Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Jugglers Episode 11 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Intan Yuliana
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 10 PART 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 11 PART 2

Diawal ep 11 ini kaya adegan diakhir ep 10 kemarin, dimana Yoonyi melihat pertemuan antara Chiwon dan Dohee, dan setelah aku perhatiin Chiwon biasa aja waktu dipeluk sama Dohee tapi Yoonyi tetep aja sedihnya maksimal. Sedangkan Dohee sendiri kayanya seneng banget ketemu sama Chiwon, pandangannya tidak pernah lepas dari melihat Chiwon.


EPISODE 11
Apakah Masalalu Benar-Benar Tidak Punya Kekuatan?


6 jam sebelumnya….
Pagi itu, setelah perkelahian antara Chiwon dan Changsoo semalam. Para pegawai Chiwon+ Tuan Baek duduk bersama, mereka merasa kesakitan karena semalam juga mendapatkan pukulan dari Changsoo dan Chiwon. Saat itu Myungseok dan pegawai magang datang menanyakan kebenaran tentang Changsoo dan chiwon yang berkelahi semalam, semua orang tidak tau penyebab perkelahian semalam karena semua orang mabuk saat itu. Semua meributkan alasan Changsoo berani-berani memukul Chiwon, rata-rata menganggap karena Changsoo mabuk dan Tuan Gong merasa hal itu aneh, kenapa mereka berkelahi padahal kami sedang bersenang-senang, mereka kan tidak memperebutkan satu orang perempuan.


Saat itu tuan Gong melihat Yoonyi, dia langsung menanyakan apa Yoonyi tau penyebab perkelahian tadi malam. Tapi tentu saja Yoonyi menyangkal, semalam dia juga mabuk jadi tidak tau. 

Beberapa saat kemudian Changsoo datang, mereka langsung menghampiri untuk memarahinya, tapi melihat Changsoo yang sedikit mengerikan mereka urung dan hanya meminta Changsoo untuk berjuang (menghadapi masalah setelah perkelahian itu).

Chiwon sedang bercermin diruangannya melihat lebam diwajah saat Yoonyi datang, gadis itu mengkhawatirkan Chiwon dan datang membawakan the madu untuknya. Chiwon berterimakasih namun yoonyi malah tersenyum, ada luka diwajah Chiwon hal itu yang membuatnya sedih, tapi tetap saja hal itu keren, Chiwon terlihat seperti pemberontak hal itu terlihat seksi untuknya.

Chiwon malu tapi bahagia, dia menawarkan untuk yoonyi melihatnya bertinju kapan-kapan, namun yoonyi menolak karena Chiwon harus melepaskan kacamatanya, Yoonyi lebih menyukai dengan wajah cerdas seperti ini, dia lalu permisi, meninggalkan Chiwon yang kebingungan. Yang dikatakan Yoonyi barusan itu ejekan atau pujian, dia lalu melepaskan kacamata dan bercermin, dia menyimpulkan kalo hal itu ejekan.


Changsoo menemui Yoonyi dipantry, dia bertanya apa Yoonyi marah padanya, padahal semalam dia tidak minum banyak tapi kenapa dirinya merasa tidak sehat. Yoonyi yang sebal, melihat Changsoo saja sudah sebal apalagi ditambah kejadian semalam, dia berbalik memohon pada Changsoo untuk berhenti minum, itu masalahnya, Changsoo membiarkan emosinya mengendalikan dirinya kemudian menyalahkan alcohol, jika hal itu tidak terjadi maka Changsoo akan melarikan diri seperti pengecut. Menurut Yoonyi hal itu yang harus diperbaiki, lalu Yoonyi pergi. 


Chiwon sedang bercermin saat ada yang mengetuk pintu ruangannya, dengan terburu-buru dia memakai kacamatanya kembali (takut Yoonyi yang dating kali ya). Ternyata Changsoo yang datang, dia meminta maaf atas kejadian kemarin, “Aku tidak ingin menjadi pengecut dan menyalahkan alcohol. Aku akan menulis surat permintaan maaf kalo kau mau, dan aku juga bisa melakukan perjalanan bisnis.”

