Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Wise Prison Life Episode 11 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Intan Yuliana
All images credit and content copyright: tvN

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Wise Prison Life Episode 10
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Wise Prison Life Episode 11 PART 2

Petugas Paeng ada didepan sel ruangan Jehyuk cs, dia memberitau tentang tahanan yang akan mengantikan Gobaksa, yang petugas Paeng tau orang itu botak, hanya itu. Saat petugas Paeng melihat tahanan itu berjalan kearahnya, dia memuji jika tahanan itu berpenampilan rapi sekali. 
Omoooo, ternyata tahanan barunya adalah Ddolman, tahanan yang dulu juga pernah satu sel dengan Jehyuk yang dulu tiba-tiba melukai bahu Jehyuk. Parahnih.


Ddolman masuk kedalam sel, dengan tatapan tajam seperti biasanya, aura dinginnyapun tidak bisa disembunyikan. Hal pertama yang dia tanyakan saat masuk adalah Jehyuk (untung orangnya lagi keluar), Jehyuk cs tidak menjawab, mereka hanya menatapnya saja.


[Wise Prison Life]
Episode 11


Jonhoo jalan dengan terburu-buru, dia menemui petugas/sipir (aku belum tau namanya, kemaren maratonin ini tapi nggak merhatiin banget). Sangking khawatirnya dia sampai marah-marah kenapa Ddolman harus satu sel dengan Jehyuk, petugas itu sudah tau jika dulu Ddolman pernah menusuk bahu Jehyuk, dia sudah membaca dokumennya tapi bagaimana lagi anak buah Kkalmaegi (Ddolman juga termasuk anak buahnya) ada disetiap bagian dipenjara dan jika disatukan pasti akan berabe, lagian tempat yang tersisa hanya ada dibagian 1.
Tetap saja Jonhoo bersikeras, dia tidak habis fikir bagaimana bisa menempatkan korban dan pelaku dalam satu sel, hal itu tidak ada dalam aturan. Petugas itu berjanji akan mengawasi Ddolman selama 24 jam jadi Jonhoo tidak perlu khawatir, anak itu tidak akan bisa membuat masalah. Jonhoo mengatakan, “Seharusnya Kimjehyuk bukannya Ddolman. Kimjehyuk pasti akan membunuh orang itu.” HAHAHAHAHAHAHAA petugas itu terkejut mendengarnya. *yap jehyuk emang ngeri sih kalo udah emosi banget sama orang.


Sementara yang lagi dibicarakan lagi olahraga dengan always selalu ada Kisoo disampingnya. Kisoo mengerutu mengenai Ddolman, dan Jehyuk disampingnya cuek-cuek aja, fokus olahraga.


Kembali ke petugas itu dan Jonhoo, petugas meminta mereka untuk melihat beberapa hari lagi saja dan jika ada masalah akan langsung dilaporkan ke kepala. Saat ini kepala dan wakil Na sedang ada pelatihan dibarat jadi tidak bisa dimintai tolong. Tapi petugas itu sudah membicarakan hal ini pada petugas Paeng, dia pasti sudah mengurusnya dan juga orang-orang diruangan Jehyuk kan adalah orang yang mengerikan. 


Jonhoo sepertinya mencari petugas Paeng, dan tidak perlu membutuhkan waktu lama dia bisa langsung tau dimana petugas Paeng, dia mendengar umpatan petugas Paeng yang seperti biasa begitu keras dan mengeluh kenapa pertugas Paeng selalu mengatakan ‘YA SEKIYA!’. Jonhoo mengawasi petugas Paeng yang sedang memarahi tahanan 2667 yang biasa bikin ribut gara-gara meminta petugas Paeng menelpon kakaknya agar dia datang namun petugas Paeng tidak mau, karena banyak yang harus dia urus.


