Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Oppa is Missing Episode 5


Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Naver TV Cast

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Oppa is Missing Episode 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Oppa is Missing Episode 6

Hoon Nam lagi duduk di meja kerjanya. Ia merasa bekerja terlalu keras sehingga  pipinya jadi memerah. Ia menatap wajahnya di cermin. Kalo giru, ia bisa memperbaikinya. Hoon Nam mengambil sebotol produk di meja. Ia meteskan setetes cairan itu ke telapak tangannya lalu mengusapkannya ke kedua pipinya. Menurutnya, seorang pria tampan memburuhkan banyak perawatan. Itu meremajakan wajahnya. Tampan. 


Jong Ki datang. Hoon Nam menanyai Jong Ki apakah ia menemukannya. Jong Ki merasa kalo ia harus mencarinya di daerah itu besok. Jong Ki menyuruh Hoon Nam pulang, ini sudah larut. Biarkan aku pergi, kata Hoon Nam. Hoon Nam memakai topinya dan pamit pulang pada Jong Ki. 


Jong Ki duduk di kursinya sambil berpikir sambil menatap foto Yoo Eui Soo di dinding. Kang Dong Hyeon adalahYoo Eui Soo. Ia bertanya-tanya dimana Yoo Eui Soo bersembunyi. Tiba-tiba Ri Ae menelponnya. Ri Ae bilang ia tidur sendirian, ia merasa takut dan nggak bisa tidur. Jong Ki menyarankannya agar memakai masker wajah, itu akan membantu. 


Ri Ae bilang tunggu bentar. Ia bangun dan mengambil satu masker wajah di meja riasnya. Jong Ki juga menyarankannya untuk membaca buku. Buku bekerja seperti pil tidur. Ri Ae mengiyakan. Ia punya satu buku. Tapi Ri Ae nggak bisa mengucapkannya dengan jelas karena lagi pakai masker. Jong Ki melarangnya tersenyum atau berbicara saat sedang memakai masker. Ri Ae mengucapkan selamat malam lalu menutup telpon.


Jong Ki menatap ponselnya seusai memutus telpon Ri Ae. Ri Ae masih mengganggunya. Jong Ki merasa dia seperti bayi. Jong Ki menyimpan ponselnya di kantong lalu menagmbil tasnya bersiap pulang


Jong Ki sedang dalam perjalanan pulang saat ada seseorang yang menelponnya. Ia kira itu Ri Ae, tapi ternyata bukan. Orang itu memastikan dengan detektif Gong Jong Ki. Jong Ki membenarkan bahwa itu memang dirinya. 


Orang itu melarang Jong Ki mencoba untuk menemukan Yoo Eui Soo dan Kang Dong Hyeon. Ia mau menutup telponnya. Jong Ki minta tunggu sebentar. Sebagai permintaan kliennya, Jong Ki harus menemukan mereka. Orang itu mengatakan akan membayar dua kali lipat. Ia menyuruh Jong Ki untuk berhenti menyelidiki. 


Jong Ki menanyakan apakah ia Yoo Eui Soo? Orang itu mengaku kalo dia bukan Yoo Eui Soo. Ia bilang pada Jong Ki jangan mencoba untuk menemukannya. Jong Ki membantah. Ri Ae sangat ingin melihat kakaknya. 


Rupanya orang itu berada nggak jauh dari Jong Ki berdiri. Ia meninggalkan Jong Ki setelah memutus sambungan. Jong Ki pun melanjutkan langkahnya kembali. 


Pagi harinya Hoon Nam masuk kantor seperti biasanya. Ia menemukan segepok uang dalam amplop di dekat pintu masuk. Ia pun mengambilnya dan bertanya-tanya uang apakah itu. Hoon Nam mengambil selembar dan memasukkannya kedalam sakunya. Sementara yang lain ia serahkan pada Jong Ki. 


