Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Jugglers Episode 9 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Intan Yuliana
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 9 PART 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Jugglers Episode 10 PART 1

Yoonyi membuka lokernya dengan lesu, benar-benar tidak bersemangat, dia melihat dirinya dicermin dan mengatakan, “Dia pernah menikahi seseorang seperti putri wakil presdir. Bagaimana bisa aku.. mungkin dia bertindak karena dorongan sesaat. “


Jung Ae saat itu juga masuk ke tempat loker, dia sudah harus pulang untuk membuatkan Gunwoo makan malam. Yoonyi dengan hati-hati bertanya pada Jung Ae, “Unni, pernahkan kamu mencium seseorang karena dorongan sesaat?”

Jung Ae : “Dorongan sesaat? Tidak, tapi aku pernah tidur dengan seseorang karena dorongan sesaat. Begitulah Gunwoo lahir. Kamu mengetahuinya.”

Yoonyi membenarkan itu, dengan lebih hati-hati lagi dia bertanya, apa Jung Ae menyesalinya. Tidak, kata Jung Ae, orang yang bisa bertindak karena dorongan sesaat juga punya perasaan terhadap seseorang itu. Yoonyi merenungi hal itu.


Dia bertanya lagi pada Jung Ae, bagaimana rasanya menikah, bisakah dua orang tidak saling melupakan walaupun sudah berpisah. Dengan tidak menoleh ke Yoonyi dan wajah yang terhalang pintu loker, Jung Ae mengatakan bagaimanapun mereka pernah menjadi keluarga dan keluarga bukanlah sesuatu yang bisa dilupakan walau kita berusaha melupakan. Jung Ae terlihat sedih saat mengatakannya.

*dari kemaren-kemaren belum sreg sama Hwangbo X Jung Ae, tapi sekarang sok atuh silahkan. Lagian suami Jung Ae juga nggak tau kemana kan.


Dijendela bus yang terkena tampias hujan, Yoonyi kembali menuliskan prinsip hidupnya LOL. Dia terlihat sedih dan mengingatkan dirinya sendiri untuk jangan melupakan hal itu.


tiba-tiba Chiwon berdiri disamping tempat duduk Yoonyi, mengatakan, “sudah cukup.” Dan meminta seorang perempuan yang duduk disamping Yoonyi untuk pindah, yoonyi sebenarnya tidak mau tapi perempuan itu mau dan langsung pindah. Setelah duduk Chiwon menanyakan kenapa Yoonyi melakukannya, emailnya, kenapa Yoonyi membacanya. Yoonyi langsung inta maaf karena dia sudah salah klik, dia akan lebih hati-hati lagi. Chiwon tidak mempermasalahkannya lalu membuka berkas kantor kayaknya.

Yoonyi dengan pandangan menerawang mengatakan pasti mereka dekat, mereka juga berbicara ditelpon. Chiwon langsung menyela, “Tidak ada alasan untuk tidak. Kami tidak berpisah karena saling membenci.”

Dengan penasaran Yoonyi menanyakan alasannya, Chiwon menatapnya, Yoonyi jadi sadar, dia tidak boleh menanyakan masalah pribadi, dia mengerti dan meminta maaf, tapi Chiwon malah menjelaskan alasan perpisahannya, Dohee terlalu baik untuknya, dia tidak bisa memberi Dohee apa-apa, tapi Dohee memberinya terlalu banyak, jadi Chiwon merasa tidak enak. Yoonyi menganalisis hal itu, ‘Chiwon merasa bersalah’ dan Chiwon mengatakan, “Rasa peduli atau cinta kita kepada orang lain tidak mungkin sama besar untuk kedua pihak. Salah satunya lebih dan yang lain kurang. Orang yang lebih peduli mulai sakit hati dan orang yang kurang peduli merasa tidak enak. Yang lebih peduli akan lelah dan yang kurang peduli akan merasa bersalah. Lalu pada akhirnya mereka berpisah.”

Yoonyi bergumam tentang ‘orang yang lebih peduli’ lalu menyandarkan dirinya dikaca jendela, menatap prinsip yang dia tuliskan tadi. 