Ddolman sedang memberesi barang-barangnya saat Minchul-shi masuk, dan Jehyuk cs terus saja mengawasinya. Wooow kebanyakan benda berbahaya yang sengaja dia sembunyikan gitu, Haerong aja kaget sampai merem melek gitu, dan Haeronglah orang pertama yang ngajak Ddolman bicara HAHAAHHAAHHAAHAHA dengan gaya unyunya dia memanggil Ddolman dengan ‘bald-shi/botak-shi’ memperingatkan Ddolman jika ketauan akan langsung dibawa keruang hukuman, Kapten Yoo juga mengancam akan melaporkannya jika Ddolman tidak mau membuangnya. 

Ddolman mulai terpancing emosi dan berbalik menghadap kemereka, dia meminta agar mereka tidak perlu memperdulikan itu sebelum dia menghancurkan mereka, Ddolman mengertak mereka dengan seolah ingin meludah, huuuuuu dan masih ada bagian manisnya ketika Haerong ketakutan dan beringsut, bersembunyi dibelakang kapten Yoo. *mereka manis banget ya awww. 


Ddolman yang sedari tadi melihat Minchul-shi hanya diam dan hanya menatapnya polos kini berdiri, mengambil bantal dan dengan sengaja melemparkannya pada Minchul-shi. Dia tidak suka karena tempat yang sekarang diduduki Minchul-shi adalah tempat dimana biasanya ia duduk. Minchul-shi tidak bereaksi dan hanya diam membuat Ddolman tambah kesal, sampai pada akhirnya Minchul-shi sudah tidak tahan lagi, dia berdiri dan langsung menyeret Ddolman kedepan washtafel, dia meminta garpu pada Kaist-shi untuk memotong pita suara Ddolman bahkan sampai memecahkan gelas dan menggunakan serpihannya untuk mengancam dileher Ddolman. Haerong, kapten Yoo dan Kaist-Shi syok melihat itu.


Petugas Paeng mengatakan pada jonhoo jika Jehyuk pasti bisa menjaga dirinya sendiri karena bukan anak kecil lagi, dan dengan santai mengatakan kalo Jonhoo sekhawatir itu masuklah kesel, tidur dan makan disana. Dia juga memuji Jehyuk yang begitu beruntung karena semua orang memperhatikannya. Jonhoo memperingatkan petugas Paeng jika terjadi masalah diruangan itu, poin petugas Paeng juga yang akan berkurang. Petugas Paeng mah santai, poinnya memang sudah banyak berkurang, dia menyindir Jonhoo yang seolah sedang mengkhawatirkan dirinya itu, dan berterimakasih sudah memperhatikannya lalu memasang headshet ditelinganya agar Jonhoo pergi *Hahahahhahaha ngusir alus ya..


Jehyuk yang berdiri bertanya pada Minchul-shi dan Kaist-shi yang duduk bersebelahan, disana juga ada petugas Song yang duduk mengawasi mereka maklu habis ada ribut-ribut. Dia bertanya bagaimana mereka bisa tau, ternyata mereka diberitau petugas Paeng. Tiba-tiba saja petugas Paeng berlari dan memberitau mereka orang seperti apa Ddolman itu. Kaist-shi kesal sekali mengetahui bagaimana Ddolman dulu pernah menusuk Jehyuk. Minchul-shi memperingatkan Jehyuk agar jangan pernah sendirian, Ddolman pasti akan menyerang saat Jehyuk sendirian. 


Saat Minchul-shi meminta Jehyuk bertahan untuk beberapa hari sampai kepala kembali dari pelatihan, Kaist-shi tidak setuju, mereka tidak bisa bertahan dan malah menyarankan untuk menyerangnya lebih dulu. Kaist-shi berdiri dan mengatakan, “Atlet Kim, serang orang itu lebih dulu. Auh, si brengsek itu menusuk bahu orang seperti itu, jangan tahan, kalau aku pasti tidak akan tahan. Atlet Kim pukul saja orang seperti itu. Tusuk!”

