Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Jugglers Episode 12 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Cyntia
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 11 PART 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 12 PART 2

Yoon Yi bertanya bubur apa yang Tuan Do sukai. Ia bilang bisa memasak semua jenis bubur yang enak untuknya. Tiba-tiba Chi Won melemparkan dua buah boneka ke tanah.


Chi Won berpura-pura, “Kenapa ini ada di tanah? Ini gantungan kunci.Sepertinya masih baru.” Yoon Yi tersenyum. “Apa kau mau satu?” tanya Chi Won. Yoon Yi tersenyum dan bertanya di drama apa orang memberikan hadiah yang ditemukan di jalan pada pacarnya.


Chi Won: “Bukan drama. Dari forum online.”
Yoon Yi: “Jangan bergabung dengan orang bodoh. Tapi kenapa tiba-tiba memberikan gantungan kunci?”
Chi Won: “Yah, kita tidak bisa memakai cincin pasangan. Dan rasanya bagus jika kita memiliki benda yang sama, seperti gantungan kunci ini misalnya.”


Yoon Yi merasa Chi Won sangat romantis. Dan cincin pasangan tidak penting baginya, karena sekarang dia punya rakun yang lebih imut. Yoon Yi lalu meminjam ponsel Chi Won untuk berfoto dan meminta foto itu nanti dikirimkan padanya.


Di foto pertama, Chi Won tidak tersenyum. Jadi mereka mengulanginya lagi beberapa kali.


Sepanjang perjalanan pulang, mereka terus bermain dengan gantungan kunci rakun-nya. Mereka sampai di rumah.


Do Hee: “Oppa..”
Chi Won: “Do Hee?”


Senyum Yoon Yi seketika menghilang. Do Hee melihat mereka saling bergandengan tangan, jadi senyumnya juga ikut menghilang. Chi Won bertanya apa yang Do Hee lakukan disana. “Pemilik rumahmu membukakan pintu untukku,” jawab Do Hee.


Do Hee lalu mengembalikan syal Chi Won yang tertinggal di rumah sakit. Chi Won menerima syalnya dan Yoon Yi semakin mempererat genggaman tangannya. Doo bertanya,“Apa dia pacarmu yang kau ceritakan itu?” Ia lalu memperkenalkan dirinya.


Chi Won meminta Yoon Yi masuk duluan karena dia akan bicara dulu dengan Do Hee. Chi Won melepaskan genggaman tangannya. Yoon Yi kecewa.


Chi Won mengajak Do Hee keluar. Tapi Yoon Yi meraih tangan Chi Won lagi. “Tidak. Kau bilang kau akan melakukan apapun yang kuminta hari ini. Tinggallah bersamaku. Aku tidak mau melepaskanmu,” kata Yoon Yi. (Aku suka banget scene ini, Yoon Yi keren)


Sayangnya, Do Hee juga ingan mampir dan minum teh. Yoon Yi setuju dan mengajaknya masuk.


Di dalam rumah, Chi Won merasa canggung karena ada dua wanita di depannya yang saling merebutkan dirinya. Do Hee bilang rumah itu berantakan, tapi dalamnya bersih.


Yoon Yi: “Itu semua berkat tuan rewel yang membersihkan semuanya.”
Do Hee: “Itu benar. Oppa-lah yang selalu bersih-bersih.”
Yoon Yi: “Kursi istimewa kita rusak, nanti kau akan membetulkannya kan?”
Do Hee: “Ohya, tangga besi yang ada di belakang sana, tadinya di dalam, apa kau ingat?’


Chi Won bingung sendiri. Yoon Yi llau bertanya kenapa Do Hee yang sibuk itu sampai datang sendiri mengantarkan syal Chi Won. “Jaggi, biasanya menjadi sensitif, kalau dia kehilangan sesuatu,” kata Do Hee. Panggilan itu membuat Yoon Yi semakin kesal.


Tanpa sadar, Yoon Yi langsung meminum teh yang masih panas. Chi Won langsung membantunya dan memberikan air putih. Do Hee tidak suka melihat perhatian Chi Won pada Yoon Yi.


Chi Won menerima telepon dari Tuan Do yang menanyakan keberadaan Do Hee. “Ya dia ada disini,” jawab Chi Won.


Tuan Do mengatakan bahwa ia pelru wali untuk melakukan pemeriksaan. Salah satu dari Do Hee dan Chi Won bisa melakukan itu untuknya.


Yoon Yi: “Apa dia mencarimu? Pergilah.”
Chi Won: “Apa kau baik-baik saja?”
Yoon Yi: “Tentu saja. Kau pergi untuk menemui Wakil Presdir. Kau harus cepat.”


Yoon Yi kemudian merapikan sweater Chi Won. Do Hee semakin tidak suka.


Do Hee berterima kasih atas tehnya dan Chi Won berkata bahwa dia akan segera kembali. Yoon Yi mengantar kepergian Chi Won dengan tersenyum manis.


Yoon Yi lesu dan menyesali keputusannya, “Harusnya aku tidak menyuruh mereka pergi berdua.”


Senyumnya terlihat lagi saat Chi Won kembali dan memberikan kunci kamarnya dan menyuruh Yoon Yi menunggunya sambil membaca komik.


Do Hee: “Dia imut sekali. Dia bersikap seolah dia baik-baik saja.”
Chi Won: “Dia jujur. Itu sebabnya aku menyukainya.”


Ibu terlihat gelisah. Tae Yi bertanya apa ibu marah karena iri pada keponakannya yang menikah dengan orang kaya. Tapi ibu tidak mempedulikannya.
Flashback..


