Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Revenge Note Episode 5
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Revenge Note Episode 7

Goo Hee di kelas murung terus. Deok Hee bertanya kenapa? Wajahnya kenapa? Apa Goo Hee lagi sakit? Goo Hee merasa kalo sepertinya dia sakit jantung. Jantungnya terus berdebar-debar. Deok Hee malah ngira kalo Goo Hee mungkin lapar. Deok Hee lalu nyuapin cokelat ke Goo Hee. 


Temen-temen Ga Eun lagi pada ngerumpi. Kabarnya pagi ini Ji Hoon ngasih dasinya ke seorang gadis di depan gerbang. Ga Eun lalu melihat ke arah Ji Hoon. Kayaknya beneran, soalnya Ji Hoon nggak pakai dasi hari ini. Tapi gadis seperti apa? Ga Eun mengatakan kalo Ji Hoo  udah di pilih sama kak Yura. Kalo Kak Yura sampai tahu, dia pasti nggak akan tinggal diam. Teman Ga Eun bilang kalo sebelum sampai ke sana, dia juga nggak akan tonggal diam. Dia duluan yang akan .... Goo Hee yang mendengarnya jadi merasa ngeri sendiri. 


Dia lalu melihat jamnya dan bilang ke teman-temannya kalo sebentar lagi jamnya guru Kim Hee Jong. Semua siswa lalu kembali ke posisi masing-masing. 


Ga Eun maju dan meletakkan makanan dan minuman di meja guru. Murid-murid perempuan pada memoles wajah tak terkecuali Deok Hee. 


Deok Hee bilang kalo selain Eun Woo oppa, alasan lain nggak lain adalah orang ini. Guru Kim Hee Jong. 


Guru yang di nanti akhirnya masuk. Ia melihat seorang siswa perempuan lagi ngangkat galon. Guru itu langsung meletakkan bukunya dan membantu mengangkat galon. Siswa itu tersenyum dan berterima kasih. 


Guru Kim melanjutkan perjalanannya menuju mejanya. Ia melihat suswi lain lagi memakai bedak. Ia menegurnya. Mau jadi secantik apa lagi? Sekarang aja udah cantik. Siswi itu langsung tersipu malu di buatnya. 


Itu adalah guru bahasa terpopuler nomer 1. Guru Kim Hee Jong. Guru Kim sampai di mejanya dan melihat makanan dan minuman dari Ga Eun. Ia bertanya siapa yang ninggalin itu di mejanya? Dengan bangganya Ga Eun mengangkat tangannya. Guru Kim tersenyum dan bilang akan menyimpannya di hatinya. Sontak semua siswa perempuan langsung tersenyum. Guru Kim berpesan untuk nggak melakuakannya lagi. Nanti bisa bermasalah. Guru menulis pelajaran hari ini di papan tulis. 


Guru Kim memberikan bahan pelajaran untuk selanjutnya. Ia mengingatkan agar mereka nggak lupa. Guru Kim juga berpesan agar Hyeri melakukan yang terbaik. Heyri mengangguk. Pelajaran selesai. Guru Kim meninggalkan ruangan. 


Hyeri ke toilet. Kebetulan disana ada Ga Eun yang habis cuci tangan. Ga Eun mengibas-ngibaskan tangannya yang basah dan mengenai Hyeri. Ga Eun meminta maaf, kena nggak? Hyeri bilang nggak papa. Ga Eun malah menggunakan lengan Hyeri untuk mengeringkan tangannya. Hyeri selesai mencuci tangan dan keluar dari toilet. 


Ga Eun nanya ke temennya. Tiap kali mereka lihat Hyeri mereka kesel nggak? Apa sih yang di suka guru Kim dari Hyeri sampai segitunya? Temennya Ga Eun nyahut kalo Hyeri adalah wakil kompetisi  dari sekolah, makanya pak Hee Jong ngejaga banget. Makanya pak Hee Jong milih dia. Teman Ga Eun yang lain juga nambahin kalo sekali lihat juga udah tahu kalo Hyeri menggoda guru biar bisa dipilih. Ga Eun berpendapat kalo gitu siapa yang nggak bisa? Kamu juga bisa. Mereka keluar dari toilet. 


