Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Witch's Court Episode 16 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Ufi Suryaningsih
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Witch's Court Episode 15 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Witch's Court Episode 16 Part 2

Gyung Sun beranjak dari tempat duduknya dan segera membuka pintu. 
Yang datang bukan Ma Yi Deum melainkan Cho Gap Soo dengan senyum tersungging di bibirnya.
Gyung Sun : “Siapa kau?”. 

Tn Gap Soo :”seseorang yang sudah lama, akan mengenalmu. Aku tidak tahu, kau masih hidup”. 
Kemudian Gap Soo melangkahkan kakinya masuk dan mendekati Gyung Sun.  


Sementara Ma Yi Deum di dalam mobil dengan senyum menghiasi wajahnya bersama Dokter Ko, Dalam perjalanan mereka bertemu dengan Jin Wook.


Sesampainya di Rumah, Perawat Choi berada di luar dengan gelisah, kemudian ditanya oleh dokter Ko dimana Gyung Sun (Kwak Young Shil), perawat choi menjawab dengan takut, kalau dia menghilang.


Yi Deum panik, tak berapa lama ponselnya berbunyi ada pesan masuk yang isinya gambar. 


Yi Deum dan Jin Wook pun terkejut. Yi Deum pun memperbesar  gambar yang dikirim itu dan memang benar itu wajah ibunya yang tak sadarkan diri tertidur di mobil. 


Yi Deum menunggu Jin Wook dengan gelisah di dalam mobil. Jin Wook pun datang dan memberi tahu kalau nomor yang menghubunginya adalah nomor sekali pakai. Hal ini didapat dari keterangan bu Soon yang sudah melacaknya. 

Jin Wook berpendapat, kalau orang yang mengancamnya dengan mengirim foto ibunya pasti mempunyai tujuan tertentu, dan dia pasti akan menelponnya kembali. 


Memang benar, tak berapa lama ponsel Yi Deum berbunyi (panggilan masuk). Dan ternyata itu dari Cho Gap Soo....

Tn Gap Soo mengancam Yi Deum, dan meminta Yi Deum memberikan Jurnal asli Baek Sang Ho untuk di tukar dengan ibunya. 


Awalnya Yi Deum menolaknya, tapi Tn Gap Soo mengancam akan membunuh ibunya jika jurnal itu tidak dia serahkan. Yi Deum hanya diberi waktu satu jam untuk menyerahkan jurnal itu dan meliihat ibunya hidup. 


Dengan tergesa-gesa Yi Deum mengambil jurnal itu di Kantor, ketika akan pergi dia di halangi jaksa Min. 

Jaksa Min berpendapat Tn Gap Soo tidak akan berbuat apa-apa pada ibunya selama dia belum mendapatkan jurnal itu. 

Jin Wook juga sependapat dengan jaksa Min dan meminta Yi Deum untuk bisa tenang. Dan mengambil jurnal itu dari tangan Yi Deum. Gap Soo tidak akan semudah itu untuk menyerahkan ibunya. 

Jaksa Min :”dimana kalian setuju untuk bertemu?”
Jin Wook :”dekat Gunung Yeongpa”.


Bu Soon datang dan memberi tahu kalau ponsel yang digunakan untuk menghubungi Yi Deum posisinya berada di Juyoung-Dong. 

Jaksa Min :”dia berencana mengambil jurnalnya tapi tidak mau menyerahkan ibumu”. 

“Pergilah ke Juyoung-Dong dan temukan ibunya”. Jaksa Min berkata pada Jin Wook. 
Yi Deum:”kalau begitu, aku akan pergi ke Yeongpa dan membawa jurnal ini”.
Jaksa Min :”jangan pergi sendiri, ajaklah pak Koo”.
Tapi Yi Deum bersikeras tidak mau, karena khawatir Tn Gap Soo akan menyakiti ibunya. Dia meyakinkan Jin Wook kalau dia tidak akan menyerahkan jurnal itu. 
Yi Deum berjanji akan mengulur waktu supaya Jin Wook dapat menemukan ibunya. Akhirnya Jin Wook memberikan jurnal itu kepada Yi Deum karena Jaksa Min juga mengizinkannya. 
Yi Deum bergegas pergi ke tempat dimana dia janjian bertemu Tn Gap Soo. 


Sesampainya di lereng gunung Yeongpa Tn Gap Soo sendiri sudah menunggunya.

Yi Deum bertanya dimana ibunya, tapi tidak ada jawaban yang jelas. Kemudian dia bertanya lagi, kenapa Gap Soo melakukan ini padanya dan ibunya? Tn Gap Soo menjelaskan kalau ibunya yang memulai. Dan Tn Gap Soo sudah memperingatkan Yi Deum untuk tidak ikut campur.

