Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Borg Mom Episode 7
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Borg Mom Episode 9

Borg Mom dan Go Bong datang bersama ke sekolah Yool. Go Bong tampak masih mengantuk. Dia keluar dari mobil sambil menguap. Mereka menggandeng Yool masuk ke sekolah. Go Bong bertanya haruskah ia berpakaian rapi seperti itu? Menurut hasio pencarian Borg Mom, para orang tua biasa berpakaian rapi saat menghadiri sebuah acara. Ia ngajak Go Bong buat segera masuk. Waktu terbuang 7 menit 21 detik karena Go Bong selalu mengeluh nggak mau mebgenakan pakaian itu. Go Bong protes, ia nggak ngeluh. Pertama, ia perlu ketemu orang yang penting di depan kelas. Go Bong melihat anak-anak yang sedang main bola dan mau kesana. Borg Mom membenarkan, ia perlu bertemu wali kelas Yool terlebih dahulu. Borg Mom mengucapkan sampai jumpa pada Yool. Yool mengiyakan. Ia lalu berlari menuju teman-temannya yang lagi main bola. Go Bong juga mau kesana tapi Borg Mom menarik belakang kerah bajunya. Mereka buakn lewat sana, tapi ketempat lain. Go Bong beralasan kalo orang yang mau ia temui ada di sana. Borg Mom menarik Go Bong menuju kelas. 


Gwi Nam bertanya pada ibu-ibu yang lain kenapa Borg Mom belum datang? Lebih baik berhati-hati dengan dia. Guru Hyun Bin maju dan menyapa para ibu yang udah hadir. Ia mengucapkan selamat datang. Mari menjadi orang tua yang baik musim pertama "Show me the good mommy". Guru Hyun Bin berterima kasih karena telah meluangkan waktu untuk hari ini. Mereka adalah ibu terbaik. Para iibu bertepuk tangan dan bersorak. Borg Mom masuk bersama dengan Go Bong. Guru Hyun Bin lang sung menyapanya dan melakukan salam yang seperti biasanya. Go Bong dan para ibu sedikit terkejut dengan kedekatan mereka. Guru Hyun Bin berbisik kalo Borg Mom sedikit terlambat. Borg Mom minta maaf. Go Bong bertanya apa yang mereka lakukan. Guru Hyun Bin melihat ayah Borg. Ia menyapanya. Sambil nge-rap. Go Bong melihat yang hadir hanya para ibu. Ia dengar ini kelas untuk menjadi orang tua yang baik tapi ia rasa enggak. Guru Hyun Bin menjelaskan kalo ini season 1. Ini adalah kelas gimana jadi ibu yang baik. Season 2 nanti untuk para ayah. Kelas itu untuk bulan depan. Go Bong menghadap Borg Mom sambil menanyakan apa yang terjadi. Borg Mom menduga mungkin ada kesalahan. Ia meminta maaf padanya. Ibu-ibu saling lirik. Jelas ini adalah bagian dari rencana mereka. Go Bong memperingatkan kalo seharusnya ia memeriksanya dengan teliti, sambil melirik ke arah Guru Hyun Bin. Guru Hyun Bin merasa pasti salah informasi. Seharusnya kelas ini nggak hanya untuk para ibu. Lebih baik kalo para ayah bergabung hari ini. Go Bong bilang udah cukup! Untuk hatlri ini ia mau pergi bertemu dengan seseorang. Go Bong meninggaljan tempat itu dengan perasaan kesal. 


Borg Mom bergumam kalo belakangan ayahnya Yool sering marah-marah. Guru Hyun Bin mendesah. Ia lalu menghampiri Borg Mom dan menaruh tangannya di pundak Borg Mom. Ia menuntun Borg Mom menuju tempat duduknya. Para ibu udah jengah aja ngelihatnya. Guru Hyun Bin kembali ke depan dan memulainya. Sekarang saatnya untuk memilih Good Mommy hari ini. Siapa yang akan menjadi ibu terbaik di TK Buckingham? Para ibu yersrnyum berharap merekalah yang akan terpilih menjadi ibu terbaik. Ini saatnya kompetisi. Sekarang saatnya kontes bercerita. "Show me the good Mommy!". Boom..boom..boom..ibu-ibu menyahut menirukan. Gwi Nam mengangkat tangannya dan berseru, mulai!!! Dan langsung dapat tatapan sinis dari ibu-ibu lainnya. 