Petugas Song dengan santainya bertanya, “Apanya yang ditusuk” dan backsong kesayangan kitapun berbunyi, “curriruriiit” (suara burung) HAHAHAHAHAHAHAHAHA Kaist-shi yang sadar sudah merencanakan kejahatan LOL langsung bikin gerakan aneh “Tusuk, tusuk, tahan, tahan, pukul, pukul, berputar.”  Kayaknya itu lagu atau apa gitu deh, soalnya Jehyuk aja bilang kalo ibunya menyukai itu.


Ddolman didalam sel duduk dipojokan sendirian, kaya pusing gitu. Saat Minchul, Kaist dan Jehyuk datang dia seneng gitu, mungkin didalam pikirannya ‘akhirnya…. Jehyuk juga’, sementara kapten Yoo dan Haerong dari tadi pasti diem kikuk gitu disel LOL.

Ddolman tersenyum melihat Jehyuk, sementara Jehyuk udah keliatan nahan emosi aja gitu waktu ngeliat Ddolman lagi. Dia menghina Jehyuk yang sepertinya tidak bisa bermain basball lagi karena bahunya yang sudah dirinya lukai. Jekyuk yang mengepalkan tangan tapi Minchul-shi yang memukul tembok *ciehhh

Minchul-shi : “Ya sekiya! Kubilang tutup mulutmu itu sialan. Sekali lagi kau bicara macam-macam lagi, tulang dan lidah yang ada ditubuhmu akan aku buat berpindah tempat.” Ddolman terlihat sebal tapi tidak melawan dan Minchul-shi yang kalo emosi ngeri banget itu sampai lempar bantal ke Ddolman. HAHHAHAHAHA lucu liat Ddolman ketakutan gitu, kapan lagi liat preman takut, diskak-mat pula.


Kaist-shi sudah tidak mau memperpanjang keributan lagi, jadi dia memilih tidur. Semua orang akhirnya bersiap untuk tidur, sementara haerong malah bingung, takut soalnya dia tidurnya sebelahan sama botak-shi HAHAHHAHAHAHAHA terus dia ngeliatin kapten Yoo yang juga akan bersiap untuk tidur, minta tuker tempat tidur gitu makudnya tapi Kapten Yoo mana peduli, dia langsung tidur. Melihat itu Minchul-shi berinisiatif untuk tukar tempat tidur. Haerong seneng banget sampai membuat tanda hati gitu dengan tangannya. Dan Ddolman jangan tanya seberapa sebalnya dia. 

Saat akan tidur Haerong terkejut karena Kaist-shi dengan tersenyum dan tangan terlentang di tempat tidurnya bilang gini, “Kemarilah. Hyung akan melindungimu.” Haerong dilemma banget, ini keberuntungan atau kesialan? Tapi akhirnya tidur Disana juga. *Kaist-shi ini ya udah malem masih aja jailin Haerong kesayangan seluruh umat^^


Keesokan harinya saat Jehyuk lagi latihan, seperti biasa ada Kisoo dan Jonhoo. Melihat Jonhoo yang masih nggak santai aja akhirnya Kisoo bertanya apa Jonhoo masih mengkhawatirkan soal Ddolman. Kisoo sangat tau Ddolman itu orang seperti apa, dia seperti parasit yang selalu menempel pada tuannya, mungkin sekarang dia sedang mencari induk semang yang baru. Jonhoo dengan yakin mengatakan kalo Ddolman sudah mendapatkannya dan sudah mulai menjadi parasitnya. 


Jonhoo bernarasi, “Para bajingan terbaik ditahanan kita. Dia menempel pada orang yang masuk karena khusus dan orang yang paling kekanakan disini. Orang-orang yang sangat brengsek. Orang-orang seperti serangga.”