Mereka pulang dengan sama-sama diam, sampai didepan gerbang depan, Chiwon menawarkan Yoonyi untuk makan ramyeon bareng dan Yoonyi salah faham gitu, maklum dikorea kalo ada cowok yang ngajak makan ramyeon itu memiliki maksud tertentu. Dia langsung menolak, dia tidak makan ramyeon dirumah seorang cowok, dia bukan perempuan seimpulsif itu, Chiwon hanya menatapnya heran.


Ternyata Chiwon mengajak Yoonyi kerebuah tempat makan yang baru buka, katanya didana makanannya enak. Yoonyi jadi malu gitu. Yoonyi meesan ramyeon yang pedas, menurutnya untuk melawan flu mereka perlu makan makanan yang pedas, Yoonyi juga mengatakan kalo belakangan ini dia stress karena seseorang (HAHAHAHAHA siapa ini, Changsoo or Chiwon), sedangkan Chiwon sendiri memesan yang tidak pedas. 

Mereka mulai makan ramyeon masing-masing, dan milik Yoonyi benar-benar sangat pedas sampai minum gitu, Chiwon melihat hal itu, dia bertanya apa  Yoonyi selalu bertindak secara impulsif, kemudian menyesalinya, Yoonyi terkejut mendapat pertanyaan seperti itu dan Chiwon langsung menukar ramyeon miliknya dengan milik Yoonyi. Dia meminta Yoonyi untuk memakan ramyeonnya, dan sedikit menyindir jika dirinya tidak memutuskan secara impulsive seperti seseorang. Sumpah yoonyi jadi bengong gitu, sementara Chiwon mulai makan ramyeonnya dengan menahan pedas.


Di akhir pecan Jung Ae benar-benar datang kerumah Hwangbo untuk membahas tentang olahraga elektronik, Hwangbo yang biasanya terlihat modis dan selalu bertingkah main-main kini berubah dengan dia yang bergaya santai jika dirumah dan terlihat serius dengan materi-materi yang akan dia gunakan, Jung Ae saja sampai tertawa melihatnya, membuat Hwangbo menanyakan alasan Jung Ae tertawa, Jung Ae langsung mengatakannya, dan jika Hwangbo menunjukkannya dikantor pasti departemen mereka akan membantu apapun yang ingin Hwangbo kerjakan. Hwangbo tidak terlalu memikirkan itu, dia tidak butuh banyak orang, cukup orangnya saja. Seseorang yang percaya padanya, bukan hartanya. Orang yang tidak berkhianat, itu orang yang dia butuhkan, seperti Jung Ae. Mendengar hal itu Jung Ae sedikit tersentuh atau malah merasa bersalah?


Hwangbo yang kelelahan sampai tertidur dan saat terbangun dia memanggil Jung Ae namun tidak ada sahutan, pasti Jung Ae sudah pulang, fikirnya. Hwangbo kelaparan dan mencari makanan dimeja makan, namun yang dia dapati pesan dari Jung Ae yang mengatakan dia sudah menyelesaikan dokumennya karena Hwangbo sudah tidur dan dia juga sudah membuat masakan sederhana dari bahan-bahan yang ada dikulkas Hwangbo.


Hwangbo pergi kedapur untuk mengeceknya, ya ternyata benar Jung Ae memang sudah memasak untuknya. Hwangbo lalu kemeja makan, saat dia bersiap untuk makan dia melihat bonekanya dengan terkejut.


FLASHBACK
Hwangbo ada disofa sedang melihat materi olahraga elektronik sedangkan Jung AE ada dimeja makan sedang membuatkan minuman untuk mereka, Jung melihat boneka diatas meja dan tertarik jadi dia menanyakannya pada Hwangbo, lalu Hwangbo bercerita kalo boneka itu dari mendiang ibunya, karena dulu dia susah makan jadi ibunya membuatkan boneka itu sebagai pengalih perhatian. Jung Ae meminta izin untuk memegangnya, dia tersentuh mendengar cerita Hwangbo. Saat itu dia melihat aju boneka itu sudah ada yang sobek. –Flashback end.