Go Bong kelapangan mencari George. Ia menirukan gaya guru Hyun Bin, "kau agak terlambat, yo!" "ayah Borg bersamamu hari ini yo!". Go Bong belum pernah lihat guru TK kayak gitu (aku juga belum pernah lihat guru TK kerennya kayak gitu). Go Bong nyari George diantara anak-qnak yang lagi main bola tapi nggak ada. Rupanya George lagi main sama robotnya dipinggir lapangan. George nunjukin Borg ke Go Bong. Dikiranya Go Bong lagi nyari anaknya. Go Bong bilang enggak. Ia nyari dia. Go Bong melambaikan tangannya nyuruh George mendekat. 


Go Bong membawaa George ke tempat yang sepi. Ia mengeluarkan saputangan tmyang ia temukan di laboratoriumnya dan bertanya apakah itu milik George? George mengambilnya dan bertanya kenapa Go Bong mencuri miliknya? Go Bong mengatakan kalo kemarin ia menemukannya di lantai ruangannya. George ingat, ruangan yang oenuh dengan robot... Go Bong menutup mulut George takut ada yang dengar. Ia nyuruh George diam. Ia memanggil George dan tersenyum padanya. Gini, biasanya ia punya ruangan yang penuh dengan mainan, bukan? George mengangguk. Go Bong membenarkan. Ruangannya juga ruangan yang paling rahasia. Go Bong bertanya apa George ngasih tahu pada seseorang? George menjawab enggak. Ia nggak ngasih tahu siapapun karena dia lupa. Go Bong membenarkan. Kalo gitu, akan lebih bagus kalo dia nggak ngasih tahu sama siapa aja tentang ruangan mainan Go Bong. George nanyain apa yang bakalan Go Bong balas sebagai gantinya? Go Bong menatap George dan nawarin es krim dengan berbagai macam rasa. George menolak. Itu kekanakan. Go B9ng bertanya apa maunya? Bilang aja. George mengatakan kalo ada banyak mainan robot di ruangan itu,... Go Bong memitong kalo itu ia nggak bisa. Itu hanya untuk orang dewasa. Sulit untuk dimainkan oleh anak kecil sepertinya. George menegaskan kalo dia nggak minta itu. George ngasih robotnya. Itu adalah model terbaru. Ayahnya nggak bisa merakitnya. Ia bertanya, bisakah Go Bong merakitnya? Go Bong setuju. Apa hanya itu yang ia butuhkan? George akan nunggu ia lalu meninggalkan Go Bong dengan robotnya. Go Bong bertanya-tanya, apa itu? Kenapa berantakan gitu? Go Bong merasa ia nggak punya pilihan lain. Go Bong menhambil ponselnya dan menelpon seseorang. Ia menyapa Young Cheol. 


Di kelas, pemilihan ibu terbaik di awali oleh Do Hye. Ia maju dengan percaya diri. Sekali...Ti Na menyambung, suatu ketika... Sontak para ibu yangvlain menatapnya, kok gitu? Do Hye lanjut lagi, di... ti Na menyambubg, di suatu desa... Do Hye, oink..oink. Ti Na melanjutkan, seorang ibu babi. Do Hye, oink..oink.. Ti Na, dan tiga saudara babi kecil tinggal bersama. Do Hye, suatu... Ti Na, suatu hari ibu babi berkata. Do Hye, kau... Ti Na, kau sudah dewasa sekarang, jadi kau perlu membabgun rumah sendiri dan pindah dari sini. Do Hye mengangguk dan Ti Na bertepuk tangan. Ibu-ibu yang lain mengikuti. Guru Hyun Bin hanya geleng-geleng kemudian memberi nilai. 


Selanjutnya adalah giliran Ti Na. Ti Na melonglong menirukan suara srigala. Srigala berbahaya dari Tibet datang ke desa babi. Ia be4bicara seolah ia adalah srigala, aku nggak akan membiarkan memakan kalian hidup-hidup kalo kalian membuka pintu. Para ibu terdiam. Malas mendengar dan melihatnya. 


Selanjutnya adalah Soo Ji. Ia bercerita kalo babi itu marah. Aku menggeram, menggeram, menggeram.Dengakan kalo kalian nggak membuka pintu, aku akn menghancurkan rumah ini. Soo Ji malah menari dan membuat ibu-ibu malas melihatnya. Ia menirukan nafas srigala. Membuka bandonya dan mengibaskan rambutnya. Guru Hyun Bin aja sampai menutup wajahnya. 


