Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The King of Romance Episode 3 Part 4
Bing Bing berangkat kerja seperti biasa. Ia sama sekali nggak menduga Wang Nuo menemuinya dan melambai seolah-olah mereka dekat. Bing Bing bertanya apa yang sedang Wang Nuo lakukan? Kalo mau cari manajer Ren ada didalam. Wang Nuo mengatakan dia datang bukan untuk mencari Ai Zhen. Dia datang untuk mencarinya. Bing Bing panik. Mau apa Wang Nuo mencarinya? Apa ia nggak mencuci mobilnya dengan benar? Wang Nuo bertanya apa ada sesuatu yang nggak Bing Bing katakan padanya? Bing Bing bertanya apa itu? Wang Nuo mengingatkan, Bing Bing nggak memesan pizza-nya, kan? Kenapa dia nggak menhelaskannya dengan jelas hari itu? Dan membuatnya jadi salah paham padanya? 

Flashback...


Wang Nuo bertanya apa Bing Bing orang yang ada dibalik masalah pizza? Bing Bing nggak ngerti dan balik nanya. Masalah pizza apa? Wang Nuo menyindir Bing Bing berani melakukannya tapi nggak berani mengakuinya. Bing Bing merasa udah minta maaf dengan tulus dan bilang kalo dia bakal nyuci mobil Wang Nuo. Ia berani mengakuinya tapi ia benar-benar nggak tahu tentang masalah pizza. 

Flashback end ...


Bing Bing merasa udah menjelaskannya tapi Wang Nuo aja yang nggak percaya. Yaudah! Bing Bing nyuruh buat di lupain aja. Ia akan memaafkannya. Kalo gitu sisa lima kali mencuci mobil, Bing Bing nggak akan melakukannya. Bing Bing meninggalkan Wang Nuo. Wang Nuo tersenyum lalu menyusul Bing Bing. Ia bertanya apa Bing Bing memaafkannya gitu aja? Bing Bing beralasan kalo dia orang yang masuk akal. Wang Nuo udah datang secara khusus, ya tentu aja dia harus memaafkan. Bing Bing yang sedang terburu-buru kembali melanjutkan langkahnya. Wang Nuo mngakui kalo ada sesuatu yang membuatnya merasa semakin memikirkannya, semakin ia merasa  bersalah. Hari itu ia mengusir Bing Bing secara tiba-tiba. Wang Nuo berjalan mendekat. Dia merasa nggak nyaman. Gimanapun juga itu rumah Bing Bing sejak kecil. Bing Bing berjalan mundur sementara Wang Nuo semakin mendekat. Ia merasa harusnya memberi Bing Bing lebih banyak waktu. 


Bing Bing bertanya apa Wang Nuo salah minum obat? Wang Nuo nggak harus merasa terlalu bersalah. Sebenarnya...Wang Nuo mendesak. Sebenarnya apa? Bing Bing mengaku kalo dia udah menemukan sebuah apartemen baru. Wang Nuo pura-pura nggak ngerti dan bertanya apa Bing Bing pindah ke tempat yang dekat dari sini? Bing Bing membenarkan. Wang Nuo bertanya apa Bing Bing betah? Bing Bing mengiyakan. Itu sangat bagus. Pemandangannya bagus dan udaranya juga baik. Wang Nuo mengangguk. Kedengarannya cukup bagus. Bing Bing membenarkan. Itu cukup nyaman. Dan tetangganya juga orang yang sangat baik. Wang Nuo menanyakan apa yang dilakukannya sehingga membuat Bing Bing merasa kalo dia sangat baik? Bing Bing berpikir sejenak. Seleranya nggak buruk. Dan musik yang dia mainkan sangat bagus. Wang Nuo berkata dalam hati. Ia menyimpulkan kalo pelindung suaranya sangat buruk. Ia lalu nanya apa Bing Bing bisa mendengar saat dia bicara? Bing Bing mengatakan kalo dis bukanlah orang yang sangat rendah. Kenapa juga dia garus menguping? 


