Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The King of Romance Episode 4 Part 4
Bing Bing mengantar Bruce meninggalkan restoran Ah Meng. Bing Bing merasa seperti mimpi. Dia nggak percaya guru memintanya buat buka toko bareng. Bing Bing berbalik dan terkejut ada seekor anjing di belakangnya. Bing Bing menyapa anjing itu. Kenapa dia ada di sana? Dia lalu teringat kalo Romeo ingin mengambil anjing jalanan dan meminta Juliet buat jadi penasehatnya. Dia bertanya-tanya apa Romeo yang mengirimnya kesana? Apa dia lapar? Apa ingin makan sesuatu? Dia mengelus-elus anjing itu. 


Wang Nuo sedang di rumah sakit. Dia bilang kalo cederanya udah pulih dengan baik. Kalo nggak ada masalah lain, maka Wang Nuo mengijinkannya keluar dari rumah sakit sebelum siang hari. Pasien itu berterima kasih pada Wang Nuo. Ibunya bilang kalo dia punya satu pertanyaan buat Wang Nuo. Sambil memperlihatkan sesuatu dia mengatakan kalo teman baiknya memberikan teh Mama untuknya. Katanya ini akan membantu asinya, ah bukan maksudnya meningkatkan ASI menantunya. Dia meminta Wang Nuo untuk membantunya untuk mengecek dan melihat apakah itu benar-benar bekerja? Xiao Fang mewakili Wang Nuo menerimanya  


Wang Nuo menyingkir. Dia mendapat pesan dari Juliet. Dia ngasih tahu kalo sesuatu yang baik terjadi hari ini. Apa Romeo yang mengirimnya untuk mengucapkan selamat padanya? Romeo tersenyum lalu menyimpan ponselnya kembali. 


Xiao Fang udah menjelaskan khasiat dari bahan-bahan dari teh yang ditanyakan oleh mertua pasien. Tapi dia nggak percaya sama Xiao Fang. Dia lebih percaya sama dokter tampan. Dix memberikannya pada Wang Nuo dan memintanya melihatnya lagi. Wang Nuo memberi naaehat agar sang ibu sendiri yang menyusuinya, itu akan menjadi yang terbaik bagi sang bayi. Xiao Fang menambahi kalo selama bahan-bahannya alami, dan si ibu mengkonsumsi nutrisi yang cukup, nggak akan ada masalah dengan ASInya. Ibu ngasih tahu Wang Nuo kalo dia bisa meminumnya tepat setelah dia membukanya  itu sangat nyaman. Sang ibu mertua mengatakan kalo dia juga alami. Apa Wang Nuo menerima cinta nenek-cucu? Wang Nuo cuman tertawa, nggak tahu mesti ngomong apaan. Tapi rupanya dia hanya bercanda. Wang Nuo nyuruh pasiennya buat istirahat. Kalo ad masalah dia nyuruh mereka nyari Xiao Fang. Mereka berterima kasih. Xiao Fang heran melihat sikap Wang Nuo. Sepertinya dia dalam suasana hati yang baik. 


Bing Bing mengelus-elus anjing itu. Ah Meng dan Bai He menghampirinya. Ah Meng berkata Bing Bing kasih punya mood buat main sama anjing. Bing Bing menoleh. Ha? Bai He nyuruh Bing Bing berdiri. Mereka harus mendiskusikan sesuatu. Bing Bing protes, kenapa nggak nendiskusikannya di sini aja? Mereka sangat cerewet. Bai He masuk. Ah Meng nyuruh Bing Bing buat cepetan. 


Wang Nuo tersenyum melihat ponselnya. Dia nggak nyangka Juliet juga pergi ke izakaya (bar orang Jepang). Yi Le masuk dan heran sendiri melihat tingkah temannya. Yi Le nanya kenapa Wang Nuo sangat senang? Dia melihat Wang Nuo menatap ponsel sepanjang hari ini. Yi Le nanya Wang Nuo lagi bicara sama siapa? Wang Nuo bilang hanya seorang teman. Teman? Tanya Yi Le. Temannya yang mana yang dia nggak tahu? Wang Nuo cerita kalo dia ketemu saat online. 


