Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Secret Seven Episode 11 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Cyntia
All images credit and content copyright: GMM One

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 11 PART 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Secret Seven Episode 12 PART 1

Padlom sedang mendengarkan musik dengan headsetnya dan Neo duduk di sebelah kanannya. Lalu Pok datang dan duduk di sebelah kirinya.


Pok bertanya, “Apa yang sedang kau dengarkan? Aku bisa mendengarnya juga?” Padlom tidak mengizinkannya, jadi Pok mendekatkan telinganya ke headset Padlom. Neo terlihat tidak suka.


Neo: “Pok, apa kau ganti klub?”
Pok: “Tidak, tapi aku suka musik 90-an.”
Neo: “Padlom, ayo kita mengambil foto di luar.”


Padlom mengingatkan bahwa hari ini Neo terjadwal ada di klub No-Human, jadi tidak boleh mengambil foto manusia. Neo bilang boleh saja, karena ia belum mengambil keputusan mau ikut klub yang mana.

Alan lalu memanggil Pok untuk rapat klub. Terpaksa, ia harus meninggalkan Padlom bersam Neo.


Neo lalu menggandeng tangan Padlom dan mengajaknya keluar.


Play melihat ke arah Pok, sedangkan Pok hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.


Neo: “Padlom, aku sudah memikirkannya.”
Padlom: “Tentang apa?”
Neo: “Tahun depan, aku akan sepenuhnya bergabung bersama klub-mu.”


Padlom mengambil kesimpulan bahwa Neo lebih menyukai musik daripada fotografi. Tapi kemudian Neo mengakui bahwa ia datang ke ruang 305 setiap hari hanya untuk melihat Padlom. “Sejak awal aku sudah memilihmu dan klub-mu. Sekarang saatnya kau yang memilih.”


Padlom: “Memilih apa?”
Neo: “Memilihku... atau Pok.”


Pok menghampiri Padlom yang sedang melamun sendirian dan mengajaknya bermain ping-pong. Padlom menolak dengan alasan terlalu malas berjalan. Tapi Pok tidak kehilangan akal, “Ayo kita main disini.”


Sambil bermain pingpong, Pok bercerita kalau fah, mantan pacarnya, sudah putus dan meminta kembali pada Pok. “Tapi aku memutuskan untuk tidak menerimanya. Aku sdah tidak mencintainya,” kata Pok.


“Aku mencintai orang lain,” lanjut Pok. Padlom diam saja.


Pok lalu menyuruh Padlom menebak apakah kali ini ia akan kalah atau menang. “Tentu saja kau akan menang. Kau ahlinya,” jawab Padlom.


Pok: “Maksudku bukan ping-pong. Neo juga mendekatimu bukan? Dalam olahraga, kau bisa menang, kalah, atau seri. Tapi tidak ada seri dalam hal ini.”


Padlom tidak juga berkata apa-apa.


Padlom juga tidak memukul ping-pongnya dengan baik dan membiarkan bolanya jatuh ke bawah.


Di rumah, ibu mengatakan bahwa ia ingin mengatakan sesuatu.


Ibu: “Aku sedang jatuh cinta.”
Padlom: “Huh? Siapa pria yang beruntung itu?”


“Aku rasa aku menyukai Tuan nomor 11,” jawab Ibu. Jawabannya benar-benar tidak diduga oleh Padlom, jadi ia bertanya apa yang bisa ia lakukan.


Ibu berkata bahwa Tuan nomor 11 belum tahu tentang hal itu, karena ibu tidak berani mengatakannya langsung. Sebelumnya juga ia ragu untuk bercerita pada Padlom. Ibu berusaha menghentikan perasaannya, tapi ia tidak berhasil.


Ibu bertanya, “Bisakah aku mengajaknya makan malam bersama kita?” Kemudian Tuan nomor 11, terlihat ada di luar jendela rumah. Kemudian ibu menyuruhnya masuk


Tuan nomor 11 membuka jaketnya dan bersiap-siap makan bersama. Ini pertama kalinya kita diperlihatkan wajahnya secara jelas, hehehe...


“Siapa yang menduga kalau ibuku akan menyukai ojek langganannya, Tuan nomor 11? Hari ini, dia menunjukkan padaku bahwa ketika cinta datang, kau tidak perlu memiliki alasan untuk mencintainya,” batin Padlom.


Alan sampai lebih dulu di klub dan membaca surat pengumuman yang tertempel di pintu ruang 305. Ia kemudian memberitahu Padlom bahwa klub mereka sama-sama tidak akan berlanjut untuk tahun berikutnya.



Secret Seven:


Padlom tampaknya menceritakan tentang Neo dan Pok kepada Spoil.


Dan Spoil meminta Padlom memilih diantara mereka berdua.


Padlom menggelengkan kepalanya dan berencana untuk tidak memilih siapapun.


Spoil kecewa. Ia tetap membujuk Padlom untuk melakukannya.


Spoil menganggap 7 pria itu adalah bidak othello. Ia lalu mengeluarkan 2 diantaranya, yaitu Id dan Liftoil.


Spoil juga mengeluarkan 2 lagi, yaitu Neo dan Pok. Itu berarti ada tiga bidak yang masih bisa maju, yaitu Gent, Alan dan Play.