Dalam narasinya itu terlihat transaksi illegal yang dilakukan beberapa narapidana, sekumpulan orang yang berkumpul saat berada dilapangan. Dan sang ketua dengan santai memakan ayam panggang yang baru saja ia dapatkan itu. Ddolman berdiri sendirian, tidak jauh dari mereka lalu sang ketua memanggilnya. Ddolman langsung senang dan memohon untuk diterima menjadi bagian dari mereka. Sang ketua hanya santai tertawa, dia juga menawarkan ayam pada Ddolman, yang langsung diterima dengan senang hati. 

Mereka mulai membahas tentang Khalmaegi dan Jehyuk. Sang bos sangat tau banyak tentang mereka. Saat tau Ddolman pernah menusuk Jehyuk sang ketua malah menyuruh Ddolman untuk kabur karena Jehyuk pasti akan membunuhnya, apalagi teman-teman Jehyuk bukan main. Tapi Ddolman masih dengan niat awalnya, dia akan membunuhnya terlebih dahulu. Sekali lagi sang ketua memperingatkan kalo Ddolman menganggu Jehyuk, dia akan merasakan akibatnya. Ddolman sudah berjanji akan membalaskan dendam Khalmaegi, dia akan membunuh Jehyuk dengan sekali tusukan dileher, itu pasti. Menusuknya dibahu hanya untuk membuat dia berhenti bermain basball, tapi itu gagal kali ini dia akan membuat Jehyuk berhenti bernafas. 

Dari jauh petugas Paeng melihat perkumpulan itu dan menyuruh mereka untuk bubar. 


Ditempat pembuangan sampah terlihat narapidana yang sudah tua, dia hanya duduk terdiam melihat pembakaran yang sedang dilakukan bahkan saat Jehyuk datang membawa kardus-kardus dan bertanya padanya, dia tetap aja diam dan hanya sesekali mengangguk. Akhirnya Jehyuk menaruh kardus itu dan permisi untuk pergi.


Ternyata Ddolman ada dibalik bangunan itu memperhatikan Jehyuk bahkan dia sudah membawa benda tajam. HAHAHAHHAHAHA dan ternyata (mungkin dari tadi) Jonhoo juga ada disana, langsung bertanya apa yang dilakukan Ddolman dan memintanya kembali kelapangan olahraga karena waktu olahraga hampir selesai. Setelah Ddolman pergi barulah terlihat wajah khawatir Jonhoo.

*liat nih Jonhoo gini banget jagain sahabatnya, dia sayang gitu. Bromance bangetlah pokoknya. Protect banget.


Para napi sedang berada diruangan hijau gitu, kaya taman kaya kebun pokoknya gitulah. Minchul-shi sangat mengkhawatirkan Jehyuk, dia tidak memperbolehkan Jehyuk pergi sendirian dan meminta kapten Yoo dan Haerong untuk yang membuang sampah mulai sekarang. Kapten Yoo mengiyakannya tapi Jehyuk menolaknya, kalo untuk hal itu dia bisa melakukannya.

Napi lain yang mendengar itu bertanya apa dibagian itu tidak ada Soji, dan Kaist-shi menjawab kalo Soji dibagian mereka sedang terkena alergi, dan dirawat selama 13 hari lebih. Dengan suara cadelnya itu Kaist menjelaskan panjang lebar.


Haerong didepannya menguap, bertanya apa yang sedang Kaist-shi bicarakan dan Kaist-shi langsung marah karena Haerongkan tau semua itu. Dengan wajah polos bin ngeselin Haerong menjawab kalo dia hampir mengerti semuanya, dan mengeluh kalo dirinya lelah.

Kaist masih saja tidak terima karena Haerong berbicara banmal padanya, Haerong mengatakan, “Orang tua harus berperilaku seperti orang tua, penjudi an penipu sepertimu orang tua apanya.” 

Perkataan Haerong itu benar-benar membuat Kaist kehabisan kata-kata, sangking jengkelnya dan Kapten Yoo terlihat sebal pula. Sementara Haerong merasa lelah sekali dan meminta mereka berhentu mengajaknya berbicara.