Hwangbo makan dengan lahap dengan ditemani boneka itu.


Jung Ae sedang berada dijalan, saat itu ada sebuah pesan video dari Hwangbo yang berisi Video boneka tangan itu yang sedang mengucapkan terimakasih dan meminta lain kali dibuatkan makanan lagi. Jung Ae tertawa melihat boneka itu.


Ibu datang kerumah Yoonyi bersama Taeyi dengan serta merta membawa barang-barang Taeyi, tentu hal itu membuat Yoonyi terkejut dan ibu mengatakan kalo mulai sekarang Taeyi akan tinggal disana, Tentu Yoonyi tidak terima tapi ibu malah marah-marah karena Yoonyi yang memblokir ppanggilannya dan mengagalkan kencan buta, ibu akan sangat marah jika tau penyebabnya penyewa rumah, dan Yoonyi langsung menyangkalnya, beralasan kalo saat itu dia ada urusan mendadak. Ibu langsung meyuruh Taeyi untuk memanggil penyewa rumah.


Dilantai 2, Taeyi langsung mengedor pintu rumah Chiwon dan saat Chiwon keluar dia langsung member peringatan, meminta Chiwon untuk mengungsi karena ibu mereka datang, Chiwon heran kenapa Taeyi meberitaunya tentang ini dan Taeyi sekali lagi mengatakan kalo dia ada dipihak Chiwon dan tidak lupa dia menyerahkan resumenya *lah modus banget ini adek ipar.


Saat taeyi akan turun, ibu sudah naik bersama dengan Yoonyi yang berusaha menahannya.

Didepan Chiwon ibu langsung memintanya untuk pindah, dia berusaha untuk tidak marah-marah dan menahan emosinya. Ibu beralasan kalo Taeyi harus mencari pekerjaan diseoul dan dia juga berencana untuk menutup tokonya dan pindah kesana, jadi ibu meminta Chiwon untuk meninggalkan tempatnya. Yoonyi diam-diam sebal sendiri pada Taeyi. Sedangkan ibu berjanji akan mengembalikan uang jaminan Chiwon secepatnya. 

Chiwon dengan tegas menolaknya, membuat mereka terkejut. Chiwon membuat alasan sedemikian rupa, sisa waktunya adalah 1 tahun 9bulan, jadi pemilik rumah harus membayar ganti rugi dengan semstinya. Biaya pindahan, perantara real estat, semua biaya tidak terduga yang bisa muncul, biaya renovasi tempat ini dll, dia meminta semua itu. Taeyi sangat senang karena Chiwon sangat cerdas dan ibu langsung pusing mendengarnya. Chiwon langsung member kode pada Taeyi agar mengurus ibunya.


Setelah tinggal berdua, Yoonyi menanyakan kenapa Chiwon berubah fikiran padahal sebelumnya dia mengatakan sendiri kalo dia akan pergi karena dirinya membuat Chiwon merasa tidak nyaman. Chiwon mengatakan kalo sekarang dia sudah tidak peduli dengan nyaman atau tidaknya. 


Bona dan Kyungrye sedang berada dirumah baru Jung Ae, mereka sedang makan masakan Jung Ae, disana juga ada Gunwoo. Mereka senang karena semenjak Jung Ae pindah kesana mereka sering berpesta saat jam makan. Jung Ae sebelumnya sudah mengatakan kalo dia sudah menyisihkan untuk Yoonyi, jadi saat telpon berbunyi dia kira itu dari Yoonyi ternyata malah dari pihak asuransi jiwa Taeyang. 


Jung Ae bertemu dengan Choi Kang Woo yang bekerja di Taeyang, Kangwoo memberitau suami Jung Ae, Park Joon Pyo, dia pergi mendaki dan menghilang dan membuka beberapa polis asuransi jiwa selama enam bulan sebelum menghilang dan ahli warisnya selalu Jung Ae, jadi Tim mereka akan segera mengadakan investigasi dengan mengintrogasi Jung Ae mengenai keadaan sepputar menghilangnya dia dan jika mereka mencurigai penipuan, hal itu bisa diserahkan ke agensi investigasi. Hal itu membuat Jung Ae terkejut dan ketakutan, saat itu Yoonyi datang menanyakan ada masalah apa.


