Advertisement
Advertisement
Dalam perjalanan pulang dari rumah sakit Dr Spesialis Jung Cheol  ditelpon isterinya.


Penulis Sinopsis: Olimne
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

KUMPULAN LINK || SINOPSIS The Most Beautiful Goodbye in the World
Isterinya mengomel kenapa Dr Jung Cheol  tidak mau menjemput ibunya dan solah itu bukan urusannya. Isterinya kesal karena Dr Jung Cheol  hanya bergumam menjawab “ya,ya" disaat isterinya berbicara panjang lebar. 

Yeon Soo tiba ditempat ibunya  dan mengklakson ibunya yg sedang mengomel di telpon dengan ayahnya. Ibu menghampiri mobil Yeon Soo dan masuk ke dalam mobil sambil melanjutkan omelannya di telepon


“Walau ibumu itu sudah tua, tapi dia itu masih kuat. Kami tak bisa menjemput ibu. “Aku dan Yeon Soo saja sudah sekurus batang bambu karena selalu menjemput ibu dari tempat jauh  jauh
Ibu menutup telpon dan mereka melanjutkan perjalanan pulang
“Kenapa kamu lama sekali,kamu mau ibu ini kedinginan diluar?” tanya nya pada Yeon Soo
“Aku kan habis kerja , bukannya main-main. Aku sudah sms ibu menunggu di dalam café saja, Yeon Soo membela diri tak ingin dirinya disalahkan.
Dr Jung Cheol berhenti di sebuah kedai minuman dan mematikan poselnya begitu bertemu dengan teman-temannya


Mereka saling berbicara satu sama lain , hingga salah satu temannya harus pulang dan meminta CV Dr Jung Cheol. Temannya tidak menjanjikan dia diterima menjadi dokter di RS lokal. Dr Jung Cheol  mengatakan tidak masalah,  di RS yg tidak  punya nama asal dirinya bisa melakukan operasi  sederhana. Temannya yg lain menyahut kenapa dr Jung Cheol tidak bertahan di rumah sakit yg sekarang saja, dan menerima pemotongan gajinya. Namun dr Jung Cheol merasa semakin frustasi membahas itu dan mengajak teman- temannya minum saja.

Yen Soo dan Ibunya dalam perjalanan pulang membawa nenek kembali ke rumah. Ibunya merasa kasihan dengan nenek yg lagi tertidur pulas. Yen Soo merasa ibunya tidak perlu  seperti itu, karena 3 tahun neneknya pikun, keluarganya pun mengalami banyak kesulitan. Yen Soo akan mencarikan Panti Jompo yg bagus buat ibunya, namun ibunya tidak setuju. 


Saat Yeon Soo menyampaikan bahwa dia berencana pindah rumah, tiba-tiba turun salju. Ibu sangat kegirangan dia tau nenek sangat meyukai salju. Salju tahun ini turun lebih cepat dari perkiraan,  dan mengelurakan tangan nenek dari jendela mobil agar nenek bisa merasakan salju yg baru saja turun.
“ Saljunya sangat indah” ibu beryanyi sepanjang jalan.


Di pagi hari, saat ibu sedang ditoilet sedang buang air, nenek memanggil mangggil dari luar toilet minta makan dengan segera.


Ibu tergopoh-gopoh keluar dari kamar mandi dan segera menyediakan makanan nenek yg sudah mengomel karena kelaparan.


Setelah nenek tenang dengan makanannya, ibu naik ke atas ke kamar  memanggil Yeon Soo dan Jung Soo. Ibu membuka kamar Jung Soo, kamarnya bau dengan muntahan Jung Soo dikarenakan mabuk. Ibu mengomeli Jung Soo karena kelakuannya yg selalu minum minum sepanjang hari.

Yeon Soo tidak menghiraukan panggilan ibunya untuk makan. Dia beralasan sibuk dan pergi begitu saja dari hadapan ibunya saat ibu mengatakan ingin bertemu dia di mall nanti siang. Dr Jung Cheol  bersiap berangkat kerja, ibu mengatakan bahwa nanti siang dia ada pertemuan dengan teman SMA nya, sorenya meminta pulang bersama dengan suaminya. Ia akan kerumah sakit untuk bertemu dengan dr Yoon untuk  memeriksakan diri nya karena akhir-akhir ini dia susah buang air kecil. Dr Jung Cheoul  melarang isterinya ke rumah sakit nya karena   keluhan  sakit isterinya bisa di periksakan dirumah sakit kecil. Isterinya tetap ngotot akan ke RS nya nanti sore, tapi Dr Jung Cheol diam dan pergi begitu saja.


