Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The King of Romance Episode 2 Part 2
Bing Bing lagi tidur. Ia sedang memimpikan pangerannya. Wang Nuo mencoba membangunkannya tapi malah di tarik oleh Bing Bing dan di cium. Wang Nuo berusaha menarik diri tapi nggak bisa karena Bing Bing terus menahannya. Setelah berhasil melepaskan diri, Wang Nuo terus mengelap bibirnya. Bing Bing mengigau memanggil guru. Pelan-pelan ia membuka matanya dan melihat Wang Nuo. Ia bertanya kenapa malah dia? Bing Bing merasa ia hanya bermimpi dan menilai kalo itu nggak penting. Ia mengatupkan matanya kembali. 


Wang Nuo di rumah sakit. Bing Bing samar-samar melihatnya. Ia mendengar seorang perawat bicara padanya mau memeriksa suhu badannya dan tekanan darahnya. Bing Bing melihat Wang Nuo hendak memeriksanya. Ia lalu teringat saat mencium Wang Nuo saat sedang tidur. Bing Bing merasa malu dan menyembunyikan wajahnya di balik selimut. 


Satu jam sebelumnya...
Wang Nuo menemukan ada banyak obat di atas meja Bing Bing. Wang Nuo memanggil Bing Bing. Ia meletakkan tangannya di kening Bing Bing. Wang Nuo memanggil Bing Bing lagi dan bertanya apa Bing bing bisa mendengarnya? Wang Nuo mengatakan kalo dia akan membawanya ke rumah sakit. Bing Bing menjawab kalo dia nggak mau. Wang Nuo mengatakan kalo dia akan menelpon ambulan. Bing Bing melarang Wang Nuo untuk menelpon ambulan. Bing Bing bangun dan bertanya kenapa Wang Nuo ada disini? Apa ia mengikutinya? Wang Nuo ngasih tahu kalo dia udah membeli tempat ini dan sekarang Bing Bing ada di rumahnya. 


Bing Bing terkejut mendengar Wang Nuo adalah sang pemilik baru. Wang Nuo menawarkan akan memperlihatkan sertifikat rumahnya kalo Bing Bing mau. Tapi sekarang Wang Nuo ingin... Bing Bing bertanya gimana bisa Wang Nuo? Apa Wang Nuo menjebaknya? Wang Nuo menegur Bing Bing dengan suara agak tinggi sehingga mengagetkan Bing Bing. Wang Nuo melarangnya banyak bicara omong kosong. Sekarang ia...Bing Bing menegaskan kalo dia nggak mau. Wang Nuo mengatakan segera...Bing Bing masih bilang kalo dia nggak mau. Wang Nuo mengatakan kalo dia ingin Bing Bing...Bing Bing berkali-kali mengatakan enggak. Wang Nuo nyuruh dia diam. Ia nyuruh Bing Bing segera pergi ke rumah sakit. Bing Bing membentak Wang Nuo. Apa dia g*la? Kenapa ia harus pergi ke rumah sakit dengan Wang Nuo? Kenapa ia harus tinggal di rumah sakit? Wang Nuo mengatakan kalo dia baru beli tempat ini. Ia nggak mau ini jadi rumah hantu sebelum ia pindah. Wang Nuo menarik selimut Bing Bing. Bing Bing bertanya apa yang akan Wang Nuo lakukan? Wang Nuo menggendong paksa Bing Bing. Bing Bing nanya apa yang Wang Nuo lakukan? Dia mau bibawa kemana? 


