan seperti itu dia tidak nyaman dan tidak memberikan jawaban apapun. Namun dia mencoba untuk membuka dirinya, ada seseorang yang mencampuri urusannya dan itu sangat tidak nyaman, dan bagi Yoon Yi itu bukan ikut campur dan berharap Chi Won dapat mempertimbangkan hal itu, dia perlu tau tentang Chi Won agar dapat melakukan pekerjaannya dengan benar. 

Ingatan itu membuat chi Won sekilas memperhatikan Yoon Yi yang tertidur.


Chi Won memapah Yoon Yi yang berpura-pura mabuk sampai kerumah dengan susah payah, dia mendudukkan Yoon Yi, dan Yoon Yi terus saja berpura-pura seolah-olah dia benar-benar mabuk. Chi Won mengatakan mereka sudah berada dirumah dan itu sudah cukup, Chi Won menyuruh Yoon Yi untuk pura-pura tertidur ataupun mabuk. Chi Won mengalungkan tas Yoon Yi dileher Yoon Yi, dan mengatakan kalo Yoon Yi pasti sudah lelah berakting, Yoon Yi merasa dipermalukan. Kenapa tidak masuk sekarang? Ini adalah waktu yang tepat untuk itu. 

Yoon Yi sudah tidak bisa berpura-pura lagi, dia membuka mata dan merapikan dirinya dengan malu, lalu langsung lari kedalam rumahnya. Melihat tingkah Yoon Yi itu, Chi Won tersenyum.


Didalam rumahnya , Yoon Yi berdiri lalu duduk terdiam dia menghela nafas. Sedang Chi Won dilantai 2 sedang mencoba memegang ranting pohon Ginko yang sudah tidak bisa tumbuh daun lagi sepertinya.

*Dari awal udah Feeling sih, kamera selalu ngarah keranting pohon itu tapi aku nggak yakin. Kayaknya ada cerita dibalik itu deh. Mungkinkah paman yang didatangi makamnya oleh Chi Won meninggal karena itu? Masih belum taulah.


Dirumahnya Jung Ae mengambil barang-barang milik seseorang dari lemarinya, lalu membakarnya dihalaman.

Sedangkan Hwangbo sedang menirukan cara melepaskan duri dari ikan seperti yang dicontohkan Jung Ae.disamping Hwangbo ada boneka tangan yang menemaninya. 

Dan dimobilnya Tuan Jo yang mabuk masih saja memaki Chi Won, Bo Na hanya melihatnya saja, sepertinya dia sedih tidak bisa datang pada hari ulang tahun ayahnya.

*aku nggak tau yang dibakar itu milik siapa, suaminyakah atau adiknya atau mungkin malah milik dirinya sendiri.


Tuan Gong yang mabuk sedang berkeluh kesah pada teman-teman kantornya tentang sikap Chi Won, mereka tidak meminta sesuatu yang mahal, cukup dengan chi won datang dan menuangkan minuman satu gelas saja itu sudah membuat mereka senang. 


Chi Won dikamarnya sedang berada didepan rak buku dan melamun, dan Yoon Yi dikamarnya sudah bersiap akan tidur, dia menatap lampu diatasnya dan bergumam, dia merasa Chi Won ada disekitar sana dan berharap malam Chi Won menyenangkan. Lalu Yoon Yi memakai penutup matanya dan tertidur.


Yoon Yi keluar dari rumahnya dan melihat sepeda Chi Won sudah tidak ada disana, dia heran kenapa Chi Won berangkat pagi sekali. Sepertinya pagi itu cuaca sangat dingin.


Chi Won dan Hwangbo bertemu diparkiran, Hwangbo memuji Chi Won yang terlihat lebih keren dipagi hari, namun chi Won tidak begitu menanggapi karena akan kusut setelahnya. 

Hwangbo mengejar Chi Won yang mulai masuk kantor, dia menanyakan apa chi won tidak penasaran kenapa dia berangkat pagi, Chi Won sendiri tidak peduli. Hwangbo terluka karena Chi Won tidak memiliki minat sedikitpun pada dirinya, mendengar itu Chi Won malah melamun memikirkan sesuatu, dia bertanya pada Hwangbo perbedaan antara ikut campur dan perhatian. Hwangbo berfikir dan menjawab, jika perhatian diperuntukkan bagi seseorang yang Chi Won sukai. Sedang ikut campur itu antara orangtua dan anak. Chi Won mengerti dan meninggalkan Hwangbo saat pintu lift terbuka. Hwangbo merasa sikap Chi Won itu aneh lalu mengejar Chi Won sebelum pintu lift tertutup. 


Hwangbo didalam lift terus saja menceritakan tentang dirinya pada Chi Won, dari mulai alasan bangun tidur hingga asistennya yang akan mulai bekerja senin depan. Dan Chi Won beberapa kali mengatakan kalo dia tidak peduli bahkan dibuat kesal oleh sikap Hwangbo. 