Goo Hee keluar. Dia mendengarkan semua yang Ga Eun bicarakan dari tadi. Hyeri emangnya kenapa mereka sampai begitu? Goo Hee mencuci tangannya lalu memandang wajahnya di cermin. Ia meminta dirinya sendiri untuk khawatir pada dirinya sendiri.


Habis dari toilet, Goo Hee nemuin Deok Hee. Goo Hee negur Deok Hee. Makan  apa nelpon satu-satu lakuinnya. Lagi ngapain? Deok Hee nunjukin ponselnya ke Goo Hee. Katanya laku buat film. Goo Hee bertanya itu semua Deok Hee yang buat? Deok Hee membenarkan. Semua wajah Eun Woo oppa dia punya. Comeback-nya oppa nggak lama lagi jadi itu mau Deok Hee buat film. Goo Hee berpendapat kalo itu keluar pasti dahsyat. 


Deok Hee heran Goo Hee kok tahu ia mau jadi sutradara acara hiburan,  pasangan Cha Eun Woo, anak Daehan minguk manse (triplet) mimpinya terwujud, amin. Goo Hee tersenyum  tapi bukannya kalo mau jadi sutradara belajarnya harus bener??? 


Deok Hee mengalihkan dengan ngomong kalo hari ini dasi Goo Hee agak aneh. Beneran itu punya dia? Goo Hee meraba dasinya. Ya iyalah dasinya. Emang punya siapa lagi? Deok Hee mengatakan kalo biasanya dasinya nggak bener tapi tumben hari ini bener. Aneh. Goo Hee nanya apanya yang aneh? Goo Hee ngambil makanan dan memasukkannya ke mulut Deok Hee biar dia diem. 


Nggak jauh dari Goo Hee ada Ga Eun dan dua temannya lagi pada ngobrol. Salah seorangnya bilang ke Ga Eun dan temennya buat hati-hati kalo lewat tangga di tempat masuk ke dalam. Teman dari temannya sendiri ngalamin sendiri dia ngerasa ada yang aneh, dan dia balik ngelihat dan bertatap mata dengan Yamete. 


Goo Hee dan Deok Hee yang nggak sengaja denger langsung menoleh. Temannya Ga Eun lanjut cerita kalo Yamete melihat dari sana kan kelihatan semuanya. Itu maksudnya. 


Teman Ga Eun menambahi, dia juga pernah dengar katanya Yamete suka lihat komputer sendirian. Temannya nanya ngapain? Ga Eun menjawab, ngapain lagi? Ya itu lah nonton video p*rno. Yamete maniak. Jorok, komentar mereka. 


Malam harinya Goo Hee nonton TV bersama Eu  Woo dan Go Joon. Goo Joon mengatakan kalo mulai sekarang Eun Woo nggak usah akting lagi. Ngapain akting seperti itu kalo cuman untuk di kritik? Eun Woo mencoba membela diri. Namanya juga baru pertama kali, sekarang dia pekerja keras, tahu? Go Joon tersenyum, udah dikritik kayak gitu masih mau dilakuin lagi? 


Goo Hee mengambil semangka lagi. Ia menegur kakaknya kenapa bilang gitu ke Eun Woo oppa? Wajahnya udah tampan kalo sampai aktingnya bagus, bukan manusia namanya. (Tapi dewa) Goo Joon nanya apa teman Goo Hee yang bilang gitu? Ah, temannya juga ketipu. Goo Hee menggeleng sambil senyum. 


Eun Woo nanya, di sekolah Goo hee jangan bicara tentang oppa, ya! Goo Her menatap Eun Woo dan menjahit mulutnya. Eun Woo tersenyum, ia senang Goo hee nggak ngomong soal dia. 