Hoon Nam menanyakan apa yang akan Jong Ki lakukan. Hoon Nam rasa Jong Ki bisa memilikinya setelah mengembalikan uang Ri Ae. Uang itu cukup untuk membayar sewa dan memberi Hoon Nam bonus. Jong Ki diam aja nggak bergeming. Hoon Nam pikir pasti ada alasan untuk nyuruh Jong Ki agar jangan mencarinya. Mereka menerima uangnya dan nggak ada cara buat mengembalikannya. Hoon Nam pikir, mereka harus berhenti mencari. 


Jong Ki ragu. Gimana kalo dia bukan Yoo Eui Soo? Ginana kalo nemuin Yoo membuatnya dalam masalah. Gimana kalo ada hal besar besar di balik itu. Hoon Nam menyarankan kalo mereka harus berhenti mencari. Ia nggak mau terlibat. 


Ia ngajak Jong Ki berpikir kalo mereka beruntung menerima uang itu. Mereka adalah orang baik. Surga mengirim uang itu untuk mereka. Hoon Nam memohon agar mereka melepas kasus itu. 


Jong Ki bertanya-tanya gimana kalo Yoo Eui Soo udah mati. Tahu-tahu Ri Ae muncul di belakang mereka dan nanya siapa yang mati. Hoon Nam mengalihkan kalo lalat di hadapannya udah mati. Siapa yang membunuh lalat itu. Siapa? Teriaknya mirip orang yang lagi marah. 


Hoon Nam nengok ke belakang dan kaget saat melihat Ri Ae. Jong Ki bertanya Ri Ae datang? Jong Ki mengatakan kalo mereka nggak punya minuman buat Ri Ae. Ia nyuruh Hoon Nam buat beli minuman. Hoon Nam bangkit, memakai topinya dan membawa amplop uang bersamanya. Jong Ki mempersilakan Ri Ae duduk. 


Hoon Nam mengambil topinya. Di belakang Ri Ae, ia memberi Jong Ki kode agar lepas tangan terhadap kasus Ri Ae. Jong Ki menyatakan akan mengurusnya dan nyuruh Hoon Nam pergi diam-diam. Hoon Nam pun pergi. 


Jong Ki menanyakan apa yang membawa Ri Ae menemuinya. Ri Ae menjawab tentu aja untuk menemukan kakaknya. Jong Ki mengangguk. Ia berbicara dalam hati. Untuk mengatakan yang sebenarnya, ia pikir ada sesuatu yang meragukan. 


Ia mengatakan pada Ri Ae kalo bisa jadi kakaknya tinggal di suatu tempat tapi dia nggak siap untuk menemuinya, jika dia nggak muncul. Ri Ae mengiyakan. Kakaknya nggak perlu bersiap-siap untuk menemuinya. Nggak perlu, bantah Ri Ae. Ia merasa nggak papa kalo dia adalah kakaknya. 


Jong Ki membenarkan tapi orang dewasa membutuhkan beberapa persiapan kalo memiliki siapapun untuk diurus. Ri Ae menanyakan apa kakaknya bilang gitu? Apa dia bilang bahwa dia butuh waktu? Nggak, Jong Ki bilang seandainya. 


Ri Ae bertanya-tanya kalo itu bener, apa yang harus ia lakukan? Jong Ki memberi saran untuk menunggu sementara waktu dengan sabar. Ri Ae bergumam kalo ia merindukannya. Ia udah nunggu lama. 


Jong Ki kembali menyarankan agar Ri Ae mempelajari sesuatu. Ri Ae mungkin malu kalo ia nggak tahu apa-apa saat nanti ketemu kakaknya. Ri Ae mengangguk jong Ki mengusulkan agar Ri Ae belajar memasak. Itu bakal jadi hebat kalo ia memasak ramen buat kakaknya. Ri Ae membenarkan, ada banyak yang harus ia lakukan. Ia nggak tahu apa-apa tentang pekerjaan rumah tangga. Ri ae meminta bantuan Jong Ki sebagai seorang power blogger. 