Siangnya ibu diama –diam pergi ke pertemuan teman SMA nya,dan menitipkan nenek  ke perawat yg disewanya.


Di rumah sakit Dr Jung Cheol makan siang  memisahkan diri dari rekan dokter lainnya. 


Dr Yoon yg juga sedang makan memanggilnya untuk bergabung, namun tidak dihiraukan. Dr Yoon pun pindah ke meja Dr Jung Cheol. Dia tidak menghiraukan temannya yg melarang untuK bergabung dengan Dr Jung Cheol.
Yeon Soo kedatangan seseorang, CEO Cha. Dia kaget  dan lebih kaget lagi ketika dia tau bahwa perusahaan CEO Cha lah yg akan digunakan oleh perusahaanya .


Yeon Soo tida terima dengan ketidaktahuannya atas keputusan sepihak atasannya dan mengancam mengundurkan diri. Dia meninggalkan ruangan dan diikuti oleh Cheo Cha


CEO Cha meminta maaf, tidak menghubungi Yeon Soo.  
“Kenapa?. Isterimu mencurigaimu lagi?. Jadi untuk menenangkannya kau tak pernah menghubungiku lagi? Dan kamu malah tinggal di AS selama 3 bulan. Apa begitu? “
Cheo Cha hanya terdiam..
“Sudah kubilang jelas jelas , kita kapanpun bisa berpisah. Katamu kau akan bercerai di musim ini tapi aku tidak akan percaya itu.Singkat kata kau butuh waktu  untuk menceraikan isterimu dan aku sudah memberimu waktu.”
“Dan kubilang padamu bantulah aku dan lakukan apa mauku. Saat aku menelpon angkatlah telponmu. Kalau tak sempat kirimklah sms mu. Kalau tak bisa juga, setidaknya jelaskan satu atau dua hari sesudahnya.”
“Kalau itu juga tak bisa maka enyahlah dari hadapanku. Kau membuat seakan akulah yg mengusikmu, Apaan ini?. Menjijikan sekali”
Yeon Soo pergi meninggalkan CHEO Cha.
Kapt Lee melihat wajah Yeon Soo dari kejauhan dan tidak lama kemudian dari tempat yg sama keluar Cheo Cha. Cheo Cha dan Kapt Lee berada di dalam satu lift, namun mereka hanya terdiam
Yeon Soo mendatangi Kapt Lee yg sedang mengemasi barang- barang.


Kapt Lee mengingatkan Yeon Soo bahwa hubungan dia dengan CEO Cha itu aneh.  Harusnya ketika CEO Cha sudah menikah dengan wanita lain, hubungan mereka harusnya berakhir. Yeon Soo adalah wanita pintar , dia tidak perlu hidup dengan cara seperti ini. Yeon Soo hanya menjawab “Mungkin saja aku tidak pintar” , sambil berlalu dari hadapan Kapt Lee
Yeon Soo mendatangai CEO Cha, mengajaknya makan siang. 


Tidak berapa lama ibu nya muncul untuk mengajak makan siang, Yeon Soo menolak dengan alasana banyak pekerjaan dan berlalu dari hadapan ibunya. 
Geon Deok mengobra abrik seisi rumah, dia mencari uang  disetiap sudut rumah, namun tidak berhasil ketemu. Dia mendatangangi Yang Soon yg sedang membersihkan ayam –ayam jualannya. Yang Soon tidak menghiraukan permintaan Yang Soon, hingga akhirnya Geon Deok semakin marah. Ditengah pertengkaran mereka, Geon Deok melihat uang terselip di dalam perut ayam


Geon Deok mengambil uangnya dan segera berlari, Yong Soon mengerjar Geon Deok sambil berteriak. Namun tidak berhasil, diapun berhenti mengejar dan meratapi uang yg diambil Geon Deok, sampai –sampai dia tidak menyadari kakak ipar nya menelpon.
Kakak ipar menutup telponnya karena tidaka  ada jawaban dari Yong Soon dan dan pergi meenemui dr Yoon.


Setelah berbasasa basi beberapa lama, Dr Yoon melakukan pemeriksaan. Pada saat pemeriksaan Dr Yoon kaget dengan hasil pemeriksaannya, dan menggali informasi lebih banyak lagi dari isteri Dr Jung Cheol. Untuk memastikan pemeriksaan Dr Yoon meminta untuk CT Scan. 
Setelah pemeriksaan selesai dilakukan. Dr Jung Cheol dan isterinya, pulang  bersama ke rumah.


