Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The King of Romance Episode 4 Part 1
Ponsel Bruce berdering. Dari ayah Ai Zhen. Bruce memperlihatkannya pada Wang Nuo. Wang Nuo menggeleng, terpaksa Bruce mengangkatnya. Bruce ngasih tahu kalo dia di rumah sakit. Wang Nuo? Wang Nuo ngasih tanda silang pakai tangannya. Bruce mengatakan kalo Wang Nuo ada di hadapannya. Bruce mengiyakan dan mengucapkan sampai jumpa. 


Wang Nuo menepuk tangan Bruce. Dia mau Wang Nuo datang? Bruce mengiyakan. Bing Bing belum di temukan. Ayah Ai Zhen ingin mendiskusikan sesuatu dengannya. Wang Nuo geleng-geleng. Kalo gitu dia mau pergi dulu. Bruce menahannya. Tadi pimpinan (ayah Ai Zhen) bilang ingin bicara dengan Wang Nuo juga. Dia ingin Wang Nuo menunggunya. Wang Nuo nggak punya pilihan, ia kembali duduk. 


Nggak lama kemudian, ayah Ai Zhen udah bergabung dengan mereka. Ia akan langsung jujur pada Bruce. Ia punya kabar baik buat Bruce. Bruce tersenyum. Ayah Ai Zhen melanjutkan kalo mitra hotel di Tokyo yang kontrak dengan mereka sangat terkesan dengan keahliannya. Mereka ingin ia berbagi cinta dan mengirim Bruce kesana. Ia nggak tahu apa Bruce bersedia atau enggak. Ini juga sangat sulit baginya. Tapi ia nggak bisa egois dan mencegah Bruce mengembangkan keterampilannya, bukan? 


Senyum Bruce perlahan menghilang. Wang Nuo juga malas mendengarnya. Bruce minta di kasih waktu. Dia akan memikirkannya dulu. Ayah Ai Zhen meminta Bruce memikirkannya dengan cepat, mereka masih menunggu jawabannya. Bruce hanya tersenyum. Ayah Ai Zhen mengulurkan tangannya. Ia mengucapkan selamat pada Bruce.

Habis itu ayah Ai Zhen bangkit. Bruce juga ikutan bangkit tapi di suruh duduk aja. Ia lalu berpesan pada Wang Nuo agar makan dengan Ai Zhen nanti. Wang Nuo lalu ngambil ponselnya. Tapi dia... Ayah Ai Zhen memotong, sesibuk apapun, dia perlu makan. Akhirnya Wang Nuo hanya bisa mengangguk. Ayah mengaku udah pesan restoran untuknya. Ayah Ai Zhen menunjuk Bruce lalu pergi. 


Wang Nuo datang ke tempat yang di maksud. Xiao Fang mengiriminya pesan kalo dia masih belum menemukan Bing Bing, padahal udah dicari di setiap lantai dan di setiap tangga. Wang Nuo nyuruh nyari di toilet juga. Xiao Fang menolak. Dia kan laki-laki??!! Wang Nuo ngasih saran supaya Xiao Fang minta Ai Bo buat ngecek, gimana kalo Bing Bing pingsan di toilet? 


Ai Zhen datang. Ia bertanya gimana Wang Nuo bisa punya waktu buat ketemu dia hari ini? (Kayaknya dia nggak tahu kalo itu adalah rencana sang ayah). Wang Nuo jujur, tadi saat bersama Bruce dan kebetulan ketemu ayah Ai Zhen. Dia memaksanya untuk makan dengan Ai Zhen. Ai Zhen duduk. Jadi...dia ada diantara Wang Nuo dan Bruce? Wang Nuo menatap Ai Zhen. Sekali lagi ia menjelaskan kalo tadi sedang bekerja dan Bruce kebetulan ada di sana untuk membesuk Gao Bing Bing. Wang Nuo melihat ponselnya lagi. Ia bilang ke Ai Zhen, kalo dia sibuk, mereka nggak usah makan. Lakukan apa yang harus ia lakukan (lha yang sibuk kan situ?). Ai Zhen menolak. Ia udah disini. Ini hanya makan. Apa Wang Nuo tahu udah berapa lama sejak mereka makan bersama? Wang Nuo tersenyum menatap Ai Zhen habis itu asik lagi sama ponselnya. 


