Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Jugglers Episode 10 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Intan Yuliana
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 9 PART 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 10 PART 2

Setelah berhujan-hujanan riaaa, dirumah Yoonyi Chiwon mengeringkan rambut Yoonyi dengan sayang^^ Yoonyi bahagia banger diperlakukan seperti itu. Chiwon melihat bajunya yang basah jadi dia mengatakan kalo dia harus menanggalkan baju-baju yang dipakainya. Yoonyi terkjut dengan malu-malu kalo ini masih terlalu terlalu dini. Chiwon dengan sedikit panic menjelaskan kalo maksudnya dia harus berganti baju karena bajunya basah. Yoonyi yang baru paham maksud Chiwon langsung mempersilahkan Chiwon untuk pulang.


Baru juga berjalan beberapa langkah, Chiwon berbalik, bertanya pada Yoonyi, apa tadi Yoonyi berfikiran kotor dan tentu saja yoonyi langsung menyangkal hal itu LOL.  Chiwon mengerti dan akan pergi tapi dia berbalik lagi, Yoonyi langsung menyangkalnya lagi. Chiwon hanya mengatakan, handuk. Lalu melempaskannya ke Yoonyi dan meminta Yoonyi menunggu sebentar karena dia akan sedgera kembali. Aaaawwww kok mereka gitusih. Manis beuddd.


Setelah Chiwon pergi, Yoonyi langsung berlari, dia mencari pakaian yang menurutnya seksi, dan berdandan secantik mungkin. Dia sangat bersemangat sekali. *padahal bajunya keliatan gimana gitu. 


Chiwon masuk kerumah Yoonyi dengan terkejut, didepannya Yoonyi dengan gaya sok cute menyambutnya. Chiwon sudah akan pergi karena dia fikir dia salah rumah, Yoonyi tentu saja langsung menahannya. Chiwon mengatakan padanya kalo dirinya menyukai Yoonyi yang normal, yang apa adanya, dan meminta Yoonyi yang asli.  *Disini Chiwon bawa sandal rumahnya dan Yoonyi memakai sandal rumah yang diberikan Chiwon.


Yoonyi sudah berganti pakaian, kali ini baju yang dia kenakan lebih santai, santai banget malahan. Mereka duduk berdua diruang tengah sambil nonton tv bareng. Saat Chiwon meminum minuman kalengnya, Yoonyi menatapnya dengan kagum, terpesona gitulah. Setelah selesai minum Chiwon menanyakan apa ada film dan mencari Chanel yang bagus, eh malah di film itu lagi ada adegan kiss-nya gitu. Yoonyi langsung duduk menjauh, muka Chiwon langsung memerah gitu dan dia kira Yoonyi menaikkan suhu pemanasnya, dengan kikul Yoonyi mengatakan tidak.

Saat Chiwon melihat kearah Yoonyi, dia terkejut karena Yoonyi memakan rambutnya sendiri. Dengan malu-malu Yoonyi mengatakan kalo itu karena dirinya kikuk dan bahagia. Chiwon tersenyum mendengar itu.


Yoonyi mendekat lagi ke Chiwon, dia memanggil dengan nama sopan. Dan merajuk kalo dirumah rasanya tidak nyama memanggil Chiwon dengan kata ‘pak’ didepannya. Dia ingin mereka memanggil dengan panggilan sayang. Chiwon mengatakan misalnya, stroberi, cokelat, honey seperti itu. Yoonyi mengiyakannya, tapi bagi Chiwon nama Yoonyi sudah bagus jadi kenapa harus diganti dengan nama makanan, dia benar-benar tidak mengerti. Mendengar Chiwon yang lagi-lagi seperti itu membuat Yoonyi jengkel, dia lalu duduk menjauh dan marah-marah sendiri. Dia memanggil Chiwon dengan sebutan ‘pak tukang kritik’ dan mulai sekarang Yoonyi akan memanggil Chiwon dengan panggilan itu. Tapi bagi Chiwon itu jauh lebih baik dari nama makanan, Yoonyi mendengar itu tentu saja heran. 

Chiwon menganti Chanel lagi dan sekarang sedang disiarkan Countdown tahun baru, mereka berdua sangat antusias dan menghitung mundur bersama. Chiwon mengucapkan selamat pada Yoonyi karena sudah berusia 30 th. Yoonyi masih marah, kenapa hanya kata-kata. Chiwon bingung dan akhirnya mencondongkan wajagnya untuk mencium pipi Yoonyi, namun Yoonyi dengan cepat menoleh kearah Chiwon dan menciumnya, Yoonyi mengatakan pada Chiwon, “Kamu fikir sudah selesai, ya?” lalu mencium Chiwon lagi, dan Chiwon dengan seangat langsung membuat kaleng minuman yang ada ditangannya. Yang kali ini kayaknya panjang. LOL. *Orang kasmaran mah gini ya.