Ibu yang sedang mengomel sendiri melihat Do Hee di depan rumah Yoon Yi. Ia lalu mengajak Doo Hee masuk.


Do Hee menatap pohon ginko yang ada disana. Ibu lalu minta maaf karena tidak bisa membawa Do Hee masuk ke dalam rumah, karena dia sendiri akan pergi. Tapi ibu memperbolehkannya menunggu di teras.


Do Hee: “Apa bibi sudah lama tinggal disini?”
Ibu: “Anakku yang tinggal disini.”
Do Hee: “Anakmu ya.”
Ibu: “Aku dengar penyewa rumah kami dulu tinggal disini.”
Do Hee: “Bagaimana kau tahu?”


Ibu bilang Chi Won sendiri yang memberitahunya. Ibu terkejut saat Do Hee bercerita kalau ia merasa aneh kenapa Chi Won bisa kembali ke tempat dimana pamannya. Ibu berkata bahwa dia mendengar pernah terjadi kebakaran disana, tapi tidak menyangka jika itu Chi Won.


“Malang sekali,” gumam ibu. “Kenapa banyak sekali kisah tentang dirinya? Meski begitu, dia bekerja di perusahaan besar. Dia pasti sudah bekerja keras.”


Yoon Yi masuk ke kamar Chi Won dengan sangat bahagia. Ia memandang sekeliling dan juga mencoba sandal yang pernah ia belikan untuk Chi Won.


Ia juga berguling-guling di kasur Chi Won.


Yoon Yi membuka kulkas Chi Won dan heran karena hanya ada air mineral di dalamnya. Dia berencana untuk membuat sesuatu yang enak untuk Chi Won. Apa bisa? Hehe..


Yoon Yi membuka buku catatan kata-kata bijak Chi Won dengan kagum.


Yoon Yi lalu memilih sebuah komik. Sayangnya, sebuah foto terjatuh dari sana. Yoon Yi membalik foto itu, dan menemukan tulisan ‘Pamanku, paman kaya, aku dan Do Hee’. Do Hee sedih. Dia menyimpan kembali komiknya. Moodnya rusak seketika. Ia melepaskan sandal Chi Won dan pergi dari sana.


Chi Won masih berada di ruang rawat Tuan Do. Tuan Do bilang ia tidak menyangka Do Hee akan datang ke sana. “Kau masih belum mengenal anakmu sendiri?” tanya Chi Won. Do Hee lalu berkata bahwa rumahnya masih terlihat sama dan pohon ginkonya pun masih ada.


“Jadi apa kau pindah karena wanita itu?” tanya Do Hee dan Chi Won tidak menjawab. Ia menerima telepon, lalu keluar.


“Ya. Baik, aku mengerti. Baiklah, sampai jumpa disana,” kata Chi Won.


Ternyata yang meminta bertemu dengan Chi Won adalah ibu. Ibu heran kenapa Chi Won selalu datang jika dia memanggilnya.. Chi Won bilang itu karena ia menghormati ibu yang lebih tua darinya. Ibu bercerita kalau ia sudah mendengar dari mantan istri Chi Won tentang pamannya yang meninggal karena kebakaran di rumahnya.


Chi Won mendesah. Ibu berkata bahwa dia selalu berharap anaknya hidup dengan bahagia. Dia ingin Yoon Yi tidak hidup susah seperti dirinya.


Ibu: “Aku tahu kau terluka.Tapi aku tidak mau, Yoon Yi berbagi luka itu denganmu. Aku tidak tahan melihatnya.”
Chi Won: “Aku mengerti maksudmu.”
Ibu: “Terima kasih.”


Chi Won sedih mendengar permintaan ibu. Ia bahkan masih tetap di cafe, walaupun ibu sudah pulang. Semoga ini tidak membuatnya menjauhi Yoon Yi.


Di rumah, Yoon Yi menatap foto-fotonya bersama Chi Won dan Si Rakun. Ia senyum-senyum sendiri.


Tapi kemudian dia sedih lagi, saat mengingat Do Hee yang tahu banyak hal tentang Chi Won. Ia menghela napasnya.


Chi Won menatap pintu gerbang rumah Yoon Yi.


Yoon Yi medengar suara pintu gerbang dibuka. Dengan sigap, ia mengambil jaketnya kemudian mengintip dan berjalan mengendap-endap, karena ibu dan Tae Yi sedang tidur disana.


Yoon Yi membuka pintu rumah, namun tidak menemukan siapa-siapa di luar. Ia kecewa lagi.


Pasti ada beberapa yang kehilangan komentar-komentar lucu Kak Intan Yuliana di sinopsis Jugglers ini, hehe.. Maaf ya kalau tulisanku ngga semenarik yang dibuat Kak Intan. Aku akan berusaha! Hehe.. 

6 komentar

Yaa knp jd turun naik gini ceritanya... semoga yoonyi sm ttp bersatu sama chiwon oppa.. hehee semangat terus yaa buat admin nerusin sinop jugglers nya.. 😉

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Pantes ud beda gtu tulisannya,, biasanya penggambaran crtanya detil, skrg kok brasa pendek n sngkat gtu.
Btw,,ini kok bs gantian nulis sinopsisnya?? Ap emg proyek bersma??
Bak cintya, slam kenal.

semangatt nulis jugglersnya teh 😁

Wah...tongkat estafet sudah anda terima mbak cintya...semangat nulisnya...lanjutkan sampai finish..👍

Duh eomoni .. dimana2 pacaran berbagi suka tmsuk duka hati.. ciyehh.. kalo berbagi makanan namanya piknik.. 😂😂😂