Habis itu gilirannya Gwi Nam. Gwi Nam duduk di lantai sambil bermain kartu. Musim semi yang nekar datang dan pergi. Musim gugur dengan daun berubah warna datang dan pergi. Nggak peduli apakah bulan purnama naik atau nggak. Babi bersama membangun rumah kayu. Gwi Nam selesai dengan ceritanya dan meminta tepuk tangan tapi nggak ada yang mau bertepuk tangan untuknya. 


Guru Hyun Bin mengatakan kalo penampilan mereka sangat bagus dengan ide unik mereka tapi ada bagian yang bisa sedikit lebih baik. Hanya ada satu ibu yang tersisa. Gimana kalo mereka tonton kontestan yabg terakhir? Cerita ibu Borg? Borg Mom maju ke panggung. Ia mulai bercerita. Dahulu kala, seekor babi betina dan tiga saudara babi kecil tinggal bersama di sebuah desa. Borg Mom menutup mulutnya menirukan suara babi. Para ibu langsung antusias mendengarkan. Suatu hari srigala muncul di desa. Dimana 3 babi kecil membabgun rumahnya. Borg Mom menutup mulutnya lagi menirukan suara srigala. Rumah jerami terbang menjauh. Saat srigala mengatur rumah kayu terbakar. Guru Hyun Bin langsung memberikan nilai yang bagus untuk Borg Mom. 


Go Bong mengutak-atik robot itu sembari menunggu Young Cheol. Young Cheol datang dan mengatakan kalo Go Bong angat menyedihkan. Itukah sebabnya Go Bong menyuruhnya kesana? Go Bong langsung meminta Young Cheol memberikan apa yang ia minta. Young Ceol memberikannya dan tersenyum melihat hyung-nya. Go Bong merasa hal itu mengingatkannya pada masa lalu. Young Cheol mengingatkan kalo Go Bong seperti budaknya waktu itu. Go Bong mengangkat wajahnya. Ia memperingatkan Young Cheol untuk pergi dari sana sebelum ia marah. Young Cheol nggak gentar. Ia melanjutkan kalo dulu Go Bong nggak punya teman dan ia nggak tahu gimana dunia bekerja. Go Bong sungguh hebat dalam merakit robot. Itulah sebabnya Young Cheol berteman denagnnya. Young Cheol mengenalnya karena robot membantu mereka membangun persahabatan. Young Cheol mau tahu seperti apa hidup Go Bong tanpa dirinya. Go Bong mulai jengah dan nyuruh Young Cheol buat nutyp mulutnya dan pergi dari sana. Young Cheol meledek, lihat Go Bong, ia masih sama saja. Ia akan jadi budak anak-anak yang memperbaiki semua robot mereka. Go Bong mulai mendidih. Ia menceritakan kalo ada anak yang melihat  laboratorium rahasianya. Young Cheol bilang nggak pap...ia terkejut, apa? Young Cheol nanya gimana itu bisa terjadi? Go Bong sendiri juga nggak tahu. Aish, baginya yang penting anak itu sedang bernegoisasi denagannya. Young Cheol menilai kalo Go Bong sempurna kalo dia nggak dijadikan budak. Go Bong memandang Young Cheol dengan perasaan mrah. Ia melarang Young Cheol untuk membuatnya gugup dan kembali memintanya untuk pergi. Go Bong bahkan mau nimpuk Young Cheol pakai mainan robot punya George. Young Cheol nyerah. Ia akan pergi. Ia akan langsung mengantar Yool pergi ke kelas seninya. Go Bong nanya kenapa? Jangan bilang dia nanti mencoba memukul guru seninya. Young bilang tentu aja enggak. Go Bong pikir dia apa? Young Cheol bergumam kalo dia emang terlalu pintar. Go Bong mau mukul Young Cheol dan nggak tunggu lama, Young Cheol langsung pergi. Go Bong kembali fokus dengan robotnya. 