EPISODE 10
Hei Ini Rahasia


Esok paginya, Yoonyi berdandan sebelum kekantor, kali ini dia mengeluarkan kalung yang hadiah dari Chiwon dan memakainya. Didepan rumah dia menatap pohon ginko dan mengatakan kalo dirinya akan segera kembali.


Saat Yoonyi membuka gerbang depan, ternyata Chiwon sudah menunggu dengan mobilnya. Chiwon mengatakan kalo ini masih terlalu pagi untuknya, tapi dia akan berangkat karena ‘rakun’ harus pergi. Chiwon memanggil Yoonyi dengan panggilan rakun, karena menurutnya Yoonyi agak mirip rakun. Lalu membukakan pintu untuk Yoonyi. 

Yoonyi akan masuk, tapi mengintip lagi di pintu mobil dan mengajak Chiwon dengan panggilan ‘pak tukang kritik’. Chiwon tersenyum bahagia. *Ini pagi-pagi kok mereka udah manis ginisih. Penuh senyum dan tawa, hati-hati lho.


Ddalam mobilpun mereka masih saling melempar senyum malu-malu. Chiwon memuji jika kalung itu jauh lebih cantik jika dikenakan, Yoonyi sedikit sebal saat ingat itu hadiah suvernir dan kali ini Chiwon menjelaskan kalo sebenarnya itu bukan hadiah suvernir, setelah insiden kue ultah itu, dia sungguh mengira jika Yoonyi akan pindah departemen. Karena itu…. Dan dalam flashback terlihat Chiwon yang sepertinya sengaja bertanya disalah satu forum, “aku membuat kesalahan besar kepada seorang wanita. Apa yang harus kulakukan untuk berbaikan dengannya?” dalam forum itu banyak sekali yang menyarankan ini itu, dan terbanyak menyarankan kalung jadi Chiwon memutuskan untuk membelikan kalung.

Mendengar cerita itu Yoonyi menyarankan agar Chiwon jangan sembarang memberikan wanita kalung, dia hanya boleh memberikannya hanya untuk pacarnya saja. Mereka tersenyum bersama dan Chiwon mengerti itu.


Saat melewati polisi tidur tiba-tiba kaca spion Chiwon yang sebelah kiri potek gitu, mereka sama-sama terkejut dan karena hal itu Chiwon meminta Yoonyi menjadi spion penganti. *Lah sial gini ya mereka.


Karena kejadian tadi, dilift Yoonyi merasa pipinya kediginan jadi dengan sayang Chiwon sengaja menempelkan tangannya agar pipi Yoonyi merasa hangat. Mereka bener-bener manis banget kalo lagi saling lempar perhatian gini, banyak senyumnya pula.

Tiba-tiba pintu lift terbuka dan dengan terkejut mereka langsung bersikap seolah tidak ada apa-apa. Ternyata Tuan Gong yang masuk, dia terlihat terkejut melihat kearah Yoonyi dan Chiwon, jangan-jangan Tuan Gong liat kali ya. Tapi disini nggak jelas dia liat apa nggak.


Diruangan Chiwon sekarang mereka bagi-bagi tugas gitu, Chiwon nyiram kaktus sementara Yoonyi membacakan jadwal Chiwon hari ini. Setelah selesai nyiram kaktus, Chiwon duduk dimeja dan terus menatap Yoonyi yang sedang membacakan jadwal untuknya. Dia tersenyum saat Yoonyi mulai membacakan jadwal yang lain, yaitu makan malam bersama, menonton film dsb..  wajah mereka sangat dekat dan Chiwon mengatakan kalo hidung Yoonyi beringus dan suaranya juga sengau jadi dia mencubit hidung Yoonyi gitu. Dan jeng… jeng… ada suara deheman Tuan Gong.


Chiwon langsung melepaskan tangannya dari hidung Yoonyi. Dengan gugup Tuan Gong mengatakan kalo ulasan kasarnya sudah selesai. Chiwon langsung memarahi Yoonyi, dan memintanya mulai hati-hati sekarang pokoknya Chiwon ngebuat-buat alesan tentang infeksi sinus dsb.. yoonyi langsung minta maaf dan Chiwon menatapnya dengan bingun, Yoonyi member kode agar membuat Chiwon keluar. 

