Advertisement
Advertisement
SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 4 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: OCN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 4 Part 2
Yoo Ri pulang bareng Oh Soo. Oh Soo bertanya apa boleh makanan kucing biasa? Yoo Ri menangkap kalo Oh Soo mau kasih makan kucing juga. Yoo Ri nyuruh Oh Soo beli makanan kucing yang premium, karena dia kan banyak duit. Oh Soo menawarkan buat beli yang paling mahal aja. Yoo Ri menjelaskan kalo nggak seperti itu. Oh Soo harus lihat daftar bahannya. Oh Soo tiba-tiba berhenti jalan. Dia menatap Yoo Ri. Yoo Ri bilang kalo dia bercanda. Dia bakal kasih tahu mereknya nanti. Lebih baik kasih makan tiap hari daripada makanan mahal. Oh Soo mengangguk mengerti. Mereka lalu lanjut jalan lagi. 


Yoo Ri menyemprot bunga-bunga di kamarnya. Yoo Ri lalu meneriaki Soo Jeon agar cepat bangun. Mereka harus nemuin ibu. Yoo Ri lalu turun dan melihat makanan kucing. Dia lalu ingat semalam Oh Soo menawarkan ngasih makanan kucing. 


Oh Soo menghampiri Ga Na yang lagi duduk santai di depan kafe. Oh Soo nanya Ga Na lagi ngapain? Ga Na ngasih tahu kalo Ga Na lagi narik perhatian wanita yang tinggal disini. Ga Na melemparkan kacamatanya di atas meja. Menghargai seni rupa. Dua wanita melintas dan berbisik-bisik sambil melirik Ga Na. Ga Na melambai pada mereka. Oh Soo hanya bilang wow, lalu masuk ke kafe. 


Yoo Ri keluar dengan membawa makanan kucing. Yoo Ri ragu, apa berlebihan? Ah, bodo amat. Toh Yoo Ri cuman ngasih makanan kucing. Yoo Ri mantap menemui Oh Soo. 


Ga Na menghampiri Oh Soo dan duduk di sampingnya. Ga Na nanya jadi gimana? Apa Oh Soo udah mengeceknya? Selamat tinggal atau selamat datang? Oh Soo tampak tak nyaman di tanya tentang itu. Ga Na menanyakan yang mana? Oh Soo malah nanyain apa Ga Na pernah ngasih makan kucing? Ga Na menebak wanita itu, kan? Wanita yang putus sama pacarnya karena serbuk sari Oh Soo yang ia campur di kopinya. Yang di campakkan setelah minum, wanita yang mencium Oh Soo. Oh Soo terkejut mendengar Ga Na mengetahui tentang hal itu. 

Flashback...


Ga Na mengintip saat Oh Soo dicium sama Yoo Ri. Dia heboh sendiri di luar.

Flashback end...


Oh Soo yang merasa malu lalu nunduk. Ga Na minta maaf karena melihat semuanya. Dia lalu ketawa. Oh Soo duduk. Ga Na mengatakan kalo ciuman pertama Oh Soo udah di curi. Oh Soo membantah. Siapa bilang itu ciuman pertamanya? Ga Na mengatakan kalo kelihatan di wajah Oh Soo. Kenapa? Apa Oh Soo menikmatinya? Ga Na merasa nggak mungkin seorang Oh Soo... Yoo Ri datang dalam keadaan mabuk dan mengira kalo Oh Soo adalah mantan pacarnya. Tapi kalo Oh Soo jatuh cinta sama dis karena itu...artinya Oh Soo punya masalah serius. Dia bahkan nggak secantik itu. Oh Soo udah nggak tahan di kedek terus sama Ga Na. Dia nanya dengan nada tinggi. Apa Ga Na pikir dia g*la? Setelah di serang kenapa dia mesti menyukainya? Oh Soo lanjut bilang kalo itu nggak menyenangkan, nggak nyaman dan biasa-biasa aja. Puas? Ga Na protes, nggak perlu gitu juga, kali. Kalo sangat membencinya, maka ada yang nggak beres dengan Oh Soo. 


