Advertisement
Advertisement
SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 4 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: OCN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 4 Part 3
Yoo Ri berdiri di bawah CCTV dan melambaikan tangan. Dia lalu menandai petanya. Dia selesai memeriksa semua CCTV. Yoo Ri lanjut jalan lagi. Dia melihat lampu yang belum nyala dan menyalakannya. Bekerja dengan baik. 


Yoo Ri duduk di depan sebuah toko. Tiba-tiba dia merasa gatal tenggorokan. Dia lalu masuk ke toko. Yoo Ri membeli susu kotak. Dia meminumnya dan sambil lihat TV. Ada Oh Soo disana, sedang di wawancarai. Yoo Ri kagum Oh Soo benar-benar sukses. 


Hyo Jin datang ke kafe Pohon milik Oh Soo. Dia masuk dan menghampiri Oh Soo yang lagi menggiling kopi. Hyo Jin nanya Oh Soo ingat dia, kan? Oh Soo mengiyakan. Hyo Jin bilang ternyata cukup menyenangkan. Oh Soo mengaku kalo dia merasa tersinggung, mereka bukan anak-anak. Hyo Jin mengatakan kalo dia juga merasa agak tersinggung karena Oh Soo nggak ngasih dia kartu namanya. Hyo Jin rasa mereka impas. Hyo Jin tersenyum dan melihat-lihat. Oh Soo nanya gimana Hyo Jin bisa tahu kalo Oh Soo disini? Hyo Jin tersenyum dan nanya Oh Soo tahu Ketua Han Dae Soo dari Hyosoo Group? Hyo Jin ngasih tahu kalo dia adalah kakeknya. Hyo Jin mengaku datang buat membuat proposal investasi sebagai pengganti kakeknya. 


Hyo Jin duduk dan mencium aroma kopi yang baru di seduh oleh Oh Soo. Hyo Jin bertanya apa itu Blue Mountain? Oh Soo mengiyakan, meski itu nggak tumbuh di Jamaika. Hyo Jin tahu sulit mendapatkan kopi yang benar-benar tumbuh di Jamaika. Oh Soo mengiyakan. Hyo Jin mengaku punya beberapa di suatu tempat. Dia bisa mengirimkannya kalo Oh Soo mau. 


Oh Soo menuang kopi. Hyo Jin mengaku nggak akan memberikannya secara gratis. Oh Soo memberinya secangkir kopi. Hyo Jin mencium aromanya lalu meminumnya. Habis itu dia tersenyum. Menurutnya rasanya lumayan. Oh Soo sendiri hanya menatapnya. 


Yoo Ri berjalan pulang sambil memegangi perutnya. Dia menyesal. Harusnya nggak minum itu tadi. Yoo Ri melihat rumahnya nggak jauh lagi. Dia bilang ke dirinya sendiri, bentar lagi, bentar lagi. Dia akan terbebas segera. Tapi Yoo Ri merasa nggak tahan lagi. Dia melihat kafe Oh Soo dan bilang, nggak, nggak bisa. Bertahan, benter lagi. 


Yoo Ri masuk ke kafe Oh Soo dan langsung lari ke toilet. Oh Soo dan Hyo Jin sampai heran sendiri melihatnya. 


Di dalam toilet Yoo Ri lagi bingung banget, gimana dia akan keluar? Yoo Ri bangkit dan melihat nggak ada jalan keluar lain. Yoo Ri melihat jendela. Tapi kecil banget. Dia pikir dia nggak akan muat. 


Yoo Ri keluar dan mengintip Oh Soo. Hyo Jin bangkit dan ngambil sesuatu di rambut Oh Soo. Yoo Ri menebak kalo dia pasti pacarnya. 


Hyo Jin bangkit. Oh Soo  melihat Yoo Ri. Hyo Jin juga ikutan melihat Yoo Ri. Yoo Ri mengaku datang buat nanya soal ganti rugi dan menggunakan toilet Oh Soo bentar. Oh Soo mengiyakan. Yoo Ri melihat Hyo Jin. Kayaknya Oh Soo lagi ada tamu jadi Yoo Ri pikir nanti aja. Yoo Ri pamit. Hyo Jin juga akan pergi. Oh Soo mengangguk. Hyo Jin ngasih tanda agar Oh Soo mengantarnya. Oh Soo mengerti lalu mengantar Hyo Jin. 


Oh Soo berpesan agar Hyo Jin berhati-hati. Hyo Jin mengiyakan. Dia pergi. Oh Soo mengangguk kemudian hendak masuk kembali ke kafe.