Kaist : “Orang yang selalu makan obat dan jadi pecandu seperti itu memaki pada siapa sebenarnya?”

Haerong : “Hey, aku bukannya mengurangi obatku tapi sedang menahan untuk tidak memakan obat tau. Aku tidak hidup untuk hidup sepertimu yang seperti binatang. Aku sedang menahan nafsuku sekarang ini.” Haerong benar-benar merasa tidak enak badan sepertinya namun Kaist-shi tetap saja meremehkannya dan tidak percaya. Haerong mengatakan sekali lagi kalo dia sudah lama sekali tidak makan obat. 

Kaist : “Tentu saja kau tidak mengonsumsi narkoba karena disini tidak ada.”

Haerong : “aku juga tidak makan obat flu tau! Diantara semua pecandu disini yang tidak makan obat flu hanya aku, respectlah!”

Melihat pertengkaran itu Minchul-shi meminta kapten Yoo untuk mengambilkan penyiram air, dia akan menyira mereka berdua.


Tapi kapten Yoo yang juga kesal mengatakan kalo dia akan menyiram pada Haerong saja. Karena menurutnya menggunakan banmal pada orang tua itu benar-benar buruk. Tentu saja Haerong yang mendengarnya terkejut dan terlihat balik kesal pada kapten yoo, dan Kaist-shi merasa senang karena ada yang membelanya. 

Haerong : “Heol, baiklah. Kau berpihak pada seorang penipu, begitukan?”

Kapten Yoo : “Penipu lebih baik daripada pecandu. Aku paling benci pada pecandu karena mereka itu orang yang lemah dan tidak punya percaya diri.”

Haerong : “Kalo begitu apa kau pernah mengikuti jadi relawan yang seperti itu?”

Kapten Yoo sebal sekali mendengar itu, sementara Jehyuk yang disebelah mendengarkan pertengkaran mereka terlihat menahan tawa dan Minchul-shi merasa putus asa karena bukanya berhenti malah semakin memanas.

Haerong : “aku. Tangan kananku korban dan tangan kiriku pelaku, berbeda denganmu. Walaupun aku mati, walaupun darahku tidak bagus,…” belum juga menyelesaikan kalimatnya itu Haerong sudah pingsan duluan.

*kesamaan kapten Yoo, Kaist-shi dan Haerong = sama-sama nggak mau kalah. Dan jadilah mereka selalu berantem apa lagi kalo udah sama Haerong. Tapi mereka favorit si, apa lagi kalo udah kek gini.. ^^


Dokter menatakan kalo itu gejala dari penarikan obat, petugas paeng tentu terkejut, Haerong udah lama berhenti makan obat tapi baru datang sekarang. Dokter menduga jika Haerong juga tidak makan obat flu dan mengatakan kalo para pecandu mengalami gejala ini dan selesai. Lalu makan obat lagi dan mulai lagi seperti itu, lalu banyak orang yang tidak bisa menahannya dan kembali melakukan itu. Tapi selama ini Haerong tidak makan apapun dan menahannya dengan baik. Dia terus menguap dan menggigil seperti itu adalah gejala yang normal bagi pemberhentian obat. 

Petugas Paeng tersenyum memperhatikan Haerong, “Aigoo, baguslah. Bagus sekali uri Haerong.” Dan tangan petugas paeng mengusap-usap pipi haerong, membuat dokter sedikit merasa aneh. Petugas Paeng benar-benar senang mendengar apa yang dikatakan dokter itu.

*Petugas Paeng ini udah kaya bapaknya anak-anak, dia sesayang itu sama mereka. Haerong aja dielus pipinya sampai segitunya, bahkan dokternya ngeliatnya sampai gitu.