Mereka akhirnya berkumpul dimeja makan, minus Gunwoo. Sebelum menceritakan semuanya Jung Ae meminum sojunya dulu.


FLASHBACK
Jung Ae dan suaminya sedang ditempat makan, Jung Ae benar-benar tidak paham dengan apa yang suaminya katakan dan hal itu membuat suaminya kesal karena harus mengulanginya beberapa kali. Dia ingin pergi dari Negara ini, karena sudah muak dengan semua ini, Jung Ae juga tau dia memiliki keluarga lain di Seoul selama beberapa tahun. 

Tapi Jung Ae tidak peduli itu, dia tidak mau suaminya melakukan semua ini. Dia juga sebenarnya tidak mau melakukan ini demi putranya, tapi memiliki dua keluarga terlalu melelahkan dan hal ini juga tidak benar untuk jung Ae. Dia melakukan yang terbaik sebagai ayah, jika istrinya yang lain dan dia diam-diam meninggalkan Negara ini, dan Jung Ae melaporkannya menghilang dan jika hal itu berlangsung selama 5 tahun, saat Gunwoo harus kuliah, semua uang asuansi ini untuk Jung Ae dan Gunwoo, tapi dia akan mengambil uang tunai yang mereka miliki sekarang untuk hidup disana. 

Jung Ae tetap menahan suaminya, dia akan bersikap lebih baik lagi. Hal itu malah membuat suaminya makin kesal. Jung Ae terus memohon dan menangis tapi suaminya tetap saja memilih pergi. Jung Ae menyobek kertas asuransi itu, dia tidak mau semua ini, yang dia mau suaminya tetap tinggal untuk dirinya dan gunwoo.


Jung Ae malamnya pulang sendiri, melewati pinggir jalan yang disana ada foto keluarganya, dengan sedih, marah dan terluka, dia memukul-mukul foto itu. –Flashback end


Kyungrye kesal sekali mendengar hal itu, Yoonyi masih selalu disamping Jung Ae untuk menenangkannya. Tidak disangka Gunwoo mendengarkan semua itu, dengan kesal dia kemeja belajarnya mengambil foto keluarga dan membuangnya ditong sampah, lalu pergi tidur.


Tuan Jo dimejanya membaca email dari mata-mata kedua, yang melaporkan kalo target sedang mencari tau soal komponen cacat. Tentu saja dia kesal bukan kepalang, ada seseorang yang ingin menghancurkan rencana besarnya,


Tuan Jo langsung to the poin memanggil Chiwon keruangannya, dia mengatakan apa yang dia ketahui itu. Suasananya benar-benar tegang, Tuan jo yang tidak mau dicampuri oleh Chiwon dan Chiwon yang keukeuh akan mengagalkan itu jika benar adanya cacat. 


Bahkan karena sangat emosi Tuan Jo hampir saja memukul Chiwon, kalo saja dia tidak sadar mereka sedang berada dikantor. Dia mendinginkan kepalanya dan mulai mempengaruhi Chiwon, jangan melakukan hal itu, mereka kan keluarga. Chiwon tersenyum dan memanggil Tuan Jo dengan panggilan kakak, Tuan Jo sudah senang saja, balik memanggil Chiwon adik. Dan Chiwon meminta Tuan Jo melakukan hal ini, karena membuatnya jijik, lalu melepaskan tangan Tuan Jo yang ada dipundaknya dan pergi. HAHAHAHAHAHAHA dan tuan Jo masih diposisinya semula dengan kedua tangan yang belum dia turunkan. Setelah sadar dia kesal sekali, jika rencananya gagal, dia akan menghancurkan Chiwon dan yoonyi dalam sekali hantam.