Tiba-tiba seorang pria berlari ke arah Hyo Jin dan mengambil tasnya. Oh Soo menanyakan keadaan Hyo Jin. Apa dia baik-baik aja? Hyo Jin mengiyakan. Yoo Ri lalu mengejar orang itu. Hyo Jin merasa Yoo Ri nggak harus mengejarnya. Oh Soo nyuruh Hyo Jin buat berhati-hati lalu dia mengejar Yoo Ri. 


Yoo Ri terus mengejar penjahat itu. Penjahat itu menabrak seorang ahjumma hingga terjatuh. Yoo Ri menolong ahjumma itu dulu lalu kembali mengejar. Penjahatnya menaiki tangga. Yoo Ri terus mengejarnya. 


Oh Soo sampai di tempat ahjumma tadi. Dia bertanya apa dia melihat seorang wanita berlari kewat sini? Ahjumma itu ngasih tahu Oh Soo arahnya. Oh Soo mengikuti arahan ahjumma. 


Penjahat itu merasa terdesak di kejar terus sama Yoo Ri. Dia melempari Yoo Ri pakai karung sampah. Yoo Ri menghindar. Penjahat itu lari lagi dan Yoo Ri kembali mengejarnya. Oh Soo sendiri juga masih belum menemukan Yoo Ri. Yoo Ri mengejar penjahat itu sampai di gang kecil. Oh Soo sampai di tempat penuh sampah tadi. Dia merasa Yoo Ri pasti melewatinya. Diapun lalu berlari. 


Yoo Ri mengejar penjahat itu hinhga sampai di jalan buntu. Yoo Ri bilang ke penjahat kalo hari ini adalah hari yang sangat menyiksa. Dia menjambret di depan polisi. Yoo Ri nyuruh penjahat itu buat datang padanya. Teman penjahat itu datang dan menyerang Yoo Ri dari belakang. Yoo Ri membantingnya. Yoo Ri merasa bahunya sakit. Mereka memukulnya duluan. Kalo gitu dia bakal membela diri. Mereka menyerang Yoo Ri secara bergantian. Yoo Ri membanting mereka satu-persatu. Penjahat yang satunya mau melarikan diri. Yoo Ri lalu melompat dan menendangnya. Sementara itu Oh Soo masih belum menemukan Yoo Ri. 


Polisi udah datang dan menagkap penjahatnya. Beberapa ahjumma menyaksikannya. Yoo Ri sendiri masih duduk di tangga dan memijat bahunya. Mobil polisi membawa pergi penjahatnya. Oh Soo melihat para ahjumma lalu mendekat. Dia melihat Yoo Ri di tangga dan menghampirinya. Yoo Ri membersihkan tasnya dan bangkit. 


Yoo Ri berjalan pulang bersama Oh Soo. Dia memberikan tas itu pada Oh Soo. Ini tas pacar Oh Soo. Dengan ini Yoo Ri udah ngasih kompensasi, kan? Oh Soo hanya menatap Yoo Ri tanpa bilang apa-apa. Yoo Ri bertanya apa itu nggak cukup? Oh Soo menghadap Yoo Ri. Sekali lagi dia mengatakan kalo dia nggak perlu kompensasi. Yoo Ri menghela nafas. Dia mengingatkan kalo Oh Soo bilang dia nggak enak dan nggak nyaman. Itu sebabnya Yoo Ri bakal ganti rugi. Kalo ini nggak cukup... ah, nggak tahu, deh. Yoo Ri mendesak, berapa sih yang Oh Soo butuhin? 


Oh Soo mendekat. Dia nanya berapa banyak... harga ciuman Yoo Ri? Yoo Ri gugup dia nggak tahu mesti ngomong apa  50.000 won. 100...100.000 won. Oh Soo maju lagi. Lagi. Yoo Ri nanya apa yang Oh Soo mau? Oh Soo mendekatkan wajahnya. Dia bakal mengembalikan ciuman Yoo Ri. Itu cukup? Oh Soo meletakkan tangannya di samping kepala Yoo Ri lalu hendak menciumnya. Yoo Ri memejamkan matanya. 

Bersambung...

Komentar :
Ketawa sendiri pas lihat Yoo Ri main  nyelonong aja di kafe Oh Soo. Dan ekspresi Yoo Ri pas lihat Hyo Jin ngambl sesuatu di rambutnya Oh Soo, sepertinya dia cemburu...
Adegan pas Yoo Ri ngejar pencopet sampai pas berkelahi melawan mereka bikin tegang.
Dan adegan yang terakhir, Oh Soo benar-benar akan melakukannya atau cuman menggoda Yoo Ri aja? Ah, nggak tahu, deh.