Wang Nuo memanggil Ai Zhen. Ia udah mengatakan padanya sebelumnya. Jangan sia-siakan waktunya dengannya. Ai Zhen hanya tersenyum. Kalo gitu anggap aja makan dengan adiknya. Ai Zhen rasa itu nggak papa, kan? Ponsel Wang Nuo bunyi lagi. Pesan dari Bruce, Seorang karyawan bilang kalo Gao Bing Bing udah kembali ke hotel. Wang Nuo sampai menggumam, apa orang ini harus membuat orang khawatir terus? Ai Zhen bertanya apa itu Bruce? Apa yang terjadi. Wang Nuo mengatakan kalo dia mencarinya. Wang Nuo minta maaf, ia harus pergi. Wang Nuo udah mau bangkit. Ai Zhen mencegahnya. Apa dia sungguh penting? Ai Zhen bahkan menunda rapat penting untuk makan dengan Wang Nuo. Wang Nuo mengatakan kalo dia buru-buru. Mereka bisa janjian lagi lain kali. Ai Zhen manggil, Ah Nuo! Tapi Wang Nuo udah keburu pergi. 


Wang Nuo mencari-cari Bing Bing. Bing Bing sendiri lagi menuruni tangga. Mukanya pucat banget. Akhirnya Bing Bing memutuskan untuk duduk. Wang Nuo masih mencari. Xiao Fang melapor kalo Ah Bi udah memeriksa semua kamar kecil tapi nggak bisa menemukan Gao Bing Bing. Wang Nuo udah melihat Bing Bing. Dia bilang nggak papa ke Xiao Fang. 


Wang Nuo menghampiri Bing Bing. Bing Bing mendongak melihat Wang Nuo. Wang Nuo mengatakan kalo seharusnya Bing Bing berada di rumah sakit sekarang. Kenapa dia asa di sini? Bing Bing bangkit. Ia melihat pakaian Wang Nuo udah bersih sekarang. Ia minta maaf mengenai tadi pagi. Ia nggak punya uang sekarang untuk membayar cuci kering. Tapi ia akan mencuci mobil Wang Nuo untuk kompensasi. Wang Nuo kesal. Apa air masuk ke otak Bing Bing atau itu rusak karena di pukul? Uang cuci kering apa? Bing Bing tersinggung. Kenapa Wang Nuo begitu kejam? Bing Bing gadis pencuci mobilnya. Tentu saja, ketika Bing Bing melihat Wang Nuo, ia hanya memikirkan itu. Wang Nuo menyudahi. Bing Bing nggak perlu memberinya apapun  kembali saja ke rumsh sakit. Bing Bing nanya kenapa? Sekali lagi Wang Nuo nyuruh kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan rinci. Bing Bing merasa nggak papa. Kenapa dia perlu pemeriksaan? Wang Nuo mulai kesal. Apakah Bing Bing dokternya atau dia? Jangan membantahnya. Bing Bing juga jadi kesal. Wang Nuo memang seorang yang merepotkan. 


Bing Bing melangkah mau meninggalkan Wang Nuo tapi malah oleng. Wang Nuo buru-buru memeganginya. Wang Nuo nyuruh Bing Bing melihat dirinya. Kenapa? Tanya Bing Bing. Wang Nuo nanya apa Bing Bing merasa pusing dan mual? Bing Bing bilang sedikit. Gimana Wang Nuo bisa tahu? Wang Nuo ngasih tahu kalo itu gejala gegar otak. Bing Bing malah merasa Wang Nuo berlebihan. Dia nggak seserius itu. Wang Nuo nunjuk-nunjuk wajah Bing Bing. Gimana kalo Bing Bing lihat dirinya? Dia sepucat hantu. Bing Bing menakuti orang-orang. 