Chiwon kembali kedepartemennya, dan semua pegawainya sudah menunggunya. Tuan Gong tidak pernah menyangka jika tiba-tiba Chiwon begini, dia sangat terharu. Chiwon malah kebingungan dengan sikap mereka. Nona Min lalu mengatakan kalo dia tidak pernah menerima hadiah seperti ini dari bosnya. Tuan Park juga menyambung kalo tahun ini berakhir dengan hangat, hanya Changsoo yang masih tetap dimejanya melihat dengan tidak suka. Pegawai Chiwon mengucapkan terimakasih banyak pada Chiwon lalu memeluknya bersama-sama LOL. 


Chiwon yang kebingungan hanya menatap kearah Yoonyi yang sedang berdiri dimejanya, dia meminta penjelasan dan Yoonyi hanya tersenyum dari jauh.


Jadi sebelumnya sebenarnya Yoonyi membagi-bagikan hadiah untuk pegawai, atas nama Chiwon dan mereka sangat senang menerima hadiah itu.


Diruangannya Chiwon jadi faham setelah mendengar penjelasan yoonyi. Yoonyi mengatakan jika Chiwon terlalu disibukkan dengan pekerjaan untuk mengingat detail tentang semua pegawainya. Dan itulah yang harus Yoonyi lakukan sebagai asistennya. Yoonyi minta maaf jika dia bersikap ikut campur, Chiwon langsung memotong perkataannya, “Tidak, terimakasih. Terimakasih sudah mengurusi mereka untuk aku.” Yoonyi tersenyum saat mendengarnya,


Yoonyi sedang bersiap saat Taeyi memanggilnya agar cepat, karena mereka sudah terlambat. Dia akan keluar lebih dulu. Dan Yoonyi langsung berlari menyusulnya.

Saat keluar Yoonyi bertemu dengan Chiwon, melihat Yoonyi yang sudah rapi membuat Chiwon bertanya, apa yoonyi akan pergi. Yoonyi mau ke laut timur untuk melihat matahari terbit. Saat Yoonyi bertanya apa Chiwon tidak pergi saat tahun baru, Chiwon mengatakan kalo dia hanya akan tinggal dirumah dan mungkin makan ramyeon. 

Chiwon lalu menyerahkan hadiah untuk Yoonyi, karena pegawai lainnya mendapat hadiah tapi Yoonyi tidak. Yoonyi sangat senang dan langsung ingin membuka hadiahnya namun chiwon melarangnya, “Jangan sekarang. 5 menit lagi.” Yoonyi menanyakan alasannya, ketika dia ingat lalu dia mengatakannya sendiri, “karena itu memalukan?” Yoonyi tersenyum senang, karena sudah tau sifat Chiwon dan Chiwon hanya mengucapkan hati-hati dan kembali keatas.


Setelah Chiwon pergi, Yoonyi buru-buru membuka hadiahnya. Ternyata sandal rumahan berbentuk kelinci, lucu banget sampai membuat Yoonyi tertawa sekali lagi. Saat akan membuka kartu ucapannya, taeyi memanggil, menyuruhnya cepat dan Yoonyi langsung buru-buru memasukkan kembali.


Didalam mobil mereka mengobrol, sayang Bona tidak ikut karena bosnya jahat dan bla bla bla. Sementara yoonyi lebih penasaran dengan kartu ucapan dari Chiwon jadi dia membukanya, isi kartu ucapan isangat sederhana, “Terimakasih karena sudah mendampingiku.” Tapi hal itu mampu membuat Yoonyi tersenyum dan langsung meminta diturunkan dipingir jalan^^ tentu yang lain bingung.


Yoonyi langsung mencari taksi dan pergi ke tempat mereka makan ramyeon bersama, namun dia harus kecewa karena Chiwon tidak ada disana.


Saat Yoonyi keluar, hujan tiba-tiba turun. Dengan kecewa dia sudah akan pergi namun ada seseorang yang dari belakang memayunginya. 


Yoonyi berbalik dan melihat Chiwon disana. Mereka hanya saling diam menatap dan Yoonyi tersenyum.