Wang Nuo membenarkan. Ia ingin nunjukin sesuatu pada Bing Bing. Wang Nuo mengambil ponselnya dan memperlihatkannya pada Bing Bing. Wang Nuo memperjelas. Benda biru yang ada di tengah? Bing Bing menggeleng. Ia menjawab kalo itu sebuah tenda. Wang Nuo memperlihatkan fambar lainnya. Gimana dengan itu? Bing Bing nanya gimana Wang Nuo bisa mendapatkannya? Wang Nuo mengatakan kalo dia mrndapatkannya di apartemen baru Bing Bing.  Bing Bing marah. Gimana bisa Wang Nuo masuk tanpa ijin? Wang Nuo balik marah. Bing Binglah yang masuk tanpa ijin. Wang Nuo memintanya untuk pindah tapi dia malah tinggal di atap dan mencuri listriknya. Bing Bing mengklaim kalo atap adalah tempat umum, itu bukan milik Wang Nuo. Wang Nuo memelototi Bing Bing, masih mau mengelak? Bing Bing melemah. Wang Nuo udah tahu tapi kenapa dia harus datang dan menanyainya segala? Dia emang licik. 


Wang Nuo menatap Bing Bing. Awalnya dia hanya ingin lihat apa Bing Bing punya rasa malu apa enggak. Tapi ternyata enggak. Dan Bing Bing mencuri... Wang Nuo mulai jengah. Ah, lupain aja. Singkatnya Wang Nuo nyuruh Bing Bing pindahan dalam dua hari. Kalo nggak... Bing Bing menantang, kalo nggak kenapa? Kalo nggak Wang Nuo bakal manggil polisi. Wang Nuo meninggalkan Bing Bing dengan perasaan kesal. Bing Bing menggerutu. Wang Nuo begitu galak di pagi hari? Apa sih masalahnya? 


Chef Ding masuk kedapur dengan suasana hati yang sedang marah. Seseorang mengikutinya dan meminta bantuannya. Ini masalah penting tapi sepertinta chef Ding nggak peduli. Bodo amat! Ia berkacak pinggang dan nanya gimana bisa asisten Bruce sedang sakit dan dia meminta tenaga kerja darinya? Apa tempatnya nggak penting? Bing Bing yang nggak sengaja dengar langsung menengok begitu denger nama Bruce di sebut-sebut. Chef Ding menolak. Dia nggak bisa ngasih siapapun. Pria itu membujuk chef Ding lagi. Pertunjukan itu adalah acara pacar manajer Ren. Ia melarang Chef Ding untuk mempermalukannya. Chef Ding mengaku ingin membantu tapi dia nggak bisa. Pria itu pun pergi dengan tangan kosong. 


Bing Bing menghampiri Chef Ding. Pekerjaannya hampir selesai. Ia bisa pergi membantu. Chef Ding membentaknya. Kalo Bing Bing ingin mengubah pekerjaan, ia bisa memberitahunya secara langsung. Chef Ding nyuruh Bing Bing untuk meninggalkan dapurnya sekarang juga. Bing Bing mengaku kalo bukan itu maksudnya. Lalu apa? Tanya Chef Ding. Chef Ding nunjuk-nunjuk Bing Bing. Dia nggak mau denger kata-kata seperti itu lagi dari Bing Bing. Kalo nggak, orang lain akan mengambil posisi asisten chef-nya. Bing Bing mengiyakan. Chef melanjutkan kalo sebelum Bing Bing selesai kerja hari ini, ia ingin Bing Bing untuk mengatur makanan penutup untuk musim berikutnya dengan Ah Xin. Setelah itu sebarkan ke bagian Humas. Minta mereka untuk mengatur pengambilan foto dan bikin brosur. Iya. Bing Bing mengerti. 


Chef Ding beranjak meninggalkannya. Bing Bing berpikir sejenak. Kalo dia pergi dan melihat-lihat, ia rasa nggak akan jadi masalah. Da Pang memanggil Bing Bing. Ia nanya apakah Bing Bing ingin mencicipinya? Bing Bing pamit. Ia akan pergi ke toilet sebentar. Da Pang ngasih tahu kalo toiletnya arah sana. 


Sementara itu di tempat Bruce suasananya masih ramai. Seseorang menata lampu. Bruce bertanya apa itu? Bruce nggak mau ada cahaya itu. Menurutnya semua keindahan akan hancur. Ia ingin itu di rubah. Bing Bing udah sampai disana. Penata ruangan berencana mengubah lampu ke tiang penopang. Bruce rasa tiang penopang sangat bagus. Penata ruangan merasa itu akan sedikit mahal. Bruce melarangnya bicara tentang uang padanya. Bruce memintanya untuk melakukannya dengan baik  


Bruce melihat Bing Bing dan bertanya kenapa Bing Bing ada disini? Bing Bing berjalan mendekat. Ia dengar asisten Bruce nggak masuk. Ia pikir ia harus datang dan melihat kalo ada sesuatu yang bisa ia bantu. Bruce tersenyum dam berterima kasih Bing Bing telah datang secara khusus untuk menunjukkan kepeduliannya padanya. Tapi seperti yang Bing Bing lihat, semuanya baik-baik aja. Semuanya oke. Tapi habis itu Bing Bing melihat tiang lampu jatuh dan akan mengenai Bruce. Bing Bing menarik Bruce dan lampu itupun jatuh menimpanya. 


