Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Endah
All images credit and content copyright: SBS

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS The Time We Were Not In Love Episode 7 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS The Time We Were Not In Love Episode 8 Part 2

Diawal episode diceritakan kembali  bagaimana Cha Seo Hoo memilih Tandy dan menolak tawaran dari perusahaan besar, dengan harapan proyek kolaborasi ini akan memberinya kekuatan untuk melakukan pertunjukan yang dia inginkan. Dia berjanji untuk melakukan yang terbaik karena ada alasan mengapa dia harus melakukannya dengan baik. Dan itulah alasan dia memilih Ha Na, menurutnya Ha Na adalah seseorang yang mampu membuat seseorang menonjol sebaik mungkin. Pelengkap Seo Hoo yang terakhir ini  membuat Ha Na berada dalam posisi yang sangat sulit,  Direktur Byung sekarang mempercayakannya untuk sepenuhnya fokus pada proyek kolaborasi ini. Semua karya lainnya akan didelegasikan kepada orang lain sampai proyek ini selesai.

Frustrasi, kesal, marah, mabuk Ha Na menolak tawaran Seo Hoo untuk mengantarnya pulang. Syukurlah ada Won yang datang menyelamatkan dirinya. Seo Hoo hanya bisa menyaksikan Choi Won membawa pulang mantan pacarnya.


Diperjalanan pulang, Won yang masih menggendong Ha Na. Dia teringat pernah melakukan hal yang sama sewaktu mereka masih bersekolah.


Flashback,
Choi Won membawa Ha Na mabuk yang menyanyikan lagu Kim Bum Soo I Miss You. Dia mengulangi kata I MISS YOU terus menerus sampai dia tertidur di bahunya. Disaat itulah Won mengaku perasaannya pada Ha Na tapi sayang Ha Na tidak mendengar Won mengatakan “aku menyukaimu, Ha Na”


Kembali ke masa sekarang. Sesampainya di rumah Ha Na, Ibu Ha Na membantu Won dengan membawakan tas merekadan menyiapkan tempat tidur agar Won segera membaringkan tubuh Ha Na di tempat tidur, lalu mengatakan Won sudah bekerja keras dan menyuruhnya turun untuk minum sebelum dia pulang dan pergi meninggalkan mereka. Won duduk di sebelah Ha Na, membelai rambutnya dengan lembut.

“Jangan membuatku terlalu khawatir, Oh Ha Na”, kata Won sambil tersenyum kepada Ha Na yang sudah tertidur pulas.

Sementara  Seo Hoo sedang berjalan sendirian, ketika managernya datang menjemputnya, tapi Seo Hoo menolak. Seo Hoo menjelaskan kepada managernya yang khawatirbahwa dia tidak akan pergi kemana-mana sampai konser amalnya ini selesaitidak peduliseberapa tinggipermintaan konsernya di tempat lain.

“Tidak peduli apa yang akan terjadi, aku takakan menyerah saat ini.”


Pagi harinya, semua anggota keluarganya berkumpul di kamar tidur Ha Na tampak keluarganya khawatir. Ha Na bangun, semuanya berkomentar ibunya terpesona karena ia tidur seperti seorang putri setiap kali ia sedang mabuk. Ayahnya  dan Dae Bok sepakat sepenuhnya bahwa Choi Won adalah satu-satunya orang yang bisa melindungi dan bertanggung jawab atas hidupnya. Kemudian semuanya bubar.

Won keluar membawa dua koper dan menyuruh Mi Hyang cepat karena ada meeting pagi ini. Sedangkan Ha Na keluar, Won mengejeknya jika Ha Na tak berbeda dengan zombie dan menawarkan untuk mengantar ke tempat kerjanya. Dengan cepat Ha Na masuk mobil,dia tidak begitu ingat jika semalam Won yang membawanya pulang. Won mengatakan jika Eunjung yang memberitahu keberadaan Ha Na semalam.


Mi Hyang yang baru masuk mobil langsung gusar mencium bau alkohol yang menyengat, Ha Na yangberada dibelakangnya langsung meminta maaf. Won yang melihat tingkah mereka berdua hanya tersenyum saja. 


