Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Jugglers Episode 7 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Intan Yuliana
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 6 PART 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 7 PART 2

Setelah Chiwon mendapat pesan dari Yoonyi yang mengatakan dia sedang berada diatap, Chiwon langsung menyusulnya, ternyata sesampainya disana Yoonyi sedang berbicara dengan Tuan Bong, mendengar Tuan Bong yang menuduh Yoonyi menyukai Tuang Bong membuat Chiwon bersembunyi, dia mendengar semuanya dan melihat wajah sedih Yoonyi, mengingatkan perkataannya semalam yang menuduh Yoonyi member peluang pada Changsoo, Chiwon menyesal sudah mengatakan hal itu.


Dengan kekesalannya pada Tuan Bong yang sudah memperlakukan Yoonyi seperti itu akhirnya Chiwon sengaja masuk kedalam lift yang sama dengan Tuan Bong, dia sengaja menghentikan liftnya dan mengatakan kutipan dari komik one peace yang tentu membuat Tuang Bong bingung. Chiwon sengaja mendekat seolah akan memukul Tuan Bong, dia menantang Tuan Bong dalam acara BBA dan memperingatkan Tuan Bong agar tidak menganggu asistennya lagi lalu keluar dari lift. Tuang Bong terlihat ketakutan dengan sikap Chiwon yang seperti itu.


Setelah bertemu Tuan Bong, Yoonyi turun dengan tidak bersemangat, masih terlihat jelas kesedihan yang dia rasakan namun dia sedikit lega saat melihat seseorang sudah menunggunya, seseorang yang mendekat kearahnya dan mampu membuat dirinya tersenyum, dia adalah atasannya, Nam Chi Won. Mereka sama-sama berjalan mendekat dan ditengah lalu lalang hanya diam saling memandang.

EPISODE 7
Percaya dan Mengerti


Yoonyi heran karena Chiwon mengajak makan mie hangover ditoserba, dia mengira jika Chiwon semalam mabuk hingga berbuat seperti ini, namun Chiwon merasa jika mungkin ini yang Yoonyi perlukan sekarang, dan Yoonyi juga tidak mabuk semalam.

Chiwon tidak mau membahasnya lebih jauh jadi dia langsung memakan mienya, apapun itu Yoonyi tetap berterimakasih dan ikut memakan mienya. Ditengah-tengah makan mienya itu Chiwon meminta maaf karena sudah mengatakan jika Yoonyi member peluang, dia bersalah itu datangnya dari anggapan tidak masuk akal dan khayalannya saja, Yoonyi terkejut mendengar hal itu diucapkan dari mulut Chiwon namun dia tersenyum juga.


Chiwon datang ke staf yang bertugas mengurus formulir BBA, dia menyerahkan miliknya karena diinternat pendaftarannya sudah tutup jadi dia mencetaknya sendiri. Staf itu terkejut melihat seorang Nam Chi Won yang datang menyerahkan formulir BBA sendiri. Setelah Chiwon pergi orang-orang yang tadi melihat mendekat, benar-benar tidak menyangka, Bona yang tidak jauh dari sana melihat semuanya dan terlihat kesal.


Bona datang saat teman-temannya sedang makan siang dikafe Kyungrye, dia menanyakan kenapa Yoonyi tidak memberitaunya tentang Yoonyi dan Chiwon ikut BBA, semua yang disana terkejut bahkan Yoonyi juga terkejut. Dengan nada suara yang sedikit menuduh, Bona menanyakan Yoonyi benar-benar tidak tau atau hanya pura-pura. Yoonyi benar-benar tidak tau akan hal itu, bahkan dia terkejut saat tau Chiwon menyerahkan formulirnya sendiri. Bona dengan nada tidak enak menuduh Chiwon juga mau mendapatkan promosi.

Yoonyi tidak suka mendengar itu, dia langsung menanyakan apa Bona marah karena dia dan Chiwon ikut BBA. Suasana disana menjadi tidak enak, Bona mulai terpancing emosi dan Yoonyi mengatakan hal itu karena dia merasa begitu dari cara bicara Bona. Jung Ae berusaha menghentikkan pembahasan ini namun keduanya terlanjur sama-sama emosi. Bona fikir itu adalah peringatan dari Yoonyi agar dia berhati-hati melawan Yoonyi, namun masalah Yoonyi adalah Bona yang mengejek atasannya. Menurut Bona itu hal yang wajar, semua asisten juga begitu bahkan Bona sampai menuduh Yoonyi dan Chiwon pacaran melihat dari reaksi Yoonyi yang seperti itu. Kyungrye langsung menghentikan Bona dan Yoonyi juga langsung dihentikan Jung Ae namun tidak ada yang mau mengalah, perhatian mereka teralihkan saat mendengar seseorang tertawa dengan keras. Bona langsung pergi. 