Chiwon menurut dan berjalan keluar, sebelumnya dia tanya apa Tuan Gong tidak tau cara mengetuk pintu, Tuan Gong mengatakan kalo tadi dia sudah melakukannya. Dengan tetap menjaga image Chiwon langsung berjalan keluar. Yoonyi juga sudah mau kabur keluar, Tuan Gong menghentikannya meminta untuk bicara berdua. 


Dipantry, Tuan Gong dan Yoonyi.
Tuan Gong : “sejak kapan?”
Yoonyi : “Itu…”
Tuan Gong : “sejak kapan kalian berdua… astaga.”
Yoonyi : “Kumohon, Pak Gong. Bisakah anda berpura-pura tidak melihatnya? Kumohon…”
Tuan Gong : “Kita tidak bisa sembunyikan ini.”
Yoonyi : “Kumohon pak Gong.”
Tuan Gong : “Aku tau sikap pak Nam dingin, tapi tadinya kukira dia orang rasional. Tapi bagaimana bisa…”
Yoonyi : “Dia tidak  melakukan kesalahan. Aku. Akulah yang salah.”
Tuan Gong : “Dilift tadi, dia menamparmu, benar?” HAHAHAHAHHAHHAHAHA aku langsung tepok jidat, ini orang ketularan Nona Min kali ya.

Pokoknya sampai seterusnya Tuan Gong mengira Chiwon sudah berlaku kasar dan Yoonyi langsung menjadikan itu alasan, dan biarkan dia yang mengurus masalahnya sendiri.


Hwangbo kekantor dengan mengendarai mobil dan dengan pakaian yang super rapi, hari ini dia benar-benar berbeda dan membuat semua orang terpana. Saat didepan Jung Ae dia meminta dibawakan Koran berbahasa inggris dan secangkir espresso keruangannya. Semua orang benar-benar terkejut dengan perubahan Hwangbo.


Setelah membaca Koran dan meminum espresonya, Hwangbo menanyakan hasil kerja Jung Ae, yaitu tentang riset olahraga elektronik. Jung Ae memberikan berkasnya dan melaporkan apa saja yang sudah dia lakukan. Hwanbo memuji kerja bagus Jung Ae.


Jung Ae sedang dipantry saat Yoonyi datang, Yoonyi menanyakan tentang penampilan Hwangbo, apa dia baru saja menghadiri suatu acara. Jung Ae mengatakan kalo kata Hwangbo setelan membuatnya tegang dan ingin bekerja lebih keras. Yoonyi memuji itu, pria memang paling keren saat memakai setelan, dan saat pria menggulung bajunya pada saat bekerja, dan saat mereka (Yoonyi+Jung Ae) melihat ototnya itu seksi sekali. Dibelakang Chiwon yang bersembunyi mendengarkan obrolan Yoonyi dan Jung Ae itu. Setelah obrolannya selesai dia memutuskan keluar, dia datang untuk membuat kopi katanya. Dan Yoonyi langsung menuangkan air kecangkir Chiwon. 


Pandangan Chiwon tidak pernah lepas dari menatap Yoonyi, saat itu pegawai yang lain datang. Tuan Baek memberitau kalo ibu mertuanya mengirimkan apel untuknya jadi dia ingin membagi-bagikannya. Dia meminta Jung Ae dan Yoonyi untuk memotongkan apelnya untuk mereka. Chiwon langsung marah, kenapa harus menyuruh mereka kan yang mau makan bisa memotongnya sendiri. Itu bukan tugas asisten karena asisten adalah rekan kerja seorang bos dan tidak dipekerjakan untuk melayani semua orang. Tuan Baek langsung meminta maaf, dia sudah keterlaluan dan langsung memotong apelnya sendiri. Sementara Yoonyi dan Chion sibuk main mata sendiri^^ *harusnya Chiwon tinggal bilang aja kalo dia nggak suka pacarnya memotongkan buah buat orang lain LOL


Setelah pulang kantor, Yoonyi dan Chiwon makan berdua direstoran. Yoonyi dan Chiwon mengobrol santai, Yoonyi senang tadi Chiwon memhaknya dan Chiwon membalas dengan senyuman. Tiba-tiba ada suara orang tertawa dengan keras, mereka langsung menoleh dan ternyata itu Tuan Jo dan Bona yang sedang makan malam bersama juga. 

Yoonyi dan Chiwon langsung menutupi wajah mereka dengan piring kecil. Chiwon langsung punya ide agar Yoonyi keluar lebih dulu dan nanti dia akan menyusulnya. Chiwon memberikan mantel untuk Yoonyi dan Yoonyi langsung pergi dengan mengendap-endap. Namun sialnya dia malah menabrak Tuan Jo yang sekarang sudah berdiri didepan kasir? Tuan Jo terkejut melihat Yoonyi, dan dengan sengaja menginjak tas yoonyi yang jatuh. Jadilah Yoonyi tidak bisa lepas dari Tuan Jo. 