Chiwon : “Woo Chang Soo-shi. Kau harus mengundurkan diri. Kalo ini terjadi lagi, kau benar-benar harus mengundurkan diri.”

Changsoo cukup terkejut dengan keputusan Chiwon, dia mengerti dan pamit pergi.


Saat dia berbalik Chiwon mengatakan, “Dan juga, jangan mempermalukan Yoonyi di hadapanku lagi. Jangan membuat dia merasa malu karena sudah berkencan denganmu selama 5 tahun.”


Saat keluar dari ruangan Chiwon, Changsoo bergumam kalo chiwon bersikap keren. Lalu dia menghampiri Yoonyi yang ada dimejanya, “Aku minta maaf. Aku bukan pengecut, mengerti? Apa aku melakukannya dengan baik?”

Yoonyi tanpa menoleh memujinya, Changsoo tersenyum. Melihat Changsoo yang tidak juga pergi akhirnya dengan senyum yang dipaksakan meminta Changsoo untuk pergi. Saat itu Chiwon keluar dari ruangannya, dan Yoonyi berdiri dan langsung tersenyum manis. Melihat ada Changsoo, Chiwon hanya memegang bahunya (normaly, sikap yang bersahabat) dan mengatakan pada Yoonyi kalo dia akan menemui wakil presdir.


Didalam lift, pegawai Hwangbo sedang memuji bosnya itu yang keren, dia mendapatkan semua yang diinginkannya dari ‘si pemotong’ (julukan Tuan Jo), tapi dia bekerja sama dengan Chiwon. Mereka juga penasaran apa yang membuat Chiwon memutuskan untuk bekerja sama dengan mereka, pegawai yang lain mengira kalo Chiwon ingin menunjukkan prestasi yang baik, dia membongkar perbuatan Tuan Jo itu mungkin untuk alasan yang sama. Mereka juga membahas tentang gosip yang beredar kalo Chiwon akan jadi wakil presdir selanjutnya. Dan mereka merasa jika Tuan Jo sekarang sudah tamat.


Setelah mereka semua keluar, ternyata ada satu orang dibelakang mereka yang sedang membaca Koran, ternyata itu Tuan Jo yang tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka. Dia cukup terkejut dan menjadi linglung, apa lagi saat melihat tulisan ‘berita terkini! Jo si pemotong akhirnya dipotong! Potong, potong, potong…’ HAHAHAHAHAHHAHAHAHA tentu saja itu hanya imajinasi ya.


Dia berusaha menghilangkan tulisan itu saat chiwon akan masuk ke lift itu, dia merasa aneh dengan sikap Tuan jo. Tuan Jo yang kikuk malah membuat gerakan-gerakan yang semakin aneh. 

Tuan Jo : “Seberapa jauh kau berusaha naik (pangkat maksudnya)?”

Chiwon : “Ke kantornya wakil presdir. (ruangan)”

HAHAHAHAHHAHAHA Tuan Jo terkejut, Chiwon menjelaskan kalo mereka menyuruhnya datang. Baru saat Chiwon menekan lantai 20 Tuan Jo faham. Dia lalu melanjutkan tentang Hwangbo yang sekarang ada dipihak Chiwon dan pada saat ini, Chiwon bisa jadi wakil presdir, “Kalo kau berusaha menggerakkan tangga seperti itu, kau bisa terjatuh. Cuma perlu satu detik bagi seseorang untuk terjatuh.”

Chiwon : “Benar, seperti dirimu kan? Tapi, aku akan menjadikan kegagalanmu sebagai contoh dan mencari tau daripada terus naik, aku akan menjadi pemimpin yang seperti itu.”