Guru Hyun Bin mengumumkan selanjutnya untuk Show me the good mommy, pelajaran dua. Belajar berkomunikasi dengan anak-anak menggunakan tubuh mereka. Guru Hyun Bin mengatakan kalo dia suka menari. Apakah mereka siap untuk pelajaran ini? Para ibu berseru yeah dengan sangat semangat. Guru Hyun Bin nyuruh mereka buat berpasangan. Do Hye dan Ti Na saling lirik. Ia menyikut Ti Na. Ti Na menyikut Soo Ji dan Soo Ji menyikut Gwi Nam. Gwi Nam menggeser Borg Mom dengan pinggulnya. Semuanya udah dapat pasangan masing-masing kecuali Borg Mom. Guru Hyun Bin menghampiri Borg Mom dan bertanya apakah ia mau mau menjadi pasangannya? (Aku mau). Pertama saling berhadapan dan berpegangan tangan. Guru Hyun Bin mengulurkan tangannya dan menarik Borg Mom kedepan. Para ibu langsung iri. 


Go Bong menyerahkan kembali mainan robot milik George. Mereka berjanji jari kelingking. George berterima kasih dan mengucapkan sampai jumpa. Kapan-kapan ketemu lagi. Go Bong heran. Bertemu lagi? Ia menyusuri lubang kelinci itu lagi? Go Bong memegangi kepalanya dan merasa pusing. 


Go Bong melanjutkan langkahnya dan terkejut melihat Borg Mom berdansa dengan guru Hyun Bin. Mereka berpegangan tangan dan meregangkan tubuh. Go Bong makin terlihat marah saat melihat mereka saling lempar senyum. Guru Yun Bin menginstruksikan para ibu untuk menekuk tubuh dan memantul. Guru Hyun Bin memuji Borg Mom sebagai wanita yang kuat. Go Bong udah mau meledak menyaksikan hal itu.  


Dan setelah selesai, guru Hyun Bin bertanya gimana kalo mereka lanjut menari aja? Guru Memanggil genie dan menyuruhnya untuk memainkan lagu "Dancing With Mom". Genie pun memainkan lagu "Dancing With Mom"  dari Pinkfong. Guru memberi arahan, kening saling berpegangan satu sama lain. Dan mulai di usap sepertinya. Di luar Go Bong makin marah karena guru Hyun Bin tersenyum pada  Borg Mom. Soo Ji juga geram karena Borg Mom tersenyum dengan Hyun Bin. Setelah itu, hidung saling berpegangan. Dan di usap seperti yang dicontohkan oleh guru Hyun Bin dan Borg Mom. 


Go Bong merasa nggak bisa tinggal diam lagi. Ia ingin membuka jendela tapi nggak bisa. Go Bong memalingkan wajahnya berusaha menurunkan emosinya. Go Bong memutuskan untuk pergi ke toilet dan mencuci wajahnya disana. Ia menggosok wajahnya dengan sangat keras. Go Bong berpikir sejenak Borg Mom hanyalah robot. Go Bong teringat saat Borg Mom menari dengan guru Hyun Bin sambil mendekatkan kening mereka. Ia berubah jadi marah lagi. Tapi tetap ini nggak benar namanya. Nggak ada alasan untuk harus cemburu. Tapi habis itu Go Bong mencuci wajahnya lagi. 


Acara menari masih terus berlangsung. Kali ini saling beradu punggung. Go Bong datang dengan emosi yang meledak-ledak. Ia berjalan mendekat dan menarik tangan Borg Mom. Ia ngajak Borg Mom buat pergi dari sana. Borg Mom hanya bilang ayahnya Yool. Go Bong minta Borg Mom buat ikut dengannya. Ada yang ingin dia bicarakan. Go Bong meminta maaf pada semua orang karena mereka harus pergi. Para ibu melihatnya dengan heran. Borg Mom menarik Go Bong kembali karena harus mengambil tasnya. Guru Hyun Bin mengistirahatkan para ibu. 