Suara tawa itu dari Tuan Jo yang memenangkan penghargaan Cannes Lion, para koleganya member selamat dan memujinya, Bona langsung datang mendampingi tuan Jo. Para koleganya bahkan yakin jika Tuan Jo pasti bisa memenangkan BBA, Bona dan Tuan  Jo benar-benar terlihat bahagia, dia juga sengaja menyindir departemen video yang sama sekali tidak terlihat dan berita sebagus ini harus dibagikan kesemua orang. 


Sementara Yoonyi langsung menemui Chiwon, dia menyampaikan keterkejutannya, kenapa Chiwon bisa-bisa memutuskan untuk ikut. Chiwon santai menangapi itu, apa dia perlu memberitau Yoonyi alasan dia ikut atau haruskah dia membatalkannya saja, tentu Yoonyi tidak mau itu, saat itu Tuan Gong datang memberitau tentang Tuan Jo.


Yoonyi heran dengan keputusan Chiwon yang secepat itu berubah namun diatas segalanya dia sangat bahagia akhirnya dapat andil dalam BBA, sementara itu ditengah kebahagian Yoonyi ada Tuan Gong yang keluar dari ruangan Chiwon dengan frustasi, Yoonyi bertanya ada apa, dan Tuan Gong malah merasa sebentar lagi pasti aka nada badai, dan melihat jam ini waktunya siaran, dia langsung pergi menyalakan siarannya.


Dimejanya Tuan Jo sedang duduk dengan kaki diatas meja, dia menunggu berita tentang dirinya namun ternyata tidak disiarkan, dia sangat kesal dan keluar dari ruangannya.


Melihat Tuan Jo yang berjalan keruangan Chiwon semua orang menjadi ketar-ketir, mereka khawatir apa yang akan terjadi. 

Dengan emosi yang memuncak, Tuan Jo membuka pintu ruangan Chiwon dengan kakinya dan meneriakkan nama Chiwon. Chiwon sendiri sepertinya sedikit terkejut akan hal itu. Tuan Jo langsung komplain tentang siaran hari ini, kenapa Chiwon tidak memberitakan tentang kemenangan depatermen Tuan Jo yang menang cannes lions.

Chiwon membela dirinya, memang Tuan Jo memenangkan desain dan penyutradaraan, tapi itu adalah jiplakan, setiap kali ada lomba untuk pelajar Tuan Jo menggumumkan kalo tidak ada pemenangnya tapi merubahnya dan menjadikannya iklan. Tuan Jo terkejut dan menyangkal akan hal itu, dia tetap berusaha agar ada siaran tentang dirinya, Chiwon merasa itu ide bagus untuk siaran minggu depan, dia akan membuat tema ‘apakah tidak masalah bagi perusahaan untuk mencuri ide orang lain?’ dia akan membuatnya jadi serial dan dia sangat menghargai jika Tuan Jo mau diwawancara XD


Tuan Jo yang sangking kesalnya sampai meneriakkan nama Chiwon lagi membuat para staf yang menguping didepan pintu Chiwon terkejut tak kalah terkejut saat Tuan Jo keluar, semua orang langsung berbaris, Tuan Jo menatap Yoonyi dengan tajam.


Yoonyi memberikan minuman kemeja Chiwon, tidak lupa dia juga menanyakan keadaan Chiwon tentang Tuan Jo tadi, tapi Chiwon merasa dia tidak perlu tau itu. Yoonyi jadi ingat, dia memberitau Chiwon jika dibabak ketiga BBA Yoonyi harus mempresentasikan tentang Chiwon jadi dia harus melakukan penelitian, dia menanyakan apa Chiwon mau diwawancarai, tentu Chiwon langsung menolaknya dan meminta Yoonyi berhenti mencari tau seperti apa Chiwon, presentasikan saja  apa yang Yoonyi lihat dan rasakan. Yoonyi senang mendengar hal itu, dia akan melakukannya.


Yoonyi dimejanya sedang mengerjakan materi presentasi untuk BBA, dia terlihat sangat senang menceritakan tentang Chiwon namun ada sebuah pesan dari Tuan Jo si pemotong yang meminta bertemu ditempat biasa, Yoonyi tentu saja sebal.


