Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Secret Seven Episode 9 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Cyntia
All images credit and content copyright: GMM One

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 8 PART 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 9 PART 2

Padlom mendengarkan musik melalui walkman-nya di ruang klub. Dan ia melirik ke arah Id.


Id sedang memotret dengan kameranya


Dan Id memergoki Padlom yang sedang memperhatikan dirinya. Padlom mengalihkan pandangannya. Id tidak ambil pusing dan lanjut memotret lagi.


Ghost membuka headphone Padlom dan bertanya musik apa yang sedang Padlom dengarkan. “Pasti lagi cinta,” kata Ghost. Lalu Padlom memasang kembali headsetnya dan melirik ke Id lagi. Dan Id kembali memergokinya.


Id meletakkan kameranya dan menghampiri Padlom, “Kau bertingkah aneh sejak kemarin. Apa ada yang ingin kau katakan padaku?” Tapi Padlom bilang tidak ada dan dia balik bertanya pada Id. “Aku ada. Pulanglah bersamaku nanti,” lanjut Id.


Padlom: “Katakan saja sekarang.”
Id: “Tidak bisa. Aku harus mengatakannya saat kau sendirian.”


Ghost lalu pura-pura batuk. Tapi saat Padlom melihat ke arahnya, Ghost kembali meminum jusnya.


Id masih tidak mengatakan apa-apa padahal mereka sudah sampai di depan rumah Padlom. Padlom bilang ia akan masuk jika Id tidak juga bicara. Tapi Id mengajaknya menuju gang lain di depan mereka.


Id lalu menyuruh Padlom menanyakan yang ingin dia tanyakan. Padlom balik bertanya. Jika Padlom tidak mau bertanya, maka Id yang akan bertanya. Tapi Padlom menahannya, dan berkata ia saja yang akan bertanya. Ia lalu duduk di samping Id.


Padlom: “Aku ingin bertanya..hm..”
Id: “Kalau aku menyukaimu?”
Padlom: “Ya.”
Id: “Gun yang mengatakannya padamu ya?”
Padlom: “Ya, apa itu benar?”


Id: “Benar.”
Padlom: “Sejak kapan?”
Id: “Kelas 8.”
Padlom: “Kenapa kau tidak mengatakannya padaku?”
Id: “Aku mengatakannya dan kau menolakku.”
Flashback..


Setelah berpisah dari Gun, Padlom menangis. Id menenangkannya dan berkata, “Jika dia tidak menyukaimu, maka aku akan berkencan denganmu.”


Padlom menggelengkan kepalanya dan berkata bahwa dia tidak bisa membayangkan jika harus bergandengan tangan bersama Id ketika mereka pulang bersama, karena rasanya akan sangat aneh.


Mereka mulai saling menyebut Small Dick dan Big Tits. Mereka bertengkar dan Padlom terlihat tertawa untuk menyembunyikan kesedihannya. Tapi ia mulai menangis lagi dan Id memeluknya.


Padlom tidak menyangka kalau dulu Id sungguh-sungguh menyukainya. “Aku mungkin suka bicara kasar, tapi aku tidak pernah berbohong padamu. Jangan terlalu emosional, aku sudah berhenti menyukaimu sejak lama,” kata Id.


Padlom memastikan bahwa Id tidak berbohong kali. (Itu berarti scene episode sebelumnya tentang Id memegang boneka beruang dan mendengarkan musik tahun 90-an hanya imajinasi Padlom saja)


Id berkata bahwa ia sudah tidak menyukai Padlom sejak ia ditolak saat itu, karena ia tidak mau menyukai orang yang tidak akan pernah menyukainya balik.


Padlom: “Jika kau tidak tahu siapa Lovesick Bear?”
Id: “Lovesick Bear? Apa dia penyanyi country?”
Padlom: “Pernahkah kau membuka lokerku?”
Id: “Huh? Untuk apa aku melakukanitu?”


Id lalu memberikan sebuah foto dari kamera polaroid bergambar mirip Padlom. “Aku memberikannya padamu sebagai tanda pembebasan. Di kelas 10 ketika aku sedang sangat menyukaimu, aku menggambar wajahmu di dinding.”


Id menunjukkan gambar itu masih ada di belakang mereka. “Itu aku?” tanya Padlom.
Flashback..


Id menggambar wajah Padlom dengan cat semprot, lalu ia mengambil fotonya dengan kamera polaroid.


Padlom bertanya kenapa sekarang wajahnya hanya tersisa setengah. Id berkata di hari ia ditolak, ia menyemprotnya lagi dan berencana untuk menggambar wajah gadis yang baru. Padlom mencibirnya.


“Tapi aku tidak punya, jadi aku menggambar anjing di sebelah sana,” tunjuk Id.


Mereka tersenyum melihat gambar anjing itu. Lalu Id membahas ketika ia merusak sepatu Padlom. Id memberikan sepatu yang sudah ia beli untuk menggantinya dan menyerahkan pada Padlom. Jadi sepatu yang sebelumnya Padlom terima di loker bukanlah dari Id.


Id bilang ia sudah membeli sepatu itu sejak lama tapi ia melihat Padlom sudah memakai sepatu baru, jadi ia tidak jadi memberikannya. Padlom lalu mengucapkan terima kasih karena Id sudah menjadi teman yang baik untuknya.


Padlom lalu membantu Id menghapus gambar wajahnya seluruhnya.


Rekaman diary Padlom: “Tebakanku tentang Id adalah Lovesick Bear ternyata salah. Tapi aku mendapatkan teman lamaku kembali. Dan tersangkanya sekarang menjadi 6 orang.”