Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Olimne
All images credit and content copyright: SBS
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Temporary Idols Episode 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Temporary Idols Episode 3

Pagi itu mereka berkumpul  untuk membicarakan bagaimana mengatasi setiap kelemahan dari masing-masing peserta. Jung Tae Kyuong   meminta setiap anggota saling membantu.  Pertama kali Soo Ah maju untuk latihan mengatasi demam panggungnya. Soo Ah diminta mengiris barang bombay di depan teman temannya dan memberikan respon terhadap aksi Soo Ah dengan bertepuk tangan, bersorak dan memberikam semangat. Dipertengahan Hyeon Bin  mengeluk-elukkan Soo Ah yg diiukuti dengan temannya yg lain.
“ Kamu bisa melakukannya, Kamu bisa melakukannya”
“ Kamu bisa melakukannya, Kamu bisa melakukannya”
Soo Ah malah menjadi gugup dan melepasakan pisau di tanggannya. Dia menutup matanya  dengan kedua tangan  hingga matanye perih. Jung Tae Kyuong   menenangkan Soo Ah dan mengatakan ini baru permulaan.


Soo Ah pergi ke sebuah kedai kopi, dia memesan coffee mocha ukuran biasa. Pelayan menanyakan apakah ingin ditambahkan dengan whipped cream diatasanya.  
“ Iya, tolong tambahkan banyak” jawab Soo Ah.  
Tiba- tiba ketiga temannya datang sambil bersorak
“Menakjubkan”
“ Pilihan yang bagus”
““Aku tau itu”  
Soo Ah merasa malu dengan orang-orang, karena tingkah aneh teman-temannya. Dari jauh Jung Tae Kyuong hanya tersenyum.


Soo Ah duduk dikursi di sebuah taman, diikuti oleh temannya dan menyoraki dirinya. Ia memakan roti yg ada di tangannya. 
“Dia meraihnya, lihat. Satu gigitan. Beri aku satu gigitan. Saya juga. Auuwww …satu gigitan terlihat sangat bagus. Dia akhirnya memakannya. Biarkan aku juga menggigitnya. Serius, terlihat sangat bagus”
Orang-orang yg lewat mengira itu semacam performance art.
“Makan acar. Menakjubkan”
“Acar.Acar”
“Acar.Acar”
Orang-orang yg lewat berheti berkerumum dan ikut berteriak “Acar.Acar”
Soo Ah memakan acar yg ditanggannya.
Seketika orang-orang yg berada ditempat tersebut besorak dan berlonjak kegirangan. Jung Tae Kyuong   muncul dari persembunyianya sambil mengangguk-anguk tersenyum.


Soo Ah duduk di toilet, sedang memikirkan apakah memang cara yg barusan dia lakukan memang ide yang bagus. Sementara ia berpikir teman-temannya berteriak diluar kamar mandi “Dorong..dorong, dorong  dorong”. Soo Ah akhirnya keluar dari  kamar mandi. Ia menanyakan Jung Tae Kyuong apakah metode ini benar benar bekerja. Jung Tae Kyuong mengatakan ada satu cara untuk mengetahui apakah cara ini bekerja atau tidak.


Soo Ah harus bernyanyi di depan nenek kakek di  Pusat Komunitas Senior. Saat tiba disana sudah ada spanduk bertuliskan “ YZ Entertainment Trainee Soo Ah”s Performance”. Begitu tiba ditempat Soo Ah langsung gugup merasa ingin pingsan. Jung Tae Kyung mengatakan bahwa kakek nenek yg disana pasti akan kecewa jika ia tidak jadi tampil. Soo-Hyun  menawarkan apa yg bisa membantu Soo Ah untuk mengatasi gugupnya. Aroma kamar mandi. Jung Te Kyung sudah menyiapkan buah Ginkgo yg mirip bau kotoran, dan benar saja begitu Soo Ah menciumnya dia merasa tenang. 