Yi Le menoleh nggak percaya. Dia duduk di samping Wang Nuo. Wang Nuo punya teman online? Dia trendi banget. Wang Nuo nanya kenapa semua yang Yi Le pikir tentang itu? Yi Le merasa itu jelas-jelas seorang gadis. Apa mereka udah ketemu? Apa mereka juga punya julukan satu sama lain? Kayak suami istri misalnya. Wang Nuo memotong, Yi Le terlalu banyak mikir. Wang Nuo mengatakan kalo dia hanya merasa senang dan nyaman saat bicara dengannya, itu aja. Oh, itu dia??


Wang Nuo menatap Yi Le. Dia mengumpamakan seperti cara Yi Le mengagumi Bruce. Apa itu berarti Yi Le harus bersamanya? Yi Le mengatakan kalo dia suka makanan penutup Bruce. Bruce lahir buat bikin makanan penutup. Saat Yi Le makan makanan penutup, dia jadi ngerti dia secara pribadi. 


Wang Nuo bangkit. Yi Le melarangnya mengubah topik pembicaraan. Dia nanya apa Wang Nuo pernah ketemu sama dia? Wang Nuo menuang kopi. Dia bilang di masa depan. Meski mereka belum pernah ketemu, tapi Wang Nuo yakin kalo dia adalah gadis yang hebat. Yi Le menasehati kalo punya semacam perasaan adalah hal yang baik. Tapi Yi Le takut kalo pas Wang Nuo ketemu sama teman online-nya nanti, itu bakal jadi kesalahan yang indah. Wang Nuo mengatakan kalaupun dia nggak punya penampilan yang cantik dari luar, dia percaya kalo dia baik, berani, dan gadis yang energik. YI Le bertepuk tangan. Ia berharap itu akan jadi kenyataan. Sementara Wang Nuo cuma tersenyum. 


Bing Bing masuk ke kafe Ah Meng. Dia nanya ada apa? Ah Meng mengingatkan kalo dia sekarang tunawisma dan dia juga terlilit hutang. Bing Bing mengatakan kalo itu bukan hutangnya. Dan sekarang dia juga bukan tunawisma. Dia tinggak di atap rumah Dokter Wang. Jadi tiap bulan dia masih harus membayar untuk sewa dan beberapa keperluan. Ah Meng tertawa. Bing Bing sekarang memulai bisnis dengan guru, dia juga bukan seorang pekerja. Bahkan nggak berpikir keuntungan, Bing Bing mungkin bakal kehilangan uang. Bai He juga ikutan menatap Bing Bing. Bing Bing nanya apa mereka nggak percaya sama guru? Kalo mereka melihat kerumunan di depan hotel Kelly, mereka pasti nggak bakal berpikir kayak gini lagi. Bai He nanya, apa menurut Bing Bing guru masih akan populer tanpa reputasi hotel Kelly? Bing Bing membenarkan. Tentu aja. Bing Bing bangkit. Mereka berdua diajar oleh guru, gimana bisa mereka nggak bisa punya kepercayaan padanya? 


Ah Meng membenarkan. Bukannya mereka nggak percaya, tapi mereka udah lulus 10 tahun yang lalu, sepuluh tahun. Bing Bing menutup wajahnya. Nggak! Ah Meng udah memenuhi minpinya karena ini adalah toko ayahnya. Ah Meng mengatakan kalo memulai bisnis nggak segampang itu. Ada lebih banyak risiko dibandingkan dengan imbalannya. Bing Bing bilang kalo itu adalah mimpinya guru. Dia pingin membantunya menyadarinya. 


Bai He bangkit. Dia mau nanya berapa banyak uang yang Bing Bing rencanakan untuk berinvestasi dalam dana awal guru? Bing Bing bilang nggak banyak, sekitar NT $300,000 sampai NT $400,000. Bai He menanyakan sejak kapan Bing Bing punya uang sebanyak itu? Bing Bing kecewa. Iya dia nggak punya uang sebanyak itu. Bing Bing yang merasa kecewa kembali duduk. Tapi habis itu dia tersenyum menatap Bai He. Belum apa-apa Bai He udah bilang kalo dia nggak punya uang sebanyak itu. Bing Bing lalu manggil Ah Meng. Tapi Ah Meng nggak memperdulikannya dan pura-pura mengecek dinding. Dia nggak percaya kalo persahabatan mereka serapuh itu. 


