Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The King of Romance Episode 5 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS The King of Romance Episode 6 Part 1

Bing Bing memejamkan matanya. Dia lalu bertanya-tanya pada Romeo, akankah ia membantunya? Sementara itu Wang Nuo jyga lagi mikirin Juliet. Kalo Juliet membutuhkannya, ia ada di sini. Mereka terdiam dan hanya menyaksikan kembang api di langit. 


Pagi harinya Bruce terbangun lebih dulu. Dia mengambil nafas dalam lalu meregangkan tubuhnya. Bruce menghadap ke samping. Eh, malah ada boneka ayam di sampingnya. Bruce mengambilnya dan membuangnya. Sesaat kemudian Bruce baru menyadari kalo terjadi sesuatu padanya. Bruce mau ngasih tahu Wang Nuo tapi... nggak jadi. 


Bruce bangkit dari tempat tidur. Dia melihat Wang Nuo. Wang Nuo nanya kenapa Bruce berisik banget pagi-pagi gini? Bruce ngasih tahu Wang Nuo kalo dia bisa melakukannya. Tapi habis itu Bruce malah jadi heran sendiri. Dia dan Wang Nuo? 


Bruce ingin memastikannya. Dia duduk di samping Wang Nuo yang masih tidur. Bruce mengelus tangan Wang Nuo yang seketika bikin dia terbangun. Wang Nuo mengatakan kalo Bruce mengagetkannya. Bruce melihat reaksinya terhadap dirinya sendiri. Bruce ingin memastikannya dan melakukannya sekali lagi. Wang Nuo nggak suka. Apa sih yang Bruce lakukan? 


Yi Le masuk dan melihat apa yang Bruce lakukan terhadap Wang Nuo. Wang Nuo menyingkirkan tangan Bruce tapi Bruce malah menggenggam tangannya. Wang Nuo meminta Bruce buat berhenti main-main dan nyurih dia buat pergi. Apa Bruce b*doh? Berhenti menyentuhnya. Bruce nggak mau melepaskan tangan Wang Nuo. Yi Le nanya apa yang mereka lakukan? Bruce menoleh ke arah Yi Le dan tersenyum garing. Seketika dia melepaskan tangan Wang Nuo. 


Bruce duduk di tempat tidur menghadap ke jendela. Yi Le datang dan duduk di sampingnya. Tapi dia malah menduduki boneka ayam. Yi Le mengambilnya dan memberikannya pada Bruce. Bruce ragu menerimanya. Yi Le mengangguk dan Bruce menerimanya. 


Yi Le menepuk-nepuk pundak Bruce seolah bilang nggak papa. Yi Le ikutan melihat jendela. Ia lalu mengatakan ada banyak hal yang enggak Bruce pahami dalam hidup ini. Bruce nggak perlu segera memahaminya. Pelan-pelan aja. Seolah Yi Le nggak memahami kenapa dia nggak bisa ketemu dengan pria yang tulus ketika kualifikasi begitu bagus. Yi Le tersenyum. Tapi Bruce harus tahu bahwa Ah Nuo nggak sungguh-sungguh. 


Bruce langsung menoleh begitu dia dengar Yi Le nyebut-nyebut nama Wang Nuo. Bruce mengatakan kalo dia juga enggak. Yi Le mengangkat jari telunjuknya nyuruh Bruce diam. Apakah Bruce menyukai wanita atau pria, bagus dengan adanya peningkatan. Bruce tersenyum dengar kata bagus dari Yi Le tapi sebentar kemudian dia baru sadar. Eh, apa itu tadi maksudnya? 



Yi Le tertawa kecil lalu ngambil ponselnya. Yi Le minta maaf. Dia nggak sengaja menemukan rahasia kecilnya. Yi Le memperdengarkan apa yang di rekam oleh ponselnya. Bruce nggak sengaja memencet boneka ayamnya. Bruce merasa nggak bisa senyum lagi dan meremas boneka ayamnya. 


Wang Nuo bangun dan keluar. Dia mengirim pesan ke Juliet. Meminta maaf karena urusan dinas kemarin malam dia jadi melupakan janjinya. Dia nggak punya waktu buat online kemudian. Dia ingin mengucapkan selamat tahun baru buat Juliet. 


Sementara itu Bing Bing di kamarnya masih tidur. Dia lagi memimpikan masalalu bersama pangerannya. Pangeran berbalik dan berubah menjadi Bruce. Bing Bing keluar dari kamarnya mau menghampiri Bruce tapi tiba-tiba Wang Nuo datang. Dia dan Bruce saling berhadap-hadapan. Wang Nuo menarik kepala Bruce dan menyatukannya ke keningnya. Habis itu mereka menghadap Bing Bing, tersenyum lalu pergi. Bing Bing mengulurkan tangannya seolah nggak mau Bruce pergi. Wang Nuo dan Bruce melintas sambil pegangan tangan dan saling bersandar. 