Bing Bing ngasih tahu kalo itulah sebabnya dia mau pulang sekarang. Wang Nuo mulai lagi. Pulang? Apakah Bing Bing akan pergi ke rumahnya atau rumah Wang Nuo? Bing Bing menatap Wang Nuo. Wang Nuo menantikan apa yang akan Bing Bing katakan. Bing Bing mengatakan kalo dia akan berkemas dan pindah. 


Bing Bing meninggalkan Wang Nuo. Wang Nuo memberitahu kalo Bruce mencari Bing Bing. Bing Bing langsung berbalik. Guru mencarinya? Apakah guru nggak papa? Dia membatalkan pesta akhir tahun karena Bing Bing. Wang Nuo melangkah mendekat. Dalam posisi apa Bing Bing sehingga mengkhawatirkan yang lain? Bing Bing menyangkal kali dia bukan seseorang. Dia adalah guru Bing Bing. Wang Nuo bertambah kesal. Emangnya kenapa kalo dia gurunya Bing Bing? Apa dia lebih penting dari kesehatan Bing Bing sendiri? Bing Bing merasa Wang Nuo hanya membesar-besarkan masalah. Ia kan punya banyak pasien. Kasusnya hanya masalah kecil. Ia sekuat banteng jadi Wang Nuo nggak usah mengkhawatirkannya. 


Bing Bing berbalik dan hendak meninggalkan Wang Nuo. Tapi baru sebentar aja dia langsung pingsan. Beruntung Wang Nuo sigap menangkapnya. Akhirnya Wang Nuo menggendobg Bing Bing. Nggak lama kemudian Bing Bing kembali sadar. Ia terkejut Wang Nuo menggendongnya. Bing Bing protes kenapa Wang Nuo menggendongnya? Bing Bing minta di turunin. Wang Nuo memarahinya. Urus diri Bing Bing biar nggak jadi beban bagi orang lain. Wang Nuo kembali berjalan. 


Mereka sampai di tempat parkir. Wang Nuo memasukkan Bing Bing kedalam mobil. Bing Bing melihat ponselnya. Makin banyak orang yang memarahinya sekarang. Bing Bing mengeluh. Kenapa jadi seperti ini? Apakah ini akan mempengaruhi guru? Wang Nuo yang melihat Bing Bing tanpa ba bi bu langsung membuang ponsel Bing Bing ke kursi belakang. Bing Bing terkejut. Ada apa? Ia hendak mengambil ponselnya kembali tapi Wang Nuo melarangnya bergerak. Bing Bing gegar otak. Jangan main dengan ponselnya. Ia nyuruh Bing Bing untuk duduk tegak. Mau nggak mau terpaksa Bing Bing menurutinya. 


Wang Nuo memakaikan sabuk pengaman ke Bing Bing. Wajah mereka jadi berdekatan dan hal itu membuat Bing Bing nggak nyaman. Bing Bing menggerutu. Bukan Wang Nuo yang di marahi. Tentu saja itu nggak menyangkut dirinya. Wang Nuo memakai sabuk pengamannya. Bing Bing benar-benar merusak otaknya. Semuanya berkat Bing Bing. Jangan lupa kalo ia pernah jadi dokter magang sebelumnya. Bing Bing mengeluh lagi. Wang Nuo emang suka menyimpan dendam. Ia seorang dokter, apa pantas ia bersikap seperti itu? Wang Nuo nggak menjawabnya dan segera menjalankan mobilnya. 


Mereka udah sampai di rumah sakit. Wang Nuo menarik tangan Bing Bing. Bing Bing minta di lepaskan. Dia bisa jalan sendiri. Wang Nuo menerima telpon. Dari Xiao Fang. Ia menanyakan keberadaan Wang Nuo. Nyonya Chen dari ruang 204 akan melahirkan dan mengalami banyak perdarahan. Dia butuh operasi ceasar darurat. Wang Nuo mengiyakan. Ia akan segera kesana. Bing Bing minta di lepaskan. Ia nggak akan melarikan diri. Wang Nuo harus pergi melakukan pekerjaannya. 