Saat itu pintu lift terbuka, Chiwon menanyakan jika Tuan Jo akan ‘turun’ kan, jadi Chiwon akan menekankan tombolnya untuk Tuan Jo. Dengan sengaja dia menekan lantai dasar untuk Tuan jo. HAHAHAHAHAHA dan Tuan Jo seperti biasalah, mnggerutu sebal.


Chiwon datang saat Tuan Do sedang makan bubur, alih-alih menjawab pertanyaan Chiwon yang menanyakan alasannya makan bubur dia malah bertanya tentang wajah chiwon yang lebam, HAHAHHAHAHAHA dan Chiwon bertanya apa dia seksi dengan wajah lebamnya itu, Tuan Do sampai tertawa dan mengira Chiwon masih mabuk.

Tuan Do : “Aku dengar kau bekerja sama dengan bagian olahraga, kau bekerja sama dengan departemen lain, dank au pergi makan malam bersama tim. Kau bahkan bisa berkelahi sekarang. Kau sangat meningkat.”

Chiwon heran kenapa Tuan Do bisa tau semua itu, apa dia menguntitnya. Dengan suara keras Tuan Do mengatakan kalo dia Cuma tertarik pada Chiwon dan seharusnya Chiwon juga lebih perhatian padanya. 

Chiwon mengambil sendok dan ikut makan bubur dalam satu mangkok dengan Tuan Do, dia beralasan jika dirinya sakit karena mabuk semalam. Tuan Do memberitau jika putrinya datang hari ini, Chiwon sedikit terkejut. Dan Tuan Do mengajaknya minum teh bersama sore nanti. Chiwon tidak menjawabnya..


Tuan Jo bertemu dengan dua mata-matanya, dia mengeluh tentang dirinya yang gugup karena pemilihan wakil presdir yang baru tapi mata-matanya malah santai-santai. Tuan Jo menyuruh mereka membawakan foto Chiwon dan Yoonyi saat mereka dekat. Lucunya mata-mata itu benar-benar dirahasiakan, kita hanya diperlihatkan baying-bayang dan suara yang disamarkan (udah kaya mawar aja kan^^) 

Katanya mereka sibuk karena sekarang awal tahun dan harus mengerjakan pekerjaan mereka dulu, tentu Tuan Jo kesal, mereka harus mengutamakan prioritas. Tuan Jo yang kesal bahkan sampai menendang kaki mereka berdua yang hanya baying baying masalalu… *eh ngelantur.


Tuan Jo memperhatikan sesuatu dan bergumam jika orang itu bagus dalam bekerja dan bisa menyimpan rahasia, dia juga berambisi. Pokoknya sangat sempurna jika orang itu bekerja untuknya tapi sayangnya orang itu tidak mau berada dipihaknya. Tenyata yang diperhatikan adalah Bona. 


Jung Ae keluar kantor dengan terburu-buru untuk menemui Gunwoo yang sudah didepan menunggunya. Dengan melihat keseliling dia bertanya bagaimana Gunwoo bisa tau alamat kantornya. Gunwoo balik bertanya, kenapa, apa dia tidak boleh datang. Tentu Jung Ae menyangkal itu dan mengajak Gunwoo untuk bicara ditempat lain.


Mereka pergi ketempat makan, Jung ae menanyakan kemana perginya Gunwoo kemarin, dia tidak bisa tidur karena sangat khawatir apalagi Gunwoo tidak mengangkat telponnya, bahkan dia pergi kesemua warnet untuk mencarinya. Gunwoo mengatakan kalo dia pergi kerumah nenek, Jung Ae terkejut, dengan hati-hati dia bertanya kalo Gunwoo tidak membicarakan tentang ayahnya kan. 
Gunwoo : “Aku tidak punya ayah, ayahku sudah mati.”
Mendengar itu Jung Ae tidak bisa mengatakan apa-apa.


Saat itu Jung Ae mendapatkan banyak pesan dari Hwangbo yang menanyakan keberadaan Jung Ae (Tumben bgt ini.) Jung Ae membalas kalo dia akan segera datang.