Go Bong membawa Borg Mom ketempat yang sepi. Borg Mom beetanya ada apa? Kenapa ia marah? Go Bong berbalik dan mengahadap Borg Mom. Ia bilang kalo dia nggak marah. Tapi ia nyuruh Borg Mom buat mikir dulu sebelum bertindak. Ia menilai kalo Borg Mom nggak pandai membaca wajah seseorang atau bersikap etis. Apa harus Go Bong ngasih tahu dia lagi? Borg Mom bertanya apakah Go Bong berpikur kalo dia afa masalah dengan etika dan bergaul dengan orang lain? Go Bong membenarkan. Semua ibu lainnya melihatnya tapi Borg Mom tersenyum dan menari dengan orang asing. Apa menurut Borg Mom ia patut mendapat puhian? Borg Mom tersenyum dan berkata kalo dia bukanlah orang asing. Ia berada di kelas komunikasi yang mendidik dan menyenangkan yang sangat membantuvbagi Yool dan gurunya. Go Bong makin kesal baginya Borg Mom nggak akan mengerti apa yang akan ia katakan. Borg Mom beelagak seperti ia tahu segalanya. Go Bong memejamkan matanya. Ia nggak bisa menyalahkan siapapun kecuali dirinya sendiri. Ah, udahlah! Yang penting berperilaku seperti itu nggak bisa di terima. Go Bong nyuruh Borg Mom buat hati-hati. Ia juga berpesan agar Borg Mom jangan lupa akan identitasnya sebagai ibu Yool. Borg Mom mengiyakan. Ia nggak akan lupa kalo dia adalah ibu Yool. Ah, udahlah. Go Bong nyuruh Borg Mom buat ngelupain kelas konyol itu. Ia lapar jadi ia ngajak Borg Mom buat pergi dari sana. Go Bong pergi lebih dulu dan Borg Mom mengikuti di belakang. Tanpa mereka sadari, guru Hyun Bin mendengarkan semuanya di tempat yang nggak mereka sadari. Ia tampak sedih. 


Go Bong makan bersama dengan Borg Mom di sebuah restoran. Mungkin Go Bong masih marah. Ia sengaja memesan banyak makanan dan bertanya kenapa Borg Mom nggak mengosongkan ember sampahnya? Borg Mom tersenyum dan memotong steaknya lalu meletakkannya di piring Go Bong. Borg Mom berpesan agar Go Bong makan yang banyak. Go Bong melihat Borg Mom tersenyun dan teringat akan Mi So, mendiang istrinya. Go Bong yang masih marah melarang Borg Mom untuk tersenyum. Ia meminta dirinya sendiri untuk sadar kalo dia bukanlah Mi So. Dia hanyalah robot. Robot yang ia buat dari awal. Go Bong sibuk dengan pikirannya sendiri sampai nggak bisa memotong steaknya. Telpon Go Bobg berbunyi, dari Dr. Ahn. Go Bong segera mengangkatnya. Ia berkata kalo dia belum melupakan pertemuan makan malam hari ini. Ia akan membawakan laporan penelitian yang udah ia revisi sampai sekarang. Go Bong melihat Borg Mom. Hari ini secara pribadi ia akan membawakan laporan dan subjek penelitiannya. 


Soo Ji pergi minum di kedai yang biasanya. Ia mengatai Borg Mom jahat. Dia itu siapa berbuat begitu pada Hyun Bin?  Berani mengusap wajahnya? Borg Mom mengusap keningnya? Dan hidungnya? Young Cheol kebetulan juga datang ketempat yang sama dengan Soo Ji. Soo Ji bertanya apa ini? Si tak sopan? Young Cheol duduk di satu meja dengan Soo Ji. Soo Ji berkata dia lagi? Apa Young Cheol mengikutinya? Young Cheol memanggil Soo Ji dengan sebutan ratu dari folder rahasianya. Ia ngajak Soo Ji buat minum bersamanya. Young Cheol mengaku kalo dia benar-benar merasa sedih hari ini. Soo Ji bertanya, folder rahasia? Soo Ji bilang nggak mau. Ia nggak mau minum dengan orang seperti Young Cheol. Young Cheol itu menghinanya. Young Cheol terdiam memandangi sebuah lukisan. Soo Ji merebutnya. Siapa itu? Ia berkomunikasi dengan gambar itu. Kenapa gambarnya nggak punya alis? Mau ia kenalkan dengan salon kecantikan yang bagus? Yang bisa menggambar alis yang bagus? Young Cheol merebut lukisan itu kembali. Ia berkata kalo itu Mona Lisa-nya. Young Cheol menggulungnya dan bertanya kenapa ia harus seperti itu? Semua pasangan memang sangat bersalah. Semua lajang nggak bersalah. Soo Ji bertanya, lalu gimana dengan yang udah bercerai? Termasuk suami terakhir. Yang udah meninggal, Soo Ji akan menikah tiga kali. Gimana dengan yang udah bercerai? Young Cheol berpikir sebentar. Ia lalu mengangkat gelasnya dan berkata, Soo Ji adalah ratu dari foder rahasianya, selalu....nggak bersalah. Dia nggak bersalah. Soo Ji membenarkan kemudian memberikan high five pada Young Cheol. Soo Ji bangkit dan mengatakan kalo ini pertama kalinya ia menyukai Young Cheol. 