Yi Le kebetulan lewat. Wang Nuo memberitahu kalo pasiennya telah merusak otaknya. Sebaiknya dia x-ray Bing Bing. Wang Nuo akan ke ruang operasi sekarang. Wang Nuo menarik tangan Yi Le dan menyuruhnya untuk memegang Bing Bing dengan baik. Jangan biarkan dia melarikan diri. Wang Nuo bergegas pergi. Yi Le melihat pasien yang di maksud. Gao Bing Bing? Dia lagi? Bing Bing hanya tersenyum. 


Bing Bing udah ada di ruang rawat. Ia baru saja membuka matanya dan melihat ada makanan di hadapannya. Bing Bing memakannya tanpa ragu. Bruce datang. Ia melihat Bing Bing tengah makan dan tersenyum. Ia berkata kalo nggak mengurus dirinya sendiri, nggak akan ada orang lain. Bing Bing melihat gurunya dan menyapanya. Ini udah malam, kenapa Bruce datang? Bruce menghampiri Bing Bing. Ia datang siang hari tadi tapi Bing Bing menghilang. Apa Bing Bing tahu berapa lama ia mencarinya? Bing Bing meminta maaf. 


Bruce duduk di samping Bing Bing. Ia cerita kalo ia mencari Bing Bing di seluruh rumah sakit dan restoran. Orang lain sampai  berpikir kalo ia mencari pacarnya. Bing Bing tersenyum. Bruce bertanya, jadi gimana? Berapa banyak jahitan yang dokter bilang dia lakukan pada Bing Bing? Apakah sakit? Bruce menyentuhnya. Bing Bing bilang nggak papa. Itu hanya luka luar. Ia baik-baik aja. Bruce lega. Bing Bing bertanya gimana dengan acara besok? Bruce merasa Bing Bing nggak usah membantu. Udah dibatalkan. Bing Bing kecewa. Kenapa? Ia bisa pergi membantu. Bruce bilang kalo nggak papa. Itu juga dibatalkan untuk lusa dan hari berikutnya. Bing Bing sampai tersentak dan mendorong meja makananya. Ia bertanya apakah itu karena dirinya? Bing Bing meminta maaf. Bruce menyangkal. Itu bukan karena Bing Bing. Bruce meminta Bing Bing agar berhati-hati. Ia mengambil tisue dan membersihkan tangan Bing Bing. Sebenarnya Bruce harus berterima kasih pada Bing Bing. Ia pergi ke pesta akhir tahun karena mengkhawatirkannya, bukan? Dan itu malah membuatnya cidera. Bruce meminta maaf. 


Bruce mengambil makanan Bing Bing. Ia cedera jadi kesulitan. Biar Bruce menyuapinya. Bing Bing merasa malu. Ia rasa nggak perlu. Dia bisa makan sendiri. Bruce sudah mengangkat sendoknya. Bing Bing tampak ragu. Bruce mengangguk dan Bing Bing bersedia membuka mulutnya. Bing Bing merasa senang. Bruce bertanya kenapa wajah Bing Bing jadi merah? Bing Bing meraba pipinya. Benarkah? Bruce mengulurkan tangannya dan meraba kening Bing Bing. Apa dia demam? Biar dia periksa. Bing Bing bilang bukan itu. Dia baik-baik aja. Bruce khawatir. Ia akan memanggil perawat. Bing Bing hendak menahannya tapi Bruce keburu pergi. 


Yi Le sedang membereskan mejanya saat Wang Nuo datang. Operasinya selesai? Wang Nuo bersandar sambil memegang jepalanya. Yi Le menyampaikan kalo jarang ia melihat Wang Nuo segitu perhatian pada pasieb yang bukan dari departemen mereka. Ia rasa Gao Bing Bing itu sangat beruntung. Wang Nuo menanyakan gimana kondisi Bing Bing sekarang? Yi Le mengatakan sedikit gegar otak. Dia dirawat untuk observasi. 