Bing Bing di bawa ke rumah sakit oleh mobil ambulan. Perawat menanyakan siapa namanya. Bing Bing mengatakan namanya, Gao Bing Bing. Perawat akan mencatatnya. Wang Nuo nggak sengaja lewat dan mendengar nama Bing Bing di sebut-sebut. Perawat bilang ke Bing Bing kalo dia akan memeriksa tekanan darahnya. Ia bertanya apa kepala Bing Bing sakit? Bing Bing bilang sedikit. 


Wang Nuo menghampiri Bing Bing dan melihat kondisinya. Wang Nuo meminta perawat untuk menyiapkan jahitan dan minta dokter yang bertugas untuk datang. Perawat mengiyakan dan melakukan apa yang di minta Wang Nuo. Bing Bing bertanya kenapa Wang Nuo ada disini? Wang Nuo nhgak menjawab. Bukannya pagi tadi Bing Bing baik-baik aja di hotel? Apa yang diz lakukan? Bing Bing bangkit. Ia hanya... ia hanya... ia...Bing Bing muntah dan mengenai pakaian Wang Nuo. Bing Bing meminta maaf. Ia nggak sengaja melakulannya. Tapi kemudian Bing Bing melakukannya lagi. 


Wang Nuo mengganti jas-nya dan menyimpan jas kotornya di dalam loker. Yi Le dan Xiao Fang masuk. Yi Le kecewa karena acara makanan penutup Bruce dibatalkan. Ia memutuskan untuk nggak akan pergi lagi. Xiao Fang bilang nggak papa. Apa Yi Le tahu berapa banyak usaha yang ia habiskan untuk mengatur waktu semua orang bersama-sama? Kalo Yi Le nggak pergi, ia harus mengatur lagi... dan nenjadi karakter kartun. Yi Le mengabgkat tangannya. Ia menjelaskan ke Xiao Fang kalo dia akan pergi hanya untuk makanan penutupnya. Wang Nuo menghampiri mereka dan bertanya apa yang terjadi? Yi Le nenjelaskan kalo ada kecelakaan di acara makanan penutup milik Bruce. Yi Le rasa asistennya terluka. Xiao Fang memperjelas. Bukan asisten tapi musuh bos, Gao Bing Bing. Dia pemilik rumah sebelumnya yang mengubah Wang Nuo jadi dokter nasi goreng. 


Wang Nuo menanyakan gimana dia bisa terluka? Xiao Fang mendengar dari departemen darurat kalo saat mereka mendekorasi tempat acaranya, lampunya tiba-tiba jatuh. Itu hampir jatuh ke Bruce. Gao Bing Bing lari dan mendorong Bruce. Ia menggunakan kepalanya untuk menangkap lampunya. Pada akhirnya lampunya tertangkap dan mengenai Bing Bing. Wang Nuo hanya bilang b*doh. Ia lalu meninggalkan dua temannya. Xiao Fang kembali ke Yi Le dan meminta tolong. 


Wang Nuo hendak melihat kondisi Bing Bing. Tapi saat ia hendak membuka pintu, tiba-tiba Bruce memanggilnya. Bruce menanyakan kondisi Bing Bing. Apa kondisinya serius? Wang Nuo menjelaskan kalo di dahinya ada 3 cm luka gores. Dia punya cukup banyak jahitan. Bruce terkejut denger perlu dijahit. Ia bertanya apakah akan ada bekas lukanya? 


Wang Nuo menjawab, kurang lebih akan ada. Tapi ia rasa Bruce nggak perlu khawatir. Teknologi kecantikan medis begitu maju sekarang ini. Bahkan kalo dia cacat, dia akan menjalani operasi plastik dan akan terlihat seperti Lin Chi Ling. Tapi yang mengkhawatirkan adalah Bing Bing menunjukkan tanda-tanda gegar otak. Ia harus tinggal di rumah sakit untuk beberapa hari. Bruce bilang ke Wang Nuo kalo Bing Bing terluka gara-gara dia. Uang bukanlah masalah. Ia meminta Wang Nuo mencari dokter yang terbaik untuk Bing Bing. 