Didalam sel Ddolman duduk sendirian dan terus menusuk-nusuk kardus, sementara yang lain terus mengawasinya, Jehyuk mah santai aja tinggal baca buku^^ 

Petugas datang emanggil Ddolman untuk keluar, HAHAHHAHAHAHAHHA barulah yang didalam sel bisa kembali santai. Mereka benar-benar lelah harus bersikap seperti itu. Jehyuk yang mereka khawatirkan mengatakan kalo dirinya baik-baik saja, dia akan menjaga tubuhnya sendiri. Setelah itu Jehyuk akan kekamar mandi dan secara otomatis mereka langsung mengikuti, HAHAHAHAAHHAAHA baris kebelakang gitu, kaya lagi antri..

Saat Jehyuk menoleh kebelakang, dia mengatakan sekarang tidak apa-apa, ddolman tidak ada.kapten Yoo aja sampai ketawa, malu sendiri sama sikapnya. 

Kaist : “Ini akan terus menerus sampai semalaman.”
Minchul : “Aku jadi kebiasaan.”
Kapten Yoo : “Aku juga tidak bisa tidur sama sekali semalam.”
Mereka mengaku kalo mereka juga tidak bisa tidur semalaman. 


Jadi apa yang terjadi semalam?
HAHAHAHHAHAHAHAAHA Jehyuk yang tidur nyenyak-nyenyak aja terbangun akan buang air kecil dan semua yang ada disel itu ikut bangun, kecuali Ddolman. Mereka mengikuti Jehyuk dan menungguinya didepan toilet. Gayanya Haerong udah kaya bodyguard aja LOL. Jehyuk yang setengah sadar, didalam toilet aja sampai bingung sama sikap teman-temannya itu.


Dan tadi saat sarapan, semua orang sibuk mengawasi Ddolman yang sedang makan, Jehyuk jangan tanya, dia slow-slow aja. Makan, abis langsung ke washtafel dan mereka juga masih sama, langsung ikut berdiri jagain Jehyuk. Ddolman sampai sebal liatnya, gitu amat ya mungkin fikirnya.


Kaist bertanya pada Minchul-shi apa mereka harus sampai seperti ini, dan Minchul-shi bersikeras mereka harus melindungi Jehyuk karena pandangan Ddolman benar-benar meresahkan. 


Minchul-shi juga menanyakan tentang pengajuan banding kapten Yoo, tapi kata kapten Yoo masih belum, hyungnya masih menyiapkan dokumen bandingnya. Dan pengajuan bandingnya akan segera datang. Kapten Yoo tersenyum saat Minchul-shi memintanya jangan khawatir, pasti akan berhasil.


Ditempat lain, tim sukses kapten Yoo (aku bilang kaya gini karena nggak tau itu siapa aja^^) sedang membahas tentang kasus yang dialamai kapten Yoo.

Mungkin dia pengacara kapten Yoo, dia mengatakan jika dirinya dan Jungmin sedang menyelidiki jam tangan kapten Yoo yang berhenti pada jam 1:50. Dan adanya catatan nama kapten Yoo disebuah kertas absen, bahkan sekarang juga adanya saksi mata. Saksi itu yang kayanya bawahan kapten Yoo merasa itu sudah beres, hyung kapten Yoo mengatakan kalo pengacara sudah mengajukan banding. Pengacara juga mengatakan kalo semua syarat sudah siap, jadi merea bisa menuntut sersan Oh. Sebelum mengajukan banding mereka harus menuntut sersan Oh lebih dulu. 

Pengacara : “Dan untuk melakukan itu, selain kolom Joo saksi yang lain harus mendapatkan kesaksian agar bisa menuntutnya. Dengan begitu ajuan bandingnya bsa diterima oleh pengadilan.”

Saksi (kayaknya namanya Joo) : “Kalo begitu aku akan coba menemui dan membujuk mereka. Kalo tidak bisa aku akan mengancam mereka. Menurutku kopral Choi dan kopral Lim akan terbujuk.”