Ha Na masih dalam pengaruh alkohol saat berada di tempat kerja   tapi berusaha tetap sadar. Kemudian Min Ji datang ke ruangannya untuk meminta bantuan karena Ha Na mengetahui proyek yang sedang dia kerjakan. Kesadarannya mulai pulih, dia memberikan masukkan untuk proyek Min Ji. Min sangatberterima kasih tapi Ha Na menjelaskan bahwadiatidak membantunya hanya saja dia ingin proyek tersebut sukses karenadia menuangkan passionnya kedalam proyek tersebut. Hana lalu keluar, Min Ji mengikutinya dan terus berterima kasih.


Melihat istrinya dan mantan pacarnya sedang bersama, suami Min Ji langsung meminta Ha Na untukberhenti membenci istrinya dan memberitahu jika berat badannya turun karena sick morning yang dialaminya. Ha Na takmemperdulikan katakatanya dan menyuruhnya pergi.

Sesampainya di kantor, Won membangunkan Mi Hyang yang tertidur dan menggoda Mi Hyang jika Mi Hyang adalah dua orang. Won langsung dipukuli oleh Mi Hyang.


Won masuk ke ruangan Mi Hyang dan langsung disambut dengan ucapan selamat. Won tidak mengerti, Mi Hyang memberitahu jika Won terpilih untuk pelatihan diluar negeri selama. Mi Hyang merasa iri denganya karena tak sembarang karyawan mendapat pelatihan itu .Ini adalah kesempatan emas dan biasanya terjadi sebelum mendapatkan promosi. Won juga bisa mendapat kesempatan untuk di tempatkan di luar negeri. Meskipun ini adalah impianbagi semua karyawan disana tapi Won tampak masih perlu waktu untuk memikirkannya.


Di depan tempat yang akan digelar konser Seo Hoo, poster dan banner sudah tertempel di tempat tersebut,Ha Na tampak menguatkan hatinya dan menemui Seo Hoo. Seo Hoo langsung meminta Ha Na menemaninya dari pukul 09.00 sampai 14.00 setiap harinya sampai konsernya tiba dan dia harus bisa dihubungi 24 jam. Seo Hoo tampak kecewa ketika Ha Na setuju tanpa mengeluh tentang jadwal yang berlebihan ini. Ha Na tidak memiliki sisa energi untuk berdebat karena dia sudah merasa menderita melakukan proyek ini bersama Seo Hoo. 

Sesuai permintaan, Ha Na menghabiskan waktunya untuk menemani Seo Hoo. Ha Na duduk dikursi penonton melihat  Seo Hoo berlatih. Manager Yoon menghampiri Ha Na dan memberinya minuman. Mereka membicarakan Seo Hoo yang tampak serius dengan latihannya padahal sudah lima jam ia berlatih.


Won sedang berolahraga lalu menelpon Ha Na yang terlihat lelah dan memijit kakinya yang taselama berjam jam memakai sepatu hak tinggi. Won mengajaknya pergi makan malam, Ha Na mengiyakan dan bertemu setelah selesai bekerja.  Ha Na tiba tiba menjerit karena Seo Hoo tiba tiba muncul mengangkat kakinya dan memijitnya. Hal itu membuat Won khawatir tapi sesaat kemudian Won mendengar suara Seo Hoo”Siapa yang bilang kau bisa istirahat” Ha Na langsung berkata pada Won akan menghubunginya nanti.Won hanya terdiam terpaku ditempatnya. Sepertinya dia syok.


Ha Na berusaha melepaskan kakinya dari genggaman Seo Hoo, tapi  Seo Ho memintanya untuk diam dan berkata jika dia lelah. Sesaat  kemudian Seo Hoo meminta maaf dan dia hanya ingin bermain-main dengan Ha Na.  Ha Na yang tak suka dengan perlakuan Seo Hoo meminta agar tidak seperti itu lagi dan pergi meninggalkan Seo Hoo. Seo Hoo hanya tersenyum. Sementara Ha Na mengomel karena Seo Hoo kurang ajar padahal usianya setahun lebih muda darinya.


