Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Endah
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS The Time We Were Not In Love Episode 9 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS The Time We Were Not In Love Episode 10 Part 2

Setelah menikmati liburan satu bulan secara layak, Choi Won kembali. Teman mereka kecuali Ha Na tidak tahu apa-apa tentang liburannya yang tiba-tiba, tapi mereka merasa ada yang aneh dan bertanya-tanya apakah mereka bertengkar. Keduanya menyangkalnya, tapi Won menanggapinya dengan santai daripada Ha Na. Ketika Na Young bertanya apaWon tahu bahwa Ha Na berkencan dengan Seo Hoo lagi, Won menganggap bukan masalah besar dan lelucon seperti jika Ha Na berada dalam hubungan lain. Na Young juga bercanda berkata bahwa Won bisa berkencan dengannya sekarang jika dia suka.


Tiba-tiba sepasang pengantin baru datang dengan berteriak gembira, merekapun memulai berkaraoke dan berjoget bersama. Tapi Won hanya menonton dan tertawa melihat tingkah teman-temannya.tapi tiba-tiba Ha Na mendapat telpon dari Seo Hoo, dirinya tak sadar jika Won terus mengamatinya.

Lagunya sudah berubah menjadi slow,Won dan Ha Na duduk bersama.Ha Na menatap Won yang tampak menikmati dan senang melihatteman-temannya, pikiran Ha Na melayang saat Won memeluknya sebelum berlibur,dan berkata: “Tidak peduli apayang terjadi, aku akan kembali menjadi teman yang berada di sisimu. Tak peduli apa yang terjadi,kamu harus terus menjadi baik oh Ha Na. Ketika aku tak ada, makan dan hidup dengan baik.”

"Bagaimana dengan Cha Seo Hoo?" tanya Won, berusaha bersikap acuh tak acuh dan ramah. 
"Baik," jawab Ha Na singkat. 


Diperjalanan pulang Ha Na bertanya tentang liburan Won dihabiskan dengan berjalan, dan berkata bahwa Won sedikit berubah dari sebelumnya -dia tampak lebih gagah dan lebih sehat sekarang.

Ha Na benar-benar serius, jadi Won menirukan intonasinya saat dia mengatakan bahwa dia juga memperhatikan sesuatu yang berbeda tentang Ha Na ... dia jauh lebih pendek dari dia. Won mencoba untuk mengubah saat yang serius menjadi sebuah lelucon, lalu meninggalkan Ha Ha yang bingung mengucapkan kata-kata.

Ha Na bukan satu-satunya yang merindukannya. Mi Hyang menyambutnya kembali dengan sebuah treatment wajah,dan mengeluh bahwa Won sama sekali tidak menelepon. Dia kesepian tanpa Won, memang benar ada ketidakhadiran seseorang saat dia tidak ada. Lalu menanyakan apa yang dipikirkan Won saat dia sendirian. Won hanya mengatakan bahwa dia melihat hidupnya dan mencoba memilah apa yang harus dia buang dan apa yang harus dia simpan.


Kabar baiknya adalah menunggu Won di tempat kerja. Dia menerima penghargaan pramugari yang paling peduli. Karena dia menjadi wajah maskapai, wajib baginya untuk berpartisipasi dalam sumbangan bakat dan acara truk makanan. Mereka juga mengambil foto Won untuk publikasi maskapai penerbangan.


Sementara Seo Hoo menelpon Ha Na untuk menanyakan apakah dia menyesal tidak membawanya ke pesta pernikahan kemarin. Dia terlihat canggung dan berkata itu karena dia tidak mengenal teman-temannya dengan baik, tapi dia bilang dia akan menyesalinya. 


Seo Hoo menemui Ha Na saat bekerja, dia memaksimalkan proyek kolaborasi ini untuk melihatnya kapan saja dia mau. Meskipun Ha Na berfokus pada proyek mereka, Seo Hoo kehilangan akal sehat.Dia sangat mencintai Ha Na. Tiba-tiba Ha Na menerima foto baru Choi Won yang terbit di perusahaan publikasi dari Na Young, karena Won mendapatpenghargaan sebagaikaryawan terbaik, dia tertawa.  Hal itu membuat Seo Hoo ingin tahu apa yang menyebabkan Ha Na tertawa, jadi dia menyuruh Ha Na untuk mengundang Na Young untuk makan siang.


Won dan geng gosip sedang merayakan penghargaan yang didapatkan Won di bar sampai dia mabuk dan dengan sedih menyanyikan lagu Kim Bum Soo I Miss You.


Sementara Ha Na masuk ke ruangan yang mana Seo Hoo sedang latihan. Seo Hoo tak menyia-nyiakankesempatan, SeoHoo menyuruhHa Na untukduduk disampingnya, Ha Na mendekat Seo Hoolangsung menariknya dipangkuannya. Seo Hoo tampak akan mencium Ha Na tapi tiba-tiba membuat Ha Na kaget karena seseorang akan masuk tapi tak jadi, Seo Hoo berusaha menenangkannya dan terjadilah.  