Setelah ibunya selesai membalas pesannya, Gunwoo mengaku kalo dia kehabisan uang, dan Jung Ae dengan berat hati memberikan uang yang hanya tersisa itu saja didompetnya. Jung Ae khawatir jika Gunwoo bermain dengan anak-anak nakal, dan gunwoo menjawabnya dengan dingin, “Kenapa ibu peduli? Ibu tidak peduli dengan aku.” Jung Ae tentu tidak mengiyakannya, semua yang dia lakukan untuk Gunwoo.

Gunwoo : “Jangan membuat alasan. Ayah menghilang dan menyalahkan aku. Aku alasan ibu untuk menyamar jadi bibi Mi Ae. Baik ibu maupun ayah.. semuanya sama aja!” Gunwoo langsung pergi meninggalkan ibunya yang tentu sedih mendengar hal itu.


Tuan Gong mendekat kemeja Yoonyi dan bertanya apa Chiwon punya rencana makan siang atau tidak dan Yoonyi langsung menjawab tidak. Tuan Gong senang, mereka akan makan sup hangover bisakah chiwon ikut bersama mereka, dengan tersenyum Yoonyi menjawab akan menanyakan hal itu pada Chiwon, saat yoonyi akan masuk untung chiwonnya udah keluar duluan. 

Dia menyampaikan apa yang Tuan Gong katakan, tapi chiwon mengatakan kalo dia sudah ada janji. Melihat Tuan Gong yang diam-diam protes pada Yoonyi, Chiwon menjelaskan kalo dia mau bertemu dengan pemilik rumahnya untuk membicarakan sesuatu, dia mengklaim kalo dia sudah mengatakan itu pada Yoonyi, pasti Yoonyi lupa. Yoonyi langsung nggeh dan meminta maaf karena sudah lupa. 
Setelah Chiwon pergi Tuan Gong heran sendiri mengetahui Chiwon menyewa rumah.


Tidak lama Yoonyi mendapat pesan dari Chiwon yang memintanya untuk datang ketempat persembunyian Chiwon. Yoonyi sangat antusias sekaali.


Yoonyi datang ketoko komik, disana sudah ada Chiwon yang menunggunya. Yoonyi memuji jika tempat ini klasik dan anggun, cocok sekali dengan Chiwon. 


Yoonyi makan siang disana sementara Chiwon hanya membaca komik karena dia tadi udah makan bubur bersama tuan Do. Yoonyi lalu bertanya alasan Chiwon menyukai komik, menurut chiwon karena dunia mereka sangat menarik, Yoonyi lalu bertanya lagi, “Kalo begitu, bagaimana dengan duniamu?”

Chiwon : “Sekarang tambah menarik.. berkat seseorang.” Chiwon yang malu baru saja mengatakan hal seperti itu langsung menutupi wajahnya dengan komik yang sedang dia baca. *manis amat sih tingkahnya. Jadi pegen sayang ^^

Yoonyi tersenyum dan bertanya genre seperti apa yang Chiwon mau, setelah berfikir Chiwon mengatakan kalo dia ingin genre komedi romantic kantor *sesuai banget sama dramanya ya^^


Yoonyi menyetujui itu, lalu dia ingin Chiwon menggambarkannya sebuah karakter, Chiwon tidak mau karena tidak bisa namun setelah Yoonyi membujuknya dia mau juga. Dengan Yoonyi yang meminum Yogurt, Chiwon terus mengambarnya. Dan setelah selesaipun menurutku hasilnya tidak mengecewakan, tapi yoonyi merasa kalo itu tidak mirip dengannya. 


(Pasangan, Pengakuan dan mendapatkan berkah!)