Yi Deum melihat ponselnya bermaksud untuk mengulur waktu, dia mengatakan bahwa tanpa jurnal itu pun dia bisa menjerat Tn Gap  Soo.

“Jika kami (jaksa) menambahkan penculikan, pembunuhan dan pemerasan, hukumanmu minimal penjara seumur hidup”. 


Tanpa banyak bicara Tn Gap Soo menunjukkan rekaman video ibunya yang tergeletak tak adarkan diri dengan di seseorang yang menyiramkan minyak di sekelilingnya. 

Tn Gap Soo :”waktumu tidak banyak, tentukan pilihanmu sekarang? Atau kau memang tidak peduli pada ibumu karena kalian telah terpisah selama 20 tahun”. 

Yi Deum bengong dan bingung....


tapi karena mendapat ancaman dari Gap Soo, akhirnya Yi Deum memberikan jurnal itu. 
Setelah Gap Soo menerima jurnal itu, dia memerintahkan orang yang berada di dekat ibunya Yi Deum untuk membakar semuanya.  


Kemudian Tn Gap Soo pergi meninggalkan Yi Deum yang terus saja bertanya dimana keberadaan ibunya.

Tiba-tiba saja Yi Deum melihat ruangan yang terbakar dan dia segera berlari menuruni lerang gunung untuk menuju lokasi kebakaran. 


Dengan bersusah payah akhirnya dia bisa sampai lokasi. di berteriak-teriak minta tolong, api semakin menjadi jadi, dia berusaha membuka pintu tapi panas. 


Tiba-tiba muncul Jin Wook yang membawa palu utnuk membuka pintu yang terkunci. Kemudian Yi Deum langsung masuk menghambur kearah ibunya yang masih tergeletak di lantai, dan disusul oleh Jin Wook. Keduanya memapah ibunya Yi Deum keluar dari ruangan itu.  


Jin Wook sedang di telpon bu soon, yang mengatakan kalau Park Chul Young sudah di tangkap dan saat ini sedang di interogasi. Bu Soon juga mengatakan kalau dia sudah menemukan lokasi Tn Gap Soo. 

Jin Wook berpesan kepada Bu Soon untuk mengatakan pada jaksa Min kalau mereka  sudah menyelamatkan ibunya Yi Deum. 


Di rumah sakit, Yi Deum tertidur di samping ibunya. 
Ibunya bangun dan melihat Yi Deum di sampingnya. Belum sempat bertanya Yi Deum sudah bangun dan memanggilnya,” ibu” dan menanyakan apakah ibu baik-baik saja? Kata dokter ibu menghirup banyak asap. 
Ibunya hanya memandangi Yi Deum tanpa berkata apa-apa. 
Yi Deum :”sudah lama sekali kita tidak bertemu”. 
Ibu :”kamu lebih cantik dari pda di TV?”


Yi Deum pun, tersenyum, “alih-alih menjadi dokter, aku malah menjadi jaksa. Aku pernah berjanji akan memperlakukan ibu dengan baik setelah aku jadi kaya”.
Ibu :”maaf...”
“kenapa meminta maaf kepada anaknya sendiri?”
Mata ibu mulai berkaca-kaca. 
Yi Deum:” tak apa, kalau ibu belum ingat. Yang penting aku mengingat semuanya”. 
Keduanya pun tersenyum. Tapi tak berapa lama ibunya mulai  menangis, walaupun Yi Deum tetap menghiburnya tapi ibunya tetap menangis. 
“bukan itu, ketika melihatmu mata ibu selalu berkaca-kaca”.
“tidak apa ibu, setidaknya mata ibu mengingatku”.


Kemudian Yi Deum mengambil foto dari dompetnya, dan mengatakan :”mungkin ini akan membantu ibu untuk mengingatnya”. 
Ibu meraba foto itu, kemudian Yi Deum berkata : “lihat ibu tidak berubah, masih seperti dulu”. 


Jin Wook dan perawat Choi datang menjenguk. Perawat Choi bertanya apakah Gyung Sun baik-baik saja. Gyung Sunpun menjawab iya. Senyum perawat Choi hilang ketika Yi Deum tak memberi dia senyuman tapi pada Jin Wook, Yi Deum tersenyum. 