Pengacara : “Kalo begitu itu tidak akan cukup. Kita harus menarik dan mengumpulkan mereka semua. Kenapa? Karena pihak sersan Oh juga sudah mulai bergerak. Dan karena itu rencana akan berantakan semua.”


Terlihat sebuah berita tentang sersan Oh yang akan mengikuti apa gitu..

Pengacara : “Karena orang itu memiliki banyak uang dan koneksi dibidang hukum, dia pasti memiliki banyak pengacara hebat.”

Pengacara juga mereka untuk mempercayainya dan tidak perlu khawatir. Mereka pasti menang. Hyung kapten Yoo sangat berharap akan hal itu.


Ditempat latihan basball, Jonhoo memberikan kopi pada Jehyuk namun saat itu Kisoo datang dan meminta Jehyuk menunggu terlebih dahulu karena dia membawakan ice cappuchino. Karena sekarang Kisoo sedang jadi bagian kebersihan kantor, dia diam-diam menggunakan computer disana untuk mencari tau kesukaan Jehyuk. Jonhoo yang duduk disamping Jehyuk mengatakan kalo dia mendengarnya (dia kan bagian kepolisian),

kisoo : “Aku mencoba mencari fansitemu, aku melihatnya dari fansite Gocheokjungja. Disana ada banyak artikel tentang Kim Je Hyuk. Hyung pun nanti coba lihat itu. Orang itu tau semuanya tentangmu. Jonhoo Hyung apa kau tidak bisa menyuruh pembuat fansite itu untuk berkunjung? Kalo kau membiarkan dia mengunjungi Jehyuk hyung, dia pasti akan memanggilmu dengan panggilan ‘Hyungnim’.”

Saat mengatakan itu Jehyuk melihat kearah jonhoo yang terlihat sebal (kayaknya ini fansite yang buat adiknya Jonhoo.) dan dengan menahan senyum dia menatakan mana mungkin. 

Kisoo : “cobalah temui dia. Ah, kau mungkin sudah mengenalnya. Kau juga kan penggemar Kim Je Hyuk.”

Jehyuk : “Oh tentu saja itu. Para penggemar berat biasanya saling mengenal satu sama lain, dan mungkin saja lebih akrab daripada adik-kakak.”
HAHAHAHAHHAHHAHA sumpah ngakak liat Jehyuk godain Jonhoo kaya gitu. 

Kisoo lalu membahas Ddolman lagi, dan Jonhoo langsung kesal lagi. Dia menawarkan Jehyuk untuk tidur disana saja, dia tidak bisa hidup karena sangat khawatir. Tapi Jehyuk tetap sama, dia akan melindungi diriinya sendiri. Semua orang sepertinya melihatnya sangat lemah.

Jonhoo : “Tidak. Aku bukannya mengkhawatirkanmu tapi sedang mengkhawatirkan Ddolman. Aku khawatir karena takut kalo kau membuat masalah. Hey, kalo ada yang menganggunya dia bisa jadi lebih gila dari para orang gila disini. Apa tidak ada cara mengatasinya?”

Kisoo : “Tentu ada. Karena aku masih belum melihatnya lebih dari 10 detik. Itu, karena ada 1000 halaman. Dan juga aku tau kalo Jehyuk hyung itu gila, aku melihatnya sendiri. Dia melawan kalmaegi sialan itu di penjara. Ah, Ddolman begini juga pasti karena dia khawatir. Ddolman, orang itu, kalo dia macam-macam dia pasti akan terkena hukuman. Ah dia hanya akan membuat Jehyuk Hyung terkena masalah. Karena jadi rumit.”

Jehyuk meminta mereka untuk tidak khawatir, dirinya tidak akan membuat masalah. Dia sudah susah payah untuk memulai bermain baseball lagi dan sudah hampir pulih kembali, kenapa pula dirinya harus membuat masalah. Mendengar hal itu Jonhoo berkomentar kalo kepribadian Jehyuk semakin berubah, bagaimana dia bisa menahannya, kalo dirinya saja tidak bisa. 