Goo Hee meletakkan mangkuknya. Ia bertanya pada Eun Woo, dia tidur disini, kan? Eun Woo mengangguk. Goo Hee bangkit mau ke kamarnya. Goo Hee bilang sampai besok dan Eun Woo ngucapin selamat tidur ke Goo Hee sambil naruh tangannya di pipi. Duh manisnya. Sampai Goo Hee masuk kamar Eun Woo masih ngelihatin aja. 


Goo Joon meledeknya, semanis madu. Eun Woo nanya, apa? Goo Joon bertanya-tanya Goo Hee kok nggak peka, ya??? Iya, kan? Eun Woo nggak menjawab dan hanya tersenyum. (Oh, jadi bener Eun Woo punya perasaan ke Goo Hee? Kirain cuman sebagai kakak adek doang!!!)


Goo Hee menyetrika dasi Ji Hoon. Ia akan mengembalikan dasi itu bersama dengan hadiah. Tapi dia bingung gimana ngasihnya. 


Deok Hee dan Goo Hee menonton Ji Hoon dan kawan-kawannya main basket. Deok Hee merasa Ji Hoon emang bagus sampai main basketpun jago. Deok Hee mengarahkan kameranya ke Kang Min, menurutnya Kang Min juga lumayan lucu. Laki-laki emang laki-laki, komentarnya. 


Goo Hee berkomentar kalo kamera itu bagus banget. Deok Hee mengiyakan. Hasil fotonya terkenal. Apa Goo Hee mau do foto sekali? Goo Hee menolak. Foto apaan? Goo Hee bilang ke Deok Hee kalo dia yang akan pilih. 


Tiba-tiba bola menggelinding kearah Goo Hee. Goo Hee mengambilnya dan Ji Hoon menghampirinya. Goo Hee menyerahkan bolanya dan Ji Hoon berterima kasih padanya. Habis itu Goo Hee dan Ji Hoon kembali ke posisi masing-masing. Deok Hee merasa semakin ia pikirkan semakun mencurigakan. Ia nanya sama Goo Hee apa mereka beneran nggak punya hubungan apa-apa? Goo Hee protes, hubungan apaan? Dia sama Ji Hoon mana mungkin. Deok Hee berpendapat kalo yang penting baik, apa yang nggak mungkin? Goo Hee menyahut kalo rasa percaya diri Deok Hee yang gila benar-benar membuatnya iri, andai ia punya setengahnya aja. Goo Hee meraba kedua pipinya, rasanya kepanasan. 


Deok Hee mengarahkan kameranya ketempat lain. Ia lalu ngasih lihat ke Goo Hee. Bukannya itu Yamete dan Hyeri? Ia bertanya-tanya kenapa yamete bersama dengan Hyeri? Goo Hee mengiyakan. Setahunya Hyeri dengan guru Hee Jong. Belakangan Deok Hee mendengar ada guru yang mendekati murid, apa mungkin itu Yamete?? Goo Hee menatap Deok Hee. Masa? Deok Hee membenarkan, kabarnya sih gitu. Goo Hee melihat Yamete dan Hyeri lagi. Hyeri memberi hormat lalu meninggalkan Yamete. 


Goo Hee melihat Hyeri menangis sendirian di kelas. Ia lalu mengambil ponselnya dan hendak menuliskan nama di revenge note. 


Goo Hee menjauh dari kelas. Ia merasa bimbang. Mau menggunakan revenge note apa enggak. Apa nggak usah peduli aja? Ia menyentuh daun dan teringat saat Yamete memergoki siswi yang pakai rok terlalu pendek. Yamete terus melihat rok itu. Juga saat bersama Hyeri. Hyeri merasa nggak nyaman karena di deketin sama Yamete. Juga saat denger cerita Ga Eun saat lihat Yamete mengintip di bawah tangga. Goo Hee merasa Yamete nggak bisa dibiarkan. Kasihan Hyeri. Goo Hee mencoba buat nutup mata aja. Ia akan menggunakannya sekali ini aja. Sekali lagi. Dan Goo Hee pun menulis nama Yamete. 