YoungCheol dan Soo Ji udah mabuk berat. Mereka berjalan sambil bernyanyi dan menari. Mereka seperti kue beras ketan. Mereka kompatibel. Itu kompatibilitas mereka. Tiba-tiba Soo Ji jatuh. Young Cheol menolongnya dan bertanya apa dia baik-baik aja? Soo Ji kembali memanggil Young Cheol sebagai si tak sopan. Soo Ji bertanya kenapa ia berakhir seperti itu? Apakah menurut Young Cheol Soo Ji itu nggak menarik? Young Cheol menggeleng. Soo Ji meletakkan tangannya di kedua pipinya dan memperlihatkan bibirnya. Young Cheol tersenyum. Soo Ji kembali berkata kalo Toung Cheol tahu, kan kalo dia tuh benar-benar seksi? Gimana Soo Ji bisa menggunakan mulut yang bagus itu untuk makan? ApaYoung Cheol tahu? Soo Ji bahkan nggak ingat gimana cara mencium. Young Cheol tersenyum. Itu bukanlah masalah besar. Hanya ada dua bibir yang datang bersama. Bibir yang saling menabrak satu sama lain. Begitu? Tanya Soo Ji. Young Cheol mengiyakan. Soo Ji memegang kedua pipi Young Cheol dan menciumnya. Bibir yang saling menabrak. Young Cheol membenarkan. Ia memuji tadi itu bagus sekali. Soo Ji mencium Young Cheol lagi. Ia melakukannya lagi. Mudah sekali. Dan begitulah Soo Ji terus menciumi Young Cheol. Soo Ji mengatakan kalo dia bisa melakukannya. Ia ternyata bisa melakukannya. Young Cheol hanya tersenyum (menang banyak). Soo Ji memandang wajah Young Cheol dan menggeleng-gelengkan kepalanya. Tapi...itu... Young Cheol memegang bibirnya. Soo Ji mengangguk. Young Cheol bertanya kenapa dengan bibirnya? Soo Ji mengatakan kalo bibir Young Cheol terlihat seperti ceker ayam. Itu salah satu teman minuman faforitnya yang mutlak. Terlihat enak. Soo Ji mendekat dan mencium Young Cheol sampai Young Cheol terjatuh dan melambaikan tangannya. 


Para pria sedang rapat. Pria yang memakai jas cokelat berkata bahwa proyek Borg Mom baru aja membuatnya memikirkan Mazinger Z. Ia bertanya pada rekannya, siapa yang akan menang antara Mazinger Z dan Robot Taekwon V? Pria di depannya (yang dulu pernah rapat sama Go Bong di taman) bertanya, itu pertanyaan? Menurutnya tentu aja Mazinger Z yang akan menang. Robot Taekwon V nggak bisa bangun karena kakinya terlalu berat. Go Bong dan Borg Mom datang bergabung. Mereka menyapa Go Bong dan saling bersalaman. Go Bong bertanya ada apa? Kenapa mereka bicara serius begitu? Pria yang pernah rapat dengan Go Bong mengatakan kalo mereka berdebat siapa yang akan menang kalo Mazinger Z dan Robot Taekwon V bertarung. Go Bong menjawab kalo dia rasa kalo dia meniru Lee Deok Hwa hari ini. Orang itu memuji Go Bong yang sangat cerdas. Orang itu senang akhirnya bisa ketemu langsung dengan robot. Ia memegang rambut Borg Mom dan memuji rambutnya sangat berkilau. Go Bong tersenyum dan nyuruh Borg Mom untuk menyapa mereka. Borg Mom membungkuk memberi salam. Senang bertemu mereka. Borg Mom memperkenalkan diri, ia Borg Mom. Pria yang pakai jas cokelat mengatakan kalo mereka nggak berharap Go Bong membawanya hari ini. Mereka sangat ingin melihatnya secara langsung. Borg Mom benar-benar terlihat seperti manusia melebihi harapan mereka. Go Bong bergumam, menghabiskan waktu bersama dengan orang-orang ini akan membantunya menerima kenyataan bahwa Borg Mom hanya robot. 