Wang Nuo membuka tirainya dan mereka sama-sama terkejut karena Bing Bing udah nggak ada di tempat tidur. Bruce bertanys dimana Bing Bing? 


Bing Bing kembali ke hotel. Saat melintas, ia melihat kaca dan melihat lukanya. Bing Bing membuka penutup lukanya dan menutupi dahinya dengan poni. Setelah itu ia melihat tempat acara Bruce yang udah sepi. Bing Bing bertanya kenapa semua orang bersih-bersih? Orang itu bertanya kenapa Bing Bing kesini? Apa dia baik-baik aja? Bing Bing mengaku baik-baik aja. Tapi gimana dengan pertunjukannya? Mereka ngasih tahu kalo itu dibatalkan. Bing Bing tampak kecewa mendengarnya. Ia lalu pergi. 

Pertunjukan hidangan sang Dewa Hidangan Penutup dibatalkan. Ini nggak sederhana.
Menyerahkan semua pekerjaan ke pekerja baru dan nggak melakukan apapun sendiri. 
Dia hanya tahu PMP, dan dia berhasil. Berlutut dan memohon Bing Bing untuk menerimanya sebagai murid. 
Dia nggak memiliki kemampuan dan selamanya jadi sous chef yang hanya tahu cara menyenangkan pria tampan. 
Mata dewa memiliki karma buruk yang nggak bisa melihat dengan jelas. 
Bing Bing tergila-gila dan Bruce hidangan penutup, pasangan yang sempurna. 
Jika seseorang memiliki karakter buruk, kau bisa tahu dari namanya. 
Bing Bing merasa ada yang aneh dengan tatapan orang-orang yang telah ia lewati. 


Bing Bing kembali ke dapur. Semua orang langsung melihat ke arahnya. Bing Bing meminta maaf. Ia mengalami sesuatu tadi. Ia menyebabkan pekerjaan mereka terhambat. Bing Bing lalu melihat Ah Xin dan hendak membantunya. Ah Xin melihat Chef Ding lalu berlalu mengabaikan Bing Bing. Bing Bing bertanya-tanya apa yang terjadi? Ia lalu menghampiri Chef Ding dan akan menjelaskan semuanya. Tapi Chef Ding mencegahnya. Ia nggak perlu menjelaskan apa-apa padanya. Ia udah nengatakan dengan jelas sebelumnya. Bing Bing sungguh keterlaluan. Chef lalu memanggil Da Pang dan menyuruhnya untuk mengambil alih tugas Bing Bing. Semua orang terkejut. Chef Ding lalu meninggalkan Bing Bing. Bing Bing mengatakan kalo dia nggak melanggar perintah Chef Ding. Bruce adalah gurunya. Ia hanya kesana untuk melihat. Ia benar-benar nggak membantu. Ia janji nggak akan melakukan itu lagi. Bing Bing meminta maaf. 


Chef Ding mengatakan kalo banyak orang yang menginginkan posisinya  karena Bing Bing pergi tanpa ijin, dia harus siap digantikan. Chef meminta semuanya untuk kemvali bekerja. Yang Bukan staf harap pergi. Da Pang menepuk pundak Bing Bing lalu kempali pada pejerjaannya. Ia lalu menghampiri Xiao Lu dan mrnyuruhnya untuk memasak sup. 


Bing Bing pergi ke toilet. Dia muntah-muntah lagi. Bai He menelponnya. Bertanya apa dia baik-baik aja? Bing Bing mengatakan kalo dia baik-baik aja. Bing Bing bertanya ada apa dengan mereka? Nggak papa kalo mereka menjelek-jelekkan, tapi kenapa mereka menjelek-jelekkan guru seperti itu? Bai He mrminta agar Bing Bing berhenti memperdulikan para haters. Kesehatannya yang paling penting. Bai He menyuruhnya agar segera kembali kerumah sakit dan jangan membuatnya khawatir. Bing Bing tahu. Ia rasa itu hanyalah luka ringan. Ia akan baik-baik aja setelah tidur. Bai He heran sendiri kenapa Bing Bing selalu berusaha bersikap kuat? Sekali lagi ia nyuruh Bing Bing kembali ke rumah sakit. Bing Bing menutup telponnya dan kembali muntah. 