Di bus, isteri Dr Jung Cheoul  menawarkan untuk membeli mobil, karena Yeon Soo sebentar lagi akan pindah pasti akan repot tiap pagi desak-desakan di bis. Namun Dr Jung Cheol menolak. Lagi lagi isterinya membuka pembicaraan dengan  menawarkan makan diluar makan pizza bayam, Dr Jung Cheol hanya diam tidak menanggapi tawaran itu. Isterinya kesal  dengan sikap suaminya yg sangat pelit bicara.

Saat mereke berjalan isterinya menanyakan tentang  masa kontrak bekerja dr Jung Cheol yg akan berakhir , menurutnya tidak masalah pindah ke RS daerah untuk bekerja 2-3 bulan saja karena biaya renovasi rumah mereka yg cukup mahal dan sampai menunggu kelulusan  Jung Soo. 


“ Direktur muda itu, apakah dia belakangan ini masih kurang ajar sama kau?”. Dr Cheol tidak menjawab pertanyaan isterinya, malah membahas tentang Jung Soo anak mereka.
Jung Soo minum-minum di tempat klub malam dengan pacar dan teman-temannya yg sudah kali ketiga mengulang ujian untuk masuk ke fakultas kedokteran. Ajakan pacarnya, Chae Young untuk berhenti minum dan mengajaknya pulang tidak dihiraukan.


Dr Yoon masih di meja kerjanya di Rumah Sakit, melihat hasil CT Scan In Hee isteri Dr Jung Cheol. Dia menarik nafas panjanga dan tak berhenti memandangi hasil CT Scan di komputernya.


In Hee segera memberikan telpon ke Dr Jung Cheol. Dalam pembicaraan mereka, Dr Yoon meminta Dr Jung Cheoul segera ke rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit Dr Yoon memberitahu hasil pemeriksaan isteri Dr Jung Cheoul adalah kanker ovarium, dan sel kanker sudah menyebar ke seluruh organ tubuh


Dr Jung Cheol terdiam frustasi mendengarkan penjelasana dari Dr Yoon dan meminta untuk melihat hasil CT scan. Dia kaget melihat hasil scan 


Dr Jung Cheol putus asa tidak tau bagimana menyampaikan sakit isterinya nanti. Dia pun minum-minum tanpa  kendali. Dia tidak menghiraukan permintaan Dr Yoon untuk berhenti minum


“ Sunbae, sekarang bukan waktunya seperti ini”
“Kalau tak boleh seperti ini.. terus aku harus seperti apa?”
“Pulanglah dan temui unni”
Dr Jung Cheol  menarik nafas panjang…
“ Kalau aku sampai rumah, apa aku memeluk dan menangis dengan penderita  kanker? Apa aku harus menangis? Padahal dia pernah bilang dia merasaka sakit. Dia bilang begitu , tapi..aku menyuruh ke RS terdekat dan beli obat saja. Sebagai suami dan dokter yang bilang begitu, Tapi sekarang “Kau mengidap kanker”Apa aku sangggup bilang begitu ke dia?”


Dr Jung sangat sedih dan meninggalkan Dr Yoon.
Dalam perjalanan pulang Dr Jung Cheol menangis, hatinya sangat hancur.


Dia menyesali  apa yg telah dia lakukan selama ini.


Yeon Soo dan Kapt Lee melihat apartmen yg akan dia tempati bersama. Tiba-tiba hp Yeon Soo berbunyi


Cheo Cha menelpon dan meminta maaf. Kapt Lee kecewa dan meninggalkan Yen Soo begitu mengetahui yg menelpon adalaah Cheo Cha.
Di rumah nenek kambuh lagi dan memukuli ibu karena mengira buah kesemek yg dimakannya adalah tahi anjing


Dr Jung Seol yg baru saja sampai di rumah mendengar keributan itu. Dia memarahi nenek yg seumur hidunya menyiksa isterinya.  


Di tengah kemarahnnya Jung Soo dan Yeon Soo sampai dirumah. Dr Jung Cheol semakin marah melihat Jung Soo yg pulang malam dan mabuk-mabukan. 


Malam itu Dr Jung Cheol marah ke semua anggota keluarga, dan tidak ada seorangun yg tau kenapa tiba – tiba Dr Jung marah seperti itu.