Jong Ki ngajak Ri Ae ke sebuah toko buku. Ri ae mengambil sebuah buku resep masakan. Ia asik membacanya. Habis itu Jong Ki ngajak Ri Ae ke pasar. Mereka belanja sayuran segar, bumbu, dan juga minuman. Sampai rumah mereka memanggang ayam. Ri Ae senang ia berhasil memasaknya tentu aja dengan bantuan Jong Ki. 


Hari udah malam. Jong ki pulang dan Ri Ae mengantarnya sampai depan. Jong Ki menyuruhnya tetap di dalam karena di luar dingin. Ri Ae mengiyakan dan bertanya apa yang akan diajarkan Jong Ki kepadanya besok. 


Gimana kalo memecahkan persamaan? Ri Ae mengeluhkankan kalo matematika itu sulit. Jong Ki memberitahu kalo belajar itu nggak mudah, ia harus giat belajar. Ri Ae ingin belajar naik sepeda. Ia minta Jong Ki agar mengajarinya. 


Jong Ki berpikir sebentar kemudian menyanggupinya. Ia akan mengajari Ri Ae naik sepeda. Ri Ae seneng mendengarnya, pasti menyenangkan. Mereka berpamitan, dadah-dadah dan berpisah. Ri Ae masuk kedalam dan Jong Ki melanjutkan langkahnya. Ia berpikir kalo ngajarin Ri Ae naik sepeda, artinya ia butuh sepeda. 


Jong Ki mendapat telpon dari nomor yang nggak dikenal. Orang itu menagih janji Jong Ki untuk mundur. Kenapa Jong Ki masih mencarinya padahal ia menerima uangnya. Jong Ki menyatakan kalo ia nggak mencarinya. 


Orang itu menanyakan kenapa jong Ki masih di samping Ri Ae? Jong Ki menyatakan kalo ia di sana untuk membantu Ri Ae. Jong Ki menanyakan apa orang itu penguntit? Jong Ki mengira ia mengawasi Ri Ae dari jauh. Orang itu malah menduga Jong Ki punya perasaan untuk Ri Ae. Jong Ki merasa itu bukan urusan orang itu. Ia kan bukan kakaknya. Ia toh nggak akan muncul. 


Orang itu menanyakan apa Jong Ki orang baik? Jong Ki mengatakan kalo ia bukan orang jahat. Ia mencoba untuk menjadi baik. Orang itu nanya lagi, apa Ri Ae menyukai Jong Ki? Jong Ki mengatakan kalo Ri Ae bilang  mempercayainya. Jong Ki menanyakan apa yang orang itu mau lakukan terhadapnya. Apa ia kakaknya Ri Ae? Adiknya ingin belajar naik sepeda. Apa ia akanmeninggalkan Ri Ae sendirian seperti ini? 


Orang itu mengancam kalo Jong Ki melakukan sesuatu yang buruk pada Ri Ae, ia akan balas dendam. Orang itu menutup telponnya. Jong Ki mengatakan kalo Ri Ae ingin belajar naik sepeda tapi nggak punya sepeda. Jong Ki terus bicara sambil celingukan. Ri Ae nggak punya sepeda ataupun kakak. Dia ingin belajar naik sepeda. Jong Ki menyimpan poselnya sambil tersenyum. Dia terpancing, gumamnya. 

Bersambung...

Komentar:
Makin penasaran sama orang misterius itu. Secara nggak langsung ia membenarkan kalo dia adalah orang yang Jong Ki cari. Tapi kita masih belum tahu apa dia Yoo Eui Soo atau Kang Dong Hyeon. 

Dia melarang Jong Ki deket-deket sama Ri Ae. Dia juga nanyain Jong Ki orang baik apa enggak. Kayaknya dia protective banget sama Ri Ae. Sayang mukanya nggak dilihatin. Bikin penasaran tinggkat tinggi.