Para pegawai dikantor Chiwon+Hwangbo lagi heboh didepan papan pengumuman, mereka sengaja pasang note misterius itu, Tuan Gong menyebutkan 3 petunjuknya yaitu : bibir, tulisan tangan dan nama julukan. Tuan Baek merasa aneh kenapa nama julukannya itu, dan mencocokkan kira-kira siapa yang berpotensi memiliki julukan itu. Mereka bertekad akan melacak siapa pemiliknya, bahkan sampai taruhan segala.


Saat itu Changsoo lewat dan kaget melihat note itu HAHAHAHAAHAHA kayaknya dia hafal deh sama tulisan Yoonyi makanya langsung diambil dan memakan kertas itu yang sontak membuat semua orang heboh. 

Chiwon melihat keributan disana dan bertanya apa yang sedang mereka lakukan, Tuan Gong mengatakan kalo Changsoo memakan kertas (demi Chiwon sama Yoonyi kalo ini mah^^) tapi Chiwon malah berkomentar apa tidak ada yang lain yang lebih baik untuk dimakan, memangnya Changsoo kambing. HAHAHAHHAHAAHA dan changsoo langsung terkejut gitu, sia-sia aja gitu pengorbanan nelen kertasnya.


Hwangbo sedang ada dicafe Kyungrye dan memesan 2 minuman paling manis. Kyungrye menghampiri jung ae bertanya kenapa mata Jung Ae sembab seperti itu, apa dia menangis. Kyungrye sudah kesal sendiri mengira ini perbuatan hwangbo namun jung ae mengatakan kalo tadi Gunwoo datang kesana. 

Hwangbo datang dengan membawa 2 minuman, dia memberikan satunya untuk Jung Ae karena Jung Ae harus meminum yang manis-manis kalo sedang sedih dan langsung mengajak Jung Ae pergi.


Saat mereka berjalan ada seorang ibu-ibu yang mengenali Jung ae sebagai ibunya Gunwoo terus manggil gitu, tentu saja jung Ae nggak mau ketauan jadinya langsung buru-buru pergi tanpa merespon, Hwangbo hanya melihatnya heran. Dia lalu mendekat, bertanya pada jung Ae, bukannya Gunwoo itu ‘si cakar T-rex’ dan Jung Ae beralasan kalo dirinya mirip dengan saudara kembarnya(?) terkadang orang asing salah mengira dia dan saudaranya. Jung Ae beralasan sedang sakit perut saat ditanya alasannya kabur.


Bona sedang makan siang dengan ayahnya, kayaknya ini ditempat ayahnya bekerja deh. Dan tidak sengaja Tuan Jo melihatnya, dia heran ketika melihat ayah bona, diakan orang yang dulu pernah datang kekantornya lha kenapa sekarang malah makan siang bareng *Mungkin fikirnya. 

Bona mendapat pesan dari Kyungrye yang memintanya datang ke café, karena dia ada pengumuman penting dan Bona berjanji akan datang seteah ini. Sementara Tuan Jo menghubungi bagian keamanan.


Bona datang ke café, saat melihat ada Yoonyi juga disana dia terlihat kurang suka. Kyungrye meminta maaf, Yoonyi yang memintanya. Kyungrye meminta mereka berdua berbaikan jadi dia meninggalkan mereka untuk berbicara berdua.


Yoonyi membuka pembicaraan, dia tau betapa Bona sudah bekerja keras pada perilisan produk baru, seharusnya dirinya memberitau lebih dulu jika ada kecacatan disana. Yoonyi meminta maaf akan hal itu, Bona mengatakan kalo sebenarnya dia sudah tau kalo Yoonyi salah satu mata-matanya Tuan Jo, dan tentang Yoonyi dan Chiwon yang berpacaran, dia pikir Yoonyi akan merasa tiidak nyaman kalo dia bilang mengetahui semua itu jadi dia pura-pura tidak tau. Tapi Yoonyi tidak pernah memikirkan tentang dirinya selama ini, karena Yoonyi hanya berfikir bagaimana caranya membantu Chiwon. Yoonyi tentu saja terkejut mengetahui Bona tau semua itu, dia juga menyangkal kalo dia berusaha membantu Chiwon karena dia hanya menjalankan pekerjaannya saja. Tapi menurut Bona mereka sudah menuju jalan yang berbeda dan mulai sekarang dia akan memikirkan tentang dirinya sendiri, seperti yoonyi. Bona lalu pergi meninggalkan yoonyi.