Bing Bing tersadar dan bertanya ia ada dimana? Kenapa sangat gelap? Apa ini rumah berhantu? Bing Bing membuka selimutnya dan melihat Yi Le. Yi Le dengan ramah memberitahunya kalo dia berada di kamar darurat. Dia baru aja pingsan. Bing Bing bertanya apa dokter Wang yang membawanya kemari? Dokter Wang? Tanya Yi Le pada perawat. Perawat membenarkan. Yi Le memberitahukannya pada Bing Bing. Bing Bing melihat tasnya dan bertanya apa Wang Nuo juga yang membawa kopernya? Apa dia di usir? Bing Bing bangun. Yi Le menahannya dan melarangnya untuk cemas. Ia menyuruh Bing Bing untuk berbaring dahulu. Semuanya akan baik-baik aja. Yi Le menanyakan kenapa dokter Wang yang membawanya ke rumah sakit? Binv Bing ragu-ragu menjawabnya, karena dia...Bukan, ia bukan pemilik rumahnya, ia penyewanya. Ia pasiennya. Yi Le mengangguk. Ia teringat Wang Nuo pernah mengatakan kalo Bing Bing adalah pasien yang Wang Nuo temui saat menggantikannya hari itu. Yi Le memeriksa alamat Bing Bing dan tetkejut karena alamatnya di jalan yang sama dengan Wang Nuo. Wang Nuo mengatakan kalo itu alamat rumah yang baru ia beli. Yi Le jadi bertanya-tanya ada apa antara Wang Nuo dan Bing Bing. Bukannya Wang Nuo tinggal di hotel? Kenapa dia pergi kerumah Bing Bing? Apa mereka udah lama tinggal bareng? Mereka bertengkar karena insiden nasi goreng Wang Nuo? 


Yi Le duduk dan bertanya apa Bing Bing adalah keluarga dari dokter Wang atau temannya? Bing bing malah balik nanya, gimana bisa? Yi Le mengatakan kalo alamat yang Bjng Bing isi di kasus medisnya sama dengan alamat dokter Wang. Bing Bing mengatakan kalo itu karena ayahnya menjual rumah itu pada Wang Nuo. Yi Le ingat, jadi Bing Bing adalah pemilik asli yang nggak bersedia untuk pindah? Jadi Wang Nuo berada di rumah Bing Bing...Yi Le mengoreksi, bukan ...rumah Wang Nuo, dan Wang Nuo melihat Bing Bing dan membawanya ke rumah sakit. Bing Binv mengatakan, ya..kira-kira seperti itu. Bing Bing melihat nama Yi Le dan menanyakannya. Yi Le membenarkan. Bing Bing jadi kesal karena Yi Le lah orang yang telah menelantarkannya. Bing Bing kembali menutup wajahnya dengan selimut. 


Ai Zhen lagi berdiri di pinggir jalan. Xiao Fang yang sedang mengendarai motor memutuskan untuk berhenti saat melihatnya. Ia lalu tersenyum saat melihat Ai Zhen. 


Xiao Fang mengajak Ai Zhen untuk minum kopi. Ai Zhen merasa nggak tenang dan terus melihat jam tangannya. Xiao Fang datang dengan secangkir kopi. Ia menutup jam Ai Zhen menggunakan jari. Xiao Fang meminta Ai Zhen untuk memberi waktu bagi diri sendiri untuk secangkir kopi. Ai Zhen tersenyum dan meminta maaf. Itu kebiasaan buruknya. Ia selalu di kejar waktu. Xiao Fang bertanya apa Ai Zhen datang ke rumah sakit untuk ketemu bos? Ai Zhen bilang enggak. Ayahnya sedang melakukan check-up di rumah sakit dan ia akan mengunjunginya. Ai Zhen cerita kalo dia baru aja nelpon Wang Nuo tapi nggak diangkat. Xiao Fang memperkirakan kalo Wang Nuo mungkin sedang melakukan operasi. Ai Zhen teringat sesuatu dan bertanya pada Xiao Fang. Dengar-dengar Wang Nuo nggak akan berpartisipasi dalam pesta akhir tahun? Apa Xiao Fang tahu dia sedang sibuk apa akhir-akhir ini? Akhir-akhir ini... Xiao Fang mengingat-ingat. Laporan medis, ... udah selesai. Evaluasi juga udah selesai. Dia nggak sibuk. Xiao Fang tersenyum dan mendekatkan wajahnya. Mungkin dia sedang berkencan. Ai Zhen serasa nggak percaya. Berkencan? Xiao Fang mengatakan, nesku Ai Zhen dan Wang Nuo tumbuh bersama-sama, ia pasti nggak akan tahu kalo ini adalah hubungan cinta yang tersembunyi. Pasti juga sangat melelahkan bagi Wang Nuo. Ai Zhen bertanya siapa dia? Xiao Fang berkata kalo Ai Zhen pasti nggak ingin tahu. Ai Zhen menawarkan akan mengurangi dua piring untuk pesta akhir tahun. Xiao Fang setuju. Ia akan memberitahunya tapi dia ingin ditambah dua hidangan lagi. Ai Zhen menawar satu hidangan. 