Jehyuk mengeluarkan buku –bukunya [injil, Talmud, masalah dalam hati, Caigentan, memaafkan, Qur’an, jadi saudara dengan musuh]. Jehyuk sedang mempelajari itu semua dan memperbaiki mentalnya. Dia tidak bisa menghancurkan hidupnya hanya karena orang seperti Ddolman. Jehyuk sedang berusaha menahan dan memaafkannya dan hanya fokus pada baseball saja. 

Kisoo khawatir bagaimana kalo Ddolman yang menyerangnya sementara Jehyuk hanya mencoba menahannya saja.

Jehyuk : “Memangnya kalo dia mendekat padaku aku akan diam saja? Aku berusaha sedang menghindarinya, kalo berpapasan aku akan menghindarinya lebih dulu. Aigoo tidak apa-apa, tidak akan terjadi apapun. Teman sekamarkupun banyak membantu.”

Dengan menyindir Jonhoo mengatakan kalo teman sekamar Jehyuk setia sekali. Jehyuk hanya bisa tersenyum memikirkan semua itu.

***
Sayang banget kenapa harus mulai dari ep 11 ya, padahal dramanya bagus BANGET. Ya wajar sih kalo mulai dari awal lagi nggak ngejar juga. Menurutku sinopsis wpl ini terbengkalai gitu, banyak yang udah nulis tapi Cuma kuat sampai 1-2 ep aja, ya maklum sih durasinya 1 setengah jam sendiri. Aku aja banyak ragunya mau nulis ini, udah lama sebenernya mau nulis tapi ya itu, banyak pertimbangan. 

Dan drama dari tv kabel ini bener-bener bangus banget, hampi atau bahkan udah lebih dari 10%, lebih tinggi ini dari pada tv biasa yang bisa ditonton secara gratis, gila bangetkan. Acting dari setiap pemain bagus, plot ceritanya dll. Aku suka drama ini karena nggak mengecewakan, ketawa dan nangis secara bersamaan maklum dramanya Shin-pd nggak pernah mengecewakan. 

Baru kemaren maratonin ini drama, kenapa? Ya udah donlot sebenernya tapi males nunggu subnya jadi ngendap aja gitu di flashdisk. Aku nonton bareng adekku yang laki-laki, padahal dia cowok ya tapi langsung suka gitu, penasaran katanya. Terus kakak perempuanku dating, belum juga 10 menit, eh udah nangis aja. HAHAHAHAHAHAAHHA bingung aku sebenernya, dia kenapa kok tiba-tiba nangis, setelah tak tanya ternyata dramanya bagus banget. REKOMENDASI BANGET, WAJIB HARUS DIITONTON^^ ada yang pernah nonton reply series series, nah ini dari produser yang sama, produses yang membuat galau seluruh umat gara-gara uurri junghwanku dibuang sia-sia. Lah jangan bahas reply lagi, nyesek ntar. Ayo ngakak dan nangis bareng lagi sama drama yang ini^^

Pemberitauan aja sinopsis ini updatenya akan cukup lama, aku mau ngurus jugglers dulu soalnya^^

4 komentar

Iya bagus dramanya mbak, sukaaa deh... 😁semangat buat nulis lanjutan nya mbak...

Iya emang drama ini bagus bgt aku nonton ep.1,2,3 nya seru ceritanya beda banget dari drama2 lainya. Terusin lagi sinopsisnya. Semangat..

ditunggu ya, updatenya bakal rada lama tapi^^

Makasih ka udh mau ngelanjutin.. Tp bisa dibuat sinop versi kakak dari episod 2?? Soalnya sinop kk mdh dimengerti dan bacanya asyik.. Dan yg sdh ada akunya kurang paham, juga cuman adanya review kak.. Jd kurang klop gituu kak hehehe tolong dong yaa kk
Soalnya drama ini keren..