Akhirnya dia maju kepanggung dan ia ia mulai menikmati bernyanyi.  Soo Ah bisa menyelesaikan bernyanyi, dan disambut tepuk tangan oleh teman-temannya. Dia sangat bahagia akhirnya dia bisa mengatasi rasa gugupnya. ia memeluk teman nya satu persatu kecuali Hyeon Bin yg sudah bersiap menyambut pelukan Soo Ah. Jung Tae Kyung berpesan , ia harus mengingat perasaan itu setiap hari dan menjadi lebih baik lagi dan lebih baik lagi.


Selanjutnya adalah membantu Soo Hyun untuk mencapai nada- nada tinggi. Jung Tae Kyong mengatakan bahwa  saat seseorang kaget dengan sesuatu mereka cenderung memukul nada tertinggi. Jika terus bernyanyi sambil menjerit akan mencapai nada tinggi yg sempurna.  Jung Tae Kyong berpesan , untuk bisa mencapai nada- nada tinggi mungkin akan sakit bagi Soo Hyun . Semua peserta tidak mengerti dengan maksud Jung Tae Kyung. Jung Tae Kyung menjelaskan bahwa  seseorang bisa berteriak“ Sepertinya masuk dan tidak masuk akal pada saat bersamaan ” ujar Hee Jung Kim mendengar penjelasan Jung Tae Kyong.


“Saya tidak yakin tentang hal itu. Saya bukan tipe orang yang mudah terkejut” kata Soo Hyun. Saat ia menoleh ia kaget dan berteriak”Aaaaa….”,  Jung Tae Kyong memakai topeng menyeramkan tepat diwajah Soo Hyun. Reflek Soo Hyun menampar Jung Tae Kyong yg bertopeng, topeng terjatuh dan Soo Hyun terjatuh ke lantai dan pingsan. Soo Hyun mengeluarkan buih dari mulutnya. 

“Itulah mengapa saya memperingatkannnya bahwa itu akan menyakitkan. Dia harus melalui entah bagaimana. Pokoknya mulai hari ini mari kita bekerjasama dan mengejutkan Soo Hyun agar bisa mencapai nada tinggi itu. Mengerti?” tanya Jung Tae Kyong.


“ Tapi jika dia akan pingsan seperti itu..”, belum sempat meyelesaikan kata-katanya Soo Hyun sudah terbangun dan bediri“ Saya baik-baik saja. Jika ini membantu saya menyanyikan nada tinggi, saya setuju. Saya percaya Tuan Jung. Semua orang jangan kwatir tentang saya. Kejutkan saja seperti yang kuinginkan ” kata Soo Hyun.


Malam hari, saat Soo Hyun tidur, dia membuka matanya tiba tiba sudah muncul wajah menyeramkan dan ia berteriak”aaaaa….”. Jung Tae Kyung yg mendengar teriakan Soo Hyun senyum-senyum saja dikamarnya.


Pagi hari Soon Hyun terbagun, dia membuka kulkas dan muncul tangan menyerupai tangan manusia di pintu kulkas, dia pun berteriak “aaaa….”. Hyeon Bin muncul dibelakang tertawa ngakak melihat ingusnya Soon Hyun baru saja keluar. Soo Hyun melempar tangan itu arah Hyeon Bin, namun ia langsung mengindar pergi. 


Hee Jung Kim dan Soo Hyun bertanding permainan di laptop. Saat Soo Hyun serius bermain dan mendekatkan wajahnya ke laptop tiba-tiba muncul wajah menakutkan. Soo Hyun berteriak “aaaaaa….” dan lari terbirit birit. Hee Jung Kim tersenyum puas. 