Saat mereka bertemu, Tuan Jo langsung menanyakan keikut sertaan Chiwon dalam BBA, Yoonyi sudah ketakutan namun Tuan Jo jutru memujinya, itu bagus, semakin banyak lawan maka semakin bagus dan Tuan Jo meminta Yoonyi untuk mengali lebih jauh tentang Chiwon, tentang aib dan rahasianya, dia sangat ingin menghancurkan Chiwon didepan semua orang. Keluar dari tempat itu Yoonyi terlihat lelah harus berurusan dengan Tuan jo.


Setelah Yoonyi pergi, Tuan Jo menghubungi seseorang, memintanya untuk mencari tau tentang Yoonyi dan Chiwon, tentang apa saja yang mereka lakukan.


Diruangannya Hwangbo sedang bermain game dan kalah, ada satu pengguna yang selalu membuatnya kalah dengan nickname ‘Cakar T-Rex’ Hwangbo sebal dan ingin bertemu langsung jadi dia mengirimkan pesan, Cakar T-Rex mau saja dan meminta Hwangbo datang ke warnet, Hwangbo yang senang menghubungi Jung Ae meminta dibawakan yang manis-manis.


WOOW ternyata Wang Mi Ae itu masih hidup, jadi waktu Jung Ae sedang membuatkan minuman untuk Hwangbo, Mi Ae menghubunginya lewat V-call. Dia khawatir karena Jung Ae dan suaminya sulit dihubungi dan menanyakan apa semuanya baik-baik saja. Dan Mi Ae ternyata sedang berada di Chicago.

Saat sedang V-Call Nona Min masuk kepantry, Jung Ae langsung memanggil Mi Ae dengan panggilan Unni dan mengatakan dia sedang sibuk jadi langsung menutup telponnya. Nona Min langsung to the point kalo berpura-pura itu sulitkan, Jung Ae sudah khawatir tapi ternyata ini tentang Jung Ae yang berpura-pura tersenyum didepan Hwangbo, Jung Ae yang lega langsung menyangkalnya dan permisi pamit.


Changsoo kemeja Yoonyi, dengan berjaga-jaga agar orang lain tak melihatnya dia memberikan bungkusan berisi buah kesemek kering namun Yoonyi menolak, Changsoo tetap berusaha kalo tidak mau berikan saja pada ibu Yoonyi, saat Yoonyi mengatakan mending untuk ibu Changsoo saja, Changsoo malah menganggap Yoonyi manis sekali karena sudah perhatian pada ibunya,

Dari ruangannya, Chiwon melihat itu dari jendela jadi dia menghubungi Yoonyi kalo ada rapat, Yoonyi sih tersennyum saja dan langsung mengusir Changsoo yang tidak suka melihat Chiwon dari jendela.


Saat sedang rapat tidak sengaja Chiwon melihat Changsoo yang masih saja berusaha mendekati Yoonyi, Changsoo saat itu menanyakan apa yang akan dilakukan Yoonyi saat natal dan Yoonyi sangat tidak ska dengan hal itu.

Hari itu rapat membahas tentang sukarelawan YB yang akan pergi kekabupaten Cheorwon, Tuan Gong merasa mereka tidak perlu pergi namun Chiwon yang kesal memutuskan mereka harus tetap pergi, dan menunjuk Changsoo sebagai relawannya XD jadi Changsoo bisa pergi selama 2 hari, itu adalah hari natal dan Changsoo berusaha menolak dengan berbagai alasan namun Chiwon tidak mau mendengarnya. Tuan Gong langsung mengatakan kalo Changsoo akan pergi, changsoo langsung protes pada Yoonyi XD.

Tuan Gong beralih pada BBA, apa mereka harus menjadikan siaran utama. Tidak mereka akan menjadikan siaran itu uraian singkat dan menyiarkannya sekitar 2 menitan. Tuan Gong mengatakan karena Chiwon ikut berpartisipasi dalam acara itu, mereka akan berusaha menyiarkan Chiwon sebanyak mungkin, namun Chiwon menolak. Saat ada yang mengatakan Chiwon akan tetap disiarkan, Tuan Gong langsung memukul mulutnya agar diam dan mengatakan mereka akan memburamkan wajah Chiwon XD HAHAHAHAHAHAHAAHAH. Rapat selesai, Chiwon langsung pergi dan Yoonyi mengikutinya.


Setelah rapat selesai Changsoo langsung mengeluh tentang penugasannya, Nona Min langsung menuduhnya membuat masalah saat acara makan malam tim, Changsoo langsung ingat tentang insiden dia, Yoonyi dan Chiwon. Tuan Park berkomentar Changsoo harus berhenti minum, semua orang menyalahkannya, kecuali satu pegawai magang yang memujinya tampan XD. Changsoo yang sendiri diruang rapat langsung sadar kalo Chiwon berusaha mempersulitnya. 