Hwangbo bertanya banyak hal tentang rumah baru Chi Won yang dekat dan murah, beberapa kali dan terus menerus, membuat Chi Won terganggu. Hwangbo menjadikan itu sebagai contoh tindakan ikut campur. Dan beralih pada contoh perhatian, dia mengkhawatirkan chi Won mungkin menyewa tempat dimotel yang murah. Melihat itu Chi Won hanya memandangnya, mungkin dia sedang memproses informasi itu.


Chi Won dan Hwangbo masuk bersamaan, mereka berdua terlihat seperti langit dan bumi dimana Chi Won dengan sikap dinginnya dan Hwangbo sangking hangatnya menyapa semua karyawan kantor dengan bersemangat sekali, sampai-sampai stafnya keheranan, bagaimana tidak kali ini Hwangbo berangkat sangat pagi. Hwangbo sakar akan hal itu, dia mengajak stafnya untuk makan siang bersamanya, nanti dia yang tlaktir.

BACA JUGA SINOPSIS LAINNYA
|| Black Knight
|| I'm Not a Robot
|| Two Cops
|| Doubtful Victory
|| Nothing to Lose
|| My Golden Life

Chi Won akan masuk keruangannya dan Yoon Yi menyapanya, Yoon Yi kembali terkejut karena sikap Chi Won tetap sama, cuek seperti biasanya. Tidak ada yang berubah seperti yang dia fikirkan.


Chi Won diruangannya sedang berganti pakaian, tidak sengaja dia melihat kaktus yang sepertinya Yoon Yi sengaja taruh disana, tertulis sebuah psan, “Aku akan tumbuh sendiri…bahkan tanpa perhatianmu.”


Yoon Yi dimejanya mengirim pesan untuk Bo Na, mengajaknya makan siang bersama, namun tidak ada respon, dia lalu bertanya apa Bo Na mengambil cuti hari ini. Bo Na sebenarnya melihat ada pesan dari Yoon Yi, namun dia abaikan. Dia mengingat kejadian tadi malam saat Chi Won mengambil botol minuman yang sedang dibawa Yoon Yi dan Chi Won yang membawa Yoon Yi pergi darisana. Dia mencoba untuk mengenyahkan bayangan itu. 

*kira-kira Bo Na kenapa ya, marah? Alasannya? Terus kenapa dalam bayangannya saat Chi Won melakukan sesuatu untuk Yoon Yi.


Yoon Yi akan menghubungi Bo Na lewat telpon kantor (mungkin) tapi ada sebuah pesan dari kantor sekretaris YB, asisten bos yang mengelola direksi dan atasan, harus berkumpul diatap jam 10 pagi. Bo Na juga mendapatkan pesan yang sama. Diruangan masing-masing mereka sedang bersiap untuk datang kea tap.

BACA JUGA SINOPSIS LAINNYA
|| Jugglers
|| Wednesday 3:30 PM
|| Novoland
|| Secret Seven
|| Oppa is Missing
|| Borg Mom
Peringkat bos ditentukan dari asisten. Wanita yang duduk diatas dari hirarki yang kejam ini akhirnya telah meminta sebuah pertemuan.


Para asisten sudah berbaris rapi diatap, Yoon Yi melirik kearah Bo Na, memastikan jika hari ini Bo Na tidak cuti. 

Ketua asisten disana memulai pertemuan dengan meneriakan moto mereka yaitu, untuk bos! Dari bos! Oleh bos! Yang diikuti oleh yang lainnya. Mereka dipanggil secara tidak terduga agar selalu waspada dan menampilkan sikap terbaik mereka. Ada seorang asisten yang penampilannya kurang memuaskan dan langsung dikritik olehnya, juga saat melewati Yoon Yi yang memakai sepatu flat, dia menanyakan alasan Yoon Yi memakai sepatu itu. Yoon Yi mengatakan jika bosnya tidak menyukai suara denting sepatu yang menjengkelkan, tapi atasannya tidak mau tau dan menanyakan siapa atasan Yoon Yi. Saat Yoon Yi menyebutkan nama Chi Won, semua orang termasuk ketua asisten itu terkejut, dia menanyakan sekali lagi apa Nam Chi Won yang tidak mau memiliki asisten itu, si keras kepala…Yoon Yi membenarkan dan menjawab dengan suara keras kalo dia adalah bosnya.


Apa yang dilakukan Yoon Yi itu membuat pensil yang sedang digunakan Chi Won untuk mengoreksi putus, Chi Won merasa seperti hawa aneh atau dia seperti mendengar suara seseorang, karena setelah heran dengan pensilnya yang putus dia melihat kebelakang, kejendela.


Setelah acara pertemuan asisten itu Yoon Yi diminta untuk berbicara sebentar dengan ketua asisten itu, asisten itu menjelaskan tentang informasi pribadi seorang bos adalah senjata bagi para asisten, maka dari itu dia meminta Yoon Yi mencari segala informasi tentang Chi Won secara mendetail dan harus dikirimkan ke emailnya pada senin jam 10 pagi.