Sedang sedih karena sikap Bona padanya eh ditambah lagi melihat pertemuan antara Chiwon dan mantan istrinya. *cup cup cup..


Yoonyi menatap ruangan Chiwon dengan sedih, dia juga teringat tentang kata-kata jung ae yang mengatakan bagaimanapun mereka adalah keluarga. 


*Yoonyi sedih tapi kok masih keliatan cantik.


Sementara Chiwon sedang disebuah café, mereka membahas tentang Tuan Do yang akan cuti untuk berjalan-jalan dengan dohee karena selama ini Chiwon tidak mau bermain dengannya. Tuan Do akan pergi duluan dan meminta mereka untuk bicara berdua.


Chiwon melihat Dohee terus memutar cangkirnya, dan meminta Dohee untuk mengatakan apa yang ingin dia katakan. 

Dohee : “Oppa, aku.. memerlukanmu. Tetaplah bersamaku, jadilah keluargaku lagi.”
Dan Chiwon hanya menatap Dohee saja.


Yoonyi masuk kedalam ruangan chiwon untuk menyiram kaktus dsb, dia sangat sedih apalagi saat melihat cangkir pemberiannya. Saat mendapat pesan dari Chiwon dia seneng banget, eh tapi ternyata malah Chiwon meminta Yoonyi untuk membatalkan semua janjinya hari ini, Yoonyi ingin membalas menanyai alasan Chiwon dan kapan chiwon akan kembali, tapi dia urung dan hanya mengiyakannya sajja.


Bona sedang dimejanya dan terlihat panic saat melihat ponselnya, dia langsung berlari keluar dan diruanganya Tuan Jo tersenyum memperhatikan itu.

Ternyata ayah Bona dilarang masuk kegedung itu lagi dan Bona melihat ayahnya diperlakukan seperti itu panic. Bag. Keamanan hanya mengatakan kalo atasan mereka melarang orang itu datang lagi karena ada dokumen rahasia yang hilang. Mereka terus berdebat mengenai hal itu.


Merasa waktunya sudah tepat, akhirnya Tuan Jo keluar. Datang menyelamatkan Bona bak pahlawan dan Bona terkesima akan hal itu. *halahhh ini orang.


Tuan Jo diruangannya membanggakan dirinya sendiri, untung saja saat itu dia lewat dan bla bla bla.. tapi ujung-ujungnya minta Bona buat berada dipihaknya juga. Dan kayaknya Bona mulai memikirkan hal itu. 


Diruangan Chiwon Yoonyi masih melihat kaktus-kaktusnya saat Nona Min datang, dia bertanya kapan Chiwon kembali karena dia harus mengirimkan berkas ini. Yoonyi mau menolaknya tapi dia malah mendapat ide, dia beralasan kalo itu memang penting dia akan menelpon Chiwon HAHAHAHAHA modus ya. 


Akhirnya Yoonyi menghubungi Chiwon dengan harap-harap cemas. Saat sudah diangkat dia mengatakan tujuannya menelpon dan chiwon mengatakan akan memeriksanya nanti saat sudah dikantor. Yoonyi dengan hati-hati bertanya kapan chiwon akan kembali. Chiwon belum tau pastinya dan dia sedang menyetir sekarang. Yoonyi mengerti dan akan menutup telponnya namun chiwon bertanya apa yang sedang dilakukan Yoonyi, mendengar pertanyaan seperti itu yoonyi senang sekali dan menjelaskan panjang lebar tentang apa yang sdang ia kerjakan. Chiwon meminta yoonyi untuk jangan bekerja terlalu keras dan memintanya cepat pulang.