Bing Bing melihat poster di belakang Ah Meng dan dia jadi punya ide. Bing Bing menghampiri poster itu dan bilang ke teman-temannya kalo dia menemukan cara buat menemukan uang. 


Bing Bing membawa poster itu dan memperlihatkannya ke teman-teman game online-nya. Salah satunya menyampaikan ke Bing Bing kalo setelah Xiao Wan meninggalkan negara itu, mereka mendekatkan satu orang. Bing Bing menyarankan buat mencari Ah Wei. Teman Bing Bing yang berbaju kotak-kotak mengatakan kalo tim lain udah menariknya. Bing Bing bertanya-tanya apakah ada pilihan lain? Bing Bing bilang ke teman-temannya kalo dia benar-benar harus menang kali ini. Dia minta tolong pada mereka. Yang berbaju hitam bilang kalo dia punya ide bagus. Romeo. Mereka berencana buat menggunakan kesempatan ini untuk menyatukan Romeo dan Juliet. Yang berbaju hijau membenarkan. Mereka bakal menang dengan memaksakan kehadiran mereka. Bing Bing ikut membenarkan. Kenapa dia nggak memikirkan hal itu??? Sekarang Romeo mungkin belum membentuk tim. 


Bing Bing mengirim chat ke Romeo kalo dia mengundangnya ke kompetisi. Dia benar-benar membutuhkannya. Romeo membalas kalo itu siaran langsung dan dia nggak mau mebunjukkan wajahnya. Bing Bjng kecewa. Dia udah menduganya. Bing Bing menyarankan kalo dia bisa pakai topeng. Romeo minta dibiarkan sendiri. Dia udah pakai topeng tiap hari. Bing Bing nanya maksudnya. Romeo membalas kalo dia nggak pingin menonjol. Dia nggak minat sama konpetisi. Bing Bing ngasih tahu kalo hadiahnya NT$400.000. Dan ini adalah peluang yang langka. Romeo menanyakan apa Juliet yakin bakal menang? Kelihatannya dia sangat menyukai uang. Juliet membalas kalo nggak mudah baginya nenemukan sesuatu yang ingin dia lakukan. Jadi dia harus mengambil langkah besar. Juliet udah mengambil langkah besar jadi kenapa Romeo nggak ngambil langkah besar juga? Jangan pakai topeng lagi. Romeo mengaku kalo untuk sesaat dia lupa siapa dirinya sebenarnya. Juliet bercanda bertanya kenapa pakai topeng? Juliet rasa Romeo yang sebenarnya pasti suka pakai kaos dalam, dan sepasang sandal jepit. Romeo pasti salah satu yang suka menyendiri di rumah. Romeo membenarkan. Dia adalah gelandangan. Gimana dengan Juliet? Bing Bing tersenyum. Dia mengaku Lin Zhi Lin di dunia dinosaurus. Wang Nuo tersenyum. Juliet adalah Lin Zhi Lin versi terakhir dan utama. Bing Bing mengira kalo mereka terpisah sangat jauh. Wang Nuo membalas kalo Juliet adalah Lin Zhi Li maka Romeo adalah Takeshi Kaneshiro. Bing Bing tersenyum. Dia membalas nggak papa kalo Romeo nggak berpartisipasi dalam kompetisi, kalo gitu bisa nggak Romeo dan Juliet ketemu? Juliet mengaku udah lama kenal Romeo, tapi belum pernah lihat wajahmya. Romeo nggak punya FB, dan nggak ada fotonya juga. Dia curiga apa Romeo benar-brnar ada? Wang Nuo terdiam. Bing Bing bertanya-tanya kenapa dia nggak membalasnya? Apa Romeo marah? Cuman ketemu aja kenapa pelit? Romeo membalas kalo dia takut suatu hari nanti Juliet menghilang dan dia nggak bisa menemukannya. Bing Bing tersenyum, sangat menyentuh. Romeo setuju buat ketemu. Dan tentang kompetisi, dia bakal mikirin dulu. Bing Bing bersorak. NT$400,000!! 