Yoon Yi yang mendapat tugas seperti itu akahirnya dia mendapatkan ide, yaitu dengan mencari informasi Chi Won dari sampah-sampah yang Chi Won buang, siapa tau ada diary atau apa. Dia terus mencari sampai tidak sadar Chi Won ada dibelakangnya, dia menanyakan apa yang sedang Yoon Yi lakukan disana seperti itu. Yoon Yi malu dan langsung akan lari, namun ditahan oleh Chi Won, secara reflek dia menghalau Chi Won dengan tangannya yang bau karena memegang sampah, membuat Chi Won menjadi jijik. Tapi Chi Won tetap menanyakan kenapa Yoon Yi memeriksa sampahnya, Yoon Yi beralasan kalo sebagai pemilik rumah dia harus memastikan Chi Won mengurutkan sampahnya. Namun Chi Won sudah melakukan hal itu, dan Yoon Yi terus menerus mencari-cari alasan yang sekiranya masuk akal, lalu lansung kabur kerumahnya tidak peduli dengan Chi Won yang memperingatkan untuk membersihkan sampahnya kembali. 

BACA JUGA SINOPSIS LAINNYA
|| Jugglers
|| Wednesday 3:30 PM
|| Novoland
|| Secret Seven
|| Oppa is Missing
|| Borg Mom

Keesokan harinya, kantor sudah sepi namun Yoon Yi belum pulang, dia masih menunggu Chi Won pulang dulu agar dia bisa mencari informasi dimejanya. Saat dia sedang berada didepan jendela Chi Won untuk mengintipnya, Chi Won keluar menanyakan kenapa Yoon Yi mengintip seperti rakun, kalo ingin tau kapan Chi Won pulang kan bisa mengetuknya. 

Yoon Yi : “Biasanya daun pintu sedikit terbuka..jika atasan meninggalkan kantor. Ini hal yang umum dipahami atasan dan asisten. Tapi kau selalu..menutupnya, jadi aku..”

BACA JUGA SINOPSIS LAINNYA
|| Black Knight
|| I'm Not a Robot
|| Two Cops
|| Doubtful Victory
|| Nothing to Lose
|| My Golden Life
Chi Won : “Oke. Aku akan melakukannya mulai sekarang. “
Yoon Yi : “Ya, terimakasih.”
Chi Won : “Apa lagi?”
Yoon Yi : “Apa lagi?”
Chi Won : “Alasan lain yang kau cari dari sampahku..dan mengintip kearahku.”
Yoon Yi : “Nah .. masalahnya adalah..aku mencoba mengumpulkan informasi tentang..apa yang sedang kau lakukan dan kemana kau pergi..”

Chi Won memberikan sebuah amplop untuk Yoon Yi, Yoon Yi menanyakan apa ini, Chi Won membalasnya, mengatakan, “katakana saja..itu menarik bagimu, tapi bagiku itu ikut campur.”
Chi Won sudah melangkah akan pergi, namun berhenti, dia melanjutkan, “Sebentar saja. Bacalah lima menit setelah aku pergi.” Yoon Yi menanyakan alasannya, Chi Won mengatakan kalo itu memalukan. Lalu berjalan pergi. Yoon Yi tersenyum senang. 


Yoon Yi duduk dimejanya dan membuka amplop yang diberikan Chi Won, ternyata berisi 100 fakta tentang Nam Chi Won, dia terkejut melihat itu, tidak menyangka akan semudah itu mendapatkan informasi dari orangnya sendiri. Yoon Yi tersenyum membaca apa yang tertulis disana.

Nama : Nam Chi Won
DOB : 12 Desember 1982
Kebiasaan : Mendorong kacamata keatas hidungnya.


EPILOG
Tidak biasanya Chi Won datang ke kantor Hwangbo, namun hari itu dia tiba-tiba datang, membuat Hwangbo yang sedang bermain game terkejut. Chi Won dengan salting mengatakan apa Hwangbo ingat sebelumnya mereka membahas tentang ikut campur vs perhatian, Chi Won memberitau kalo ada seseorang yang tertarik padanya tapi dia merasa tidak nyaman dengan hal itu, hwangbo paham, dia akan menulis jimat untuk Chi Won.


Ternyata yang dimaksud jimat oleh Hwangbo adalah sebuah biodata yang harus Chi Won isi, dan hari-hari Chi Won yang senggang dihabiskan dengan mengisi itu, dia mengisinya dengan serius. 

4 komentar

TT TT sinopsisx lama bgt😥
Fighting!

gak sabarr aku tuh nungguin sinopsis ini ahahaha sinopsinya dilanjut yaa ka makasii

iya sabar ya..terimakasih sudah mengikuti dramanya ^^

Wah seruuuu .... Ditunggu lanjutannya