Bing Bing terbangun dari mimpinya. Bing Bing kesal karena Wang Nuo bahkan ingin merebut Bruce dari mimpinya. Si br*ngsek yang keterlaluan. Bing Bing nggak akan kalah darinya. Ponsel Bing Bing bunyi. Ada pesan dari Romeo. Romeo minta maaf karena ada urusan dinas tadi malam ia melewatkan janji. Kemudian Romeo nggak punya waktu buat online. Romeo ingin mengucapkan selamat tahun baru buat Juliet. 


Juliet : Selamat tahun baru. Nggak masalah, urusan dinas lebih penting. 

Romeo : Minggu depan kapan kamu punya waktu luang? 


Juliet : Aku bisa aja. Eh, tapi sore aku nggak bisa. Aku melakukan kerja sosial.

Romeo : kamu baik banget. Kalo gitu mari lakukan Sabtu depan. Waktu dan lokasi yang sama. Sampai jumpa nanti. 


Bing Bing lalu bangun dan keinget sesuatu.

Juliet : Karena kamu seorang pria, aku ingin menanyakan pandanganmu tentang sesuatu. 

Romeo : Bilang gih. 

Juliet : bukan aku yang nanya. Aku punya seorang teman perempuan, dia suka sama seorang pria. Tapi pria itu sedikitpun nggak memahami perasaannya. 

Wang Nuo tahu kalo Juliet adalah temannya itu.


Romeo : Berpakaian lebih seksi untuk merayunya. 

Juliet : Kalian para pria sangat dangkal.

Romeo : Pria adalah binatang secara naluri. Apa kamu lihat betapa sedikitnya yang dipakai wanita di video game? 

Juliet nggak membalas chat-nya. Wang Nuo jadi bertanya-tanya apa Juliet marah? 


Romeo : tentu saja, itu sekelompok pria dangkal. Sebenarnya, gadis yang bersikap seperti dirinya sendiri adalah yang paling menarik. Mengaku langsung aja. 

Juliet : Terima kasih. Aku akan ngasih tahu dia. 

Wang Nuo tersenyum geli. Sementara Bing Bing malah berpose genit sambil menatap bayangannya di kaca. 


Wang Nuo ke atap. Dia merasa jijik melihat ada banyak sampah di sana. Apa dia mulai membesarkan anjing? Wang Nuo melihat ke bawah tapi nggak melihat Bing Bing mencuci mobilnya. Wang Nuo lalu melihat kamar Bing Bing. Nggak ada juga. Wang Nuo mundur dan melihat pakaian Bing Bing yang tergantung. Dia tertarik dengan baju Bing Bing yang di pakai hari itu saat ia ketemu Bing Bing di rumah sakit. 


Wang Nuo ngasih tahu kalo sekarang tahun baru bukannya Halloween. Kenapa Bing Bing berpakaian seperti orang-orangan kertas di pemakaman? Bing Bing nanya balik. Apa yang salah? Dia mau ketemu seorang teman online dan memakai kostum. Bukankah ini lebih tulus? Apa teman online Bing Bing hantu mengambang? Bing Bing bilang bukan. Dia direktur di pemakaman yang sangat baik. Dia beda sama Wang Nuo. 


Lalu Wang Nuo ingat saat Juliet menanyakan apa pekerjaan Romeo. Wang Nuo mengatakan kalo Romeo bekerja di Industri jasa menyelamatkan hudup. Juliet nanya, direktur pemakaman? Keren banget.


Wang Nuo memperhatikan pakaian itu. Dia shock berat. Dia lalu ingat kata-kata Juliet yang bilang ke Romeo kalo mereka harus memenangkan hadiahnya kali ini. Uang ini berhubungan dengan masa depannya. Romeo harus membantunya. Juliet mengaku nggak mudah untuk mebemukan apa yang ingin dia lakukan. Tentu saja dia harus mengambil langkah besar untuk menyeberang. 


Wang Nuo mengatakan kalo dia tahu Bing Bing dan Bruce akan memulai usaha. Tapi dengan situasinya sekarang, Wang Nuo menyarankan Bing Bing buat nyerah. Bing Bing nggak terima. Gimana bisa Wang Nuo mengatakan itu? Meskipun Bing Bing ngfak memasukkan banyak uang tapi apa Wang Nuo nggak lihat kalo dia bekerja sangat keras untuk menemukan lokasi tokonya? 


Wang Nuo bertanya-tanya, Juliet? Nggak! Nggak mungkin! Wang Nuo lalu melihat kamar Bing Bing yang sangat berantakan sekali lagi. Lalu dia mulai membayangkan Bing Bing membaca buku. Dalam buku takdir, mereka ada dalam baris kata-kata yang sama. Dalam kegelapan sungai yang panjang, kau selalu mengejar cahaya. Bing Bing menatap ke atas dan tersenyum. 


Wang Nuo seakan masih belum percaya. Bing Bing tiba-tiba keluar dari kamar mandi sambil gosok gigi. Bing Bing duduk dan menghadap laptopnya.