Yi Ke mendekat. Dia menggoda Wang Nuo. Ia dan Gao Bing Bing selain jadi tetangganya, mantan pemilik tanahnya, dan dokternya,... apakah ada hubungan di antara mereka yang nggak Wang Nuo beritahu padanya? Wang Nuo menjawab kalo mereka nggak punya hubungan. Pasiennya pergi atas kehendak sendiri. Wang Nuo hanya membawanya kembali. Itu aja. Benarkah? Ledek Yi Le.


Yi Le pindah tempat duduk. Ia dengar dari Xiao Fang, Wang Nuo menghabiskan waktu seharian di luar mencari Gao Bing Bing. Bukannya sebelumnya Wang Nuo menghindarinya? Kenapa tiba-tiba jadi perhatian? Wang Nuo berusaha mengelak. Yi Le percaya yang dikatakan Xiao Fang? Wang Nuo hanya merasa bersalah. Ia baru mengusir Bing Bing dari rumah dan dia mendapat kecelakaan. Sepertinya ia mem-bully orang yang cedera. Yi Le mengingatkan kalo kecelakaan itu bukan karena Wang Nuo. Wang Nuo membenarkan. Ia frustasi karena ketidak beruntungannya. Yi Le memahami. Sebelumnya Wang Nui nggak berbelas kasihan pada Bing Bing. Sekarang perasaan simpatinya muncul? Wang Nuo mengeluh. Bing Bing benar-benar pasien yang paling merepotkan yang pernah ia hadapi. Bukan hanya dia punya masalah ginekologi, dia melarikan diri walaupun kepalanya cedera. Ditambah lagi dia masih mengkhawatirkan orang lain walaupun setelah cedera. Apakah Yi Le tahu, ia nggak ngerti apa yang Bing Bing pikirin. Yi Le menyampaikan kalo ia mengerti sesuatu. 


Yi Le bangkit dan melepas jas dokternya. Wang Nuo bertanya apa yang Yi Le katakan? Yi Le membenarkan bahwa yang bersangkutan buta akan situasi. Wang Nuo mulai kesal, ia minta agar Yi Le nggak menggosip. Ia akan mengantar Yi Le pulang. Ini udah malam dan akan bahaya seorang gadia keluar sendirian. Yi Le menghadap Wang Nuo. Dia seorang gadis? Yi Le membenarkan. Dia seorang gadis yanv udah kadaluarsa. Tapi ia masih menghargai saat ia dengar Wang Nuo mengatakan itu padanya. Yi Le menasehati kalo Wang Nuo harus mengatakan itu pada gadis yang menyukainya. Dia pasti akan senang sekali. Wang Nuo bertanya siapa? Yi Le menyindir, bersikap nggak tahu? Gadis itu, Ren Ai Zhen. 


Wang Nuo bangkit. Ia bilang kalo itu nggak mungkin diantara ia dan Ai Zhen. Jadi ia nggak pernsh memberinya ruang untuk berimajinasi  Yi Le menilai kalo Wang Nuo nggak ngerti para gadis. Ruang imajinasi bukan terserah Wang Nuo untuk memberi. Kalo Ai Zhen ingin tinggal disana, nggak ada yang bisa menariknya keluar. Wang Nuo pasti belum pernah mendengarnya sebelumnya. Ia nggak akan pernah bisa membangunkan orang yang berpura-pura tidur. Yi Le melambaikan tangannya dan mengucapkan selamat malam. 

Bersambung...

Komentar :
Setuju sama Yi Le. Bing Bing merubah Wang Nuo jadi lebih perhatian. Dan saat dia menggendong Bing Bing yang lagi pingsan... sweet banget.. 

2 komentar

Wh tambah seru.

Semangat...lanjutkan ya...