Chiwon yang baru selesai berlatih di Ring diajak minum bersama oleh temannya namun dia menolak karena sudah ada rencana, selama ini saat diajak Chiwon selalu tidak mau jadi Chiwon menjelaskan kalo dia tidak beralasan dia benar-benar sudah punya rencana.


Pulang dari latihan tinju Chiwon akan mandi dirumahnya namun sayang air rumahnya mati, dia sangat terkejut air rumahnya bisa mati.


Karena air dirumah Chiwon tidak menyala akhirnya Yoonyi mengundang orang untuk memperbaikinya, saat orang itu menjelaskan perkiraan waktu untuk menyelesaikannya, terlihat Chiwon yang kedinginan.


Yoonyi menyarankan Chiwon untuk ke sauna, Chiwon bisa terkena flu jika dia berkeringat namun Chiwon menolaknya lalu bersin-bersin. Namun dia tetap menolak.


Chiwon didalam kamar mandi Yoonyi, dia hanya diam mematung saat melihat baju dalam Yoonyi yang ada digantungan tiba-tiba Yoonyi membuka pintu kamar mandi, membuat Chiwon terkejut. Yoonyi mengingatkan tentang sesuatu dan meminta Chiwon memberitaunya kalo membutuhkan sesuatu, Yoonyi langsung menutup pintu namun sepertinya Chiwon masih ingin mengatakan tentang baju dalam Yoonyi yang sedikit membuatnya terganggu.

Chiwon kembali melihat baju dalam itu lagi lalu mengambil handuk untuk menutupinya sementara Yoonyi diluar khawatir jika air panasnya tidak mau keluar namun tiba-tiba dia teringat baju dalamnya yang ada dikamar mandi, dia sangat menyesal dan malu sekali. 


Saat itu ibu menghubunginya dan langsung bertanya Yoonyi bersama siapa, tentu saja Yoonyi sendirian dan itu yang membuat ibu mengomel seharusnya Yoonyi berkencan dihari natal seperti ini seperti gadis lainnya bukannya diam dirumah sendirian. Yoonyi malas mendengar ibunya mengomel, dia akan menutup telpon jika ibunya begitu terus, tapi ibu tetap mengomel akan hal itu. Chiwon keluar dari kamar mandi dan berterimakasih, Yoonyi langsung memintanya untuk diam dengan memberinya isyarat. Saat itu suara ibu langsung melembut, mengatakan kalo dia mendengar suara laki-laki, Yoonyi langsung menyangkal dan menutup telponnya. Dia memberitau Chiwon kalo itu dari ibunya dan tidak masalah.


Ibu sangat yakin itu suara laki-laki dan langsung berfikir jika Yoonyi sudah memiliki pacar, ibu sangat senang dan menghubungi Taeyi.


Setelah mandi, Yoonyi membuatkan Chiwon minuman dan minum bersama dimeja makan, dia meminta maaf karena rumahnya sudah tua, Yoonyi juga sebal karena tidak ada yang mau membeli rumah ini. Untuk mengonfirmasi Chiwon menanyakan apa Yoonyi mau menjual rumah ini, Yoonyi mengiyakannya namun rumah ini dikenal sebagai rumah ginko berhantu jadi rumah ini tidak akan terjual karena semua orang mengetahuinya. Yoonyi juga menceritakan tentang kebakaran yang pernah terjadi sampai ada yang meninggal, Chiwon langsung memandangnya tajam, Yoonyi langsung meminta maaf karena dia kira chiwon marah karena mengira Yoonyi berusaha berbohong, dia takut Chiwon akan pindah jika tau rumahnya berhantu. Bagi Chiwon itu tidak masalah hal itu membuat Yoonyi bertanya dengan gaji Chiwon seharusnya dia bisa dengan mudah menemukan tempat yang bagus tapi kenapa malah pindah kerumahnya. 

Chiwon mengingat saat pertamakali mengantarkan Yoonyi pulang dan berkata pada Yoonyi, “Pohon ginko berhantu itu.. pasti telah merasukiku hari itu.”


Dirumah baru Jung Ae, dia sedang memasak dan teringat sesuatu lalu menghubungi Gunwo, menanyakan keberadaannya, para bibi akan datang malam ini.


Hwangbo sampai di warnet dengan motornya, dia bertekad akan mengalahkan cakar t-rex.

