Advertisement
Advertisement

- Rabu 3.30 – Dia dan Ceritanya


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: SBS Plus

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Wednesday 3:30 PM Episode 7
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Wednesday 3:30 PM Episode 9

Wanita yang datang adalah Na Yeon, pemilik cafe sebelumnya. Mereka berdua lalu masuk ke cafe. Jae Won bertanya apa yang terjadi. Na Yeon datang karena ia mendengar tentang kebakaran cafe dari produsen barang dagangan.


Jae Won meminta maaf karena tidak memberitahunya lebih awal, karena tidak ingin membuatnya khawatir. Tapi Na Yeon malah berterima kasih karena Jae Won berhasil menghidupkannya seperti sekarang ini. “Mungkin karena itulah aku bisa kembali seperti ini. Ada kemungkinan aku tidak bisa kembali untuk selamanya,” kata Na Yeon.


Sementara itu, Eun Woo bersiap menyambut Jae Won. Ia berdandan sambil bernyanyi dan menari saking senangnya. Lalu ponselnya berbunyi.


Pesan dari Jae Won, ‘Kurasa aku tidak bisa kesana malam ini. Maaf. Aku akan meneleponmu lagi.’ Eun Woo kecewa.


Na Yeon mengaku telah berbohong jika ia pergi untuk belajar. Yang sebenarnya terjadi adalah ia mengidap tumor di kepalanya. Dia sudah dioperasi di Seoul dan sudah sembuh sekarang.
Na Yeon: “Aku sangat senang bertemu denganmu lagi. Bagaimana denganmu? Apa kau tidak senang melihatku?”
Jae Won diam saja.


Eun Woo sangat penasaran tentang apa yang akan dikatakan oleh Jae Won. ‘Rasanya seperti dia harus mengatakan sesuatu yang sangat penting. Huchu, katakan padaku apa yang kau pikirkan. Hey Huchu, aku tidak ingin make up ku sia-sia, paling tidak kau harus melihatku,” katanya pada Huchu.


Jae Won datang ke rumah Eun Woo tapi ia berdiri saja di depan pintu pagar. Dan Eun Woo sendiri ada dibalik pintunya sambil terus mengecek ponselnya.


Jae Won pergi. Karena mendengar langkah kaki, Eun Woo membuka pintunya, tapi Jae Won sudah tidak ada di sana. Eun Woo menutup lagi pintunya dan masuk ke dalam.


Eun Woo meletakkan sepatu yang belum sempat diberikan pada Jae Won di depan pintu bagian dalam. Ia sepertinya berharap Jae Won akan tinggal lagi di sana.


Keesokan harinya, Eun Woo dan timnya bersiap untuk memulai proyek Rabu 3.30 nya untuk peluncuran produk barunya.


Mereka mendandani karyawan dari bagian lain. Mereka juga mendatangi para ibu yang sedang berada di tempat penitipan anak, tak ketinggalan peluncuran produk di department store dengan tema Hari Rabu Jam 3.30 Sore.


Salah seorang anggota timnya bertanya bagaimana Eun Woo bisa mendapatkan ide tema seperti ini. “Aku pernah menerima perlakuan seperti itu sebelumnya. Dihibur pada Hari Rabu jam 3.30 sore,” jawab Eun Woo.


Tanpa Eun Woo sadari, Jae Won dan Na Yeon melintas tepat di belakangnya


Jae Won menemani Eun Woo membeli pakaian.Na Yeon bilang ukuran bajunya menjadi lebih kecil setelah operasi. Ia lalu mencoba baju yang dipilihnya dan bertanya apakah itu bagus pada Jae Won. Jae Won bilang akan lebih bagus jika Na Yeon menambah lagi berat badannya, jadi Jae Won mengajaknya makan.


Malamnya, Eun Woo khawatir karena suhu tubuh Huchu lebih hangat dari biasanya. Lalu ia melihat bekas muntahan di selimut Huchu. Eun Woo berlari keluar rumah sambil membawa Huchu.


Sementara itu, Seung Kyu sedang bersenang-senang di klub bersama beberapa wanita.


Eun Woo sudah sampai di klinik dan ia menangis karena khawatir. Ia ingin menelepon Jae Won tapi tidak jadi.


Eun Woo kemudian menghubungi Seung Kyu tapi tidak juga mendapat jawaban.


Jae Won mengantarkan Na Yeon pulang ke rumah, dan na Yeon menawarkannya untuk masuk dulu ke dalam. Belum sempat menjawab, ponselnya berdering.


Jae Won menjawab teleponnya dan sangat terkejut. Ia kemudian pamit kepada Na Yeon karena ada sesuatu yang mendesak.


Setelah Jae Won pergi, Na Yeon bertanya pada dirinya sendiri, “Apa dia punya orang lain yang harus dia temui saat dia menerima telepon? Atau... apa dia menjauhiku?”


Jae Won sampai di klinik dan langsung memeluk Eun Woo yang sedang menangis. Jae Won berusaha meyakinannya bahwa Huchu akan baik-baik saja.


Dokter sudah selesai memeriksa Huchu dan berkata bahwa Huchu terkena dehidrasi. Dokter sudah menyuntikkan obatnya dan mereka dapat melihat hasilnya nanti. Pemilik dan pengadopsi Huchu sama-sama mengucapka terima kasih.


Mereka berdua pulang bersama. Eun Woo membawakan kopi tapi Jae Won sudah tertidur di sofa. Ia kemudian menyelimuti Jae Won. “Kau tidak tahu betapa takutnya aku sebelum kau datang. Terima kasih.” Lalu ponsel Eun Woo berdering.


Seung Kyu menelepon balik dan beralasan kalau dia ada acara makan malam perusahaan. Eun Woo tidak menceritakan apa yang terjadi dan hanya berkata akan bicara di kantor besok.


Jae Won lalu terbangun dan meminta maaf karena ketiduran. “Aku tidak tahu mengapa aku tertidur begitu mudah di ruang tamu ini.” Eun Woo lalu menyuruhnya tidur lagi jika masih merasa lelah.


Jae Won: “Apa kau coba memenuhi keinginan pribadimu dengan menggunakan rasa sakit Huchu?”
Eun Woo: “Keluar.”
Jae Won: “Aku akan pergi.”


Saat mengantar Jae Won keluar, Eun Woo ingin menanyakan apa yang ingin dikatakan Jae Won saat itu. Tapi Jae Won mengalihkan pembicaraan dengan menyuruh Eun Woo memperhatikan apakah Huchu muntah lagi.


Sebelum berangkat kerja, Eun Woo menyapa Huchu dan berjanji akan pulang lebih awal.


Eun Woo melihat sepatu untuk Jae Won di rak sepatu. Ia memutuskan untuk memberikannya pada Jae Won jadi ia membawanya.


Sepanjang perjalanan Eun Woo berlatih apakah ia ingin memberikannya secara lembut, ketus, atau malah seolah tidak peduli.


Eun Woo sudah hampir sampai tapi ia melihat Jae Won dan Na Yeon sedang berjalan bersama. Eun Woo menghentikan langkahnya.


Saat melihat Na Yeon menggandeng tangan Jae Won, Eun Woo langsung menyembunyikan hadiahnya di belakang tubuhnya. [crstl]