Go Bong bertanya gimana kalo mereka duduk? Pria yang paki jas cokelat mempersilakan. Go Bong duduk di sampingnya. Borg Mom nggak kebagian tempat duduk. Go Bong melihat di bwlakan Borg Mom ada kursi, ia ingin menyarankan pada Borg Mom agar duduk disana tapi pria yang duduk di sebelah Go Bong bertanya apa robot harus duduk? Go Bong bilang enggak, robot nggak perlu duduk. Pria yang pernah rapat dengan Go Bong bertanya pada Borg Mom, pertarungan antara Mazinger Z dan Robot Taekwon V. Menurutnya apa yang akan terjadi? Ia meminta Borg Mom memberitahu mereka tentang gimana pendapatnya. Borg Mom mulai mengemukakan pendapatnya. Dari tendangan ganda untuk berlari, Robot Taekwon V memiliki kemampuan kinetik yang luar biasa. Jadi dia akan menang kalo itu pertarungan jarak dekat. Disisi lain, Mazinger Z bisa melempar pukulan roket. Jadi dia akan memenangkan pertarungan jarak jauh sesuai analisisnya. Orang itu terkejut kalo gitu dia akan mendengarkan Borg Mom dan memilih Mazinger Z. Mereka tertawa. Go Bong berbicara dalam hati kalo analisis Borg Mom sangat akurat. 


Pria yang pakai jas cokelat ingin melihat seberapa cepat Borg Mom bisa beradabtasi dengan tugas sehari-hari. Ia mengambil sumpit dan meminta Borg Mom untuk menggunakan sumpit itu. Borg Mom melihat Go Bong seolah bertanya haruskah ia mengambilnya? Go Bong malah bilang tunggu apa lagi? Ia nyuruh Borg Mom buat mencobanya. Borg Mom menurut. Ia mengambil sumpit itu dan menggunakannya untuk memindahkan buah kepiring. Mereka terlihat kagum dengan kemampuan yang dimiliki oleh Borg Mom. Pria yang memberikan tantangan pada Borg Mom itu memuji kalo gerakan otot manusia telah direproduksi dengan sempurna. 


Luar biasa. Ia lalu meminta Borg Mom untuk memakan sesuatu. Borg Mom melihat ke arah Go Bong lagi. Go Bong menhelaskan pada profesor kalo makanannya sekarang sedang penuh. Jadi sekarang dia belum bisa makan apa-apa. Oh, benarkah? Dia ingin tahu dimana tempat makanan itu berada. Ia bertanya pada Borg Mom, bisakah ia membukanya dan memperlihatkan pada mereka? Borg Mom melihat ke arah Go Bong lagi. Go Bong berusaha menahan emosinya. Benar, karena Borg Mom adalah model percobaan dia harus di uji. Dia hanya robot. Pria yang pernah rapat dengan Go Bong membaca dokumen. Bagian dalam akan terbuka kalo pipinya di pegang dan melakukan kontak mata. Ia bangkit. Baiklah kalo seperti itu. Go Bong yang lagi minum sampai tersedak. Pria tadi mencubit kedua pipi Borg Mom dan memperlihatkan matanya. Go Bong bangkit dan melepaskan tangannya. Ia menyuruhnya untuk membaca petunjuk lengkapnya. Hanya Go Bong sajalah yang bisa membukanya karena itu memerlulan pengenalan bagian mata dan sidik jari. Orang tadi mengeluh, merepotkan sekali??? 


Pria itu kemudian mengambil laser dan menyorotkannya kearah Borg Mom. Ke kedua pipi dan matanya. Menurutnya itu sangat mempesona. Go Bong udah mulai geram tapi ia masih berusaha untuk menahannya. Maksudnya matanya? Orang itu mengatakan sama. Jangan seperti itu. Orang itu lalu melihat kulit Borg Mom dan menusuk-nusuknya. Menurutnya kulitnya terlihat sangat hidup. Go Bong menghalanginya. Ia mengatakan kalo tim dari Jerman melakukan pekerjaan yang sangat teliti. Kalo gitu ia ingin tahu apa Borg Mom bisa merasakan sakit? Orang itu mengambil pinset dan menggunakannya pada Borg Mom. Gimana dengan itu? Apa Borg Mom merasakan sesuatu? Ia terus menyakiti Borg Mom tapi Borg Mom diam. Ia mita kalo sakit, katakan sakit. Kenapa dia nggak bereaksi? Go Bong terlihat sangat marah. Ia mengepalkan tangannya. 