Belum juga selesai kalimatnya, sangking nggak fokusnya lagi ngobrol sama kesayangan sampai nggak sadar kalo mobil didepannya udah berhenti, untung Dohee disampingnya memperingatkan dengan panic dan Chiwon langsung mengerem mobilnya. Yoonyi sedih sekali mendengar Dohee memanggil Chiwon oppa, dia bertanya Chiwon sedang bersama siapa. Tapi Chiwon yang masih terkejut langsung meminta maaf, dia sedang menyetir nanti pasti akan menghubungi Yoonyi lagi dan menutup telponnya. 


Dohee disamping Chiwon bertanya dari siapa itu. Sementara yoonyi benar-benar kesal dan tidak menyangka Dohee memanggil chiwon oppa. 


Yoonyi yang sebal langsung ke pantry mengambil air putih, bahkan saat Changsoo mendekat saja dia langsung mengusirnya menjauh.

***
PENTING!!!
Jadi sesuai janjiku, aku bakal umumin pemenang event kemarin di part ini. Ini menurut penilaianku aja sih, jadi maaf untuk yang kurang berkenan. Yang belum beruntung jangan kecewa ya^^

2 TERBAIK :
- Nafis Fairuz
- Nurmalita Sari
karena menurutku komentar mereka lebih detail dari pada yang lainnya, dan mengulik lebih dalam.

3 TERBAIK :
- Luki Hijau
- Citra Juwita
- Nuniek Widiayani

SELAMAT YA^^ dan terimakasih buat yang udah ikutan dan selalu komen, terimakasih masukan-masukanya. Untuk event ini bisa hubungi aku via way a bagi pemenang. Di 9 part 1 dulu aku pernah nulis contactku…

Dan untuk part ini, ep ini aku lg badmood sebenernya, kwalitas ceritanya juga nurun gitu, rating juga tapi kayanya ep 12 bakal bagus lagi deh. Ditunggu aja ya… aku no comment aja walaupun sebenernya mau koment^^

Oh iya aku nulis drama baru Wise Prison Life, drama lama sih tapi aku baru nulis tapi masih ongoing kok.nyesel sebenernya langsung nulis dari ep 11, tapi nggak papa dari pada tidak sama sekali. DAN DRAMA ITU REKOMENDASI BANGET, rating ngalahin drama-drama yang lainlah pokoknya, pernah nonton reply 1988, nah itu dibuat sama produser yang sama. WAJIB TONTON… genre black comedy yang keren banget… sebagai penutup Gomawo ya…

7 komentar

Yang ditunggu akhirnya datang....langsung scrol liat bawah haha....dan...nama ane muncul....makasih...😂😂😂..
Nah...lanjut...ni episod konfliknya bnyak bnget...yonyi yg galau...bona yg dtawari tuan jo..ama gunwoo yg marah ke jung ae...tp yg paling lucu ya pengorbanan cangsoo buat mkan kertas...haha...

Hbis ini rada2 gmn gtu ya crtanya... akan muncul masalah2 baru deh. Maap,, lo bkin spoiler2 baru^;^
Mkasih bak intan.....

Semangat nulis recapnya ya...,suka sama cara penulisannya..
Masih penasaran sama liku-liku perjalanan kisah cinta chiwon sama yoonyi...

Waaak.. kaget juga ada nama saya hihihi.. makasih mbak, semangat terus nulis sinopsisnya ya, selalu sy tungguin. hwaiting!
Sebenarnya kadang2 sy nonton dramanya, tapi kadang gak ngerti, akhirnya kabur kemari minta penjelasan hehe..

Yon yi lagi patah hati habis chiwon sama mantan istri. Chang so dikatain kambing yang lagi makan kertas mbeeekkkk alih2 nolongin malah dikatain kambing kasiiihhhan amat

Wee ada namaku tuh... Keren ahh unie yg satu ini, semangat terus ya

Terimakasih buat sinopsisnya 😊