Tuan Jo menanyakan alasan Yoonyi berada disana, Yoonyi beralasan kalo dia sedang kencan buta. Sementara Bona dimejanya melihat Chiwon yang berjalan mengendap-endap, dia heran sendiri. Dan Chiwon melihat Yoonyi yang tertangkap oleh Tuan Jo jadi dia langsung lari menuju pintu keluar. Tuan Jo bertanya pada Yoonyi, berapa pria yang Yoonyi pacari, Yoonyi memacari orang yang ada dirumahnya lalu punya pacar lain diluar rumah. Yoonyi tidak paham dengan apa yang Tuan Jo sedang bicarakan. Tuan Jo memuji belakangan ini Yoonyi menjadi sangat cantik jadi dia fikir Yoonyi punya pacar. Dan meminta yoonyi untuk melupakan omongannya juka itu tidak benar. Dimejanya Bona juga melihat Yoonyi yang sedang berbicara dengan Tuan Jo.


Akhirnya Chiwon dan Yoonyi meutuskan untuk makan dirumah saja, Yoonyi membuat nasi campur. Chiwon memperhatikannya dengan sedikit takut XD. Yoonyi juga mengerutu sebal tentang Tuan Jo yang sudah mengacaukan segalanya. Chiwon mengatakan kalo dia tidak akan makan makanannya namun Yoonyi tetap memaksanya, Chiwon harus makan, dia memberikan sendok agar Chiwon mencobanya. Mau tidak mau dia harus mencobanya juga, dan sepertinya agak gimana gitu.

Yoonyi menceritakan kegelisahannya, dia merasa Tuan Jo mengetahui sesuatu tentang mereka. Chiwon memintanya untuk jangan khawatir. Dia akan menanganinya dan tidak akan membiarkan Yoonyi menderita ketakutan sendirian. Mereka sama-sama tersenyum dan Yoonyi kali ini ingin menyuapi Chiwon sangking bahagianya, dan Chiwon benar-benar tidak mau namun tidak tau bagaimana menolaknya LOL.


Keesokan harinya Tuan Jo terkejut melihat laporan tentang hadiah tahun baru yang sangat sendit, berbeda jauh dengan tahun kemarin.


Chiwon juga sedang membaca laporan tentang hadiah tahun baru yang ternyata banyak sekali yang memberinya hadiah tapi tidak seperti Tuan Jo, dia malah meminta Yoonyi untuk mengembalikan semuanya. 

Yoonyi mengingatkan tentang pentingnya menjalin relasi yang baik dengan mereka. Daripada mengembalikannya lebih baik menolak barang diatas 30 dolar, dan yang lainnya disalurkan untuk sumbangan dsb.. dengan sengaja mengulung lengan bajunya dan selalu memegang ototnya, Chiwon bergaya tidak tau dan memuji ide bagus yoonyi. *duh yang mau pamer sama pacar.


Setelah Yoonyi pergi, terlihat Chiwon yang kebingungan harus mengulung bajunya sampai mana. HAHAHAHAHA giini amat ya pak.


Saat sedang rapat Yoonyi sibuk membuka forum jugglers. Dan Chiwon menanyakan perkembangan ini itu, sepertinya informan itu ketakutan dan tidak kepabrik selama beberapa hari jadi Chiwon memutuskan untuk menemuinya, Tuan Gong siap untuk menemani Chiwon namun Yoonyi mengajukan dirinya untuk menemani Chiwon.


Didalam mobil, Yoonyi menjelaskan kalo dirinya sudah menanyakan diforum dan asisten manejer pabrik bilang seorang pekerja mendadak mengambil cuti panjang. 


Dan saat ditemui tenyata orang itu tidak mau memberikan informasi karena takut, tapi Yoonyi membujuknya sebagai imbalannya Yoonyi akan mengenalkan dengan yayasan kesehatan untuk merawat ibu orang itu yang sedang sakit. 


Sementara diruang pertemuan, Tuan Jo sedang mempresentasikan tentang proyeknya, semua orang mendengarkan dengan tenang, Bona terlihat bahagia melihat bosnya itu. Sementara Tuan Gong terlihat khawatir karena Chiwon cs belum datang. 

Sedangkan didepartemen video semua orang sedang panic menyiapkan ini dan itu. Mereka benarbenar sangat mengejar waktu.