Di tempat kerja Won terlihat geng cowok gosip sedang membahas tentang kemampuan wanita untuk mengembalikan perasaannya dengan berpura-pura menjadi kuat & bahagia seperti So Eun. Sementara Won tampak sedang memikirkan kejadian tadisaat menelpon Ha Na dan pelatihannya di luar negeri. So Eun datang melihatnya, Won berbalik dan hanya mengangguk lalu pergi. So Eun menyimpulkan bahwa Won benar-benar tak memberinya kesempatan.


Kencan pertama Dae Bok dengan asisten kakaknya. Dae Bok mencoba terlihat ramah tapi tidak bisa menyembunyikan kegugupannya karena berpacaran merupakan tekanan baginya. Dia membuka kancing bajunya lalu menutupnya lagi, terlihat bingung. Eunjung  akhirnya tiba dan melambai kepadanya sehingga Dae Bok melambaikan tangan juga padanya dengan sangat bersemangat.. Dae Bok percaya bahwa seorang pria harus perhatian, itu satu kebaikan yang harus dimiliki seseorang. Setelah mengetahui tentang perspektif pacarannya, dia mengusulkan untuk memiliki hubungan di mana mereka berbagi kupon atau tiket gratis satu sama lain. Semacam hubungan dimana mereka bersenang-senang dan melakukan hal-hal gratis. Eun Jung mengundangnya ke konser amal Cha Seo Hoo karena dia memiliki tiket gratis tapi Dae Bok menolak.


Seo Hoo menarik tangan Ha Na saat Ha Na akan pergi, dan memintanya untuk memikirkan penampilan Seo Hoo untuk konser nanti, iniadalah alasan agar dirinya tetap bisa bersama Ha Na.

Won pulang dari kerja mengirim pesan pada Ha Na bahwa dia akan menjemputnya. Sementara Mi Hyang dan So Eun duduk bersama membicarakan tentang tawaran pelatihan di luar negeri. Mi Hyang menjelaskan jika Won membutuhkan waktu untuk berpikir  So Eun berpikir bahwa ketika  Won menerima tawaran pelatihan di luar negeri, dia akan jauh dari Ha Na. Mi Hyang bingung dengan kejujurannya. 


Seo Hoo meminta Ha Na untuk memilihkannya sepatu tapi tak ada satupun yang dipilihnya karenaitu hanya alibinya untuk bisa memandang Ha Na dalam posisi berlutut dihadapannya. Dan Won melihatnya saat dirinya tiba disana. Won langsung menelpon Ha Na. Ha Na tak menyadari jika Won sudah berada disana. Tapi Seo Hoo melihatnya seketikaitu wajahnya langsung berubah kecut.

Makan malam Won dengan Ha Na tak berjalan tak mengenakan. Mereka berdua bertengkar, ya itu karena Won cemburu karena kejadian tadi. Sementara Mi Hyang sedang berada di kamar Won dan tak sengaja menemukan sebuah kotak di meja Won ternyata itu sebuah kalung.


Ha Na berjalan didepan Won. Won masih terlihat bad mood, dia terus menerus mengomentari Ha Na yang memakai sepatu hak tinggi.Ha Na tak tahan lagi mendengar ocehan Won akhirnya meledak juga dan berjalan lebih cepat meninggalkan Won.


Ha Na sudah sampai dikamarnya dan masih tampak kesal,lalu duduk membuka tirai melihat kamar Won lalu menutupnya lagi, Ha Na masih bertanya-tanya apa yang terjadi sebenarnya. Sementara Won langsung disambut Mi Hyang untuk menanyakan kalung yangada di kamarnya dan bertanya apakah Ha Na menjadi alasan Won belum memutuskanuntuk mengambil pelatihan di luar negeri. Mi Hyang juga minta agar Won mencoba memprioritaskan dirinya sendiri dibandingkan hubungan pertemanannya dengan Ha Na.


Won menjawab  akan mencobanya lalu pergi ke kamarnya. Won berdiri melihat kamar Ha Na mengingat kejadian di toko tadi lalu menelpon Ha Na. Lalu menelpon Ha Na, Ha Na langsung menanyakan alasan Won melakukan hal yang menyebalkan tapi Won tak menjawabnya dan meminta Ha Na untuk menemani belanja. Ha Na langsung mengiyakan. Won melihat kotak kalung itu sambil tersenyum, berencana untuk memberikan pada Ha Na