Sementara di dalam mobil, Seo Hoo menggenggam tangan Ha Na. Saat Ha Na akan mengangkat telpon Seo Hoo seperti tak ingin Ha Na mengangkatnya. Kemudian Ha Na bercerita tentang kantor utama di Cina untuk menyenangkan investor luar negeri dan Seo Hoo berkata tak memperdulikannya, dia baik-baik saja asalkan bersama Ha Na.Tiba-tiba telpon berderingkembali,dengan egoisnya Seo Hoo berkata bahwa diia tidak ingin ada orang (termasuk telepon) yang mengganggu mereka saat dia bersamanya. Ha Na tetap menangkatnya tapi terlambat telponnya sudah mati. Ibunya mengkhawatirkannya karena tidak menjawab, dan menyuarakan kecemasannyaitu kepada suaminya: "Bagaimana jika dia berkencan dengan pria aneh lagi?".


Pagi harinya, Ha Na masuk ke ruangannya yang mana Min Ji mengikutinya. Min Ji memberitahunya tentang team design yang juga berminat dalam proyek ChaAndy Shoes lagi dan berusaha untuk merebutnya dari Ha Na. Ha Na berterima kasih pada Min Ji, dia akan berhati-hati sehingga min Ji tak perlu mengkhawatirkan hal ini.Ha N asegera melabrak team design di ruangan mereka, dia mengingatkan mereka bahwa dia bertanggung jawab atas proyek tersebut. Mereka sudah mencuri satu proyek darinya dan dia tak akan membiarkan merekamengambil proyeknya untuk kedua kalinya.


Ha Na kembali ke ruangannya, mendapat sebuah pesan dari Seo Hoo yang akan menjemputnya setelah bekerja.Ha Na menelpon Seo Hoo memberitahu bahwa dia tidak bisa karena banyak kerjaan sehingga dia akan lembur.  Tapi kemudaian Seo Hoo mendapat masalah baru karena managernya memberitahu bahwa agensinya sedang menyiapkan gugatan pelanggaran kontrak sehubungan dengan semua yang dia lakukan dengan perusahaan Ha Na. Seo Hoo menanggapi santai dengan tuntutanhukum tersebut berbeda dengan managernya yangmerasa terganggu. Karena mereka bisa mengakhiri kontrak kerjasamanyadengan memberitahu agensinya apa yang salah. 


Choi Won sedang melakukan pelatihan untuk pramugari junior tapi para juniornya terpesona dengan penampilan Won yang tampan, bukan pelatihan yang Won lakukan. Sementara So Eun yang bersama Mi Hyang menemani Won ,memperhatikan Won dengan semua perasaan cinta yang dipendamnya. Selama istirahatnya, So Eun menemui Won yang sedang duduk sendirian. Meski begitu Won tampak menghindar, tak mau duduk bersama So Eun. 

“Cintamu juga sepihak bukan,Sunbae?”kata So Eun saat Won akan pergi


So Eun mengatakan bahwa dia melihat Ha Na dan Seo Hoo bersama-sama. Won meminta So Eun untuk ke intinya.So Eun menjelaskan jika Won bisa berada disisi Ha Na ssebagai teman maka Won harus membiarkannya melakukan hal yang sama tetap berada di sisi Won sebagai juniornya. Tapi Won menggelengkan kepalanya dan mengatakan kepada So Eun untuk tidak melakukan hal seperti itu.


Sore harinya, Ha Na mencari wine kesukaannya tapi semuanya habis terjual. Saat itu, dia melihat dua botol di troli seseorang, kejutan..... Dia adalah Choi Won! Melihat troli kosongnya Ha Na, Won berpikir ada yang tidak beres. Ha Na mengelaknya. Ha Na berusaha mengambil sebotol wine ditroli Won. Mereka saling berebut tapi Won yang menang. 


Kemudian Ha Na dan Won sudah bersama, mereka sedang berteduh sambil meminum sekaleng bir. Won bertanya tentang Seo Ho, Ha Na menjawab jika dia baik-baik saja dan langsung mengalihkan pembicaraan mereka dengan berkata bahwa dia ingin makan ceker ayam bersama Won ditempat rahasia mereka.

"Kurasa aku sudah tua," Ha Na mendesah.

"Kamu baru sadar sekarang?" kata Won. 


Ha Na mengaku dulu dia suka merasa hatinya berdebar sehingga dia tidak dapat memikirkan hal lain, tapi sekarang ini terlalu berat untuknya. Ha Na merasa dirinya sudah berada di usia matang sehingga hatinya tumupul/tidak peka,itu tidak mudah. Won mengingatkannya bahwa memiliki hati yang berdebar adalah hal yang baik, tapi Ha Na bilang dia hanya berusaha untuk terus maju tanpa melihat ke belakang.

Won mendukung Hana agar tetap menjadi dirinya dan mendukungnya sampai akhir. Won sedikit terkejut bahwa Ha Na tidak pernah pergi ke atap mereka saat dia pergi, Ha Na beralasan jika dia sangat sibuk kemudian mereka berlari dalam hujan.