Xiao Fang sepakat. Ia menyingkirkan cangkir kopi. Biasanya pria bahkan jika mereka pergi makan-makan dengan rekan kerja mereka harus membuatnya terdengar misterius dan membuat teman-teman wanita kita menebak-nebak. Mengambil kesempatan untuk meningkatkan kelayakan mereka. Setelah itu mereka akan pergi dan makan bersama rekan kerja pria. Lalu mereka bisa... Ai Zhen menyela memanggil Xiao Fang. Ia berterima kasih untuk kopinya. Ia merasa harus pergi sekarang. Xiao Fang menahannya. Ia rasa Ai Zhen nggak mendengar poin utama dari yang ia katakan sebelumnya. Maksudnya pria... Ai Zhen menegaskan kalo ia mendengarnya dengan jelas. Ai Zhen baru sadar, pria? Ai Zhen melotot nggak percaya. 


Wang Nuo sedang duduk di mejanya. Yi Le duduk dihadapannya. Ia menyinggng Bing Bing yang Wang Nuo bawa ke rumah sakit, ia sarankan untuk menjalani operasi. Meskipun sekarang gejalanya belum begitu serius, tapi kalo dibiarkan saja, akan bertambah parah. Wang Nuo mengatakan kalo dia pasien Yi Le, ia bisa putuskan sendiri. Yi Le mengatakan kalo Bing Bing menjalani operasi sekarang, dia nggak akan bisa pindah. Wang Nuo bertanya apa Yi Le mengetahui semuanya? Yi Le membenarkan. Lagipula dia sebenarnya tetangga Wang Nuo. Apa dia mengetahui hal itu? Wang Nuo merasa itu hanya kebetulan. Kemungkinannya adalah...


Wang Nuo menyela memanggil Yi Le. Meskipun ia dan Bing Bing adalah tetangga, tapi mereka nggak punya urusan apapun satu sama lain. Ia nggak akan membiarkan nasib buruk orang lain menjadi masalahnya sendiri. Yi Le mengerti, nggak heran semua orang bilang kalo Wang Nuo adalah orang yang nggak berperasaan. Wang Nuo membalas seenggaknya dia nggak akan jadi beban bagi orang lain. 


Xiao Fang masuk. Bagus ia ketemu mereka. Ia bilang ke Wang Nuo kalo Ai Zhen sedang mencarinya. Yi Le heran Xiao Fang memanggilnya seolah mereka dekat. Xiao Fang membenarkan. Juga dalam beberapa hari dia akan memanggilnya Ai Ai kecil. 


Wang Nuo menerima pesan dari Bruce.  Ia lalu menelponnya dan bertanya pada orang di seberang, kenapa mencarinya? Wang Nuo bangkit dan meninggalkan dua temannya. 


Bing Bing duduk di bangku tunggu. Ia bicara pada Bai He di telpon kalo dia nggak perlu datang dan mengunjunginya. Hari ini restorannya sangat sibuk. Nanti ia akan kembali ke restoran jadi nanti ia akan pergi. Wang Nuo kebetulan melihat Bing Bing. Bing Bing mengatakan pada Bai He kalo ia tahu dan akan menjaga dirinya dengan baik. Bing Bing bangkit dan melihat Wang Nuo berdiri di hadapannya. 