Ah Bo tiba-tiba masuk. Wang Nuo buru-buru menutup laptopnya. Dia ngasih tahu kalo dia baru aja lihat Xiao Fang di lorong. Xiao Fang bakal kesal gara-gara nenek Wu. Wang Nuo mengatakan kalo nenek Wu cuman bercanda. Tapi Ah Bo lihat nggak gitu. Biasanya nenek Wu suka bercanda dan pura-pura menggoda pria muda. Tapi hari ini dia nggak melakukannya dan menurut Ah Bo itu aneh. Wang Nuo bangkit meninggalkan Ah Bo. 


Nenek Wu terus ngikutin Xiao Fang dan nanya kapan Wang Nuo keliling. Dia mau nanya sesuatu. Xiao Fang minta nenek Wang buat nanya sama dia aja. Nenek Wu menolak. Dia hanya bisa cerita tentang masalah kewanitaannya pada dokternya, orang lain nggak boleh tahu. Xiao Fang nyuruh nenek Wu kembali ke kamarnya. Kalo nanti dia ketemu sama dokter Wang, Xiao Fang janji akan memintanya nyari nenek Wu. Nenek Wu bersikeras mau nyari jadi Wang Nuo nggak perlu repot mencarinya. Nenek Wang berlari dan menemukan Wang Nuo. Xiao Fang menghampiri mereka. Wang Nul nanya kenapa nenek Wu nggak istirahat di kamarnanya malah berkeliaran. Nenek Wu cerita kalo dia mau mencarinya tapi nggak di ijinkan sama dokter Xiao Fang. Wang Nuo nanya kenapa nenrk Wu mencarinya? Xiao Fang berbisik pada Wang Nuo menurutnya nenek Wu merindukannya. Wang Nuo bertanya apa ada yang nggak nyaman? 


Nenek Wu malah menengok ke beberapa perawat yang nggak jauh dari sana. Dia tampak sedih. Nenek Wu menangis. Dia malu mengatakannya. Wang Nuo menyarankan untuk bicara di ruang pasien. Wang Nuo dan Xiao Fang jalan duluan. Nenek Wu manggil Wang Nuo. Wang Nuo berbalik dan melihat nenek Wu k*ncing di celana. Nenek Wu menundukkan wajahnya. Dia meminta maaf karena nggak sengaja melakukannya. 


Xiao Fang menjelaskan kalo dia melarang nenek Wu karena dia mengira nenek Wu hanya ingin dekat dengannya. Wang Nuo menyahut, dia cukup tua untuk jadi neneknya. Apa menurut Xiao Fang itu mungkin? Xiao Fang minta maaf. Wang Nuo berpesan agar Xiao Fang mengirim kasusnya ke Departemen Psikiatri. Wang Nuo menyadari kalo gejala menopause-nya lebih lama dari normal. Nenek Wu juga punya kecenderungan gelisah dan agitasi. Wang Nuo bilang kalo ibunya dulu juga gitu. Xiao Fang nanya apa Wang Nuo menyadari sesuatu? Nenek Wu punya banyak anak tapi nggak ada satupun yang datang ngunjungin dia selama dia dirawat. Wang Nuo ingat nenek Wang pernah bilang kalo anak-anaknya semua di Amerika. Dia minta bantuan Xiao Fang buat meriksa apa departemen sosial bisa membantu nenek Wang. Dia merasa nenek Wang akan lebih stabil kalo ada seseorang yang menrmaninya. Xiao Fang mengangguk. Dia akan menelpon untuk menjadwalkan operasi. Wang Nuo mengangguk. Xiao Fang pergi meninggalkannya. 

Bersambung...

Komentar :
Bing Bing yakin banget bakal menang. Tapi apa iya Romeo bakal setuju buat tampil di depan umum. Gimana juga reaksi mereka kalo tahu kalo Juliet adalah Bing Bing dan Romeo yang sebenarnya adalah Wang Nuo???