Soo Hyun menanyakan Jung  Tae Kyung apakah usahanya untuk mencapai nada tinggi belum cukup juga. Soo Hyun takut jika dirinya akan mati ketakutan duluan sebelum mencapai nada tinggi. Jung Tae Kyung mengatakan nada tingginya belum sempuran. Namun ia juga tidak memaksa jika Soo Hyan merasa itu susah akan coba yang lain. Semua menanggguk setuju.
“ Maaf saya tak bisa melewatinya” kata Soon Hyun. 
“Jangan. Saya yang minta maaf karena menggunakan metode yang menyakitkan saat kamu masih muda. Tidak akan ada kejutan lagi, jadi jangan kwatir”


Haruskah kita mulai makan?” tanya Jung Tae Kyong. Masing masing mereka membuka makanan masing-masing yanga ada di meja. Soo Hyun pun membuka makanannya.
“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…………” kali ini dengan nada tinggi dan sangat panjang, Soo Hyun beteriak karena kaget melihat ada kalajengking di makanannya. 


“ Kamu mengatakan tidak ada kejutan lagi!” tanya Soo Hyun pada Jung Tae Kyung.
“ Saya lupa bahwa saya memasukkannya kesana. Tapi itu nada tinggi yang sempurna” 
“ Sangat?”tanya Soo Hyun tak percaya. 
Soo Hyun akhirnya  berhasil mencapai nada tinggi. 


Pagi itu Hee Jung Kim masuk ke kamar mandi, dan ternyata closet kotor. Hee Jung Kim kaget dan marah melihatnya. Dia segera mendatangi  kamar Hyeon Bin dan membangunkan nya dengan paksa. Hyeon Bin tidak mengaku kalau itu perbuatanya, bisa saja Jung tae Kyung katanya.


“ Bukan, saya kencing duduk” jawab Jung Tae Kyong. Hee Jung Kim makin marah dan menggoncang tubuh Hyeon Bin, hingga badannya terlempar mengenai wajah Jung Tae Kyong. Hidung Jung Tae Kyong mengeluarkan  darah. Jung Tae Kyong merasa bahwa selanjutnya adalah membantu Hee Jung untuk mengatasi gangguan ekplosif Intermitennya. 


Mereka mulai berdiskusi. Jung Tae Kyung mengatakan bahwa mulai hari itu mereka  harus membuat Hee Jung Kim marah.Dengan cara itu Hee-jung bisa berlatih mengendalikan amarahnya. 
“Saya pikir saya bisa melakukan nya dengan baik . Apa sebenarnya yang harus saya lakukan ? tanya Hyeon Bin menawarkan diri.
“ Kamu harus rap dan berbicara sampah tentang dia. Buang saja dia di rapmu” jawab Jung Tae Kung.
“Saya tidak percaya dirim dalam mengetuk “ kata Soo Hyun. 
“Itulah sebabnya ini memiliki dua tujuan , kamu bisa berlatih mengetuk dan membatu Hee  Jung pada saat bersamaan. Jangan bersikap lembut. Pastikan itu menghina, oke?”
Soo Hyun mengangguk mengerti.
Jung Tae Kyung meneruskan “ Dan kau Hee Jung, jangan melawan dan hanya mengendalikan kemarahanmu.” 
Hee Jung Kim  menarik nafas dalam-dalam “Apa menurutmu aku benar benar bisa melakukannya? “
“Kamu harus. Jika kamu mampu menahan semuanya kamu akan bisa mencapai nirwana” Jung Tae kung  menirukan gaya bersemedi dan tiba –tiba kapas di hidungnya terlempar. Soo Hyun tertawa melihatnya. 
“Baik, akan kulakukan “ jawa Jung Heee
“ Lalu haruskan kita segera memulai ?”tanya Hyeon Bin. Dia pun mulai rap dengen menghina Hee Jung. Namun Hee Jung tidak marah dengan hinaanya , dan malah mengatakan ketukan rap nya sangat jelek.
“ Saya sangat ingin tinggal di tim ini . Jadi jangan kwatir dengan perasaan saya. Tolong buang aku semua yang kamu mau. Saya mohon padamu” kata Hee Jung memohon. 


