Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Secret Seven Episode 10 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cyntia
All images credit and content copyright: GMM One

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 10 PART 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 10 PART 3

Id memberi semangat pada Grace, bahwa Grace pasti bisa melewatinya dengan baik. Grace kemudian berjalan menuju teman-temannya yang lain.


“Halo, semuanya. Apakah aku bisa menjadi teman kalian?” sapa Grace pada yang lain.


Gent: “Tentu. Kau Grace. Aku mengingatmu.”
Spoil: “Hey, bagaimana kau bisa datang kesini dengan Id?”


Mereka lalu menggoda Id dan Grace.


“Dia teman baruku,” kata Id. “Bagaimana dengan kalian berdua? Kalian menari dan saling berpegangan tangan,” kata Id kepada Liftoil dan Spoil.

Liftoil dan Spoil tersipu malu.


“Bukan hanya itu,” kata Play. Ia lalu menirukan tarian Spoil sebelumnya. Dan mereka kembali tertawa.


Play mengatakan bahwa Spoil menyentuhkan tubuhnya ke Liftoil dan itu melanggar tradisi. Jadi sekarang Spoil harus meminta Liftoil menikahinya. Spoil malu dan menjauh dari mereka.


Mereka kemudian menyuruh Liftoil untuk mengejar Spoil.


Liftoil: “Spoil, Liftoil boleh duduk disini?”
Spoil :”Tidak. Duduk disana saja.”
Liftoil: “Spoil, jangan marah. Mereka hanya bercanda.”


Spoil: “Tunggu, kau bicara denganku tidak seperti biasanya. Liftoil.. Spoil..Liftoil..Spoil.. Itu aneh.”
Liftoil: “Aneh bagaimana?”
Spoil: “Kenapa kau tidak menggunakan kata yang kasar seperti biasanya?”


Liftoil lalu menawarkan Spoil untuk menyuapinya. “Tidak, aku punya tangan. Aku bisa makan sendiri,” kata Spoil.


Liftoil mengambil sendok dari tangan Spoil dan akan menyuapinya, tapi Spoil tetap menolak dan mengambil sendoknya lagi.


Liftoil: “Spoil, Liftoil serius.”
Spoil: “Tentang apa?”
Liftoil: “Mengejarmu.”


Spoil menempelkan kue ke mukanya. “Apa aku terlihat buruk?” tanya Spoil. Liftoil menggelengkan kepalanya dan mengatakan kalau Spoil manis.


Spoil: “Benarkah?”
Liftoil: “Sangat manis.”
Spoil: “Kau lakukan juga.”

Id kemudian meminta Ghost agar menjaga Grace, karena Grace tidak bisa bergabung bersama para laki-laki. Ghost menganggukkan kepalanya.


Id: “Ngomong-ngomong, kau pakai kostum Mulan atau hantu?”
Play: “Taruh tanganmu di depan.”


Ghost mengangkat kedua tangannya di depan. Play lalu menyuruhnya melompat dan Ghost melakukannya. Dan Ghost jadi seperti vampir.


Id bertanya, “Grace, katakan padaku. Mana yang lebih menakutkan, pergi bersama perempuan seperti Ghost atau laki-laki seperti kami?”


Grace mengingatkan agar Id tidak berbuat usil pada Ghost.


Ghost lalu memberikan semangka pada Grace sambil melompat seperti vampir. Dan Grace menerimanya sambil melompat pula.


Padlom yang baru kembali dari toilet terkejut melihat wajah Spoil yang berantakan karena kue. Spoil berkata bahwa itu karena dia makan dengan terburu-buru.


Padlom mengajak Spoil ganti baju, tapi Spoil bilang ia akan pulang dengan kostum ini.


Padlom lalu membuka lokernya dan menemukan cupcake beruang dengan inisal HBD, Happy Birthday.


“Hey, Padlom. Ayo foto bersama,” jaka Neo tiba-tiba.


Mereka kemudian berfoto bersama.


Padlom merekam diarinya tepat di usianya yang ke-20. Dia merasa perayaan ulang tahunnya aneh, tapi menyenangkan


“Ruang 305 penuh kegilaan. Tapi mereka semua membuatku tersenyum.”


“Kecuali cupcake ini. Aku harap Lovesick Bear bukan salah satu dari mereka.”


Padlom kemudian menerima pesan dari Lovesick Bear. “Selamat ulang tahun. Kau terlihat bahagia hari ini.