Advertisement
Advertisement

- Rabu Pukul 3.30, Mari Kita Bahagia -


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS Plus

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Wednesday 3:30 PM Episode 5

JaeWon sedang bersama Bos pemikik restoran di Pulau Jeju. Mereka membicarakan mengenai kopi, bahwa katanya kopi adalah suatu keajaiban. 


Pelayan datang dan memberitahu bahwa di luar hujan sangat deras.


Hujannya sangat deras, padahal Jae Won harus naik pesawat hari ini. Bos menyuruh Jae Won masu, karena tidak akan ada pesawat yang terbang dalam cuaca seperti ini.


“Aku harus pergi ke Seoul,” kata Hae Won. Ia lalu berlari menembus hujan dan naik ke mobil, tidak mempedulikan Bos yang terus memanggilnya.


Bos dan pelayan menduga pasti ada seseorang yang menduganya. Pelayan berkata, “Dia sedang berlari ke arah wanita yang dicintainya. Sangat indah.”


Jae Won sudah sampai di bandara, tapi tidak menemukan orang yang dicarinya. Salah seorang pekerja bandara memberi tahu bahwa cuaca akan cerah dalam satu jam dan semua penerbangan akan tetap berangkat sesuai jadwal.


Jae Won melihat Eun Woo yang sudah menunggunya dibawah bunga sakura yang bertebaran. Ia memakaikan jaketnya kepada Eun Woo yang sedang merasa kedinginan.


Eun Woo meng-upload foto dirinya sedang tertawa bahagia sambil memegang permen kapas. 


Kemudian mereka mendengar suara tepuk tangan, dan melihat ada seorang pria yang tengah melamar kekasihnya.


Flashback..
Eun Woo mengingat saat Seung Kyu memainkan gitar dan bernyanyi untuknya. Saat itu, Seung Kyu berlutut dan memberikannya sebuket bunga yang indah.


Saat akan pulang, mereka bertemu dengan seekor anjing putih yang sangat lucu. Pemiliknya memanggilnya Beanie.


Flashback..
Saat Eun Woo dan Jae Won kecil, mereka menemukan anjing putih yang kemudian mereka beri nama Beanie. “Namanya Beanie, karena dia bulat dan lucu seperti sebuah biji,” kata Eun Woo. Mereka kerap kali bermain bersama Beanie. Namun suatu hari, Beanie mati karena tertabrak mobil.


“Sejak saat itu, aku tidak pernah memelihara anjing lagi karena takut kehilangan lagi,” kata Jae Won. Eun Woo merespon, “Aku juga.”


Seorang wanita datang untuk melamar pekerjaan paruh waktu di cafe Jae Won. Wanita itu bernama Choi Seon Ah. Melihat pelayan yang terpesona oleh kecantikan Seon Ah, maka Jae Won langsung menerimanya.


Di rumah, Jae Won menceritakan tentang pelayan dan Seon Ah tadi kepada Eun Woo. “Dia jatuh cinta pada pandangan pertama pada umus segitu.” Mereka lalu bertengkar soal rumah yang akhir-akhir tidak rapi. Eun Woo bilang karena ia sibuk, sedangkan Jae Won selalu bermain-main bahkan selalu salah untuk meletakkan pakaian sesuai jenisnya.


Lalu, Eun Woo menerima pesan dari Seung Kyu yang mengajaknya bertemu. Tapi Jae Won mengambil ponselnya dan melarangnya pergi. 

“Tunggulah. Besok ketika bertemu dengannya, katakan ...”


Esoknya harinya, Eun Woo berpapasan dengan Seng Kyu, lalu berkata, “Aku membaca pesanmu larut malam kemarin. Apa yang kau butuhkan? 
Kau bisa mengatakannya sekarang. Jika itu sesuatu yang panjang, kita bisa pergi ke kantormu.” Tapi Seng Kyu bilang tidak ada apa-apa.


Di cafe, Seon Ah memberi saran agar seorang wanita tidak diremehkan oleh mantan kekasihnya.


Pelayan lalu mencari perhatian Seon Ah dengan mengangkat meja yang berat dan memindahkannya, “Oppa, kau sangat kuat,” kata Seon Ah.


Tidak tahan melihat kelakuan mereka, Jae Won memutuskan untuk pulang.


Hari Rabu berikutnya, Eun Woo berfoto bersama anjing barunya. Anjing yang diadopsi oleh Jae Won untuknya.


Mereka membawa anjing barunya ke rumah dan bertengkar soal namanya. Jae Won terus menyebutkan nama-nama anggota girl band, tapi selalu ditolak oleh Eun Woo. Kemudian mereka melihat si anjing menjilati kaleng paprika merah. “Huchu! Kita beri nama dia Huchu,”kata Eun Woo dan Jae Won menyetujuinya.


Karena Jae Won lupa membeli makanan untuk Huchu, jadi Eun Woo yang akan membelinya. Jae Won menawarkan untuk mengantarnya, tapi Eun Woo bilang tidak masalah.


Jae Won lalu berlari menyusul Eun Woo agar mereka bisa minum bir bersama.


Di luar, Jae Won dikagetkan dengan kedatangan Seung Kyu! [crstl]