Bai He beranjak dari tempatnya. Di belakangnya ternyata ada Wang Nuo yang lagi menatap ponselnya. Ia membaca pesan pesan dari para haters terhadap  Bing Bing.
Sebaiknya ada orang yang menutup kepala mereka dengan benjolan luka untuk nenarik perhatian pria. 
Ia kesal dan membalasnya. 
Apakah para haters yang posting olnline nggak menggunakan kepala mereka? 
Lalu seseorang membalas komennya. 
Wah! S*tan kebenaran udah muncul. 
Mengaku aja kalo kamu Gao Bing Bing.
Menyembunyikan identitasmu? Gagal!aku hanya bisa memberimu 66% nggak lebih dari itu. 


Bruce datang dan duduk di hadapan Wang Nuo. Ia menanyakan situasinya. Wang Nuo ngasih tahu kalo dia udah bertanya pada perawat di lantai itu dan mengumumkan melalui speaker tapi nggak ada yang melihatnya. Wang Nuo merasa kalo Bing Bing kabur. Bruce bertanya-tanya kemana Bing Bing pergi. Dia juga nggak menjawab telponnya. Wang Nuo ngasih tahu kalo kemungkinan Bing Bing gegar otak. 


Ai Zhen menemui ayahnya. Ia memberitahu pelanggan yang nggak suka membuat perjanjian membatalkan mereka 3 kali. Yang menolak menggunakan merek makanan lain setelah pasokan makanan habis membatalkan mereka 5 kali. Dan insiden serupa telah terjadi beberapa kali bulan ini. Ayah Ai Zhen membaca laporan anaknya. Ia tahu Bruce, dia seniman. Menurut ayah, perangai seniman....seperti yang ia katakan sebelumnya, harus ada sesuatu yang kontroversial agar hotel mencapai prestasi yang luar biasa. Ai Zhen protes. Tapi itu iklan negatif dan itu baru sebagian kecil. Ai Zhen tahu gaya individual Bruce yang kuat bisa jadi topik diskusi yang seru. Ai Zhen nggak sependapat dengan sang ayah. Ia sendiri lebih prduli dengan kerugiannya. 


Ayah Ai Zhen menanyakan rencana anaknya. Ai Zhen duduk. Ia tahu ayahnya khusus mengundang Bruce dari Jepang. Tapi ia pikir satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah ini adalah mengakhiri kontrak lebih awal. Bing Bing yang mau menemui Ai Zhen nggak sengaja mendengarnya. Ai Zhen menengok ke belakang dan melihat Bing Bing. Kenapa Bing Bing disana? Seharusnya di rumah sakit. 


Bing Bing meminta maaf karena udah mengganggu pembicaraannya dengan pimpinan. Ia hanya ingin mengatakan bahwa insiden ini nggak berkaitan dengan Chef Kepala Bruce. Ai Zhen menjelaskan kalo itu adalah masalah manajemen, bukan Bing Bing. Ai Zhen bertanya apa luka Bing Bing nggak papa? Bing Bing memegang dahinya. Ia mendapat beberapa jahitan tapi nggak papa. Ai Zhen menyuruhnya untuk pulang dan istirahat. Bing Bing berterima kasih dan pamit. Ai Zhen meminta ayahnya untuk nggak khawatir. Ia akan mengurusnya dan Bruce. Ia akan secara pribadi... Ayah memotong. Ia sendiri yang akan mengundang Bruce. Ia yang akan bicara padanya. Ai Zhen tersenyum dan berterima kasih. 


Bruce melihat komentar negatif tentang Bing Bing. Ia bertanya-tanya kenapa para nitizen begitu? Bing Bing terluka dan berakhir di rumah sakit. Bukannya mereka keterlaluan? Wang Nuo merasa mereka nggak bisa melakukan apa-apa. Itu disebut karma. Satu-satunya alasan ia di kenal sebagai dokter nasi goreng adalah karena Bing Bing. Bruce meminta tolong pada Wang Nuo. Dia dokter yang banyak di puji. Bing Bing dibully tapi dia masih aja berdebat dengannya. Wang Nuo merasa hanya berurusan dengan situasi saat ini. Menurutnya yang penting saat ini adalah mencari tahu keberadaan Bing Bing. 

Bersambung...

Komentar :
Bing Bing ni bandel banget ya??!! Semua orang bingung nyari dia tapi dianya malah merasa baik-baik aja. Kali ini Wang Nuo mulai perhatian sama Bing Bing. Biarpun kata-katanya selalu terdenngar kasar tapi sebenarnya dia baik.