Gwi Nam lagi ada di dapurnya. Ia bertanya-tanya kenapa mereka jadi sibuk gini? Ia bahkan nggak bisa merasakannya. Gwi Nam mengambil botol pelumas milik Borg Mom. Jadi itu rahasia untuk mendapatkan kulit bercahaya? Gwi Nam membukanya. Ia mulai dengan mencium aromanya terlebih dahulu. Huwek... kenapa baunya sangat mengerikan? Tapi Gwi Nam rasa ia nggak seharusnya menilai sesuatu dari luarnya. Semakin buruk rasanya maka semakin cantik. Gwi Nam meminumnya tanpa ragu sedikitpun. Hasilnya, ia langsung merasa mual. Suaminya datang dan bertanya ada apa? Ia menghampiri Gwi Nam dan bertanya apa yang ia lakukan kali ini? Gwi Nam ini emang pemabuk. Dia minum lagi, ya? Gwi Nam membentak suaminya. Dia nggak minum. Gwi Nam terus merasa mual dan ingin muntah. Ia terus menepuk dadanya. Mungkinkah dia lagi hamil? Suaminya marah. Ngomong apa sih? Dia udah nggak mau punya anak lagi. Beraninya Gwi Nam menipunya. Suaminya nyuruh Gwi Nam buat melakukan pekerjaannya. Gwi Nam yang udah nggak kuat lagi akhirnya pingsan di pangkuan suaminya. Suaminya Gwi Nam marah pada istrinya. Dia harusnya bekerja. Ia nyuruh Gwi Nam buat bangun. Tapi lama-lama dia jadi khawatir setelah lihat wajah Gwi Nam jadi pucat banget. Ia manggil manggil Gwi Nam. Yeobo! Yeobo! Yeobo! Suami Gwo Nam ngambil botol yang tadi diminum sama istrinya. Ia lalu ngambil ponselnya dan menelpon 119. 

Habis itu Go Bong bernarasi...

" Bila rasa ingin tahu dan kesetalahanmu mendapatkan yang terbaik darimu..."

39
Do Hye di ruangannya tengah bersantai. Ia membaca buku harian Geoge. Ruang rahasia di tempat Borg. Ia jadi bertanya-tanya. Ruang rahasia? 

"Semacam moment yang nggak seorangpun bisa mengharapkan itu akan terungkap seperti kotak Pandora yang berisi rahasia. 


Suami Gwi Nam menangis sambil menepuk-nepuk pipinya. 
"Beberapa orang melakukan kesalahan meski nggak di sengaja"


Do Hye memanggil George. Ia bertanya apakah George bisa menjelaskan apa yang ia tulis di buku hariannya? 

" Ini bisa menciptakan peluang bagi sebagian orang"


Go Bong berkata kalo itu udah cukup. Untuk hari ini ia cukupkan dulu. Go Bong ngajak Borg Mom pergi. Mereka minta tunggu dulu. Kasar banget. Setelah sampai di luar, Go Bong berhenti sejenak untuk menatap wajah Borg Mom, habis itu ia menariknya lagi. 

" Dan itu membuat beberapa orang mengakui kebenaran yang telah mereka coba hindari. 


Borg Mom melihat wajah Go Bong dan teringat saat ia mengatakan kalo ia milik Go Bong. Ia akan mengingatnya. Lalu Borg Mom menganalisa wajah Go Bong, semangat 80%, malu 20%. Dan saat Go Bong menariknya saat menari bersama guru Hyun Bin, kecemburuan yang nggak jelas. Dan saat mengintipnya dari jendela, kecemburuan 70%, geram 30%. Dan saat Go Bong menariknya dari ruang rapat tadi, yakin 100%. 

"Kebahagiaan dan kesengsaraan.inilah awal dari konflik lainnya. 

Bersambung...

Komentar :
Wah, akhirnya selesai juga episode ini. Tadinya sempet agak turun gitu semangatnya. Tapi gara-gara denger lagunya JBJ yang Fantasy, jadi naik lagi, deh habis nyanyi nyanyi dikit. 

Woo...Go Bong mulai menunjukkan kalo dia cemburu. Dia nggak suka kalo Borg Mom deket-deket sama laki-laki lain dan di sentuh-sentuh. 

Paling nggak bisa nahan tawa pas lihat Gwi Nam pingsan. Bukannya di ciumin tapi malah ditabokin... hadeuh..tepok jidad ^_^

1 komentar:

Ngakak pas sesi dongeng