Hwangbo masuk ke warnet dan mencari cakar t-rex, ternyata dia adalah Gunwo. Setelah menemukannya Gunwo langsung tau kalo Hwangbo adalah sipecundang XD Hwangbo tentu tidak terima karena dia lebih tua dan dipanggil seperti itu, Gunwo mau agar Hwangbo menang terlebih dahulu. Saat mereka main tetap saja Hwangbo kalah juga, dia sangat kewalahan menghadapi permainan Gunwo. 

Gunwo sedikit sombong dan Hwangbo menanyakan namanya namun itu tidak penting untu Hwangbo menurut Gunwo dan Hwangbo menyombongkan dirinya yang bekerja diperusahaan terkenal bahkan memberikan Gunwo kartu namanya. Gunwo malas mendengarkan omong kosong Hwangbo jadi dia pergi keluar, namun diluar dia sudah dihadang oleh anak-anak yang biasa memalakinya, mereka meminta uang dan Gunwo hanya diam saja, takut dan tidak bisa melawan. Hwangbo datang dan langsung sok jagoan membela Gunwo.


Mereka berakhir dikepolisian, Hwangbo menjelaskan kronologisnya namun kesulitan karna tidak tau nama Gunwo, dia menanyakannya dan Gunwo menjawab namanya Park Gun wo. Diluar Jung Ae berlari menuju kantor polisi dan langsung mencari Gunwo, dia sangat khawatir pada anak lelakinya itu dan langsung menanyakan keadaannya. Petugas disana bertanya apa jung Ae adalah wali Gunwo, saat Jung  Ae akan menjawab dia adalah ibunya, Jung Ae sadar ada Hwangbo juga disana, dia terkejut dan Hwangbo mengira jika jung Ae datang karena dirinya, Gunwo terlihat bingung melihat hal itu. Hal itu membuat petugas kebingungan jadi Jung Ae ini wali siapa, Jung ae menjawab kalo dia wali keduanya. Gunwo yang mungkin mulai sadar apa yang terjadi jadi dia mengatakan kalo jung Ae adalah bibinya, Jung ae terlihat sedih dan tidak enak pada Gunwo.

Diluar kantor polisi Hwangbo masih tidak menyangka kalo Jung ae adalah bibinya T-Rex, dunia memang kecil sekali. Jung ae menanyakan luka Hwangbo apa perlu dibawa kedokter namun hwangbo merasa baik-baik saja, dia malah bertanya apa Gunwo lapar, Gunwo menjawab tidak dan Hwangbo menjawab jika dirinya lapar. Jung Ae mengatakan kalo mereka akan makan dirumah, hal itu membuat Hwangbo langsung berpura-pura terlihat perlu dikasiani, dia akan makan sendirian dan cepat. Hwangbo berjalan beberapa langkah dan berpura-pura perutnya sakit jadi jung Ae menawarkan untuk makan didekat sini, Gunwo langsung melihat kearahnya seakan mau protes dan Hwangbo terlihat senang, bahkan sampai langsung mengajak Gunwo, dia akan mentraktirnya. 


Mereka makan bertiga direstoran, Hwangbo benar-benar memperlakukan mereka dengan baik. Saat Hwangbo menyebut nama Mi Ae hal itu membuat gunwo sinis kepada Jung Ae, namun Hwangbo langsung memarahinya, jangan menatap bibinya dengan pandangan seperti itu dan Hwangbo rasa Gnwo juga suka membuat ibunya kesusahan, Jung Ae yang mendengar itu menyangkal dan membela bahwa Gunwo adalah anak yang baik. Hwangbo menjadi menceritakan tentang ibunya yang sudah tidak ada dan berpesan agar Gunwo memperlakukan ibunya dengan baik, jung Ae jadi bersimpati padanya, Gunwo mlihat pandangan ibunya yang seperti itu jadi sedikit kesal.

Hwangbo meminta agar ibu Gunwo juga ikut makan bersama mereka, namun Jung Ae langsung mengatakan kalo ibu Gunwo sedang memasak dirumah dan menunggu tamu hal itu membuat Hwangbo iri, sekarang Gunwo sedang makan bersama bibinya dan dirumah sudah ada yang menunggunya dengan masakan.

***
Yang paling pengen tak komentarin, gunwo. Aku tausih gimana perasaannya pasti cemburu banget, yang biasanya ibunya Cuma perhatian sama ayah dan dirinya sekarang harus perhatian sama pria lain. Pasti dia mau marah juga nggak bisa, mau bilang sesuatu juga pasti inget gimana penderitaan ibunya. Lahhh peluk gunwo, tapi aku suka liat dia cemburu. XD

1 komentar:

Ditunggu lanjutannya ya... Jgn lama2... :D