Di  luar bangsal, Yi Deum ditemani Jin Wook mencecar perawat Choi dengan berbagai pertanyaan. Kenapa dia menyembunyikan ibunya? Yi Deum bisa terima kalau itu semua dilakukan perawat Choi karena Tn Gap Soo, tapi bagaimana saat Yi Deum ke Bujin waktu itu, kenapa perawat Choi tidak mengatakannya?

Perawat Choi :”aku sungguh menyesal nona, aku telah melakukan hal buruk. Bagaimanapun aku hidup dengan Gyung Sun seakan-akan dia adikku sendiri”.
Yi Deum :”terimakasih, karena membantu ibuku tetap hidup”.


Di bangsal, ibunya Yi Deum sedang memperhatikan foto yang tadi diberi Yi Deum. Dia kelihatan bahagia. Kemudian Jaksa Min datang berkunjung dan memperkenalkan diri sebagai mantan atasannya Yi Deum. 


Jaksa Min :”terimaksih, karena telah bertahan hidup”.
Gyung Sun :”apa kita pernah bertemu?”
Jaksa Min :”kita hampir bertemu, 20 tahun lalu. Seandainya kita bertemu saat itu....(jaksa Min tidak melanjutkan) pokoknya aku senang, jaksa Ma sangat merindukan anda”. 

Jin Wook menerima telpon yang mengatakan kalau mereka telah menemukan posisi Tn Gap Soo. Dia akan pergi tapi Yi Deum mau ikut. Jin Wook meminta Yi Deum untuk menemani ibunya saja tapi dia ngotot mau ikut. Akhirnya Perawat Choi yang mengajukan diri untuk menjaga Gyung Sun. 


Tn Gap Soo sedang membaca jurnal Baek Sang Ho di dalam mobilnya. 
“Park Hyung II memiliki seorang anak diluar nikah, bersama nyonya Kim dari Myungwolgwan. Dia menyayangi putrinya. Putrinya belajar disekolah menengah seni jurusan piano. Dia pernah meminta sponsor untuk resital putrinya, jadi aku mengirimkan 20.000 dollar dalam bentuk tunai”. 


Tn Gap Soo menemui perdana menteri. Tn Gap Soo mencoba mengancam akan membuka aibnya jika dia tidak membantunya. 


Tapi perdana menteri menolak, dia mengatakan kalau dirinya sudah berlumpur aip. Semua orang akan tahu tentang putrinyapun tak mengapa. Lebih baik dia merawat putrinya daripada harus dilayani oleh wanita seusia putrinya. 


Perdana menteri mengatakan pada Gap Soo untuk tidak mendatanginya lagi dan menutup pintu. Tn Gap Soo tetap berusaha memanggil perdana menteri tapi dua security menghadangnya dan mendorongnya keluar hingga Tn Gap Soo terjatuh dan jurnalnyapun terlempar. Kemudian dia mengambil jurnal itu dan membawanya pergi. 


Di Gunung Dukyeong, Tn Gap Soo berhenti dan pandangannya menerawang. Dia menjatuhkan jurnal itu di dekatnya hingga tersingkap halaman depan yang bertulisakan BAEK SANG HO.


Dari belakang Tn Gap Soo terdengar suara seseorang, “Gap Soo, situasimu semakin berat?”, dan ketika Tn Gap Soo berbalik terlihat sosok Sang Ho. 
Tn Gap Soo :”Sang Ho ...maafkan aku, tidak seharusnya aku membunuhmu seperti itu. Setelah kehilangan dirimu, aku kehilangan segalanya”.


Sang Ho :”mulai sekarang, aku akan melayanimu. Ikutlah denganku”
Tn Gap Soo meneteskan air matanya dan berkata :”baiklah....ayo pergi”.

Jin Wook dan Yi Deum masih dalam perjalanan mencari keberadaan Tn Gap Soo. Mereka di pandu oleh bu Soon yang menggunakan GPS. “dia di Gunung Dukyeong. Dia berhenti bergerak setelah tiba disana”. 
Jin Wook berbelok arah menuju Gunung Dukyeong. 


Tn Gap Soo menata kursi sebagai pijakan, melepas dasi yang dia kenakan dan... bersiap untuk bunuh diri. 


Jaksa Min mengadakan konfrensi pres terkait kematian Tn Gap Soo. 


“Karena kematian mendadak tersangka kami investigasi khusus harus berakhir sebelum dituntaskan. Aku memohon maaf untuk ini”. 


Kejaksaan khusus 
Jaksa Min masuk ruang kerja, wajah teman-teman satu tim yang lain terlihat kurang semangat karena. 


Jaksa Min menghibur mereka karena persidangan akan tetap ada, dan mempercayakan pada Yi Deum dan Jin Wook.