Yamete lagi mengajar di kelas. Para siswa memprotes. Hari ini cuacanya panas. Yamete minta para siswa buat diam. Goo Hee terus melihat ponselnya dan Deok Hee menegurnya. Goo Hee merasa ada yang aneh dengan ponselnya. Kok nggak mau, ya??? Deok Hee bertanya kenapa? Apa ada yang rusak? Di sebelah Hyeri tampak murung. 


Yamete di depan kelas meminta semua murud agar vokus. Ia nyuruh mereka untuk memperhatikan karena itu akan keluar dalam ujian. Semua murid kompak menjawab iya. Yamete menyalakan laptop-nya dan duduk di kursinya. 


Nggak tahu kenapa mendadak semua murid laki-laki jadi melongo dan  yang perempuan pada menutup mata karena malu. Ternyata yang mereka lihat adalah adegan film dewasa. Kang Min aja sampai naik ke atas meja biar bisa lihat dengan jelas. 


Yamete bangkit dan nyuruh Kang Min buat duduk. Ia melihat ke layar dan kaget melihat tayangan itu. Ia menuju ke laptop-nya. Niatnya sih mau matiin, tapi keburu kepala sekolah datang dan memergokinya. 


Kepala sekolah menanyakan apa yang pak guru ajarkan ke murid-murid. Yamete hendak menjelaskan kalo itu salah paham. Yamete buru-buru menutup laptop-nya. Kepala sekolah memakinya, ma...ni...ak! Kepala sekolah menyuruhnya untuk cepat ikut dengannya. Yamete mengiyakan. Bawa laptop-nya juga. Yamete meninggalkan kelas dan semua murid menyorakinya (duh, pasti malu banget, tuh)


Deok Hee berkomentar kalo Yamete dalam masalah besar. Gila nggak , sih di jam segini nonton video p*rno. Goo Hee sensiri berpikir walaupun nggak melegakan tapi balas dendam tercapai. Ia melihat Hyeri (kok ekspresinya Hyeri biasa aja? )


Hari udah malam. Goo Hee baru aja selesai mengantar pesanan ayam. Nggak sengaja ia melihat Hyeri semobil dengan guru Kim Hee Jong. Goo Hee mengikutinya sampai tempat parkir. Ia bertanya-tanya kenapa guru Kim Hee Jong bersama dengan Hyeri? Goo Hee melihat Hyeri bilang nggak mau ke guru Kim dan keluar dari mobil. Goo Hee bertanya-tanya, itu situasi apa, ya? Guru Kim keluar dari mobil dan menahan Hyeri agar nggak pergi. Guru Kim memegang tangan Hyeri dan memasukkannya kembali ke mobil. Saat guru Kim masuk mobil, Hyeri menggunakan kesempatan itu untuk melarikan diri. Guru Kim keluar dari mobil dan melihat kepergian Hyeri dengan kecewa. Goo Hee ternganga melihat kejadian itu. Bukannya Yamete tapi guru Kim Hee Jong???

Bersambung...

Komentar :

Oh, ternyata Goo Hee salah target. Guru Kim Hee Jong sama Hyeri dan bukannya sama yamete. 
Dan ternyata emang bener kalo Eun Woo ada perasaan sama Goo Hee. 
Dan mohon maaf banget-banget sebelumnya, aku nggak bisa janji buat ngelanjutin ini. Tahu sendiri drama yang satu ini susah banget nyari sub-nya. Padahal dramanya udah tamat. Bukannya mau nyalahin siapa-siapa, sih. Nyalahin diri sendiri aja yang nggak bisa bahasa Korea. Bisa sih tapi cuman sebatas sampai "saranghae" aja.  Dan bukannya mau lepas tanggung jawab juga. Nanti kalo udah ada sub-nya pasti bakalan di lanjut lagi. Sekali lagi maaf ya...^_^