Pagi hari saat Jung Hee berlari pagi, dia tiba di pinggir jalan penyeberangan,  menunggu lampu hijau untuk pejalan kaki. Karena terlalu lama menunggu dan jalanan sepi dia pun menyebarang.  Tiba –tiba sirene berbunyi, Soon Ah muncul sambil rap” Perilakumu hanya mengungkapkan dirimu yang sebenarnya. Bahkan sedikitpun hati nurani tidak ditemukan di dalam hatimu. Saya ragu ini adalah bukan yg pertama kali. Haruskah saya menunjukkan kemampuan pelaporan saya? Polisi! Ada Jay walker disini ! Saya tidak bisa hidup bersama dengan penjahat”. Hee Jung Kim marah dan mengepalkan tangannya. Namun dia berusaha menahannya. Soo Ah lari terbirit birit ketakuan.


“Hee Jung Kim makan sendirian di restoran, saat akan menyantap  dia melihat ada kacang diantara nasi gorengya. Ia tidak menyukai kacang, ia pun menyisihkan kacang-kacang dari nasi. Tiba tiba sirine berbunyi , Soo Hyun datang mulai rab “ Aku terdiam  saat makan milih-milih. Sama seperti menertawakn usaha sang koki. Petani yang memanen kacang tersebut harus sedih melihatmu jika kau tidak makan kacang. Kamu akan menjadi kurang gizi. Jangan ganggu tim dengan kelemahan kamu. Pergilah” Soo Ah beraksi sambil memasukkan kacang kemulut Hee Jung Kim dan menunjuk nunjuk dengan jarinya di dahi Hee Jung Kim. Hee Jung Kim marah, mulai mengepalkan tangannya namun dia berusaha mengendalikannya.


Hee Jung Kim masuk ke kamar dan menguncinya. Dia mengambil  dua boneka dari laci dan dan mulai main boneka menirukan suara laki laki dan perempuan. Pada saat kedua boneka beradegan ciuman, terdengar bunyi sirene. Dia panik dan t iba tiba muncul Hyeon Bin dari dalam lemari .
“Persiapkan dirimu” kata Hyeon Bin.
“Aku tersentak saat kau mengungkapkan esensi sejati kamu .Kamu selalu bertindah tangguh. Tapi hobimu begitu bodoh . Orangtu kamu harus merasa tidak berdaya .Menonton anak perempuan mereka bermain dengan boneka. Kamu mengalami kemunduran kembali ke masa kanan-kanak. Hidupmu semua menurun dari sini”, Hyen Bin mengakhiri rap nya. Namun kali ini berbeda, Hee Jung Kim tidak bisa mengendalikan emosinya. Dia mau memukul Hyeon Bin , namun langsung ditahan oleh Jung Tae Kyong dan menyuruh Hee Jung Kim membalas dengn rap.


“ Bawa saya alat untuk menjahit mulut kamu. Berani beraninya kamu menghina saya. Pindahkan wajahmu. Seorang pria tanpa sopan santun sepertimu, akan tetap lajang. Apakah kamu ingin saya berbicara dengan kamu? Beridirilah di depanku “


Jung Tae Kyong kagum dengan yg ia lihat  “Bagus, itu luar biasa. Aku tau kau bisa melakukannya”
Hee Jung Kim melotot ke arah Jung Tae Kyong dan mulai rap” Diam dan dengarkan aku . Berani beraninya kamu menyela. Kau dalam masalah. Saya akan memastikan kamu merasa takut. Aku akan mengirimkannya malam ini. Pembunuh hanya untukmu.”


Tiba tiba ada sinar yg cukup terang. Hee Jung Kim berbalik ke arah mereka samua dan mengatakan bahwa ia merasa lebih  tenang. Dan meminta maaf pada Hyeon Bin. Hyeon Bin merasa aneh dengan permintaan maafnya. Jung Tae Kyung  mengatakan jika ia maju terus seperti itu, dia akan menjadi rapper yang baik. 