Juliet : aku udah mengenalmu begitu lama  aku nggak pernah melihat tampangmu. Kamu nggak punya FB, nggak ada foto. Aku ingin tahu apa benar-benar ada orang sepertimu. 
Wang Nuo merasa nggak mungkin. Nggak mungkin! Tanpa sadar dia terus mundur dan menabrak pakaian Bing Bing yang tergantung. 


Bing Bing bangkit dan melihat apa yang terjadi. Alangkah terkejutnya dia saat melihat Wang Nuo diantara pakaian-pakaiannya yang dijemur. Wang Nuo menyingkirkan pakaian Bing Bing dari kepalanya lalu sok cool. 


Bing Bing marah. Wang Nuo mesum! Apa yang dia lakukan disini? Wang Nuo mengatakan kalo dia mau membesarkan anjing disini. Anjingnya belum datang tapi Bing Bing sudah merubahnya jadi rumah anjing. Bing Bing tersinggung. Sopan dikit dong! Gimana bisa Wang Nuo membesarkan anjing disini? Apa dia begitu peduli? Wang Nuo mengatakan kalo tempat ini pasti sangat aman. Kalo pencuri ingin mencuri barang, dia akan mengira kalo pencuri lain telah menggeledahnya. Bing Bing menyangka Wang Nuo selalu mengintipnya. Atau... apa Wang Nuo barusan mau mencuri pakaian dalamnya? Bing Bing buru-buru mengambil pakaian dalamnya di jemuran. Wang Nuo nyuruh Bing Bing bercermin. Dia adalah pemilik rumah. Dia harus datang kesini untuk memeriksa. Apa Bing Bing kira dia ingin melihat sesuatu yang begitu menakutkan? Bing Bing menyembunyikan pakaian dalamnya di balik jaket. Dia lalu masuk ke kamarnya melewati Wang Nuo. Dasar mesum! Wang Nuo meminta agar Bing Bing menhaga kebersihan rumahnya atau dia akan mengakhiri kontrak dengan Bing Bing lebih awal. Bing Bing menutup tirainya. Wang Nuo kesal. Hei, denger nggak? Dia bilang kalo ia akan mengakhiri kontrak lebih awal. Bing Bing membuka tirainya dan berteriak. Habis itu dia menutup tirainya kembali. Wang Nuo mengambil pakaian Bing Bing lalu duduk. Dia masih yakin kalo itu nggak mungkin. Apa Tuhan sedang bercanda dengannya? Nggak! Nggak mungkin! 
Romeo : Juliet, bisa nggak kamu melihat 101 dari rumahmu? 


Wang Nuo kembali ke rumahnya. Yi Le dan Bruce sedang menikmati secangkir kopi dan kudapan. Yi Le melihat kedatangan Wang Nuo dan bertanya ada apa dengan wajahnya? Oh Yi Le tahu, dia pasti trauma saat Bruce menyentuhnya. Yi Le dan Bruce tertawa. 


Yi Le mempersilakan Wang Nuo untuk duduk dan sarapan. Wang Nuo menurut. Dia duduk lalu melepaskan jaketnya. Yi Le mengangkat cangkirnya. Di hari pertama tahun baru, mari ucapkan selamat kepada Bruce. Untuk mendapatkan kembali kejantanannya. Bruce mengangkat cangkirnya dan berterima kasih. Sudah ada hasil yang bagus di hari pertama tahun baru. Ia berharap kelak bisa seperti ini setiap harinya. Penuh dengan energi. 


Wang Nuo juga meminum kopinya dengan perasaan hampa. Sekarang giliran Yi Le. Keinginanya di tahun baru ini adalah dibawah kepemimpinannya, Departemen Obstetri dan Ginekologi bisa terus menjadi departemen nomor satu di rumah sakit. Bruce bertepuk tangan untuk pengharapan Yi Le. Yi Le senang dan ikut tepuk tangan juga. 


Yi Le menoleh ke Wang Nuo. Gimana dengan dia? Apa keinginannya? Wang Nuo berharap kalo mimpi buruknya nggak menjadi kenyataan. ??? Yi Le dan Bruce terdiam menatap Wang Nuo. Maksudnya apaan? Wang Nuo melihat dua temannya yang tampak kebingungan mendengar pengharapannya di tahun baru ini. Dia lalu mengucapkan selamat tahun baru. Bruce dan Yi Le tersenyum. Kerdka saling bersulang. Yi Le nanya kapan toko makanan penutup Bruce mulai beroperasi? Segera. 

Bersambung...

Komentar : 
Duh, kasihan banget Wang Nuo. Dia pasti shock berat. Cup...cup...cup! Emang yang namanya kenyataan nggak bisa seindah yang kita bayangkan dan kita nggak bisa memaksakannya juga. Tapi biarpun itu nggak bagus, tapi kalo itu kenyataannya, ya emang itulah yang harus di terima. Wang Nuo, tabahkanlah hatimu.