Kembali keruang pertemuan, Wakil presdir meminta Departemen Video untuk menyampaikan sesuatu, dan Tuan Gong mengatakan hal yang aneh dan sengaja mengulur waktu sampai Chiwon Cs datang. Sementara tim Chiwon sedang berusaha bekerja dengan cepat kilat. Setelah semua beres mereka siap untuk bertempur XD


Tuan Do merasa ini sudah kesorean dan mereka harus mengakhiri rapat, saat itu Chiwon cs datang tanpa permisi. Dia langsung menuju kedepan dan menampilkan video yang sudah disamarkan suarannya. Sementara yoonyi berkeliling, membagi-bagikan materinya. Pokoknya gitulah akhirnya proyek itu batal, Tuan Gong lega, Bona yang terlihat marah saat Yoonyi membagikan materi itu padanya dan Tuan Jo yang super duper emosi karena lagi-lagi Chiwon mengagalkan rencananya.


Melihat hasil kerja bagus mereka, Yoonyi dan Chiwon saling tersenyum.


Setelah kejadian itu, Bona harus kerepotan meng-handle semuanya, banyak telpon masuk yang komplain. Saat ada seorang laki-laki paruh baya, dia langsung mempersilahkan masuk keruangan Tuan Jo.

Saat itu Tuan Jo datang, dia akan keruangannya tepat saat laki-laki paruh baya itu keluar. Tuan Jo langsung memarahi Bona karena ada orang lain yang masuk keruangannya. Bona benar-benar dimarahi habis-habisan sampai-sampai dia menangis, dan laki-lai paruh baya itu menatapnya dengan sedih.


Chiwon dan Yoonyi pulang bersama, Chiwon menyadari Yoonyi yang tidak seperti biasanya. Didalam mobil Yoonyi teringat tatapan bona padanya, itu sangat menganggunya dan membuatnya sedih. Melihat hal itu Chiwon berusaha menghiburnya, alih-alih menjawab Yoonyi malah membatalkan pulang bersama, dia harus mendatangi temannya sekarang. Dan meminta maaf pada Chiwon.

*Mereka sedang berada diparkiran saat itu.


Yoonyi cs seperti biasa sedang berkumpul bersama dan minum-minum, mereka menyumpah serapahi Tuan Jo. Bona yang masih dalam suasana hati yang buruk brtanya kenapa Yoonyi bisa begitu mengenal Tuan Jo lebih dari dirinya yang sudah lama bekerja untuk Tuan Jo. Kyungrye langsung melerai. Dan Yoonyi minta maaf, seharusnya dia memberikan informasi itu pada Bona. 


Tapi Bona langsung sinis, apakah mungkin Yoonyi akan melakukan itu, saat dia dan Chiwon sedang mengali informasi untuk menghancurkan proyek mereka. Yoonyi mengatakan kalo dia tidak menghancurkannya dia malah memperbaiki kesalahan. Yoonyi sudah mulai terpancing dengan apa yang Bona katakana, dan Bona mengatakan kalo semua mudah bagi Yoonyi, dia tidak perlu kerja keras dan bos-bos Yoonyi akan menghormatinya. Yoonyi bermulut manis, jadi mereka menuruti Yoonyi. Yoonyi tersenyum jadi semua orang baik. Semua kata-kata Bona itu membuat yoonyi sedih dan menangis. Bona setelah selesai mengatakan semua itu lalu pergi dari sana.

***
Untuk event itu yang dinilai HANYA di 9 PART 1 ya.. tapi komentar tanpa memikirkan event itu jauh lebih baik^^ terimakash yang sudah mau menulis sepatah dua patah kata ^^ semangat baca sinopsisnya dan tetap semangatt!

10 komentar

Updatannya jng lm2 y... trims...

So sweet.... Ditunggu lanjutannya

Berharap bgini terus ampe kelar.. Yg manis manis...

Omg...paling ngakak liat tuan gong salah paham....bona kok gitu...lbh milih karir dan mihak tuan jo...smoga bona kmbali k jln yg benar haha

Manis dan pada lucu2 tingkah chiyoon (chiwon-yoonyi, atau lebih bagus wonyi?) untuk membuat pasangannya terkesan. Gak nyangka chiwon rela melakukan ini itu supaya yoonyi terkesan. Mbak, koment juga dong di bagian akhir, pengen tau pendapat mbak juga tiap episodenya

Mgk bona punya alasan sendr ya, atw mgk dia iri gt, secara dr awal tatapannya beda gt ke yoonyi.. Cm firasat aja sih

Terima kasih ya, d tunggu kelanjutan nya..😊😊

Makin seru ja nich critany...