Semua pesertaa sudah menyelesaikan masalah masing, tersisa Hyeon Bin. Namun Hyeon Bin merasa bahwa dia tidak memiliki kelemahan, namun punya ambisi untuk terkenal.  Jung Tae Kyong memberikan rasa ketenaran hari itu pada Hyeon Bin. Dia menyuruh Hyeon Bin untuk memeriksa jumlah pengikutnya dan benar saja pengikutnya sudah bertambah menjadi 20.000.
“ Bagaimana ini bisa terjadi “ tanyanya.
“ Saya meminta bantuan  G-Dragon dan menyuruh untuk menyukai beberapa postingan kamu  diprofil kamu”
Semua anggota tim terperangah mendengar G –Dragon. Jung Tae Kyong berpesan  “Dari sekarang posting foto kamu berlatih. Jika kamu menunjukkan usah yang cukup, pengikut kamu akan tetap menyukai kamu. Tapi jika tidak mereka akan pergi  .Buktikan bahwa kamu bisa meraih ketenaran melaui kesempatan ini”


Sejak itu setiap kali Hyeon Bin berlatih maka temannya akan upload. Dan jika Hyeon Bin  mulai malas berlatih teman-temannya langsung mengancam akan upload di akunnya. Hyeon Bin menjadi trainee yang sangat rajin berlatih. Dia mendapatkan semangat untuk berlatih dari sorakan pengikutnya.


Soo Ah meminta Hyeon Bin untuk pergi berbelanja. Namun Hyeon Bin sangat kelelahan tertidur di sofa, dia ingin istrahat.
“Oh begitu” kata Soo Ah sambil mengeluarkan ponselnya.
“ Saya menuliskan komentar di profil kamu mengatakan kamu adalah teman yang mengagumkan yang dengan rela menangani tugas berat .Saya kira saya harus menghapusnya.”
Secepat kilat Hyeon Bin berlari dan sudah berada di pintu 
“Apakah kari enak?” tanyanya
“Iya” jawab Soo Ah
Tiba –tiba Soo Hyun muncul dari kamar dan sudah siap ikut berbelanja dengan Hyeon Bin.


Soo Hyon memuji kerja kerasa Hyeon Bin akhir-akhir ini. Hyeon Bin bangga dan mengatakan ada tarian yang gerakan dansa yang sebelumnya tidak bisa sekarang bisa dia lakukan.Tiba –tiba di depan mereka ada seorang laki-laki menarik tas seorang nenek. Laki laki itu lari setelah berhasil mendapatkan tas si nenek. Hyeon Bin menyerahkan ponselnya pada Soo Hyun dan meminta untuk merekam dan upload aksinya. Ia berlari mengejar perampok itu diikuti oleh Soo Hyun di belakang mereka berlari sambail merekam adegan itu. Akhirnya Hyeon Bin bisa melumpuhkan aksi perampok.
Tidak berapa lama aksi Hyeon Bin itu masu tv dia mendapatkan banyak pujian atas tindakannnya. 


Mereka semua menonton. Jung Tae Kyong tidah percaya dengan aksinya itu yang menurut mereka itu mengancam nyawanya sendiri. Jung Tae Kyong mematikan TV.
“Kamu ternyata lebih peka terhadap ketenaran daripada yang saya duga”. Hyeon Bin hanya tersenyum malu namun bangga mendengar perkataam Jung Te Kyong.
Jung Tae Kyong melanjutkan “Itu membuat saya merasa lebih menyebalkan lagi. “
“Apa maksudmu?” tanya Hyeon Bin
“Sejujurnya para pengikut itu palsu. Saya membuat 20.000 akun tersebut.”


“ Itu tidak mungkin, mereka bahkan menulis komentar.” Hyeon masih belum percaya
“Aku menulisnya sepanjang malam” jawab Jung Tae Kyong.
Anggota tim yang lain kaget tidak menyangka Jung Tae Kyong melakukan itu.
Jung Tae Kyong berusaha membesarkan hati Hyeon Bin yg sudah lemas” Kami bisa melihat apa yang bisa kamu lakukan. Dan jika kamu terus bekerja seperti ini kamu akan mendapatkan ketenaran yang nyata, bukan yang palsu.”
“Aku hampi mati disana” teriak Hyeon Bin
“Itu benar. Saya tidak tau kamu akan pergi ke laut.