Bing Bing teringat saat ia mencium Wang Nuo dalam tidur. Bing Bing bertanya kenapa Wang Nuo lagi? Wang Nuo nyuruh Bing Bing buat istirahat ketika ia harus istirahat. Jangan jadi beban bagi orang lain. Habis itu Wang Nuo menunggalkan Bing Bing. 


Bing Bing melihat kepergian Wang Nuo. Ia bertanya-tanya kenapa orang ini selalu datang seperti hantu? Apa dia pikir sedang membuat drama idola? Kenapa dia bersikap keren? 


Bruce mengunjungi ayah Ai Zhen. Ia memberikan kue rasa baru untuk ayah Ai Zhen. Wang Nuo datang bertepatan dengan ayah Ai Zhen yang hendak memakan kue itu. Wang Nuo mengatakan kalo ayah Ai Zhen harus puasa sebelum pemeriksaan. Ayah Ai Zhen melarang Wang Nuo untuk terlalu ketat. Sesuap aja. Wang Nuo nggak ngijinin. Ai Zhen membujuk ayahnya agar menahan diri sebentar. 


Ayah Ai Zhen mengembalikan sendoknya pada Bruce. Bruce memaklumi. Kesehatannya lebih penting. Bruce janji akan membiarkannya memakannya setelah pemeriksaan. Ayah Ai Zhen tersenyum. Ia akan memakannya nanti. 


Bruce lalu mengambil kue yang lain dan menyuapkannya ke Wang Nuo. Ia nyuruh Wang Nuo mencicipinya. Ai Zhen sampai heran melihatnya. Wang Nuo mengulum bibirnya habis itu ia nunjuk-nunjuk Bruce dan nunjuk-nunjuk bibirnya. Wang Nuo menyampaikan ke Bruce kalo dia lebih suka rasa matcha yang waktu itu, itu agak manis... Bruce bilang okey, nggak masalah. Ia lalu ngambil kue yang lainnya buat Wang Nuo. Ia menyiapkan itu khusus buat Wang Nuo. Itu baru dan lebih baik. Bruce meminta Wang Nuo mencicip untuknya. Ia akan lihat apa Wang Nuo menyukainya apa enggak. Wang Nuo menerimanya dengan senang hati. 


Ai Zhen bangkit. Ia bilang ke  Bruce kalo dia lebih suka rasa buah. Ia menanyakan jenis apa yang Bruce rekomendasikan untuk dicicopi olehnya? Bruce nyuruh Ai Zhen buat ngambil sendiri di dalam dus. Ada banyak disana. Wang Nuo dan Bruce saling berhigh five ria. Ai Zhen mau bergabung tapi di abaikan oleh mereka berdua. 


Ayah menegur kalo mereka berdua berlebihan. Apa mereka nggak menyisakan untuknya? Wang Nuo minta ayah Ai Zhen untuk bertahan sebentar lagi. Bruce berterima kasih pada mereka semua atas dukungannya. Hidangan penutupnya di buat untuk...orang-orang yang mengerti dirinya (sambil menarik Wang Nuo kedalam rangkulannya). Ai Zhen sampai melotot melihatnya. 


Seorang perawat memanggil ayah Ai Zhen untuk melakukan pemeriksaan gastroskopi. Ai Zhen memperingatkan ayahnya agar nggak terlalu banyak makan hidangan penutup. Ayah ngajak Ai Zhen untuk segera kesana. Ai Zhen sendiri masih terus mengamati Bruce dan Wang Nuo. Ia melihat Bruce merangkul Wang Nuo. Bruce bertanya apa Wang Nuo bebas malam ini? Ada sesuatu yang ingin ia katakan. Wang Nuo setuju, ia akan mencari Bruce setelah kerja. Ai Zhen menyela menanyakan apa yang mereka bicarakan? Ia ingin dengar juga. Wang Nuo meminta maaf, itu pembicaraan pria. Hal itu malah membuat Ai Zhen makin penasaran.