Ga Na menengok kebelakang dan kaget lihat Yoo Ri ada di belakang Oh Soo. Yoo Ri tampak marah. Ga Na menepuk Oh Soo. Oh Soo menoleh ke belakang. Yoo Ri memperlihatkan makanan kucingnya. Dia cuman mau ngasih itu. Yoo Ri nyuruh Oh Soo buat ngasih makan kucingnya. Yoo Ri meletakkan makanan kucingnya lalu pergi. 


Ga Na merangkul Oh Soo. Dia nanya berapa banyak yang Yoo Ri dengar? Dia nggak denger serbuk sarinya, kan? Oh Soo kesal dan mukul kakaknya pakai serbet. Ga Na nyuruh Oh Soo buat ngejar Yoo Ri. 


Oh Soo keluar nyusul Yoo Ri. Dia nyuruh Yoo Ri buat berhenti bentar. Yoo Ri mengiyakan. Oh Soo nanya berapa banyak yang Yoo Ri dengar? Yoo Ri mengatakan dia denger kalo Oh Soo bilang itu nggak menyenangkan dan nggak nyaman untuk Oh Soo karena di serang sama Yoo Ri. Oh Soo bilang enggak, itu karena Hyung...  Yoo Ri memotong dia benar-benar minta maaf. Dia mengaku kalo biasanya emang mencium siapapun pas lagi mabuk. Dia bahkan mencium tanah, sampah, lampu. Yoo Ri nggak melakukannya karena dia suka, jadi jangan di bahas. Yoo Ri nyuruh Oh Soo menganggap itu sebagai kecelakaan kecil. Biasanya pelaku ngasih kompensasi ke korban, kan? Yoo Ri nggak sengaja ... melanggar hak Oh Soo karena di cium oleh wanita yang bahkan nggak dia kenal, jadi Yoo Ri bakal ganti rugi. Oh Soo nanya, apa? Yoo Ri melarang Oh Soo melaporkannya karena tabrak lari. Pikirin aja gimana Oh Soo pingin di kasih kompensasi. Oh Soo ngasih tahu kalo dia nggak memerlukan itu. Yoo Ri mengatakan kalo dia yang perlu. Yoo Ri benci berhutang budi sama orang lain, jadi dia perlu ngimbangin Oh Soo meskipun dia nggak mau. Yoo Ri nyuruh Oh Soo buat memikirkannya. Habis itu Yoo Ri pergi meninggalkan Oh Soo. Oh Soo sendiri hanya bisa menghela nafas. 


Yoo Ri yang lagi menghadap banyak makanan ngeluh. Peramal bilang padanya agar berhati-hati sama mulutnya. Ternyata inilah maksudnya. Tapi, kalo Oh Soo membencinya, harusnya dia ngasih tahu Yoo Ri. Tapi kenapa selama ini dia diem aja? Dia emang benar-benar bermuka dua. Yoo Ri lalu ngambil apel dan membelahnya pakai tangan tanpa pisau. Sangat menggelikan. 


Yoo Ri lalu berseru manggil Soo Jeon dan nyuruh dia  buat cepat bangun. Yoo Ri udah nggak bisa sabar lagi. Dia bangkit dan melangkah menuju kamar Soo Jeon. Soo Jeon sendiri masih di tempat tidur. Yoo Ri mendorongnya sampai jatuh dari kasur. Soo Jeon yang masih ngantuk nanya jam berapa sekarang? Yoo Ri bilang udah siang. Waktunya bangun. Yoo Ri nyuruh Soo Jeon cepat keluar. Soo Jeon nguap. 


Yoo Ri dan Soo Jeon datang ke Rumah Tinggal terpadu. Yoo Ri berpesan agar Soo Jeon nggak bilang apapun sama ibu. Soo Jeon menanyakan maksud kakaknya. Yoo Ri memperjelas agar Soo Jeon nggak bilang ke ibu kalo dia dan Min Ho putus. Soo Jeon nanya kalo dia bilang Yoo Ri nggak dipromosikan boleh? Yoo Ri mengancam, Soo Jeon udah nggak butuh uang saku, ya? Soo Jeon janji bakalan tutup mulut. Dan juga Yoo Ri melarang Soo Jeon nangis dalam perjalanan pulang. Soo Jeon bakalan bikin ibu ikut sedih. Soo Jeon menggandeng tangan kakaknya dan mengiyakan. 