Chiwon mencondongkan payungnya kearah Yoonyi agar Yoonyi tidak terkena air hujan, dia rela dirinya terkena tampias hujan yang terpenting baginya sekarang adalah Yoonyi.
Yoonyi langsung berlari untuk memeluknya.


Ya, mereka manis banget ^^ kapan lagi liat Chiwon senyum sampai selepas ini.


EPILOG
Saat didalam bis Chiwon melihat Yoonyi yang sudah tertidur, dia melihat tulisan yang ada dijendela bis dan langsung menghapusnya. Lalu saat kepala Yoonyi tidak sengaja rebah dibahunya, dia pura-pura biasa saja namun diam-diam Chiwon tersenyum sangat bahagia. Mereka pulang dengan Yoonyi yang tertidur dibahu Chiwon.

***
Gimana dengan ep 10? HAHAHAHAHAHAHA bikin diabetes, mereka manis banget.

Dan aku seneng banget respon dari event kemarin bagus, dari yang sebelumnya Cuma baca jadi ikut komen juga. Terimakasih yang sudah mau meninggalkan jejak ^^ ayo tulis komentar yang unik ya dan beda dari yang lain ^^ 

*Fyi Yoonyi itu di rl udah punya pacar.

14 komentar

eh q kira yoonyi itu mimpi loh hahahaha :D
masak ya didepan toko ramyeon langsung main peluk aja terus pada senyum pula dua"nya hahahaha :D

Tiap mau komen susah bgt..
Chiwon maniiiis bgt..

Tiap mau komen susah bgt..
Chiwon maniiiis bgt..

Akhirnya...dapat senyum manis nya pak bos..hahaha, biasanya cuma senyum simpul

Bikin baperrrr ... Lanjut mba...gomawo

Suka senyam-senyum sendiri liat nih couple. Yang dulunya ditolak-tolakin terus sekarang malah gabisa jauh. Cowo dingin kayak chiwon klo udah kepincut sama cewe hangat kyk yoonyi akhirnya meleleh juga. G tahan liat senyumnya chiwon ^_^ Penasaran juga kapan mntan istrinya nongol. Semangat nglanjutinnya ya mbak. Gomawo

Senyumnya g nahan....

Klw dilihat sih hubungan mreka udah ada perkembangn.. Kasihan banget jung ae, gimana reaksiny hwangbo y klw tau jung ae udah pernh menikah dan punya anak, apalgi jung ae kn pernh bhong klw dia itu bibiny gunwoo..

Diabetes hhahaa
Btw alasan chiwon cerai kok absurd bgt ya.. apa mmng benar itu alasannya??

Asuransi taeyang yg drakor mad dog nyambung juga

Jadi chiwon bercerai karena dia tidak mencintai dohe putri wakil presdir. Kayaknya yonyi cemburu deh melihat kedekatan chiwon sama dohe. Jung ae kayaknya hamil diluar nikah deh. Kasihan jung ae menyintai pria yang sudah punya istri lain juga. Bosnya bona jahat bangat dan kayaknya punya niat licik deh untuk meraih kemenangan. Kasihan bonanya disuruh kianatin temannya sendiri. Sandal chiwon mirip kepala tikus dan sandal yang diberikan chiwon ntuk yoonyi mirip kelinci. Pengen bangat punya sandal kek gini habis lucu sandalnya.adegan sostwetnya pas hari hujan pula jadi romantis kek adegan kissu saat turun salju .salju turun kek bunga sakura yang gugur berjatuhan.

So sweet banget siiih... langsung nyut2 gigi ini karena terlalu maniiis. Tapi deg2an juga menunggu munculnya do hee. Yoon yi cantik banget senyumnya pas chiwon menoleh waktu dipwluk sama pegawainya.

Oh my good romantisnya mereka berdua apalagi dapat sandal rumahan yang lucu2nya.

Bingung aja kapan ngomong cintanyaa ..tau2 udah pelukan..harusnya ada kata2 saranghe dlu doonk...hhaha