Ibu memakan makanan yang di bawa sama Yoo Ri dan Soo Jeon. Yoo Ri nanya rasanya. Enak? Yoo Ri ngasih tahu ibu kalo dia membuatnya dari bahan organik jadi dia bisa membawanya buat ibu. Ibu menyarankan buat membawa yang berbumbu lain kali. Soo Jeon tersenyum. Ibu ngasih tahu kalo yang dia makan disana adalah makanan sehat jadi kenapa Yoo Ri bawa itu juga? Yoo Ri mengambil satu dan menanyakan apa rasanya nggak enak? Ibu tersenyum, berapa kali ibu mesti ngasih tahu? Kalo berkunjung bawain ibu pizza. Yoo Ri nggak tahu apa-apa. Soo Jeon yang dari tadi hanya mendengarkan tertawa. Yoo Ri mengelak. Dia tahu ibu cuman basa-basu, jadi buat apa di permasalahkan? Ibu mengiyakan, Yoo Ri selalu membahasnya lagi. Lain kali ibu ingin di biarkan makan pizza. Yoo Ri tersenyum lalu mengiyakan. 


Ibu lalu ngambil sesuatu dari sakunya. Yoo Ri menanyakan apa itu? Ibu bilang ingin dipindahkan ke tempat itu kalo nanti Yoo Ri nikah sama Min Ho. Kata ibu itu dua kali lebih besar dari tempatnya sekarang dan baru. Ibu menambahi kalo itu benar-benar menakjubkan. Tapi harganya lebih mahal. Yoo Ri terdiam sesaat. Yoo Ri bilang nggak usah. Tempat yang sekarang udah jauh dan ibu ingin lebih jauh lagi? Yoo Ri mengaku di promosikan dan dapat gaji besar, jadi dia minta ibu jangan khawatir. Yoo Ri menambahi kalo dia nggak akan nikah sama Min Ho. Ibu terkejut dan menanyakan apa mereka berdua putus? Soo Jeon bantu jawab tentu aja enggak. Dia merangkul ibu dan mengatakan kalo mereka saling mengenal satu sama lain. Soo Jeon meminta ibu agar jangan khawatir. Ibu berpendapat kalo nggak ada yang sebaik Min Ho. Dia mampu bertahan dengan kepribadian Yoo Ri selama 3 tahun. Min Ho pasti akan mengatasinya. Ibu nyuruh Yoo Ri buat nunggu, nanti Min Ho bakal membuat Yoo Ri di panggil Nyonya nggak lama lagi. Yoo Ri memanggil ibu. Ibu lalu makan lagi. Soo Jeon ngasih yanda ok dengan jarinya. Ibu mengatakan kalo semakin dimakan semakin enak. Yoo Ri ngasih tahu kalo dia nggak ngasih garam. Nggak sedikitpun. 


Oh Soo sedang membersihkan meja depan kafe saat Yoo Ri melintas. Yoo Ri menengok dan menghampiri Oh Soo. Dia bertanya apakah Oh Soo udah memikirkannya? Yoo Ri harus ngasih kompensasi apa? Oh Soo meletakkan cangkirnya dan menatap Yoo Ri. Sekali lagi dia bilang nggak perlu. Yoo Ri melarang Oh Soo membuatnya nggak nyaman. Dia nyuruh Oh Soo buat mikirin itu dan bilang aja. Oh Soo bersikeras kalo dia udah bilang kalo dia baik-baik aja, kenapa Yoo Ri seperti ini terus? Yoo Ri mengangkat tangannya. Terserah. Dia sibuk sekarang jadi dia mints Oh Soo memikirkannya dan bilang sampai malam ini. Habis itu Yoo Ri meninggalkan Oh Soo. Oh Soo melihat kepergian Yoo Ri lalu masuk membawa cangkirnya. 

Bersambung...

Komentar :
Oops, Oh Soo ketahuan sama Ga Na. Lagian Ga Na sih pakai ngintip segala plus ngomongin itu di depan Yoo Ri, ya terang aja Yoo Ri marah.